
Semua stasiun TV memberitakan tentang kecelakaan di jalan Z. Banyak wartawan yang berbondong-bondong meliput kejadian itu. Di mana, salah satu personil penyanyi group girls yang begitu terkenal. Seketika berita kecelakaan yang menimpah Meyka dan Angga menyebar luas. Bukan cuman di dalam negeri saja, tetapi di luar negeri pun beritanya menyebar. Berita kecelakaan itu menjadi trending topik dan nomor satu di daftar pencarian berita.
Sanak keluarga Meyka dan Angga histeris mendapat berita yang di alami pada anaknya. Bukan cuma keluarga yang histeris, tetapi para sahabat juga tak kalah histeris dan tentunya para fans setia juga ikut terpukul apa yang di alami oleh sang idola. Di luar rumah sakit, banyak para wartawan menunggu kepastian, ingin mengetahui bagaimana keadaan sang penyanyi yang banyak di gandrumi masyarakat. Begitu pula para fans, banyak yang menunggu di luar rumah sakit hanya untuk mengetahui keadaan idolanya.
" Bagaimana keadaan anak saya dok...?" Tanya mama Angga yang sudah lemas tak berdaya. Sedari mendapat berita, tak hentinya menangis hingga sekarang.
" Kalau anak saya bagaimana Dok...? " Sambung mama Meyka dengan tangisan sedih. Seperti mama Angga, mama Meyka juga tak kalah lemasnya dan hanya di bopong oleh sang suami.
" Tenang semuanya. Kedua pasien memang keadaannya parah. Namun untuk yang laki-laki, terdapat banyak luka di sekujur tubuh, tapi alhamdulillah tidak sampai kritis. Kecuali pasien perempuan saat ini tengah mengalami kritis. " Ucap Dokter menjelaskan dengan tenang.
Deg...
" Syukur alhamdulillah,, terima kasih ya Allah. " Sambut mama Angga dengan legah.
Berbeda dengan kedua orang tua Meyka, mendapati penjelasan dokter seakan jantungnya ingin keluar dari tempatnya. Hatinya gusar, kritis... Satu kata membuat hidupnya seakan melayang. Anak semata wayangnya bertarung sendirian.
" Ma-maksud dokter..?" Tanya papa Meyka. Matanya ikut berkaca-kaca. Sedangkan sang istri sudah tidak mampu lagi berkata. Tubuhnya lemas.
" Dengan sangat menyesal, saya harus katakan jika anak ibu dan bapak mengalami kerusakan hati yang sangat parah. " Lanjut dokter penuh kekhawatiran. Apalagi melihat kondisi mama pasien, membuat hati nuraninya ikut merasakan sedih. Tapi ia harus tetap mengatakan ini, karna inilah kebenaran yang harus keluarganya ketahui.
" Tidak,,, pa,,,, dokter pasti bohongkan. Hiks,,, hiks,,,hiks. Itu tidak mungkin kan pa. Bilang pada mama kalau semua itu tidak benar. Hiks,,hiks,,hiks." Mama Meyka histeris, tubuhnya luruh kelantai tak mampu menahan rasa sakit yang di deritanya. Anaknya di ambang kematian.
" Tenang ma,,, semua akan baik-baik saja. Papa yakin, anak kita pasti kuat." Papa Malik menenangkan mama Mia yang histeris mendengar kabar anaknya. Walau begitu, papa Malik juga tak mampu membendung air matanya. Walau ia menenangkan sang istri, tapi untuk diri sendiri ia tak mampu menahan diri untuk tidak menangis. Sakit,,, ya, papa Malik merasakan sakit terdalam, di mana sang buah hati harus mengalami masa kritis.
__ADS_1
" Bu,,, tenang ya. Walaupun saya tidak mengenal anak ibu. Tapi saya yakin anak ibu kuat. Apalagi anak saya satu mobil dengan anak ibu. Saya yakin, anak ibu akan melaluinya seperti anak saya." Ujar mama Anis mamanya Angga, mengelus tangan mama Mia.
" Kita akan mencari jalan keluarnya, kalau perlu kita mencarikan pendonor hati, agar anak ibu bisa selamat." Ucap mama Anis dengan memberikan semangat pada mama Meyka.
" Benar bu, aku akan berusaha mencarikan pendonor untuk anak saya. Kalau perlu hati saya yang akan saya donorkan. Asalkan anak saya bisa selamat." Ucap mama Mia bersemangat mendengar perkataan mama Anis.
" Saya tidak setuju, kalau mama sampai melakukan itu. Biar papa mencari pendonor, sampai ke ujung dunia pun papa akan mencari." Ucap papa Malik, tidak suka dengan perkataan sang istri. Papa malik menyayangi kedua wanita ini, istri dan anaknya maka dari itu papa Malik akan berusaha tanpa harus melihat salah satu terluka.
" Benar pak, bu. Sebaiknya ibu dan bapak mencari pendonor yang hatinya masih sehat. Agar kami, bisa melakukan operasi pengangkatan hati pada anak ibu. Kami harus secepatnya melakukan transplantasi hati, di mana merupakan treatment yang sangat penting bagi pasien dengan kerusakan hati. Anak ibu tidak akan bisa hidup kalau hatinya sudah rusak, makanya harus di transplantasi secepatnya. Kami juga akan menghungi semua cabang rumah sakit, siapa tahu ada pendonor yuang hatinya masih sehat." Ucap Dokter dengan serius sebelum permisi meninggalkan keluarga pasien yang menangis.
Mama Mia semakin ketakutan, bagaimana mungkin dalam waktu cepat ia menemukan seorang pendonor sehat. Bagimana mungkin ia meminta hati seseorang, walau banyak uang. Tidak mungkin orang akan menukar nyawanya dengan uang. Mama Mia semakin histeris, anak semata wayangnya tengah terbaring tak berdaya.
***
Ken nampak kecewa, harusnya ia tak sekecewa ini karna Meyka dulu sudah pernah mengatakan. Ken mau menunggu dan bersabar menanti hati Meyka berbalik membalas hatinya. Namun baru saja melihat seperti itu, hatinya sudah tidak mampu. Padahal ia berkata siap menunggu.
Terlebih lagi, Meyka tidak melakukan apa-apa, hanya Angga yang terus mendekati. Tetapi karna cemburu, membuat Ken tak mampu berpikir dan memilih pergi meninggalkan Meyka yang terus memanggilnya.
__ADS_1
Ken mengambil benda pipih yang sadari tadi berdering. Melihat sang manager menelfon. Ken sebenarnya malas menerima telfon dari managarnya karna suasana hati yang buruk. Tetapi,,, jika ia tidak menerima pasti managernya itu tidak akan berhenti menelfon.
" Hallo.." Ucap Ken dengan suara malas.
"....."
Seketika mata Ken membulat, entah apa yang di sampaikan oleh sang manager membuat Ken seperti kesurupan. Ken secepat kilat mengambil remot Tv dan menyalakan. Bahkan juga mencari di benda pipih. Hati Ken bertalu ngilu, mendengar dan melihat apa yang di sampaikan lewat berita yang di dengar.
Ken mengacak frustasi rambut dan wajahnya. Mengambil kembali kunci mobi dan berlari menuju mobilnya yang sudah ia parkir dengan rapi. Ken melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Menuju rumah sakit, di mana Meyka di rawat.
***
Hai semuanya,,, apa kabar...? Semoga kalian baik-baik saja ya,
Maaf tidak up selama beberapa hari, karna om aku meninggal. Makanya aku tidak bisa up beberapa hari ini.
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya ya,, like, comment dan vote ya..
Bye-bye...