
Setelah Meyka menerima perasaan Ken, sedikit demi sedikit ia mengacuhkan Angga, bahkan sengaja menghindarinya jika Angga ingin bertemu dengannya, ia selalu membuat alasan agar mereka tidak bertemu. Bahkan Meyka sudah tidak peduli lagi jika Angga jalan dengan cewek lain di belakangnya, toh dia juga bersama Ken dan Meyka merasa senang karna Ken sangat perhatian dan menyayanginya.
Meyka dan Angga memang tidak putus, tetapi hubungannya berbeda dengan pasangan lain. Bahkan Angga tak sedikitpun menaruh curiga jika dia mengajak Meyka bertemu untuk jalan, selalu tidak bisa.
" Sayang nanti malam kita jalan yuk, aku sangat merindukanmu." Ucap Angga dengan lembut.
" Mmm kayaknya aku nggak bisa deh." Balas Meyka dengan suara memelas yang di buat-buat.
" Kenapa sayang...? " Sahut Angga dengan kening berkerut, alih-alih jawaban yang sama ia dapati seperti sebelumnya.
" Aku lagi ada janji dengan managerku, katanya ada sesuatu yang ingin ia bicarakan, makanya aku di suruh ke tempatnya nanti malam." Balas Meyka dengan lembut, padahal aslinya ia mengata-ngatai Angga. Karna sekarang mereka berbicara lewat sambungan mobile.
__ADS_1
" Ya sudah nggak apa-apa, lain kali saja kita jalannya." Balas Angga dengan suara rendahnya.
" Iya, kalau begitu aku matikan ya takutnya aku ganggu lagi, kamu kan lagi bertugas sekarang." Balas Meyka dengan selembut mungkin, tanpa menunggu jawaban Angga ia langsung mematikan sambungannya.
Angga membuang nafasnya dengan berat, jujur ia sangat merindukan kekasihnya tapi ia juga tidak ingin memaksakan kehendaknya. Karna ia sangat tahu jika kekasihnya bukanlah wanita yang pada umumnya mempunyai waktu banyak.
" Dari pada jalan sama polisi playboy kayak loe, mending gue jalan sama pacar gue yang baik hati. Keeennnn i miss you.." Ucap Meyka dengan gemas memanggil nama Ken sambil memeluk boneka hello kittynya yang besar.
Hati Meyka menghangat seketika saat mengingat perlakuan Ken yang begitu lembut dan memanjakannya, walaupun sebenarnya perlakuan itu ia harapkan dari Angga, namun kebahagiaannya tidak luntur dan tetap bersyukur karna memberi kesempatan Ken untuk masuk ke dalam hatinya.
***
__ADS_1
Malam pun tiba...
Meyka tengah bersiap-siap sambil menunggu kedatangan Ken, mereka berduan tengah janjian untuk kencan ini malam, Meyka mengenakan baju yang begitu santai, baju lengan panjang yang berwarna putih dengan tulisan di depan my love dan memadukan celana jeans hitam yang ujung kakinya robek dan sepatu ketsnya warna senada dengan bajunya.
Berselang beberapa menit Ken pun menelfonnya dan sudah menunggunya depan rumahnya, Ken menyandarkan tubuhnya di pintu mobilnya sambil memainkan mobilenya, bahkan memakai pakaian yang sama dengan Meyka, Ken tersenyum saat melihat Meyka keluar dan pakaiannya senada yaitu couple, mulai dari baju, celana, sepatu dan jam tangannya.
" Haii my love.." Ucap Ken sambil merentangkan kedua tangannya untuk memeluk Meyka.
" Hai juga my love." Balas Meyka tersenyum lalu masuk dalam dekapan kekasihnya.
Ken memeluknya dengan erat sambil membelai rambut panjang kekasihnya, berlangsung beberapa detik lalu melepaskannya dan berakhir mencium kening Meyka.
" Yuk kita berangkat sekarang." Ucap Ken setelah mencium keningnya dan Meyka pun mengangguk.
Ken membukakan pintu mobil untuk Meyka dan menutupnya dengan pelan saat Meyka sudah nyaman dengan posisinya, Ken mengitari mobilnya dan duduk di kursi kemudi. Sejenak ia terdiam dan tersenyum. Ia mendekati Meyka dan memasangkan seatbellnya.
" My love kamu kebiasaan ya." Ucap Ken setelah memasangkannya dan menjitak kening Meyka dengan gemas.
" Ah sakiittt.." Ucap Meyka dengan manja sambil mengerucutkan bibirnya dan mengusap keningnya.
Ken tersenyum melihat Meyka mengerucutkan bibirnya. " sini coba aku lihat yang mana sakit." Ucap Ken dengan lembut. Meyka menunjuk keningnya dengan wajah yang masih kesal.
Cup... " Nih aku sudah obatin, aku jamin nggak sakit lagi, sembuh totaaalll." Balas Ken dengan tersenyum saat selesai mencium kening kekasihnya dan mengelusnya dengan penuh kasih sayang.
Meyka tersenyum mendapat perlakuan yang romantis dari Ken yang berstatus pacarnya, bahkan ia melupakan Angga sama sekali. pipinya merona karna merasa malu dengan apa yang di lakukan oleh Ken, sungguh Ken mampu membuat hatinya luluh lanta.
__ADS_1
***