Posesif Brothers

Posesif Brothers
PB10


__ADS_3

"NYALI LO BESAR JUGA " ucap seorang wanita yang tak lain via dkk, si ratu bully.


"hah?"jawab Meira tak faham.


"Dasar anak miskin udah gue bilang jangan deket deket sama Dafa Rafa, lo punya kumping gak sih" ujar Via dengan nada membentak.


Sedangkan Meira hanya menatap datar mereka setelah kaget dengan bentakan Via.


"ck, dasar bocah lugak punya mulut apa bisu hah"ucap Nita yang juga membentak karena Meira tidak menjawab perkataan Via.


"Emang kalian siapa, penting banget ya aku jawab"ujar Meira dengan menatap Via dkk datar.


"cihh....masak lo gak kenal kita padahal kita itu famous,kaya,banyak hata gak kayak lo, okey karena lo belum kenal kita dan gue lagi dalam mood baek, sekarang kita kenalan. Nama gue VIA NEEFA ATMAJA orang terkaya no 10"ucap Via dengan lantang.


"gue NITARA PUTRI SETIAWAN orang terkaya no 11"ucap Nita yg juga lantang.


"gue PRILA PRASESYA orang terkaya no 12"ucap prila yang sangat menapakan kesombonganya.


"dan gue DEFFILA SYAFIRA GILBAS orang terkaya no 13"ucat Deffi.


"Dah kenal kan sekarang"ucap Via dengan smirk.


"ya........., ya gak penting banget kalian lagi gaje ya"ucap Meira dengan kekehan.


"wahh kurang ajar nih bocah"ucap Prili dan berjalan maju untuk menapar Meira tapi sebelum tamparan itu mendarat di pipi mulus Meira, Meira lebih dulu mencekal tangan Prili dan langsung de hempaskan dengan kencang sampek Prili meringis kesakitan.


"cepat pegang tangan dia"suruh Via karena tqk terina temannya di buat kesakitan. Langsung saja Deffi dan Nita memegangi tangan Meira, Meira meronta ronta tapi hasilnya nihil.


Plakk


Plakk


Tampar Via keras sanpei sudut bibir Meira mengeluarkan darah.


"itu untuk lu yang lukain temen gue"ucap Via setelah melayangkan 2 tamparan.


Plakk

__ADS_1


Plakk


Plakk


"itu untuk lho yang berani sama gue dan gatel sama Dafa Rafa dkk"ucap Via lagi setelah melayangkan tiga tampara.


"buat apa aku takut, dan satu lagi aku gak gatel sama bang Dafa dan Bang Rafa karena mereka kakaku"ucap Meira dengan lemas karena pipinya terasa sangat perih.


"gak mungkin lo adik mereka, lo itu jelek sadar diri ngaca  apa perlu gue beliin kaca hah"ucap Via sambil menjambak Rambut Meira dengan kecang.


"auu..lo yang se..harus..nya ngaca pakaian lo...itu kayak JALANG"ucap Meira yang sudah kehilangan kwsabaran.


"jaga ucapan lo" ucap via dan langsung mendoro Meira dengan keras. Hinggak mengakibatkan Meira terjungkat dan kepala Meira ter bentur dinding.


BUGGHH


Suara benturan kepala yang cukup keras, dan via dkk di buat panik karena kepala meira mengeluarkan darah bukan cuman sedikit melainkan sangat banyak dan Meira langsung tak sadarkan diri.


"gimana ini"ucal Via dengan gemetar.


"gu-gue bukan pembunuh"ucsp Nita terbata.


"gue gak mau di penjara gue takut, mamah aku gak mau di penjara"ucap deffi yang tak kalah takut. Sedangkan Prili masih kaget dan tak bisa mengetuarkan kata².


BRAKKK


"MEIRA" pekik Dafa dan Rafa dkk, sifa dan okta. Pekikan tersebut langsung dapat membuat via dkk semakin gemetar ketakutan.


FlashBack on


"ihh Meira manasih kok lama banget hampir 1 jam gak balik-balik"ucap Sifa cemas.


"kok perasaan gue gak enak ya"ucap Okta.


"kita cari aja yuk"lanjut Okta.


"iya ayok gc"jqwab Sifa.

__ADS_1


Setelah di cari kemana-mana tapi tetap tidak ketemu. Mereka takut Meira kenapa-napa.


"kok gak ketwmu-ketemu, mending kita bilang sama kak Dafa dan kak Rafa aja" ucap Okta


"iya ayo cepetan"jawab Sifa cepat dan langsung lari menuju kelas Dafa dan Rafa.


"KAK DAFA" teriak Sifa saat melihat Dafa Rafa dkk berada di depan pintu kelas.


"kenapa?"tanya Dafa saat Sifa dan Okta sudah di depannya.


"itu  huhhh kak....Meira huhh" ucap Okta terputus-putus karena jantungnya berdetak cepat akibat lari.


"Meira kenapa? Hah"ucap Dafa dan Rafa bersamaan dengan wajah khawatir karena menyakut adik kecilnya.


"Meira hilang kak"ucap Sila dan langsung membuat si kembar kalang kabut.


"kok bisa, ahrrg kalian tadi udah cari kemana aja"tanya Dafa.


"kita udah cari di kelas, toilet,gudang,perpus,rooftoop(gak taudah nulisnya gimana),ruang guru,aula"ucap sifa panjang.


"oohhh...kecuali di toilet belakang sekolah, iya disana kita belum cari"ucap Okta dan langsung membuat Dafa Rafa lari menuju toilet belakang sekolah di susul teman teman si kembar dan Sifa Okta.


Flashback off


Tbc.


***jangan lupa


vote


like


komen


share


dan follow akun ini

__ADS_1


see you***


__ADS_2