Posesif Brothers

Posesif Brothers
FB5


__ADS_3

...


....


....


~Kelas XI IPA 2


"Mei denger denger lo tadi dianter pakek mobil yang wow  ya, bukannya lo itu anak panti kok bisa di ante pakek mobil"ucap seorang wanita ya itu salah satu teman sekelas Meira dengan nada sinis.


"emang apa urusanya sama elo? Bukan Meira yang menjawab melainkan Okta dengan nada sama sinisnya.


"ya, gak papa"ucap wanita tadi dengan tersenyum kikuk lalu meninggalkan Meira dkk. Karena tak berani melawan okta, karena Okta itu jago Karate dan dia adik dari salah sato most wanted. Jika menggagu ketenangan Okta babak belur tuh badan, belum lagi dari kakaknya si Galang.


"eh..Mei tadi kamu di anter sama siapa"tanya Sifa setelah sampai di tempat duduk mereka.


"Aku di anter sama supir"ucap Meira santuy.


"supir, sejak kapan kamu di anter sama supir. Bukannya kamu itu biasanya naik angkot ya"ucap Sifa panjang lebar.


"sejak tadi pagilah Sif"ucap Meira polos.


"Maaf ni ya, kalok gak salah kamu kan anak panti asuhan, kok bisa naik mobil mewah" ucap Okta hati hati bercampur sara penasaran. Sifa pun mengangguk dengan sara yang sama yaitu jiwa kepo yang membara.


"Meira tuh udah ketemu sama keluarga kandung Meira"ucap Meira sambil tersenyum gebira.


"ohh....kalok gitu selamat udah bisa kumpul bareng keluarga kandung kamu"jawab Sifa sambil menjabat tangan Meira, begitupun dengan Okta. Setelah itu bel masuk berbunyi.


Skip....

__ADS_1


"Sekian untuk belajaran dari saya, selamat istirahat"ucap guru itu dan berjalam keluar, dan juga murid² yang sudah berhambura untuk keluar.


"yokk...katin laperni"ucap Okta dan diangguki oleh Meira dan Sifa.


Sesampainha di kantin, mereka duduk di salah satu meja kosong yang berada di pojok, tiba-tiba ada yang memanggil nama Meira.


"Meira"teriak seorang wanita sambil melambaikan katangan dan berjalan memdekati meja Meira dkk.


"Anna"jawab Meira juga teriak. Ya Anna teman kerja Meira di cafe


"kamu kemana aja kok kemarim gak masuk kerja?"tanya Anna setelah sampai di meja Meira dkk.


"aku udah ketemu sama keluarga kandung aku, jadi aku gak bisa kerja lagi" jawab Meira sambil mempersilahkan Anna untuk duduk.


"wah.....baguslah kamu udah ketemu sama keluarga kandung kamu aku ikut senang"ucap Anna, dan di balang senyum manis milik Meira.


"oh...ya ini temen sekelas Meira namanya Okta dan Sifa" ucap Meira


"hai juga aku Okta Fardian"ucap Okta dengan senyum dan lambaian tangan.


"hai aku Sifa Mahardika"jawab Sifa antusias dengan lambaian tangan.


"kalok gitu aku pergi dulu ya"pamit Anna.


"Anna mau kemana?, kitakan baru ketemu kok main pergi aja"tanya Sifa dan diangguki oleh Okta dan Meira.


"Aku ada rapat OSIS, besok-besok kita ketemu lagi di kantin, bye bye"jawab Anna berdiri sabi melambaikan tangan lalu berjalan menuju ruang Osis.


"oke gaess mau pesen apa biar Sifa yang cantik ini pesankan?"tanya Sifa pada mereka berdua.

__ADS_1


"Aku mau jus alpukat sama somay aja"ucap Meira.


"kalok Okta yang imut ini mau nasgor sama es teh manis"ucap Okta. Dan diangguki oleh Sifa.


"hey rara sayang" ucap seorang pria pada Meira yang tak lain adalah Rafa.


Dan membuat trman-teman Rafa dan Meira heran.


"oh..kenapa bang?"tanya Meira pada abangnya ini.(jadi gaess panggilan atau embel embel untuk kakak² Meira aku ganti jadi abang ya)


"abang boleh gabungkan?"bukan Rafa yang bertanya melainkan Dafa dengan lebut tanpa ada dingin-dinginnya, dan itu membuat temen-teman mereka jadi tambah bingung karena jarang sekali Dafa lembut dengan perempuan kecual ibunya.


"tentu ,kenapa tidak"ucap Meira, Dafa dan Rafa pun langsung duduk di samping Meira, Dafa yang berada di kanan, dan Rafa yang di kiri Meira.


"kalian habis kebentur tembok ya?"tanya Gilang yang sedari tadi bingung akan kedua temanya ini.


"ya enggaklah"ucah Dafa dan Rafa bareng.


"oh..tapi kenapa Rafa panggil Meira pakek sayang lagi, jangan bilang lo suka ya sama Meira ya Raf?"tanya Gilang lagi dan mendapat anggukan dari teman-temannya. But the way Sifa sudah  kembali dan membawa makanan yang tadi Meira dan Okta pesan kemudian duduk di samping okta.


"ya enggak lah masa gue suka sama adek gue sendiri"ucap Rafa yang mampu menbuat teman-temanya membelalakan matanya minus Meira yang sedikit tak peduli dengan obrolan dan memilih memakan makananha dan Dafa yang sedari tadi melihat Meira makan yang juga cuek akan obrolan yang sedang di bahas.


***tbc...


jangan lupa


like


komen

__ADS_1


and share


see you next part***


__ADS_2