Posesif Brothers

Posesif Brothers
PB24


__ADS_3

"Assalamualaikum" salam dua orang yang baru masuk, siapa lagi kalau bukan Rey dan Gibral yang setengah hari sudah pulang dari kantor.


"Waalaikumsalam" jawab mereka bebarengan.


"Kok dah pulang bang?" heran Rafa. Ya gimana gak heran, biasanya mereka akan pulang waktu sore sebelum magrib. Tapi ini baru setengah satu dah sampek rumah aja.


"Emang gak boleh ya" jawab sinis Rey.


"Gak gitu bang, cuman heran aja" balas Rafa sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


Tanpa membalas lagi ucapan Rafa, Rey lebih memilih untuk berjalan menuju sofa yang di duduki oleh adik kesayanganya Meira di susul oleh Gibral. Di situ Meira masih asik memakan es krim yang ml tersisa di cup dan menonton tayang tv juga sekilas tadi menonton percakapan abangnya.


"Eh kamu makan semuanya" tanya Rey saat melihat Meira memakan satu cup es krim besar dan di dalamnya tinggal sisa sedikit.


"Iya bang heheeh" jawab Meira sambil cengengesan.


"Trus kalian nonton apa ini" tanya Gibral ganti.


Disaat yang lain menjawab dengan angkatan bahu dan gelengan kepala, Meira malah mengespresikan wajah antusiasnya.


" Ini tu serial kesukaan Meira bang" jawab Meira.


"Kamu suka?" tanya Rey sedikit kaget, pasalnya ia tak mengetahui kalau adiknya ini suka film begini.


"Iyaa bang, suka banget. Apa lagi yang pemeran utama laki lakinya itu ganteng bangettt bangettt deh, sama yang perempuan juga cantik" sahut Meira dengan semangat dan cepat.


"Aaa begitu ya" ucap Rey di balas anggukan.


Setelah beberapa lama, Meira mulai merasa bosan bukan hanya ia tapi semua abang abangnya sudah bosan sedari tadi. Tiba tiba ide pun muncul di dalan otak Meira untuk pergi jalan jalan keluar.


"Bang jalan jalan yuk, kemana gitu" ujar Meira membuat semua abangnya melihat ke arahnya.


"Boleh, kamu mau kemana emang" jawab Rey mewakili.

__ADS_1


"Aku mau kepantai. Boleh?" ucap Meira dengan sedikit ragu.


"Boleh dung sayang" jawab Gibral di anguki oleh yang lain.


"Yeiyyy" sorak gembira Meira.


"Kalok gitu, mending kita siap siap duku, kamu juga Mei ganti baju ya" ujar Rey.


"Okey" jawab mereka bersamaan.


~   ~   ~


Saat ini mereka sedang di perjalanan menuju pantai terdekat dengan menggunakan satu mobil cukup besar dan berkelas.


"Akhirnya sampek juga. Ayo bang cepet kita kesana" semangat Meira saat sudah sampek di parkiran pantai.


" Iya baby sabar sedikit" jawab Rafa.


Meira pun berhenti di tepi pantai, karena ia terpana akan indahnya pantai itu. Pasir yang putih bersih, air lantai yang jernih dengan sedikit warna biru tua. Sedangkan Rey dkk dan Gibral dkk berdiri tak jauh dari Meira sambil mengamati Meira. Perasaan itu yang sangat mereka inginkan dari dulu, perasaan untuk bisa liburan bersama Meira, jalan jalan bersama Meira.


"Wahh airnya jernih bangett" ujar Meira.


"Ayo bang kita main airr....." Sambung Meira dengan semangat 45.


Rey dkk dan Gibral dkk yang mendengar ajakan itu langsung saja melangkah untuk bergabung dengan Meira. Pada akhirnya mereka semua asik bermain di pantai, sudah hampir satu jam mereka bermain di air.


"Udah bang capek" ucap Meira di angguki abang abangnya.


"Kamu laper gak?" tanya Gibral pada Meira.


Belum sempat Meira menjawab, sudab di dulu" BANGET" jawab bersamaan Rafa dan Arga.


"Yee kutu, kan bang Gibral tanya ma Meira napa malah kalian yang jawab" ujar Farhan di angguki oleh Gibral.

__ADS_1


"Iya nih, dasar abang kutu" ejek Meira mengundang kekehan dari abang abangnya kecuali Rafa dan Arga.


"Udah udah mending kita ke restoran itu aja, yok" arah Rey di angguki semuanya. Merekapun langsung berjalan menuju restoran itu, yang pasti dengan sedikit keributan yaitu berebutan posisi untuk berada di dekat Meira. Bahkan Meira sampek pusing melihat abang abangnya pada uyel uyelan.


Akhirnya mereka memesan beragam makanan dan satu dapat di pastikan di meja itu tidak dalam keadaan hening ataupun menikmati makananya sendiri sendiri. Menurut kalian apa yang terjadi disana?!


..


..


..


..


...


..


Mereka tu lagi rebutan buat nyuapin Meira dari yang nyuapin udang, kerang, nasi, kasih minum Meira, nyuapin inilah itulah. Bahkan Meira sampek repot plus bingung  mau nerima suapan dari siapa dulu.


Tbc.


jangan lupa


like


vote


komen


share


see youuu

__ADS_1


__ADS_2