Posesif Brothers

Posesif Brothers
PB12


__ADS_3

...maaf banyak typo...


...*ha**ppy reading*...


"Begini tuan adik anda mengalami benturan cukup parah, kami juga harus melakukan operasi dann....."ucap dokter menggantung.


"dan apa dok?jawab "ucap Rey,Key dan si kembar beesamaan karena ucapan dokter yang menggatung.


" adik tuan kehilangan banyak darah dan stok darah disini sedang habis"ucap dokter David, yang membut Rey dkk semakin khawatir twbtang kondisi adik tersayang mereka.


"golongan adik saya apa dok?"tanya Rafa cemas.


"golongannya AB"jawab dokter David.


"gimana ini golongan aku A"ucap Rey.


"sama aku juga A"ucap Key dan si kembar.


"saya saja dok yang jadi pendonornya"ucap seorang laki-laki yang tiba- tiba datang bersama seorang wanita, siala lagi kalau bukan Deni dan Mela.


"PAPAH" ucap mereka kaget minus dokter David.


"Baiklah tuan silah kan ikuti saya"ucap Dokter David lalu di angguki oleh Deni.


Beberapa menit kemudian Deni dan dokter keluar dari ruangan, Deni yang kembali berkumpul dengan Mela dan para princ BRIIAND sedangkan dokter David kembali keruangan.


"permisi tuan, sebelum kami melakukan operasi tuan harus menandatangani tusat persetujuan ini" Ucap dokter David sambil menyerahlan surat persetujuan.


" lakukan dengan baik jangan sampai operasi ini gagal"ucap Deni sambil Menandatangi surat itu.


"baik tuan, saya permisi untuk menyiapkan ruang operasi"ucap Dokter david saat surat itu sudah di tanganya.


Sekarang mereka sedang menunggu di depan ruang operasi dengan Mela yang masih menangis sesenggukan. 1 jam berlalu mereka masih sentiasa menunggu.


"Siapa yang berani melakukan ini son pada putriku?" tanya Deni pada para putranya.


"puti dari keluarga Atmaja pah"ucap Rey.

__ADS_1


"kau tau kan apa yang harus diperbuat son"ucap Deni sambil mengeluarkan smirk nya


"tenang pah, akan ku urus setelah operasi ini selesai akan ku buat mereka merasakan bagaimana rasanya Neraka" ucap Rey denga smirknya yang membuat para adiknya begidik ngeri.


2 jam lamanya mereka mengunggu, akhirnya keluarlah dokter dari ruang operasi.


"Gimana dok?" tanya Deni pada Dokter David.


"operasi berjalan lancar tuan tinggal menunggu nona suiman"ucap Dokter David dengan senyum. Ucapan dokter David membuat mereka bernafas lega.


"apa saya bisa menjenguknya?"tanya Dafa pada dokter David.


"tentu saja, tapi setelah nona di pindahkan ke ruang inap"ucao dokter David.


"tolong rawat di ruang VVIP"ucap Rey lalu diangguki oleh dokter David.


"baik tuan saya undur diri utuk menyiapkan ruangnya" ucap Dokter David lalu pergi meninggal kan keluarga Briiand.


     


Sekarang mereka sudah berada di kamar inap Meira kecuali Rey. Kenapa Rey tidak ada? Kalian pasti tau kan, yak benar sekali Rey sedang meluapkan amarah yang sudah ia tahan  sedari tadi yaitu memberikan keluarga Atmaja merasakan pedihnya neraka.


Mereka yang ada di ruangan Meira hanya melihat sendu adik dan anak kesayangan mereka yang sedang terbaring lemah di atas ranjang. Sesak pasti dirasakan oleh kakak-kakak Meira karena merasa tak becus dalam menjaga adiknya, princessnya,kesayanganya,babynya,ratunya. Sedangkan Rey mari kita lihat apa yang di lakuan oleh Rey pada keluarga Atmaja.


REY POV


Gue sedang berada di kantor untuk memberi pelajaran pada orang yang sudah melukai princessnya.


"tuan saya sudah menangkapnya, dia sudah berada di markas"ucap seorang laki-laki yaitu Radit orang kepercayaan Rey.


"okey, apa kau sudah membuat mereka menderita?"tanya Rey pada Radit.


"sudah tuan , saya sudah membatalkan kontrak kerja dan membongkar kebenaran bahwa mr. Atmaja melakukan korupsi dalam jumlah besar" ucap Radit dan di angguki oleh Rey.


"sekarang kita ke markas" ucap Rey lalu berdiri dan belalu keluar dari ruangannya.


"baik tuan"ucap Radit lalu mengikuti Rey di belakang.

__ADS_1


Author cans pov


Sebuah bangunan cukup megah, bangunan itu adalah markas tempat biasanya Rey membunuh orang yang mengusik ketenanganya, katkanlah Rey psikopat.


Di salah satu ruangan gelap gulita terdapat seorang perempuan yang terlihat mengenaskan. Bagai mana tidak, baju sudah bayak becak darah di mana-man, tangan terikat, mata tertutup, banyak luka gores.


"ihh...au..gue di mana ini?"tanya perempuan itu sambil meringis kesakitan.


"kenapa mata gue di tutup kain, kenap tangan gue di iket, badan gue sakit semua" ucap gadis itu belum sadar bahwa dia sedang berada di puncah ajalnya. Siapa lagi kalau bukan Via, orang yang membuat Meira masuk rumah sakit.


"ohh udah sadar ya"ucap laki-laki yang tiba-tiba datang.


"siapa lo beraninya lo nginiin gue, lo gak takut gue laporin ke polisi hah"ucap via sambil teriak.


"buat apa gue takut, dan lo gak alan bisa laporin gue karena..." ucap laki-laki itu menggantung.


"karena apa hah?!!mau lo apa nyekap gue"ucap Via ngegas.


"gue nyekap lo karena......


Tbc.


***jangan lupa tinggalin jejak kalian dengan


like


vote


komen


share


follow akun ini


ig:@nmsiu256


see youuuuu***

__ADS_1


__ADS_2