Posesif Brothers

Posesif Brothers
PB 2 [ season 2]


__ADS_3

Meira sekarang berada di mobil bersama yang suami. Mereka sedang dalam perjalanan menuju rumah baru mereka.


"Kakak cuti barapa hari?" tanya Meira.


"Satu minggu" balas Kelfin sambil fokus pada jalanan.


"Lama banget" kaget Meira


"Lah, seharusnya seneng dong kan cutinya lama" balas Kelfin sambil menengok ke samping melihat Meira.


"Kan kerja juga penting, nanti gimana mau hidupun anak istri kalok gak kerja" ujar Meira .


"Tenang aja sayang, aku gak akan bangkrut apa lagi kehabisan uang cuman gara gara libur seminggu" balas Kelfin sedikit menyombongkan diri.


" Sombong banget kamu ini" ujar Meira, membuat Kelfin tertawa.


...........


Sampailah mereka di mansion yang akan mereka tenpati. Mereka masuk kedalan dan disambut oleh beberapa bodyguard dan pelayan. Pelayan disini tidak telalu banyak, karena permintaan Meira agar ia juga bisa merasakan bagaimana mengurus rumah sendiri.


Walau pun awalnya kelfin menentang tapi akhirnya ia pasrah juga, Kelfin sudah hafal tingkah istrinya yang keras kepala itu. Memang mereka tidak pacaran tapi satu bulan cukuplah untuk saling mengenal. Iya kan?

__ADS_1


para pelayan membawa barang bawaan mereka menuju ke kamar utama.


"Huh capek" ujar Meira dan duduk di sofa panjang sambil menyandarkan pungungnya dan meluruskan kakinya.


Kelfin pun bergabung ikut duduk di samping Meira, lalu menarik Meira dab menaruh kepala Meira di pahanya. Meira yang di perlakukan seperti itu pun memejamkan matanya dan menikmati elusan di kepalanya, yang membuat rasa kantuk datang tiba tiba.


"Ngantuk ya?" tanya Kelfin yang di balas anggukan oleh Meira.


Ehhk


Kaget Meira dan langsung membuka matanya karena tiba tiba ia merasa tubuhnya melayang di udara. Ternyata Kelfin membopong tubuhnya ke kamar, Meira pun mengalungkan tanganya di leher suaminya itu.


Meira tertegun melihat kamar yang akan ia dan suaminya tempati. Kamar yang di cat dengan warna coklat susu di dominasi warma hitam, yang sangat indah dan cocok menurut Meira. Ditambah kamar luas, di isi barang barang mewah dan berkualitas.


Karena gemas dengan wajah Meira, Kelfin mendekatkan wajahnya dengan perlahan, sedangkan Meira yang masih melihat isi kamar pun tak menyadari akan wajah kelfin yang mulai mendekta.


Cup


Cup


Cup

__ADS_1


Cium kelfin di bibir tipis Meira, dan itu sukses membuat Meira kaget dan seketika wajah Meira memerah seperti kepiting rebus.


Awalnya Kelfin hanya ingin mencium pipi Meira, tapi tiba tiba saja saat ia ingin melancarkan ciumannya Meira malas membalikan wajahnya dan jadilah mereka kiss. Karena merasa mendapat keberuntungan, Kelfin mencium bibir Meira tiga kali.


"Kenapa sih kak cium cium segala" tanya Meira kesal, padahal mah dadanya  lagi maraton.


"Kenapa? Gak boleh emang? Kan sama istri sendiri,  jadi sah sah aja dong malah dapet pahala" balas Kelfin dengan diakhiri senyumanya.


Sedangkan Meira hanya mendelik menahan kesal, malu, dan debaran didada nya. Ia merasa  seperti berbunga bunga tapi ia tutup tutupi saja, karena malu kalau Kelfin mengetahuinya.


"Udahlah, aku mau madi dulu" alih  Meira lalu ingin beranjak dari ranjang , tapi tertunda karena tanganya dicekal oleh Kelfin.


Meira memandang wajah tampang kelfin lalu memiringkan kepalanya dan dengan ekspresi bertanya.


"Mandi bareng aja gimana?" tanya Lelfin dengan senyum jahilnya tak lupa kedua alis yang di naik turunkan. Wajah Meira langsung merah padam mendengar kalimat yang di lontarkan oleh Kelfin barusan, itu membuat otot otot tubuh Meira seperti tidak bekerja.


"Gak, apaan sih. Dasar mesum" ujar Meira lalu melepas cekalan Kelfin dan segera ngacir menuju kamar mandi. Kelfin tergelak mendapat balasan dari Meira.


"Gak papa, sama istri sendiri. Halal kok" ujar Kelfin agak berteriak, karena Meira sudah memasuki kamar mandi. Meira yang mendengar ujaran Kelfin, pun terpaku di balik pintu sambil menutupi wajahnya yang sangat merona , sesekali juga mengusap wajahnya. Menormalkan debaran yang semakin menjadi jadi.


Tbc.....

__ADS_1


See you next part.....


__ADS_2