
...selamat...
...membaca...
"Egh..au.." ringis Meira dan membuat Rey dkk dan Gibral dkk langsung mengakhiri kegiatanya lalu berlari kecil menuju brangkar Meira.
"Ada yang sakit gak?"
"Bagian mana yang sakit?"
"Prinscer denger abang gak?"
"Baby butuh apa?"
Tanya Rey dkk dan Gibral dkk berturut turut.
"Ha...uss bang"ucap Meira. Key yang berada di dekat meja dengan cepat mengambil segelas air itu lalu di berikan kepada Meira yang sedang mengubah posisi tidur menjadi duduk di bantu oleh Rey.
"Nih...minum dulu"ucap Key.
Setelah minum Meira menatap Rey dkk dan Gibral dkk. Meira bingung melihat mereka, kenapa bingung? ya karena ada orang baru di antara merela yaitu Gibral dkk.
"Bang mereka siapa?"Tanya Meira sambil menunjuk Gibral dkk.
"Ini abang sepupu kamu"ucap Rey sambil mengelus kepala meira dan tersenyum.
"Hai sayang nama abang Gibral Raka Briiand, panggil aja bang Gibral, abang anak pertama dari papi Reza dan mami karina"ucap Gibral sambil tersenyum menampil kan gigi pepsodennga.
"Hola princess nama abang Farhan Bumi Briiand, panggil aja Bang Farhan atau Bang Han, abang anak ke dua dari papi Reza dan Mami Karina"ucap Farhan dengan lambaian tangan di awal.
"Halo baby nama abang Arga Fanza Briiand,panggil abang bang Arga atau bang Ar, abang anak ke tiga dari papi Reza dan mami karina"ucap Arga engan senyum lebar sangat - sangat lebar.
"Hai bang Gibral,bang Farhan dan bang Ar, nama aku Meira"ucap Meira sambil membalas senyum mereka.
Saat lagi asik-asiknya bercanda tawa, tiba-tiba ada seseorang mengetuk pintu.
Tok..tok..tok..
Clek...
__ADS_1
Pintu terbuka dan ternyata itu adalah dokter David dan dua suster yang mengikutinya dari belakang.
"Permisi maaf mengganggu"ucap dokter David dengan sopan.
"tidak apa-apa"jawab Rey mewakili semua.
"nona sudah sadar?"tanya dokter itu.
"Kalok belum gak mungkin diajak ngomong dok!" jawab Rafa, karena pertanyaan Dokter David sangat tidak berfaedah.
"Eh...iya, permisi saya mau periksa nona Meira dulu mohon tuan kasih ruang sedikit"ucap Dokter David lalu memeriksa Meira saat Rey dkk dan Gibral dkk sedikit menjauh memberi ruang untuk dokter David.
"Kondisi nona sudah mulai membaik, hanya butuh istirahat yang cukup, jaga pola makan , tidak boleb terlalh capek yang dapat membuat nona ngedrop"ucap Dokter David setelah selesai memeriksa dan di jawab anggukan oleh Rey dkk dan Gibral dkk.
"Berapa lama lagi Meira di rawat?"tanya Arga pada sang dokter.
"Kurang lebih 1 minggu"ucap Dokter David.
"Yah masih lama dong"ucap Meira sambil memanyunkan bibirnya, hal itu membuag Rey dkk dan Gibrak dkk menjadi gemas bahan dokter David dan dua suster itu pun juga di buat gemas.
"Kalok gak mau lama di sini, princess harus banyak istirahat dan makan yang banyak biar cepet sebuh okey" ucap Gibral sambil mengelus kepala Meira.
"Kalok begitu saya permisi dulu"ucap Dokter David lalu keluar bersama dua suster itu.
"Ohh ya , bang telfon mama kalok Meira sidah sadar"ucap Rafa pada Rey, Rey pun mengangguk lalu mengambil hpnya dan menelfon sang mama.
Beberapa menit berlalu setelah Rey menelfon mamanya.
Brakk...
Suara Pintu terbuka kasar di kanar vvip Meira dan membuat Meira Rey dmm dan Gibral dkk kaget akan suara itu. Dan ternyata yang membuka pintu adalah Deni dan Reza di ikuti para orang tua yang lain.
Mela yang melihat putri kesayanganya itu langsung menghampirinya dan memeluknya erat di ikuti oleh Deni yang memeluk mereka berdua.
"Gimana keadaan kamu sayang sudah baikan, ada yang sakit gak"tanya Mela pada putri kesayanganya setelah melepas pelukan.
"Meira udah baikan kok ma, gak ada yang sakit juga kok udah sembuh"jawab Meira.
"Oh..ya ma Mereka siapa ya?"tanya Meira saat melihat Reza, karina,opa Briiand dan oma Hanin.
__ADS_1
"Mereka keluargamu juga sayang, yang itu opa dan oma kamu, namanya opa Briiand dan oma Hanin"ucap Mela sambil menunjuk opa dan oma.
"Kalok yang itu om dan tante kamu, panggil aja papi Reza dan Mami karina"sambung Mela sambil menunjuk Reza dan Karina.
"Ohhh halo semua"sapa Meira sambil melambaikan tangan dan menampakkan senyum pepsodennya.
"Jadi papi Reza dan mami Karina itu papi dan maminya bang Gibral, bang Farhan dan bang ar kan"ucap Meira memastikan.
"Iya sayang"ucap Farhan mewakili mereka semua.
Hari sudah mulai petang, para orang tua sudah pulang ke maison akibat paksaan Rey dkk dan Gibral dkk. Jadi yang tersisa di ruangan Meira hanya Rey dkk dan Gibral dkk.
Tok...tok...tok..
Masuklah suster dengan membawa makanan untuk Meira.
"permisi saya ingin mengantar makan malam untuk nona Meira"ucap suster dengan sopan.
Rey pun mengambil makan itu dari tangan suster, lalu suster pun keluar dari ruangan Meira.
"Princess makan dulu ya, abang suapin"ucap Rey, lalu menyuapkan makanan ke mulut Meira dan Meira menerimanya dengan senang hati.
MEIRA!!! ....
....
Tbc.
***jangan lupa tinggalin jejak
vote
komen
like
fav
share
__ADS_1
see youuu***.......