Posesif Brothers

Posesif Brothers
PB21


__ADS_3

...***happy reading gaessss...


...semoga suka***...


"Yang paling enak adalah........."


.


.


deg deg....


.


Deng.....deng.....


.


..


.


.


.


..


..


..


"Dua duanya enak" ucap Karina mewakili para juri lainya.


"Lha kok dua duanya sih mi?"tanya Rafa.


"Ya lah,Kalok hanya satu pasti yang satunya juga gak terima. Iya apa iya"jawab Karina.


" Ya....em...ya..iyasih" ucap Rafa.

__ADS_1


"Udah udah mending kita bawa makanannya ke ruang makan saja sekalian makan siang" perintah Deni dan di setujui yang lain.


~   ~    ~  ~


Saat ini mereka sedang berada di ruang keluarga, setelah tadi menikmati hasil masakan para prince Briiand.Dengan Meira berada di antara para prince Briian.


"Pa besok Meira masuk sekolah ya" ucap Meira.


"Gak boleh" bukan Deni yang menjawab melainkan Rey dkk dan Gibral dkk.


"Iihh aku tanya sama papa bukan kalian" ucap Meira dengan melihat Rey dkk dan Gibral dkk tak suka.


"Gimana pah" sambung Meira.


"Emang kamu dah bener bener sembuh" bukan menjawab Deni malah menanyai balik Meira.


"Udah kok pah. Pah boleh ya plissss" mohon Meira denga mimik wajah sangan menggemaskan. Dan itu sangan berhasil membuat Deni luluh.


"Baiklah, papah ijinin" pasrah Deni.


"Tapikan pah, Meira kan baru keluar dari rumah sakit. Masak udah masuk sekolah aja" ujar Rafa dan disetujui oleh Rey dan yang lain.


"Kita itu khawatir sama kamu, nanti kalok kamu kenapa kenapa lagi di sekolah giman? Atau nanti di sekolah lukamu kabuh lagi" ujar Arga.


" Alay banget sih bang" ucap Meira.


"Buat kebaikan kamu juga sayang" ucap Rey dkk dan Gibral dkk.


" Udah ributnya?" tanya Deni dan di jawab oleh Rey dkk dan Gibral dkk, sedangkan Meira hanya diam dan berdiri untuk mengabil makan ringan yang ada di meja lalu kembali ke tempat semula.


"Mending kalian kembali ke kamar masing-masing, trus mandi dan istirahat. Nanti kalok dah waktu makan malam mama panggil" ujar Mela panjang.


"Tapi ma, besok Meira gak masuk sekolah kan" tanya Rey dkk dan Gibral dkk mencari kepastian, sedangkan Meira memandang Rey dkk dan Gibral dkk satu persatu dengan tatapan tak suka.


"Kalian ini kompak bener" ucap Reza sambil terkekeh, tak hanya Reza tapi Deni, Mela dan Karina pun juga ikut terkekeh.


" Mereka terlalau posesif kek bapaknya hahahaa" ujar Mela dan Karina dan di susul gelak tawa mereka berdua.


"Iiiihhh ini gimana jadinya? Besok Meira gak boleh masuk sekolah kan?!" ucap Farhan yang mendesak jawaban dari para orang tua.

__ADS_1


"Auuu besok kita pikirin lagi, mending kalian pada ke kamar sanah" ujar Karina di angguki setuju oleh Deni, Mela dan Reza.


' Untung sayang'


'untung orang tua sendiri'


"Stok sabar masih banyak, aman'


'Ampuni dosa hamba ya allah'


'ihh gemesss, pen di keplak. tapi takut durhaka'


'entah apa yang merasuki mami'


'jsjsasujsjsjs, huufff'


ya begitulah suara hati Rey dkk dan Gibral dkk, untung masih ingat status ya kan.


Tbc.


***jangan lupa untuk meninggal kan jejak kalian dengan menekan timbol


like


komen


vote


share


sebanyak banyaknya


untuk semuanya salam kenal yaa


terimakasih udah baca cerita ini


walau aku tau banyak typo dan kesalahan lainya.


see youu all

__ADS_1


bye bye***


__ADS_2