
.
..
...
...
Sudah hampir satu bulan dari kejadian dimana Meira harus di rawat di rumah sakit. Dan setelah kejadian bully itu Meira diralang untuk sekolah lagi. Meira sangkat kesal, ia sudah melakukan berbagai cara agar bisa sekolah lagi dan tidak home schooling. Dari membujuk dengan wajah imut andalanya, menangis, merajuk dan lain lain, tapi semua itu tidak ada yang berhasil. Jadilah Meira yang mengalah.
"Bang ini beneran, aku harus home schooling?" tanya Meira pada Rey dkk dan Gibral dkk.
"Iyaa beneran lah" balas Rey di angguki setuju oleh yang lain.
"Ihh gak seru tau bang. Gak ada temenya" lesu Meira.
"Besok kalok home schooling abang temenin deh" ucap Farhan dengan sedikit terkekeh
"Serius ini bang, gak lagi bercanda aku" kesal Meira.
"Udah dek, terima aja. Itu juga untuk kebaikan kamu kok" ujar Dafa.
"Bener tu yang di bilang Dafa . Kan gak lama lagi juga lulus kan" tambah Key.
"Yaudah deh" pasrah Meira dan langsung dihadiahi elusan kepala Arga.
Yaa, begitulah contoh perdepatan singkat mereka. Meira sudah melakukan home schooling sekitar dua minggu. Meira sudah mulai beradaptasi dengan hal baru itu.
........
4 tahun kemudian
Seorang gadis yang sedang bersantai di ranjangnya dengan memainkan benda pipih ditanganya. Gadis yang sekarang sudah tumbuh menjadi lebih dewasa, gadis yang semakin cantik.
Siapa lagi kalau bukan Meira
Krieett
Suara pintu terbuka mengalihkan pandangan Meira menuju pintu, dan munculah laki laki yang sekarang semakin tampan. Ia adalah Dafa.
"Dek turun makan" ujar Dafa.
"Iya bang, abang duluan aja" balas Meira. Dafa pun mengiyakan ucapan Meira lalu pergi terlebih dahulu.
Meira pun beranjak dari ranjang dan turun menuju ruang makan.
Sedikit cerita, satu tahun yang lalu Gibral abang Meira sudah melepas masa lajangnya. Menikah dengan peremuan cantik nan anggun. Tak hanya Gibral tapi Rey pun sudah bertunangan 3 bulan yang lalu, dan Arga dan Key juga sudah mempunyai kekasih. Sedangkan yang lain masih menjomblo.
Tapi abang abang Meira mempunyai syarat dalam hubungan mereka dan harus di setujui oleh pihak ke dua, kalok tidak setuju yaudah bye bye. Syaratnya yaitu apapun yang terjadi Meira akan lebih di nomor satukan dan baru pihak ke dua yang di no dua. Ya begitulah akibat terlalu posesif pada Meira, di tambah mereka takut Meira kurang perhatian akibat mereka sudah mempunyai pasangan.
Ehh malah tambah kumat dung posesifnya, sedangkan Meira sebenarnya sudah ngomong ke Rey dkk dan Gibral dkk buat kurang kurangin keposesifan mereka pada dirinya tapi sayang seribu sayang mereka menolak dan malah menambahnya yang membuat Meira menghembuskan nafas kepasrahannya. Meira agak tak enak hati pada kakak iparnya dan kekasih abang abangnya karena abangnya lebih mementingkan dirinya.
Oh ya, Gibral dan Michel istrinya sekarang masih tinggal satu rumah dengan Meira dan yang lain. Dan alasan di balik itu adalah Gibral yang masih ingin berdekatan dengan Meira.
back to topic
" Siang semuaa" sapa Meira yang baru sampai di ruang makan. Dan langsung menuju ke tempat duduknya.
"Siang juga sayang" balas mereka semua.
"Mei nanti malam dadan yang cantik ya" pinta Mela pada Meira.
"Emang mau kemana sih ma?" tanya Meira.
"Rahasia, tar juga tau" balas Mela dengan senyum manisnya.
"Ihh mama sekarang main rahasia rahasiaan" ejek Meira.
"Biarin, mending kita mulai aja makanya"
Mereka pun makan dengan kidmat dan sesekali ngobrol ringan.
"Bang, emang nanti malam kita mau kemanasih?" tanya Meira pada Farhan sambil berjalan berdampingan menaiki tangga.
"Entah, nanti liat aja" jawab Farhan, sedangkan meira hanya menganggukan kepala saja.
Malam pun tiba, Meira sudah siao dengan dress dan make up tipisnya. Meira sedang memandang dirinya di kaca, ia memereiksa kalau tidak ada yang kurang.
...

...
"Siap deh, tinggal turun kebawah" monolog Meira.
Setelah itu, Meira pun turun ke bawah di mana sudah terdapat abang abangnya dan kakak iparnya.
"Cantik nya adek abang ini" puji Rafa.
"Iya lah" balas Meira.
"Abang semua pada gak ikut ya" tanya Meira di balas anggukan oleh mereka semua.
"Lha kenapa? Aku sendiri dong di sana" lesu Meira.
"Ihh jangan gitu dong, udah cantik lho masak gak senyum" hibur Arga.
"Acara nya juga gak lama kok, paling cuman makan malam sama—" tambah Key dengan menggantung.
__ADS_1
"Sama apa bang?" tanya Meira akibar ucapan Key yang menggantung.
"Sama mama papa lah" balas Key dengan kikuk.
'Untung gak keceplosan' batin Key
"Mama papa, mami papi dimana?" tanya Meira.
" Bentar lagi juga turun" balas Rey
"Kak Michel kemarinkan aku ke mall, beli novel. Truskan aku beli 4 novel, nah salah satu novel itu tu ya baguss banget. Kakak harus baca deh, harus banget" ujar Meira dengan antusias.
"Oh ya. Emang ceritanya gimana" balas Michel.
"Itu tentang ceo namanya Alan....bla..bla..bla..bla.. Di \*\*\*\*\*\*\* juga aja cuman sebagian udah di hapus sama authornya" jawab Meira.
"Aaa yang itu, kakak pernah pengen baca tapi ya itu partnya udah gak lengkan. Ehh sekarang malah kamu yang beli, besok deh kakak pinjemnya" ujar Mechel lalu di balas dengan kode tangan 👌 oleh Meira.
"Yuk berangkat" ucap Deni yang baru turun.
"Lho mami sama papi gak ikut" tanya Meira.
"Gak, papi sama mami jaga rumah aja." jawab Karina.
Meira dan mama papa pun meninggalkan rumah menuju restauran tempat orang tuanya berjanjian dengan seseorang.
Sesampainya mereka di restauran, mereka masuk berjalan menuju ruangan vip. Meira pun hanya diam dan mengikuti langkah mama papanya.
"Halo jeng, udah lama" sapa Mela pada seseorang yang mungkin seumuran sama Mela.
"Gak kok jeng, tenang saja" balas orang tersebut.
"Ini pasti Meira ya, cantik bangett" ujar orang itu, sedangkan Meira hanya tersenyum cangung saja.
"Iya donh jeng"
"ayo duduk duduk" seorang pria paruh baya yang mungkin seumuran dengan Deni mempersilahkan duduk.
" Mei kenalin ini tante Airin dan yang itu om Bayu" ucap Mela yang memperkenalkan orang itu pada Meira.
"Halo om tante" sapa Meira.
"Iihh lucu banget, pengen cepet bawa pulang" ujar Airin sambil menaruh kedua tanganya di pipi.
"Oh ya , anak mu mana kok gak kelihatan" tanya Deni yang mencari anak dari Airin dan Bayu.
"Dia baru ke parkiran ada yang ketinggalan katanya, bentar lagi--. Nah itu dia" ucap Bayu lalu menujul anaknya yang baru masuk ke ruangan. Meira yanh mendengar itu pun secara otomatis menengok ke orang itu.
'Lah kok dia' batin Meira
"Lama banget kamu Fin" ucap Airin.
"Ya maaf" balas Kelfin. Sekali lagi Kelfin.
Kelfin adalah pengusaha muda, merintis karir dari ia masih kuliah dan sekarang sudah mempunyai banyak cabang di dalam maupun luar negeri. Mempunyai wajah tampan, rahang tegas, hudung mancung, kulit putih menbuat ia jadi incaran kaum hawa.
" udah mending kita makan malam dulu aja" Bayu yang angkat bicara diangguki oleh yang lain.
Setelah makan malam selesai, mereka pun mulai membicarakan tujuan utama mereka bertemu.
"Di sini saya ingin menjodohkan anak saya dengan anak anda seperti perbincangan kita beberapa waktu yang lalu" ujar Bayu yang membuatnya kaget, Meira melirik sekilas Kelfin dan kalian tau eskpresinya gimana? Dia malah senyum senyum dong.
'Aku gak salah denger kan, dijodohin. Kok dia malah senyum gak kaget gitu atau marah' batin Meira.
"Saya setuju, gimana menurut kamu Kelfin dan Kamu Mei" tanya Deni.
"Saya setuju om"balas Kelfin dengan tersenyum tipis.
" kamu gimana Mei?" tanya Airin.
"Emm itu ak--" uca Meira belum selesai.
"Setujulah Meiranya" ujar Mela cepat.
"Ihh ma kan yan---"
"Udah lah Mei kan biar cepet heheh" balas Mela sambil terkekeh senang. Sedangkan Meira hanya bisa memasang wajah cemberut.
"Nah, gimana kalok 2 minggu kedepan itu lamaranya trus 1 minggu habus lamaran itu acara nikahannya" usul Airin dengan senangnya.
"Boleh itu jeng" setuju Mela sedang kan yang lain hanya menganggukkan kepalanya, minus Meira yang masih dima dengan wajah cemberut.
"Om tante boleh pinjem Meiranya" ijin Kelfin.
__ADS_1
"Boleh, bawa aja tapi jangan macem macem aja" ucap Mela.
Kelfin pun mengangguk setuju lalu mendekat ke Meira dan meraih pergelangan tangan Meira lalu menariknya keluar ruangan. Meira yang di perlakulan begitu hanya diam dan menurutinya saja. Kelfin membawa Meira ke rooftop.
Masih belum ada perbincangan di antara keduanya, sampai Meira mulai menanyai Kefin.
"Kaka kok nerima ini perjodohan" tanya Meira sambil menoleh ke Kelfin.
" iya gak papa, emang ada masalah kah" balas Kelfin sambil menatap Meira juga, dengan cepat Meira memutus kontak mata itu.
"Aneh aja gitu, kan dari dulu kita gan deket atau pub akrab" ujar Meira
"Memang dulu kita gak akrab tapi dari dulu sampai sekarang hati ku selalu akrab dan ingin lebih akrab" balas Kelfin yang menurut Meira agak gimana gitu, mungkin agak kurang nyabung.
"Gimana maksud kaka?" tanya Meira kurang paham.
Kelfin pun membalik tubuhnya menghadap Meira dan memegang bahu Meira agar juga menghadapnya.
"Perlu kamu ketahui kalok sebenarnya dari dulu aku udah suka sama kamu, tapi aku gak yakin aja ini bener cinta atau hanya perasaan kagum aja. Sampai akhirnya aku mulai memberanikan diri waktu kamu sakit dan di rawat di rumah sakit, aku mulai mencoba memberanikan diri dengan nengok kamu dan ngobrol sama kamu di taman rumah sakit itu. Kamu masih inget? Sebenarnya aku itu gugup banget, takut kamu gak nyaman. Ehh ternyata kamu fine fine aja. Dan sekarang rasa suka itu masih ada, apa lagi denger kita di jodohin. Mungkin ini hari yang sangan spesial bagi aku" jelas Kelfin panjang.
Meira yang mendengat penjelasan Kelfin pun diam, ia masih berdiskusi dengan pikiran dan hatinya.
Grepp
Kelfin memeluk Meira, Meira keget dan mencoba melepas pelukan itu. " diem dulu Mei, biarin gini dulu" ujar Kelfin sambil lebih mengeratkan pelukanya.
"Kakak beneran suka sama aku?" tanya Meira memastikan.
"Suka banget" jawab Kelfin lalu sedikit melonggarkan pelukan mereka.
Cup
Kelfin mencium pipi Meira dan itu langsung membuat wajah meira memerah.
"Kaka main cium aja" ujar Meira sambil memukul dada Kelfin. Kelfin hanya terkekeh senang.
"Gak papa kan bentar lagi kan jadi istri aku, iya kan sayang" balas Kelfin sambil tersenyum lebar memperlihatkan gigi putih nan rapi.
Cup
Cium Kelfin di bibir Meira, setelah itu mereka berpelukan sangat erat.
End.....
Gimana nih gaess?
Puaskan semuanya?
Kapalnya udah berlayar tuh
Author ucapkan terima kasih sebanyak banyaknya
Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankannya
Semangat juga buat yang mau ujian kelulusan dan kenaikan kelas
...

...
...Kelfin ...
...

...
...Meira...
Jangan lupa
***like***
Vote
Kome
Share
Follow akun ini
Follow ig:@nmsiu256
***Follow akun wattpadku: @nms***
Byee byeee
__ADS_1