Posesif Brothers

Posesif Brothers
PB27 mulai


__ADS_3

Setelah libur akhir tahun usai, mereka semua kembali pada rutinitas awal yaitu pergi ke kantor, atau butik, sekolah, kampus dll.


Hari ini juga adalah hari pertama masuk sekolah di awal tahun baru. Meira sedang berjalan menuju kelasnya dengan di antar si kembar dan Arga. Mereka menjadi pusat perhatian para siswa dan siswi, tapi meira dan abang abangnya hanya acuh saja.


"Bang aku masuk dulu ya" ujar Meira saat sudah di depan kelasnya.


"Iya,jaga diri trus kalok ada apa apa hubungin abang ya" ucap Dafa di angguki setuju oleh Rafa dan Arga.


"Iya bang, bye" jawab Meira lalu masuk kedalam.


Di dalan kelas sudah ada beberapa teman sekelasnya termasuk Okta dan Sifa. Meira berjalan ke bangkunya yang berada di sebelah Sifa. Sifa dan Okta tak mengetahui keberadaan Meira karna mereka berdua sedang bergosip riya.


"Aduhh, masak di tahun baru ini di mulai dengan gosip sih" ujar Meira yang ikut mendekat, sifa dan Okta yang mendengar itu tersentak kaget.


"Ya ampun Mei kamu ngagetin aja" ujar Okta sambil mengelus dadanya.


"Hehehe maaf, abisnya kalian asik banget ngegosip sih" ucap Meira.


"Emang apa yang lagi kalian omongin sih? Jadi kepo aku"sambung Meira.


"Nahh kepo juga nih bojah" ujar Okta, mendapat tatapan sengit Meira.


"Jadi Mei di sekolah kita tu akan ada murit baru, bukan hanya satu tapi tiga sekaligus" ujar Sifa lalu mengeluarkan benda pipih di kantongnya, lalu membuka galeri dan nampaklah tiga cewek yang saat itu sedang menuju ke ruang kepala sekolah.


"kamu dapet dari mana Sif?" tanya Okta yang juga baru tau kalok Sifa punya fotonya.


"Tadi gak sengaja aku lewat depan ruang kepala sekolah, trus waktu itu pas banget ketemu mereka. Yaudah aku foto aja buat kasih tau ke kalian. Dan katanya ya di sekolah mereka dulu, mereka itu tukang bully dan suka nyuruh nyuruh adek kelasnya" ucap Sifa sarius.


"Yahh cabe dong, kenapa ni sekolah banyak nampung cabe sih" ujar Okta.


"Ho o, untung mereka mau lulus jadi gak terlalu tergangu deh ma mereka" ucap sifa.


"Yang penting jan puat masalah ma mereka" ujar Meira di balas anggukan setuju.



__ADS_1


Akhirnya bel istirahat berbunyi, Meira, Sifa dan Okta pun menuju ke kantin. Mereka menempati meja kosok yang ada di kantin, namun belum lama mereka duduk dan ingin memesan. Tiba tiba ada orang yang datang dan langsung duduk, siapa lagi kalok bukan si kembar, arga dkk.



Meira duduk di apit oleh Rafa dan Arga, sedangkan Dafa ada di sebelahnya Arga.



"Kamu mau pesen apa Mei?" tanya Dafa pada Meira.



"Aku mau bakso bang sama es lemon tea" ujar Meira.



"Okeyy, kalian mau mesen apa?" tanya Dafa pada yang lain.



"Udah samain aja" jawab Arga diangguki oleh semuanya, Dafa pun melenggang bergi memesan tapi ia tak lupa menarik tangan Galang untuk ikut denganya.




Pesanan mereka pun datang, langsung saja mereka pada rebutan buat ngambil bakso sama es lemon tea.



"Dasar gak sabar" guman Rafa kesal melihat kelakuan temannya dan teman adiknya.



Setelah berguman Rafa mengambul bakso untuk adik kesayanganya dan tak lupa es lemon teanya.


__ADS_1


"Makasih abang" ujar Meira sambil tersenyum kepada Rafa. Rafa pun membalas dengan elusan pada kepala Meira.



Mereka pun menikmati makanan masing masing dengan sesekali bercanda riya. Namun...



Byurrr



"Upss sorry"



***Tbc***..



***jangan lupa***



***like***



***vote***



***komen***



***share***

__ADS_1



***see youuu***


__ADS_2