Posesif Brothers

Posesif Brothers
PB20


__ADS_3

"1"


"2"


"3"


"MULAI"


Tim A pov


"Rey  sama Dafa kalian berdua cuci seafoodnya sampai bersih, setelah itu kalian siapkan panci untuk merebus itu. Kamu Farhan kupas bawang merah, bawang putih, cabenya rawit, cabe keriting, trus kamu potong kecil-kecil habis itu kamu cuci. Setelah di cuci kamu haluskan" ucap Mela sedikit teriak, karena posisi mereka sedikit jauh.


"Okey ma" Jawab mereka bertiga serempak.


" Ma ini di halusin pakek apa?" tanya Farhan setelah mencuci bahan tadi.


"Itu lho pakek ulekan, itu di sebelah kanan deket peralatan masak, warna abu-abu " jawab Mela dan mengarahkan Farhan untuk menemukan ulekan.


"Yang ini ma" tanya Farhan lagi.


"Iya itu"


Tim A end pov


Tim B pov


"Gibral sama Rafa kalian bersihkan seafood nya , setelah itu kalian rebus. Dan untuk Key dan Arga kalian siapkan bahan bahanya , yaitu daun jeruk, daun salam, kecap manis, saos tomat, saos tiram, cabe merah, cabe rawit, jahe, bawang merah dan putih. Trs kalian cuci, kalian haluskan cabe merah, cabe rawit, bawang merah, bawang putih, sama jahe pakek ulekan" perintah Karina pada tim B.


"Mi daun salam itu yang mana? Yang ini apa yang ini"tanya tanya key lalu menunjukan 2 wadah kecil yang ia bawa.


"Yang sebelah kiri, tapi yang kanan kamu bawa juga, karna tu daun jeruk" ucap Karina dan di angguki paham oleh Key.


"Mi ini jahe tu kayak gimanan? Aku tak bisa membedakanya, bentuknya terlalu mirip mirip" ujar Arga sambil memilih milih.


"Coba kamu cium baunya satu satu, kalok udah cari yang baunya menyengat trus baunya kayak bedas gitu" ucap Kirana sambil mendeskripsikan bau jahe.


"Okey mi"


Tim B end pov


Disisi lain, Meira asik melihat keriuhan abang-abangnya, karena tak tau ini itu. Dan sesekali juga Meira tertawa, cekikikan, senyum melihat abang abangnya. Meira merasa seperti melihat acara masak versi komedi kocak.


Btw ya gaes, kalok kalian tanya kemana opa sama omanya Meira, jawabnya adalah opa sama omanya Meira tidak tinggal di rumah Deni, karena dulu sebelum pindah ke luar negeri dan menetap di sana, opanya Meira memiliki rumah ralat masion  di Indo, jadi mereka memutuskan utuk melihat dan menetap beberapa hari sebelum mereka kembali ke London.


Saat Meira lagi asik asiknya menonton acara live ini, Meira merasa ada yang memegang pundaknya. Meira yang penasaran pun menengok ke arah pelaku, dan ternyata adalah.............


...


....


.....


....


......


......

__ADS_1


.....


....


Deg....deg...deg....


...


...


....


....


Dia adalah Deni dan Reza, ya mereka berdua baru turun dari ruang kerja Deni untuk membahas masalah kantor. Mereka berdua yang awalnya mau menemui istri masing masing, tapi saat mereka cari tak ada dan akhirnya mereka memutuskan untuk tanya ke salah satu  maid, dan maid itu menjawab kalok nyonya dan yang lain ada di halaman belakang. Deni dan Reza yang penasaran, karena ada apa di halaman belakang pun memutuskan untuk langsung kesana.


Back to the topic


"Ini pada ngapin? Kok pakek dapur pindah ke halaman belakang segala?" tanya Deni ke putri kesayangannya dan di angguki setuju oleh Reza.


"Ini lho pa, abang abang lagi pada lomba masak, awalnya aku yang mau tapi mami usul buat bikin lomba kek gini" jawab Meira.


" Wah seru nih , papi abil foto mereka ah" ucap Reza lalu mengeluarkan hp belogo apel di gigit, dengan semangat Reza memotret Rey dkk dan Gibral dkk yang tengah bergelut dengan bahan dan alat masak.


"Papa sama papi sini duduk sama Meira nonton acara live ini" ajak Meira di setujui oleh Deni dan Reza.


Tim A pov


Hampir setengah jam mereka bergelut dengan alat dan bahan masak ini.


"Kalian siapin wajan, trus panasin minyak, minyaknya secukupnya. Masukkin bumbu yang tadi Farhan halussin, tambahkan lengkuas, sereh dan daun salam" arah Mela pada tim A.


"Ma sereh itu ini apa ini?" tanya Rey.


"Ma daun salam yang mana sih?" tanya Farhan.


" Itu lengkuas uang di samping harep otu lho. Kalok sereh itu yang sebelah kanan. Daun salam itu daunnya yang agak kering" jawab Mela sambil mengarahkan dan mendeskripsikan.


Setelah mereka menemukanya, merela langsung memasukan itu ke wajan yang sudah berisi tumisan bumbu halus.


" Kalok dak kecium wanginya kalian tinggal masukin seafoodnya, trus kalian campur di bolak balik sampai bumbunya merata" tambah Mela.


"Han cobain nih seafoodnya" siruh Rey pada Farhan. Farhan pun membalasnya dengan anggukan.


Farhan langsung mengambil garpu, lalu mengambil udang. Sebelum di makan tak lupa membaca doa.


"Wihhhhh gilakkk enak bangett, siapasih yang bikin bumbunya kok pas banget kek gini" ujar Farhan dengan binar matanya yang berkilauan, tak lupa memuji orang yang buat bumbunya, siapa lagi kalok bukan ia sendiri.


"Ehh dodol, kalok muji tu se paket dong, kalok gak ada gue ma bang Rey gak ada seafood tuh di wajan" ujar Dafa dengan mengejek Farhan.


"Sans aja kalik,  sekali kali muji diri sendiri gak papa lah" jawab Farhan membela diri.


" Malah ribut, itu lho buruan siapin piring nya" Lerai Mela.


Tim A end pov.


Tim B pov

__ADS_1


"Mi trus habis ini di apain lagi" tanya Arga.


"Kalian siapin wajan, tumis irisan bawang merah tadi lalu masukan bumbu halus dan air secukupnya , jangan lupa daun salam dan daun jeruknya juga di masukin" ujar Karina dan di angguki patuh tim B.


" Setelah  mendidih masukin saos tomat, saos tiram, garam, gula, sama bubuk baladonya. Habis itu tinggal kalian masukkan seafoodnya." sambung Karina.


"Saatnya percobaan" ucap Rafa dengan semangat membara.


"Gue yang aka coba duluan" ujar Arga membuat Rafa tak trima.


"Apa apansih, gue dulu kan gue yang ngomonh dulu" ucap Rafas dengan kesal.


"Gak gue dulu"


"Ihhh gue dulu"


" gu--" ucap Arga terpotong.


" Apaan sih kalian malah ribut, mending kalian siapin piring sanah" lerai Key.


" Nah biar gue aja yang coba" ujar Key mengambil kesempatan dari dua curut tadi..


"Ihh abang gak adil" ucap Rafa dan Arga bersamaan.


' Ternyata masih stay di belakang, gagal deh'batin Key


"Udah, abang aja yang cobain. Jangan ada yang protes lagi" ucap Gibral yang sedari tadi sibuk membolak balik seafood di wajan.


"Emmmm enak, cuminya lembut gak alot" ujar Gibral setelah merasakan seafood yang mereka masak.


"Abang mah bikin pengen aja" ujar Arga di balas kekehan.


Tim B end pov


"Okey sudah hampir 1 jam tuan tuan muda masak, silahkan yang sudah siap makananya tolong di bawa maju, dan di letakkan di depan dewan juri" ucap bi Surti.


Tim A dan tim B pun langsung mengikuti arahan tersebut dan meletakkan di hadapan juri yang tak lain dan tak bukan adalah Princess mereka, mama, mami, papa dan papi.


Para juro itupun langsung mencicipi masakan para pangeran Briiand, tanpa banyak bicara.


"Gimana para juri, makanan siapa yang paling enak?" tanya bi Surti, saat para juri sudah selesai mencicipi dan berunding.


" Yang paling enak adalah......


Tbc.


***jangan lupa


like sebanyak banyaknya


vote


komennn


share


follow juga

__ADS_1


bye bye***


__ADS_2