Posesif Brothers

Posesif Brothers
PB 7 [ SEASON 2]


__ADS_3

Seorang paruh baya, yang berumur sekitaran 45 lebih sedang menatap langit senja dari kaca besar yang ada di ruanganya. Ia adalah Braham Gildrin.


"Apa ada informasi?" tanya Braham pada tangan kanannya.


"Maaf tuan, mata mata yang kita kerahkan sudah tertangkap dan sampai sekarang dia belom ada kabar apapun" jawab tangan kanan Braham dengan agak gemetaran.


"Dasar gak becus" marah Braham.


'Ahk sial, mereka pasti sudah mulai curiga. Kali ini rencana ku gak boleh sampai gagal' batin Braham.


"Dimana anak gak tau diri itu?" tanya Braham.


"Tuan muda sedang ada pertemuan dengan kolegan dari perusahaan Dergon"


"Suruh dia temuin saya setelah dia selesai dengan urusanya" perintah Braham.


"Baik tuan"


OO0OO


Meira sedang menonton drama di tv, ia duduk di sofa sambil memakan cemilan kesukaanya.


Saat sedang fokusnya, tiba tiba seseorang datang dan orang itu menaruh kepalanya di pada Meira. Meira agak tersentak kaget, tapi saat tau siapa itu. Meira pun mengelus rambut orang itu.


"Capek ya?" tanya Meira.


"Gak terlalu, cuman mungkin kedepannya akan ada kendala" balas Kelfin sambil menenggelamkan wajahnya di perut Meira.

__ADS_1


"Kendala apa?"


Kelfin pun menceritakan masalah, yang mungkin akan datang. Kelfin juga mengatakan kalok kita harus waspada.


"Kamu jaga diri, jan terlalu percaya sama orang yang gak terlalu kamu kenal" nasehat Kelfin.


"Iya kak,kakak juga hati hati sama yang lain juga" balas Meira.


"Mending sekarang kakak mandi, trus kita makan malam deh" ujar Meira.


"Nanti aja, masih pen kek gini" jawab Kelfin sambil mengeratkan pelukanya di perut Meira.


"No, sekarang. Kalok kakak tetep gak mau, yaudah aku tinggal makan duluan" ucap Meira sambil melepaskan pelukan Kelfin dan mendorong tubuh Kelfin agar menyingkir.


"Tunggu jangan makan dulu, iya kakak mandi sekarang" ucap Kelfin menahan Meira yang ingin beranjak pergi.


Dengan gontai Kelfin berjalam keatas menuju kamar mereka.


Di sisi lain, seorang pemuda sedang duduk di ruang tamu apartementnya. Sambil meminum soda kaleng.


"Apa kau sudah mendapatkan apa yang kusuruh?" tanya pemuda itu.


"Sudah tuan, tapi hanya sedikit. Sepertinya nona itu bukan orang biasa karena sangan sulit untuk menyelidiki dan mendapatkan info tentang nona itu" ujar orang suruhanya sambil menodorkan sebuat kertas.


Pemuda itu membaca dengan sangat teliti, dia agak berdecak karena informasi ini sangat sedikit.


"Hanya segini yang kamu bisa, ck ck" tanya pemuda itu lalu berdecak.

__ADS_1


"Maaf tuan, saya akan mencobanya lagi"


"Satu lagi tuan, yang mungkin ada lupa. Tuan di suruh untuk bertemu dengan tuan besar" tambah orang ini dengan agak takut takut.


"Iya, besok saya akan bertemu dengan tua bangka itu. Dan kamu silahlan pergi dan selidiki perempuan ini lagi" balas Laki laki itu dengan nada datarnya. Wajahnya seketika jadi dayar setelah mengingat bahwa orang yang di sebut tua bangka itu menyuruhnya untuk bertemu.


Orang suruhanya itu pun langsung undur diri, dan pergi dari apartement itu.


"Ahk apa yang kau inginkan lagi dari ku, dasar tua bangka"


Orang ini pun mengambil kertas yang tadi, di kertas itu terdapat foto perempuat yang sedang ia selidiki.


"Dan siapa kamu sebenarnya, sampek sampek seorang Nathan ini menyuruh anak buahnya untuk menyelidikimu"


Tbc....


maaf gaes baru up sekarang biasanya jaraknya hanya 3 hari tp iki keblablasan. baru sempet soalnya, akhir akhir ini author sibuk terus karena ada kegiatan sekolah apa lagi author murid baru jadi banyak kegiatan walau pun darring.


Jangan lupa


Vote


Komen


Share


Follow akun ini

__ADS_1


Fillow ig:@nmsiu256 ( di mohon ya gaess heheh)


__ADS_2