
.
.
.
.
"Oh hari yang menyenangkan ya?" tanya seseorang yang ada di depan pintu yang sedari tadi terbuka.
"Kalok ini hari menyenangkan lo, berarti ini juga hari yang sangat menyenangkan bagi gue dan dia" ujar satunya sambil bersandar di dinding.
"Siapa lo? Gak usah ikut campur lo" ujar Dita pada dua orang tak diketahui itu. Karena dua orang itu mamakai masker dan kacamata hitam.
Mereka berdua sudah sedari tadi melihat aksi Angel dkk. Sebenarnya mereka sudah geram sama kelakuan Angel dkk, tapu mereka menahan dulu untuk melihat seberapa keberabian mereka.
"Ya gue harus ikut campurlah, apa lagi ini bersangkutan sama orang yang lo siksa itu" balas orang itu sambil menatap Meira, sedangkan Meira hanya diam dan menonton. Kepala Meira sudah sangat pusing sekali, sudut bibirnya sangat sakit dan pipinya juga.
"Lo sapa? Kalok berani tu nunjukin wajah, atau lo jelek ya makanya lo tutupin wajah lo itu pakek masker dan kaca mata" ejek Angel.
"Yakin lo mau liat wajah gue, tapi gue yakin habis gue tunjukin wajah gue. Lo semua pasti pada pucet. Gimana masih mau liat?" ujar orang itu.
"Alah paling rupa lo buluk, jelek banyak jerawatnya" balas Manda yakin.
"Seyakin itu lo hah" ujar orang itu sanbil tertawa pelan dan sedikit menggelengkan kepalanya. Sedangkan Angel dkk hanya meremehkan saja.
Dua orang tak dikenal pun membuka maskernya dan kaca matanya. Dan terlihatlah wajah tampan orang itu, dan benar saja. Angel dkk memucat wajahnya, karenaa orang itu adalahhh......
Gibral dan Rey.
__ADS_1
"Udah gue bilangkan, pasti wajah lo langsung pucat" ujar Gibral. Angel dkk masih diam mematung, mereka ingin melarikan diri tapi kakinya seperti tak bisa digerakan. Angel ingat kalok ia mempunyai bodyguard di depan yang ia suruh untuk berjaga jaga.
"BODYGUARD WOYYY" Teriak Angell sangking takutnya.
"WOYYY BODYGUARD WOYY" teriak lagi Angel dkk.
"Mau lo teriak sampek ujung dunia pun gak bakal dateng tuh budak lo" ucap Rey dengan smirk nya.
"Lets play girls " ujar Rey dan Gibral bersamaan ditambah tawa yang sangat mengerikan dari Rey dan Gibral. Angel dkk pun sudah kalang kabut, mereka memikirkan cara agar bisa selamat.
Rey memanggil bawahanya untuk membawakan alat yang akan ia dan gibral gunakan.
"Bawa mereka maju dan bariskan. Kou lepaskan ikatan Princesku" suruh Gibral pada bawahanya.
Angel sudah didepan Rey dan gibral, Meira pun sudah terlepas dari ikatanya. Meira bantu bawahan Ren untuk mendekat ke arah Rey dan Gibral.
Rey mengambil cambuk, lalu
Enam kali sambukan di berukan ileh Rey pada setiap orang. Angel dkk berteriak kesakitan bahan sambil mengeluarkan air mata buayanya, tapi itu tak berpengaruh.
Gibral mendekat kearah Angel lalu menamparnya sangat keras
PLAKKK
Dan dilakukan juga pada Dita dan Manda.
"s-stop, tun-- tunggu du-lu. Kalok l-lo begini gue bi-bisa aduin ke bokap gue dan Ak-akan mutusin kontrak kerjanya dengan perusahan lo" Ancam Angel dengan terbata bata, sedanglan yang diancam hanya tertawa keras.
" Gak peduli kalok mau mutusin kontrak kerja, asal lo tau ya keluarga lo bertiga itu dah gulung tikar. Dan kalok lo mau ngadu sama bokap lo, emm itu pun kalok lo bisa lolos dari tangan gue" balas Gibral lalu menunjukan smirk nya.
__ADS_1
Gibral dan Rey pun melanjutkan aksinya, mereka sedang sibuk menyiksa Angel dkk. Angel mengeluarkan benda tajam tanpa diketahui oleh Rey dan Gibral, dan saat ada kesempatan Angel langsung berdiri dan berlari menuju kearah Meira berada.
"YAAAA" teriak Angel saat berlalari dan
Jleeb
Dor
Dor
Dor
AAKKHH
Tbc..
Yoooo gaesss
Komen banyak banyak
Votee banyak banyakk
Followw jugaa
Banyak vote berarti cepet up okey
Like juga yang banyaakkk
See youuu readers
__ADS_1
ttd
Author cans