Pria Dewasa Yang Nakal

Pria Dewasa Yang Nakal
Pria dewasa yang nakal


__ADS_3

"Oke, jika kau ingin mendapatkan waktu untuk ujian ulang, temui aku di ruanganku setelah ujian ini selesai."


"Baik pak dosen."


"Sekarang kau berdiri di luar kelas karena telah melakukan kesalahan! itulah hukuman mu!"


Sang dosen meminta mahasiswinya untuk keluar dari ruangan karena tidak tertib.


Sang gadis mengikuti apa yang dikatakan oleh sang dosen dan kini sudah berada di luar ruangan, saat dia berdiri di depan kelas, tiba-tiba saja satu panggilan menggetarkan ponselnya.


"Baby? kau ada di mana?"


"Di kampus, bukannya kau sendiri yang mengantarku tadi?"


Ternyata yang menelpon adalah sang kekasih hati, tetapi Dara merasa aneh dengan kata-kata yang diucapkan oleh pria itu.


Sudah jelas, tadi pagi yang mengantarnya pergi ke kampus adalah William, akan tetapi bisa-bisanya sang pria menanyakan di mana sang kekasih berada.


"Aku ada di kampus baby, semuanya akan baik-baik saja karena aku telah melaporkan semua kelakuan dosen yang akan membuat hal buruk kepadamu itu, kami sudah berkoordinasi untuk menangkap basah oknum dosen yang akan melakukan kejahatan. Kau tetaplah tenang dan jadilah orang yang seolah-olah tidak tahu apa-apa, aku telah mengatakan kepada rektor bahwa siap menjadi orang yang bertanggung jawab menghukum dosa itu jika telah melakukan sesuatu terhadapmu nanti."

__ADS_1


"Hm, kau sudah bertindak terlalu jauh dan apa yang kau katakan kepada mereka? kau mengaku sebagai siapa?"


"Haha ... aku dengan mudah mendapatkan informasi mengenai dosen itu dan hari ini aku sudah memberikan uang kepada keluarganya agar segera pergi dari kota ini, mereka mengatakan sang pusing akan melakukan hal buruk kepada semua anggota keluarga jika perbuatannya diketahui oleh khayalak ramai."


"Kau memang penguasa yang sangat cerdik dalam melakukan setiap aksi, Itu demi kebaikan sama orang pasti aku akan melakukannya dengan senang hati!"


"Sekarang katakan di mana kau berada?"


"Aku ada di ruangan kelas xxx, kau bisa kemari."


"Oke, kebetulan aku sudah ada di belakangmu."


Sang pria seperti hantu saja tiba-tiba muncul dan memeluk erat sang gadis.


Jendela yang tembus pandang, membuat sang dosen tahu apa yang di lakukan oleh Dara di luar kelas.


William bahkan menc i um bibir Dara, membuat sang pria yang merupakan dosen me s um, berontak.


"Ada pria lain yang menginginkan gadis cantik itu, oke! kita akan tahu siapa yang berhak mendapatkan Dara!" batin sang dosen penuh dengan kelicikan.

__ADS_1


...


Suasana sangatlah mesra, hampir satu jam berlalu sang pria masih saja menggoda gadisnya.


"Kau berada di sini untuk menemaniku tetapi kau sangat jahil," ujar sang gadis yang berkali-kali menyingkirkan tangan sang pria, karena tangan itu tidak pernah bisa diam apalagi langsung masuk ke dalam inti permainannya padahal ada di area kampus.


"Aku sudah mendapatkan izin, jadi tak apalah bermain sebentar saja!"


"Izin tadi siapa aku tanya? kau itu selalu mengada-ada!"


"Hahaha, izin dari CCTV yang mengarah ke arah kelas, Aku mau minta beberapa orang yang berada di ruang CCTV untuk mematikannya sejenak, agar kita tidak ada yang mengintip!"


"Dasar pria dewasa yang nakal!"


"Aku memang seperti itu dan tidak akan pernah bisa berubah, selama kau masih ada di sisiku mana bisa aku berpikir jernih dan positif? itu tubuhmu saja sangat bagus dan menggoda!"


Sang pria semakin gencarmelakukan aksinya tetapi terhenti ketika seorang pria yang merupakan dosen Dara, membuka pintu.


*****

__ADS_1


__ADS_2