Pria Dewasa Yang Nakal

Pria Dewasa Yang Nakal
Kena batunya!


__ADS_3

Satu menit telah berlalu dan sang dosen sudah terlihat sifat nakalnya, dia pura-pura menjatuhkan sesuatu padahal ingin melihat da da penuh milik sang gadis, Dara tetap berusaha santai meskipun mengetahui bahwa sang dosen sedang memperhatikannya.


"Pak, bisakah anda tidak menatap saya seperti itu?"


"Tidak bisa sayang, karena kau sangat menggemaskan!"


Sang dosen baru mulai melakukan aksinya tetapi tiba-tiba saja pintu didobrak oleh seseorang.


"Pria breng s e k! Apa yang kau lakukan terhadap gadisku!"


Bug!


Bug!


Sang pria mengajar habis-habisan dosen itu, sedangkan di belakang sang pria muncul beberapa orang yang merupakan rektor dan dosen lain yang sudah bosan dengan kelakuan sang pria tetapi tidak ada yang bisa membongkarnya.


"Hukuman untuk pria yang sudah melakukan tindakan yang buruk terhadap para gadis adalah masuk penjara, yang paling penting kau harus mempertanggungjawabkan segala perbuatan!"


Sang pria mengejar habis-habisan dan dosen kemudian anggota kepolisian datang dan melerai keduanya.


"Biarkan kami yang bertanggung jawab akan semua ini, kau tidak perlu makin hakim sendiri!"

__ADS_1


Sang polisi, seperti mengenal wajah sang pria, tetapi langsung ditepis karena pria yang dimaksud merupakan orang lain di dalam benaknya.


"Aku kira kau William si gi la itu," ujar sang polisi.


"Namaku bukan William, tetapi paman Nicke, paman gadis ini."


Dasar penjahat ulung, dia bisa saja mengatakan hal itu kepada sang polisi yang sebenarnya sudah curiga sejak awal akan penampakan wajah yang familiar, tetapi penyamaran sang pria sangatlah teliti. Dia tidak akan membiarkan semuanya mengetahui apa yang ada di dalam dirinya.


...


Sang tersangka, terlihat sangat dendam terhadap William.


"Siapapun kau, aku akan menuntut balas atas semua hal yang telah kau lakukan kepadaku!"


Sang pria yang sangat perkasa, tidak mendapatkan luka sedikitpun, dia tetap menjadi orang yang akan melindungi Dara sampai darah penghabisan.


Kini sang dosen berada dalam pengawasan anggota kepolisian sehingga Dara aman.


Sang gadis kemudian mendekati sang pria," Heh! pria urakan yang menyebalkan! bagaimana bisa melakukan ini semua tanpa diketahui oleh anggota kepolisian yang biasa berurusan denganmu?" bisik sang gadis.


"Itu rahasia! lebih baik kau kuliah saja denganku, aku ahli dalam ilmu bisnis!" ucap sang pria balas berbisik.

__ADS_1


"Bisnis me s u m percaya!"


"Haha ...."


Sang pria tertawa puas.


Tiba-tiba sang rektor menghampiri sang pria dan berterimakasih, beberapa gadis yang menjadi korban dosen itu juga melakukan hal yang sama.


"Aku membantu dengan sangat tulus, sebagai paman Dara, aku wajib melindunginya."


Sang pria memang pandai berpura-pura, bahkan semua orang yang ada di sana mengakui statusnya sebagai paman gadis itu.


"Siap, kau bisa menjadi pihak keamanan di sini? Aku tidak menduga jika kau memiliki paman yang sangat hebat Dara, bahkan tangan kanan pemilik kampus ini yang sangat sulit di libas," ujar sang rektor yang berulang kali mengucapkan kata terima kasih karena jasa William."


"Oh, iya rektor, aku juga tidak tahu jika pamanku pandai berkelahi, biasanya dia akan masak dan mencuci di rumah."


Sang gadis menambahkan kata-kata yang tidak perlu dan mulai membuat sang kekasih gemas.


"Awas kau sayang," batin sang pria.


Setelah ucapan terima kasih yang cukup lama, mereka berdua pamit karena ada urusan di luar.

__ADS_1


Dara langsung dirangkul oleh sang kekasih dan pergi keluar dari area kampus.


*****


__ADS_2