Pria Dewasa Yang Nakal

Pria Dewasa Yang Nakal
Telepon misterius


__ADS_3

Dara begitu kecewa dengan seorang pria bernama Daniel itu karena membuatnya harus berpikir orang mengenai kita cintanya yang telah lalu, sebuah kisah yang tidak akan pernah terulang kembali.


"Aku berusaha keras untuk melupakannya tetapi pria itu sudah membuka kembali lembaran yang telah lama," ucap Dara yang kini sudah berada di dalam kamarnya.


Dia merupakan tubuhnya di atas peraduan sambil bermain ponsel.


Tak disangka ada sebuah panggilan telepon dari nomor luar negeri.


Dara malas menjawabnya karena pasti akan ada sesuatu yang membuatnya kesal seperti beberapa waktu lalu.


Dia menjadi tidak menentu karena telepon aneh dengan suara yang sangat mirip dengan orang yang sangat dibenci.


Dara mencoba mengabaikan panggilan itu tetapi dia tidak bisa.


Dia menjawab panggilan telepon itu.


"Aku tahu kau akan tetap menjawab panggilan telepon dariku karena kau masih mencintaiku," ucap si penelpon misterius.


"Aku tidak tahu apa tujuanmu melakukan semua ini padaku, tetapi aku harap, tidak membuatku menjadi tidak respect padamu. Mungkin aku tahu siapa kau, tetapi aku malas."

__ADS_1


*-+*q2QQ2


"Dara, tunggu beberapa jam lagi, kita pasti akan bertemu. Jika kau rindu padaku, datanglah ke pesta itu dan temui aku di kamar 12. Aku ada di sana, ini menjadi penentu terakhir kau dan aku akan lanjut atau aku memang harus meninggalkanmu dengan segera."


Panggilan telepon segera tertutup. Ini sangat aneh baginya.


Biasanya pria yang ada di panggilan telepon itu akan banyak bicara hingga membuat telinganya menjadi sangat sakit akibat dari mendengarkan semua kata cinta yang terdengar sangat tidak berguna, tetapi kali ini sangat membuat kepalanya berdenyut.


"Aku tahu jika itu kau, jadi aku memang sengaja tidak akan membuatmu menjadi pria yang akan menjadikan aku bersedih lagi," ujar Dara dengan air mata yang mengalir.


Dia merasa muak tentang segala hal yang berhubungan dengan Willy.


Ya, suara itu memang mirip dengan pria itu.


Entah mengapa dia belum bisa melepaskan segala hasrat itu sebab tidak ada yang bisa di harapkan.


Willy telah bersama gadis lain tentunya, atau justru mendapatkan ganti yang lebih baik darinya.


Dia masa bodoh, hingga perasaan terdalamnya belum ingin memberikan akses untuk lupa.

__ADS_1


"Aku masih ada perasaan denganmu hanya saja aku ragu, kau dan aku sudah berhubungan cukup lama tetapi saat aku pergi, sekalipun kau tidak pernah memberi kabar padaku. Lalu kau dengan percaya diri hadir lagi tanpa rasa bersalah? sangat di sayangkan, aku begitu tidak tertarik lagi."


Dara segera berbaring dan membiarkan tubuhnya terhempas di sana.


Dia menutupi wajahnya dengan bantal, kemudian menangis dengan sangat pelan.


"Aku sangat benci padanya, tetapi semakin rasa itu ada, aku menjadi tidak berdaya. Si a lan!"


Sang gadis merasa sedih dan tak terasa kantuk itu melanda, dia terlelap dalam sebuah kesedihan yang tidak pernah berakhir.


...


Sedangkan di tempat lain, seorang pria tengah menenggak beberapa botol minuman bersama sahabatnya.


Dia sangat terluka karena tak mampu mendapatkan kekasih yang sangat dia rindukan.


"Dara, aku tahu kau tidak mencintaiku lagi. Namun bayangmu selalu ada dan membuatku g i l a karenamu!"


Pria itu William Daffaro, pria yang selama ini menjadi kekasih Dara.

__ADS_1


Dia sangat terluka karena tak mampu menemukan gadis itu karena suatu hal meski dia bisa melakukannya.


*****


__ADS_2