Pria Pilihan Ayahku

Pria Pilihan Ayahku
bimbang


__ADS_3

Suatu saat jika kau beruntung menemukan cinta sejatimu. Ketika kalian saling bertatapan untuk pertama kalinya, waktu akan berhenti. Seluruh semesta alam takzim menyampaikan salam. Ada cahaya keindahan yang menyemburat, menggetarkan jantung. Hanya orang – orang yang beruntung yang bisa melihat cahaya itu, apalagi berkesempatan bisa merasakannya.


''Al berhenti menyentuh lenganku aku merasa geli " hardik si yoora dengan nada begitu pelan pada suaminya, yoora berusaha untuk tak menyakiti hati pria itu lagi yang sekarang tengah duduk dengan begitu anteng menemaninya rebahan di sofa sangat setia bahkan cenderung tak ada rasa bosan yang Aliseo ucapkan pada dirinya, tangan kekar milik pria itu terus saja mencengkram erat lengan kirinya membuat si yoora terpaksa harus berulang kali mengepal bagian tangannya dan menjadi kalang kabut dalam lubuk hati dan batinnya " kacau !! , Al bisakah kau berhenti melakukan itu aku benar-benar tak nyaman dengan keadaan ini" tutur panjang lebar si yoora dalam batinnya yang masih tetap tak berhenti grogi


ingin sekali rasanya wanita itu menggeser sejenak posisi duduknya sekarang ke sisi lain tapi ada keraguan dalam lubuk hati nya ,takut jika pria yang tak berhenti mencengkram lengan nya itu akan mengamuk seperti macan yang sedang mengalahkan musuhnya" Al!!! " yoora berdesis lirih pada pria itu


"Kau terlalu berlebihan yoora , padahal aku hanya menyentuh bagian lenganmu saja bukan menyentuh tubuhmu tapi kau sudah merasa geli dengan itu '' ujar Aliseo sambari menoleh kan kepalanya ke jendela yang tertutup rapat, entah kenapa matanya tiba-tiba terbelalak melihat ke arah lentera tua yang terpasang di tembok dinding luar rumah miliknya.lentera tua itu terlihat akan meredupkan cahaya nya


karna keasikan memandangi lentera tua itu Aliseo sampai mengibaratkan jika lentera yang akan redup itu adalah yoora istri sahnya yang tak pernah menganggap dirinya sebagai pria pendamping kehidupan wanita itu, meski demikian kenyataannya tapi Aliseo pria yang di kenal dengan ketangguhannya yang tak pernah pudar tak mungkin menyerah begitu saja dan akan tetap kekeh memaksa wanita itu untuk bisa merubah sifat dinginnya .mungkin jika yoora tak menetap di kehidupan nya sekarang batin nya akan menjadi gelap persis seperti lentera tua itu yang sebentar lagi akan padam membuat gelap luar rumah mewah miliknya " harus berapa kali aku membujuk mu untuk mengatakan keseriusan mu padaku ? " tambah Aliseo pada wanita itu yang terlihat masih mengepalkan tangan miliknya, Melihat yoora yang malah tak menggubris perkataan dari mulutnya membuat Aliseo terpaksa harus melakukan sesuatu pada wanita dingin itu


"Al apa yang kau lakukan!!" tangan yang tadinya mengepal kini beralih mendorong keras dada gagah milik suaminya yang begitu berani membuka kancing baju depan miliknya ,jelas yoora tak menyukai perlakuan konyol yang Aliseo lakukan maka dari itu ia tak segan-segan untuk menepis keras lengan pria itu yang begitu berani membuka baju depannya tanpa meminta izin terlebih dahulu" jangan berani macam macam padaku bisa bisa kakiku ini melayang ke kepalamu al !!'' hardik yoora dengan begitu lantang dan terkesan berani mengancam pada pria di depannya menurut yoora Aliseo adalah pria yang cabul


" Rambutmu tersangkut tadi " mencari alasan yang kurang perspektif untuk menyahuti ucapan tajam dari si yoora,jelas wanita itu tak menerima alasan nya yang nyeleneh tak jelas " hehe" Aliseo terkekeh geli dengan perkataan nya sendiri


" halah, matamu saja sudah menunjukan jika kau sudah berbohong Al '' yoora Berpaling dari tempat duduknya dan menuju kamar mandi,Melihat sang istri yang berjalan santai menuju kamar mandi membuat Aliseo kembali memikirkan sesuatu bagaimana caranya agar wanita itu tak jadi mandi


'' lepas ga!! " menggertak dengan nada keras pada Aliseo, yoora kembali berusaha memberontak saat Aliseo tiba tiba membopong tubuh nya .


" Pelan kan suaramu gadis kecil" membopong tubuh istrinya itu menuju bak mandi yang terisi penuh air


byur.......tanpa banyak pikir pria itu langsung menceburkan tubuh istrinya kedalam bak mandi yang penuh dengan air mengalir mendapat perlakuan kurang baik itu membuat yoora langsung menggigil kedinginan dan terisak tangis " hiks bi-bisanya kau melakukan ini padaku ,bisa bisa aku mati kedinginan di dalam bak ini Al ! " air matanya pecah begitu saja saat pria itu dengan tega menjatuhkan diri nya ke dalam bak itu, satu bak dengan pria itu membuat yoora menjadi tak bisa berkata apa-apa lagi dan hanya bisa menutupi bagian dadanya dengan dua tangan


" memangnya kenapa? apa kau akan marah padaku ha " Aliseo menjawab dengan nada arogan dan seperti tak memiliki salah apa pun pada yoora yang tak berhenti menutupi bagian dadanya'' kau seperti bocah " Aliseo meledek pelan wanita di depan matanya


" Al aku bakalan teriak kalo kau sampai menyentuhku " hardik wanita itu dengan nada ketakutan


Melihat mata yoora yang mulai memerah membuat Aliseo harus menandaskan niatan nya dan beranjak dari bak penuh air itu dan membiarkan wanita itu untuk mandi sendirian



" cepat bersihkan tubuhmu , karna aku akan mengajak mu ke rumah ibuku nanti " ucap Aliseo dengan nada tak sumringah mulai menjauhi bak mandi wanita itu "Sayang, ayo cepat ganti pakaianmu ayah akan berkunjung ke rumah nenek nanti '' kaki pria itu mulai mendekati kamar minimalis milik anak perempuan nya ,mendengar ajakan dari sang ayah Jennifer dengan perasaannya yang menggebu ngebu ia langsung mengeringkan rambut lurusnya itu dengan sebuah handuk dengan perasaan yang tak sabaran karna ia akan menemui nenek kakeknya di Hamburg Jennifer dengan penuh semangat langsung membaluti tubuhnya dengan baju usisex miliknya


" Apa ayah sudah mandi ? " sedikit melirik ke wajah ayahnya yang tampak tak ceria seperti hari biasanya '' ayah!"bentak Jennifer dengan suara pelan nya namun jelas bentak kan lirih itu tetap membuat ayahnya yang sedang sibuk mengamati gambar di dinding kamarnya menjadi terkejut


"Tadi ayah akan mandi dengan ibumu tapi ibumu mengusir ayah dari bak mandi nya '' jawabnya dengan sangat jujur kepada gadis polos itu yang tak terlalu mengurusi ucapan yang ia lontarkan " Jennifer apa ayah ini kurang tampan Sampai sampai ibu mu itu selalu mengabaikan ayah '' bertanya kembali pada anak nya yang malah sibuk menyisir poni Barbie nya yang masih basah


" Ayah sudah tampan, cuma ayah kurang merayu ibu tadi jadi ibu tak begitu sayang pada Daddy hahaha " Jennifer segera berlari kencang menuruni tangga kamarnya meninggalkan Aliseo yang tertawa terbahak bahak mendengar jawaban dari Jennifer yang tak sengaja mengucapkan kata Daddy pada dirinya

__ADS_1


''Jennifer kenapa ayahmu "


Yoora bertanya tanya pada Jennifer yang sedang belepotan lipstik di bibirnya


Bocah itu mencoba lipstik Milik ibunya namun saat mengoles ke bagian bibir mungil nya tidak rapi membuatnya menjadi bleberan ke mana mana


'' entahlah Bu '' Jennifer menghapus kembali polesan lipstik yang belepotan di bibirnya dan kembali mengoles ulang ke bawah bibir nya " hmm apa tadi ibu mengusir Daddy dari bak mandi ? '' ujar Jennifer kepada wanita itu yang hanya mengunakan handuk kering untuk dililitkan ke tubuhnya


" hah , daddy ! Daddy siapa yang kau maksud? " Yoora mengelak saat bocah itu menanyakan soal kejadian di kamar mandi dengan Aliseo tadi, karena merasa sungkan ingin menjawab yoora langsung bergegas ke kamarnya untuk menutupi tubuhnya dengan sebuah pakaian hangat


brugh.... yoora membanting pintu kamar nya dengan keras


"Apa ibumu sudah selesai mandi tadi ?" Aliseo berlari menuruni tangga rumahnya menghampiri Jennifer yang masih sibuk mengoleskan make up ke wajah nya , gadis kecil itu tak henti-henti nya menatap ke arah cermin mini yang ada di genggaman tangan kirinya


Mendengar pertanyaan dari Sang ayah Jennifer hanya menganggukkan kepalanya sejenak karena ia sedang sangat serius memperhatikan blus on mana yang cocok untuk ia pilih jadi Jennifer terpaksa menjawab singkat ucapan dari Aliseo itu "Jennifer ada apa dengan bibir mungil mu ? " menyentuh sudut bibir mungil milik anaknya yang bleberan lipstik merah muda " apa ini lipstik ibumu " Aliseo kembali bertanya namun Jennifer malah menunjukan


Muka baby face nya yang begitu menggemaskan membuat pria itu tak sanggup jika tidak mencubit pipi anaknya itu


" Aww, bisakah Daddy tak melakukan itu padaku ini benar benar sakit " memukul pelan dada gagah milik ayahnya dengan sebuah boneka dinosaurus yang ia bopong


karna tak ada kerjaan Aliseo dengan semangat yang mulai pulih ia kembali membangkitkan niatan nya untuk mengintip istrinya di kamar


langkah kaki pria itu kini mulai menghampiri kamar yoora kembali ,mata yang semula sipit kini menjadi terbelalak saat ia tak sengaja melihat dengan seksama wanita itu tengah bingung memilih pakaian mana yang harus ia kenakan " Astaga!! , Al jangan masuk " melihat Aliseo yang tiba tiba nyelonong masuk tanpa mengetuk pintu membuat jantung wanita itu terkaget kaget dan segera membungkus tubuhnya dengan sebuah selimut yang tersusun rapi di atas ranjang tidur


" Aku mau mengambil jaket ku di dalam lemari " ujar pria itu sedikit melirik ke arah yoora yang tubuhnya terbungkus oleh selimut sutra " cepat pakai baju ini " tambah Aliseo sambari melempar kan sepasang pakaian terkesan sexy berwarna hitam suram ke arah istrinya yang masih sibuk memegangi selimut yang membaluti tubuh wanita itu


" Keluarlah , aku tidak bisa memakai itu jika kau masih ada di sini '' mengusir pelan suaminya yang tak berhenti menatap ke arah nya Yoora langsung membatin jika Aliseo sedang melihat sesuatu di tubuhnya '' pria cabul , Al keluar !! " sebuah bantal tebal mendarat tepat di jidat pria itu yang bersikukuh tak mau minggat dari hadapan nya


" Ya kenapa?, aku juga tidak akan menyentuh mu '' Aliseo memalingkan wajahnya sejenak ke sudut ruangan kamar ber AC itu


Perkataan dari Aliseo sangat tak memungkinkan bagi Yoora si wanita bersifat dingin yang selalu tak memercayai perkataan orang lain termasuk Aliseo suaminya sendiri '' Al cepat keluar !! " Ujar wanita itu yang tak kuasa lagi menahan emosinya yang sudah teramat lama ia pendam " Jennifer ayahmu jahat ! " hardik wanita itu menggertak begitu keras membuat Aliseo tak segan-segan akan segera membungkam mulut milik nya


" Yoora jika kau berteriak aku akan memberimu hukuman , pelan kan suaramu itu sayang kau sudah dewasa sekarang ,kau bahkan sudah memiliki anak buanglah sifat kekanak-kanakan mu itu " nasehati ibu anak satu itu namun yoora tetap membantah dan mengatakan jika ia memang tak bisa melakukan hal sepele itu di hadapan aliseo ia begitu takut jika Aliseo terus terusan menatap ke arahnya membuatnya kehilangan kesadaran nya sendiri.


" Hmm aku mengerti, jadi tolong keluar lah sebentar aku ingin ganti baju cuaca sekarang cukup dingin aku begitu kedinginan apa kau tidak kasihan pada istrimu ini ?" napas wanita itu berulang kali keluar masuk hidungnya dengan sangat cepat


Mendengar yoora yang mengusirnya berulang kali membuat Aliseo terpaksa mematuhinya.meski hati pria itu terkesan tak Sudi jika yoora terus saja memaksa nya agar segera pergi tapi hanya kata iya yang bisa ia lontarkan " pakai baju itu , kau akan lebih cantik jika mengenakannya" ujar pria itu menyarankan istrinya agar mengenakan pakaian yang ia ambil dari dalam lemari kaca

__ADS_1


Karna tubuhnya Semakin menggigil membuat yoora terpaksa menganggukkan kepalanya dan dengan cepat ia kembali mengunci pintu kamarnya setelah kepergian Aliseo " Iss pria aneh" mulai mengomel dengan dirinya sendiri karna ia tak begitu menyukai pakaian yang Aliseo berikan " Hah baju apa ini " melempar pakaian yang terkesan begitu sexy itu ke ranjang Tidurnya " apa tak ada baju lain hah " tangan nya kembali mengecek lemari pakaian nya" Astaga baju sebanyak ini tapi kenapa pria itu malah menyuruh ku memakai pakaian seperti ini sangat menjijikan" karna tak rela jika aurat nya terbuka yoora dengan senang hati memilih untuk mengambil sehelai baju yang terkesan begitu sederhana untuk ia pakai dari dalam lemari


Beberapa detik setelah ia memasangkan baju dress berwarna merah muda itu dengan perasaan yang menggebu ngebu kakinya kini segera menuruni anak tangga " kenapa kau tidak memakai pakaian yang aku pilih tadi? '' menghadang langkah kaki istrinya yang segera melangkah ke depan mobil miliknya yang terparkir


"Aku tidak mau memakai itu , it itu terlalu ketat dan sexy aku tak menyukai nya " kata wanita itu yang terdengar sangat jujur saat mengatakan nya pada Aliseo yang tak berhenti menahan tawanya sendiri karna mendengar ucapan polos dari yoora membuat Aliseo menjadi tertawa terpingkal-pingkal.


pria itu baru sadar jika yoora kekasih pujaan hatinya yang terkenal sopan itu memang tak pernah menyukai pakaian sexy jadi jelas yoora menolak mentah-mentah permohonan darinya ,wanita berwajah bak putri itu begitu sederhana walau hanya memakai pakaian kasual saja sudah membuatnya tampak begitu mempesona malam itu.


" Kau benar-benar sederhana , aku menyukai semua itu dari mu " merangkul erat tubuh dingin istrinya dan kembali berkata" kau tampak mempesona dengan pakaian ini " ujar Aliseo berdesis lirih ke telinga yoora yang juga menerima tulus rangkulan darinya


terlihat jika pria berwibawa itu tak berhenti memuji pakaian dress yang istrinya kenakan tampak begitu cocok saat menempel menutupi lekukan di tubuh yoora


" Apa kau tulus mengatakan itu Al ?" Mulai melepas pelan rangkulan erat dari sang suami yang malam itu tampak begitu menawan dan terkesan sangat rapi dengan pakaian berdasi yang pria itu kenakan " kenapa pakaian mu sangat rapi Al ? " Ucapnya kembali menanyai Aliseo yang tak berhenti meringis penuh dengan ke sumringah seperti wajah bocah laki laki berumur 7 tahun


"Hmm sesekali aku memakainya,agar orang orang tak terlalu bosen memandang ke arahku , bukankah aku tampak menawan malam ini " ujar pria itu sambari menaikkan satu alis kanannya dan mulai membukakan pintu mobil NIssan GT-R50 putih miliknya membiarkan yoora untuk naik ke mobil itu


" Loh, kenapa Jennifer sudah tepar" ucap yoora segera membungkam mulut nya sendiri agar tak menertawakan anaknya yang telah tertidur pulas di dalam mobil bahkan dengkuran halus mulai anak itu keluarkan


"Kau duduk denganku disini , biarkan Jennifer sendirian di belakang '' menarik lengan milik si yoora Menyuruh wanita itu Agar segera duduk di sampingnya


" ak - aku ingin menemani anak itu tidur " yoora membantah perintah Aliseo tapi tak kuasa untuk menghindar karna tangan pria itu sudah berhasil menarik dress yang ia pakai membuat wanita itu hanya bisa pasrah dan memilih untuk diam


Jennifer yang mendengar keributan antara dua manusia itu segera membangunkan tubuhnya untuk sekedar menyender ke kaca mobil yang tertutup rapat dengan mata yang terbelalak lebar bocah itu hanya bisa plonga plogo saat menyaksikan kedua orang tuanya yang semakin rusuh di dalam mobil "Jika ibu tak ingin duduk disebelah ayah , biar Jennifer saja yang duduk di sana "Jennifer yang tak mau mendengar keributan sepele itu lagi segera melerainya


mendengar ucapan yang Jennifer lontarkan yoora yang tak banyak omong langsung bersedia menuruti nya dengan penuh ke sumringahan ia mulai turun dari mobil itu untuk memindahkan posisi duduknya ke captain seat belakang " kenapa ibu cantikku tampak pucat malam ini , apa ibu hamil ? " Jennifer Dengan polosnya melontarkan pertanyaan baru pada ibunya yang sudah berpindah tempat ke kursi belakang mobil


uhuk uhuk...... mendengar ucapan nyeleneh itu yoora langsung tersedak hebat dan segera membalas ucapan ngawur yang anaknya lontarkan " Jennifer, ibu belum mengoles lipstik pada bibir ibu jadi membuatnya terlihat pucat " membalas sungkan Perkataan dari Jennifer yang terlihat tak berhenti menoleh ke arah nya .


" iya ibu mu itu sedang hamil , tapi dia sungkan untuk mengatakannya" Aliseo blak blakan mengatakan bahwa jika yoora Tengah hamil anaknya


" apa benar Bu ? " Jennifer bertanya kepo pada yoora yang menolehkan pandangannya ke luar kaca mobil dan tak menggubris sama sekali ucapan yang ia keluarkan


" jangan buang buang waktu Al ayo pergi sekarang" yoora mengalihkan pembicaraan anaknya dan menggantinya dengan topik lain" ayo Pergi sekarang!'' ujar yoora kembali, terdengar berusaha memaksa pria tamvan itu agar mau menyalakan mesin mobil Nissan GT-R50 Miliknya.


maaf banyak kata yang masih salah mohon di maklumi 🙏


jangan lupa tekan like dan komen 🙈 terimakasih

__ADS_1


__ADS_2