Pria Pilihan Ayahku

Pria Pilihan Ayahku
kasih sayang?


__ADS_3

Tepat satu Minggu kerja di Rusia akhirnya Aliseo pun pulang ke tempat asalnya di Jerman



📞 '' yoora aku udah sampai bandara "


📞 '' ya udah hati hati '' mematikan telepon nya


Terlihat dari aura wajah wanita itu sudah tidak bisa lagi membendung rindunya pada Aliseo yoora bahkan sama sekali tidak berpaling dari tempatnya dan selalu menatap ke arah pintu yang terbuka lebar membiarkan angin masuk kerumahnya


Berjam jam dirinya duduk di sofa itu menanti kan suaminya pulang


Tepat jam 16 : 25 Aliseo sampai di gerbang rumahnya


Yoora dengan perasaan yang amat bahagia langsung merangkul suaminya itu erat erat


" apa istriku sangat rindu pada ku " goda Aliseo pada istrinya itu


Yoora menganggukkan kepalanya ber kali kali ,


" Mana Jennifer? '' ujar Aliseo sambari membuka bajunya


'' Jennifer ada di rumah neneknya ''


Karena putrinya tidak ada di rumah


Aliseo laki laki itu pun mulai mendekati istrinya dan langsung mengeluarkan jurus buaya daratnya yang sudah lama tidak dirinya keluarkan


'' aku sangat beruntung memilikimu,'' ujar Aliseo mulai membelai lembut rambut yoora dengan tangan nya


Yoora pun merasa geli dengan kelakuan suaminya


Dan langsung Memukulnya dengan sebuah bantal ke wajah suaminya yang sudah seperti orang mabuk


'' ayo ke kamar '' Aliseo menarik tangan


Istrinya


Aliseo melempar badan istrinya ke kasur dan langsung mengunci pintu kamar itu


'' al kamu jangan aneh aneh deh ''


" Stt '' menyuruh istrinya untuk diam


Ternyata Aliseo hanya ingin tidur di pelukan istrinya


laki laki itu pun tertidur pulas sampai mendengkur dengan keras di pelukan istrinya


Disitulah buih buih cinta mulai tumbuh kembali di hati yoora


Aliseo sangat beruntung bisa menaklukan hati wanita itu dan membantu wanita itu melupakan masa lalunya yang suram dan menyakitkan


Kini pasangan itu semakin dekat satu sama lain


'' Al kamu ga bosen sama aku '' tangan yoora mulai menyentuh kepala Aliseo dan memijat nya dengan pelan


'' bosen katamu ? '' matanya sedikit melotot karena ucapan istrinya tadi


'' kamu satu satunya untuk Ku '' tangan nya mulai meraba raba tubuh yoora


'' heleh '' beranjak dari kasurnya dan pergi


Aliseo tersenyum tipis pada istrinya itu


Memang dari dulu wanita itu dikenal dengan sifat dinginnya yang susah hilang


Jadi laki laki seperti Aliseo harus bersusah payah untuk membuat luluh hati wanita itu


Malam itu langit berwarna biru gelap sangatlah dingin


Bulan mulai memunculkan dirinya membuat terang se isi kota itu , mengetahui Aliseo sudah pulang


Jennifer langsung menyuruh nenek dan kakek nya untuk mengantarnya pulang


'' ayah " berlari menghampiri Aliseo


Lihatlah betapa senangnya hati gadis kecil itu mengetahui orang yang dia sayang telah pulang



'' apa putriku sudah makan ? '' Aliseo mencubit pipi chubby putrinya

__ADS_1


" Aku ingin makan dengan ayah '' mengandeng tangan ayahnya ke meja makan


Terlihat jika anak itu lebih dekat dengan ayah nya dari pada dengan sang ibu


Aliseo tidak menyadari bahwa dirinya akan membuat Jennifer hancur menjadi berkeping keping jika suatu hari nanti dia mengetahui yang sebenarnya bahwa anak itu bukan anak kandungnya pasti Jennifer akan sangat membencinya


Di meja makan,,


Anak kecil itu berkali kali menyuapi ayahnya dengan di iringi ocehan darinya yang tidak jelas anak itu begitu sumringah di depan Aliseo sambari menceritakan tentang dirinya waktu di tinggal oleh Aliseo


Melihat hal itu membuat Aliseo dan yoora tersenyum haru


Bahwa anak mereka terlihat mulai tumbuh menjadi anak yang ceria dan pandai bicara


Jennifer terlihat mengulang ngulang kembali


Nyanyiannya yang dulu pernah dia nyanyi waktu bersama yoora di toko buku


Melihat Jennifer yang malah sibuk nyanyi tidak jelas


Membuat Aliseo Berniat untuk mengajak nya pergi tidur namun Jennifer malah berkata


'' ayah ayo antar aku kerumah sakit ''


" Ke rumah sakit? '' Aliseo terlihat bingung


'', ya aku ingin bertemu


paman Juna yah ''


Mendengar itu Aliseo hanya bisa menghela nafas dan tidak mungkin menolak permintaan putri kesayangan nya


Tibalah mereka di rumah sakit yang Juna tempati


Hampir 1 bulan Juna di rawat


di rumah sakit itu namun keadaannya belum memperlihatkan kalau dirinya benar benar sudah pulih.


Jennifer bergegas turun dari mobilnya meninggal kan Aliseo dan yoora yang masih santai stay di dalam mobil


Sambil membawa beberapa buah segar di


Tangannya Jennifer mulai mendekati tempat tidur Juna


hal itu pun membuat Juna seketika membuka matanya dan tanpa basa-basi laki laki itu Langsung memeluk Jennifer dengan hangat


Disini Juna mulai memperlihatkan kasih sayangnya pada anak kandungnya itu


Terlihat pelukannya begitu tulus kepada sang anak


'' paman cepat sembuh '' bibir mungil Jennifer mencium pipi ayahnya yang terbaring lemah di tempat itu


Yoora yang memperhatikan mereka berdua yang ternyata semakin dekat langsung memotong pembicaraan anak dan ayah itu


'' Jennifer ini sudah larut malam ayo pulang '' Jennifer menuruti perkataan ibunya


Saat yoora dan Jennifer akan keluar dari pintu ,Juna melambaikan tangannya kepada Jennifer


Jennifer pun membalasnya dengan tersenyum manis untuk ayahnya.


" Mungkinkah laki laki itu akan bertahan lama dengan kondisi seperti itu '' tutur yoora


dalam hati sambil mempercepat langkah nya menghampiri Aliseo yang telah menunggu nya di depan rumah sakit


Dengan sigap Aliseo pun memutar kan mobilnya dan membawa istri dan anaknya pulang


Pagi itu sangat dingin


Gerimis mulai turun di kota itu


Jennifer mulai menyelimuti ayahnya dengan selimut berlapis dua mungkin dirinya mengira jika ayahnya itu akan kedinginan


'' Jennifer ayo makan '' yoora mengetuk pintu kamar itu


Jennifer makan dengan lahapnya sampai membuat pipinya sangat gemuk hahaha memang anak kecil itu sangat menyukai udang goreng sampai sampai dirinya tidak menyisah kan satupun Untuk orang tuanya


''jennifer mana ibumu ,''


Tanya Aliseo sambari mengacak ngacak rambut nya yang terlihat basah


Telunjuk Jennifer menunjuk ke arah belakang rumah,saking asiknya makan gadis itu tak bisa mengatakan apa pun kepada ayahnya karena mulutnya penuh Dengan udang

__ADS_1


Dorr.... ( mengagetkan yoora )



Aliseo menepuk pundak istrinya dengan keras yang membuat istrinya kaget sampai ke jantung Bahkan sampai buku yang istrinya pegang terlempar ke lantai


" Bisa ga, ga usah ngagetin gitu '' ucap yoora sedikit kesal pada suaminya


'' jangan gitu ah nanti cantiknya ilang '' Aliseo mulai mengeluarkan gombalan nya untuk menghibur sang istri yang tengah bete karena kelakuannya tadi .


'' biar '' yoora mulai bersikap cuek


'' aku cari istri baru ya ,,? '' ucap Aliseo bercanda pada istrinya


'' ya silakan '' ucap yoora semakin marah dan beranjak meninggal kan Aliseo


Namun malang bercandanya malah berujung petaka kini istrinya benar benar marah besar padanya


Aliseo bingung strategi apa lagi yang harus


Dia keluarkan agar istrinya tidak lagi marah padanya.


" Jennifer kalau sudah selesai makan cepat mandi ya"


'' Hmm " mengacung jempolnya kepada ibunya


Yoora terlihat menghampiri sebuah komputer yang sudah lama tidak dia pakai


Dia mulai mengetik sesuatu di komputer itu namun sayang komputer itu malah nyala mati nyala Mati membuat wanita itu menjadi sangat geram yoora pikir jika komputer nya sudah rusak


Aliseo mulai kasihan pada istrinya itu yang berusaha mengetik namun komputer nya malah tidak mendukung jelas dengan sigap laki laki itu langsung membantunya


'' sini ''



'' kenapa komputer nya susah buat


ngetik Al ''


'' ya kan udah lama ga kamu pake sayang ''


'' hehehhe '' yoora terkekeh


'' kamu masih marah sama aku ga ''


Yoora hanya menggeleng kan kepala nya


Jennifer berlari menghampiri ayah ibunya dengan rambut yang masih acak acakan Jennifer terlihat mengulurkan sebuah lukisan sederhana yang di buat khusus oleh anak itu untuk orang tuanya


'' hahaha apa ini ayah ? '' menunjuk pada gambaran anaknya yang ternyata semakin lihai dalam bidang lukis


Jennifer berkali kali menganggukkan kepalanya terlihat dari wajah anak itu dia begitu ceria saat menjelaskan apa yang dia gambar


Tak ada angin ataupun hujan tiba tiba Jennifer merangkul erat ayahnya dan mengatakan


'' aku sayang ayah selamanya ''


Yoora di buat iri karna Jennifer lebih menyayangi Aliseo dari pada dirinya


'' apa Jennifer tidak sayang dengan ibu '' memancing anaknya dan berpura pura menangis agar dirinya mendapat giliran di peluk Jennifer


Dengan semangat yang sumringah anak itu pun langsung mengecup tangan ibunya begitu lama


Sore itu langit mulai berubah warna menjadi gelap


Jennifer tengah sibuk memperhatikan bintang bintang yang mulai muncul memenuhi langit


'' apa Jennifer bisa menghitung berapa banyak bintang di langit mengunakan jari '' Aliseo menunjuk ke salah satu bintang itu


Jennifer menggelengkan kepala bertanda tidak mampu


'' seperti itu lah sayang ayah ke Jennifer yang tidak bisa di hitung hanya dengan jari saja ( 😂 …) ''


Walau terlihat garing Jennifer tetap menghargai usaha ayahnya yang berusaha


Menghiburnya ,,


Mendengar ucapan Aliseo yang garing tak berfaedah yoora pun mengulurkan segelas teh hangat untuk suaminya terlatih cekikikan tidak jelas dengan Jennifer


'' heh sudah sudah ayo masuk di sini dingin ''

__ADS_1


Yoora mengajak keluarga nya masuk ke dalam rumah.


__ADS_2