
Tepat satu Minggu kerja di Rusia akhirnya Aliseo pun pulang ke tempat asalnya di Jerman
📞 '' yoora aku udah sampai bandara "
📞 '' ya udah hati hati '' mematikan telepon nya
Terlihat dari aura wajah wanita itu sudah tidak bisa lagi membendung rindunya pada Aliseo yoora bahkan sama sekali tidak berpaling dari tempatnya dan selalu menatap ke arah pintu yang terbuka lebar membiarkan angin masuk kerumahnya
Berjam jam dirinya duduk di sofa itu menanti kan suaminya pulang
Tepat jam 16 : 25 Aliseo sampai di gerbang rumahnya
Yoora dengan perasaan yang amat bahagia langsung merangkul suaminya itu erat erat
" apa istriku sangat rindu pada ku " goda Aliseo pada istrinya itu
Yoora menganggukkan kepalanya ber kali kali ,
" Mana Jennifer? '' ujar Aliseo sambari membuka bajunya
'' Jennifer ada di rumah neneknya ''
Karena putrinya tidak ada di rumah
Aliseo laki laki itu pun mulai mendekati istrinya dan langsung mengeluarkan jurus buaya daratnya yang sudah lama tidak dirinya keluarkan
'' aku sangat beruntung memilikimu,'' ujar Aliseo mulai membelai lembut rambut yoora dengan tangan nya
Yoora pun merasa geli dengan kelakuan suaminya
Dan langsung Memukulnya dengan sebuah bantal ke wajah suaminya yang sudah seperti orang mabuk
'' ayo ke kamar '' Aliseo menarik tangan
Istrinya
Aliseo melempar badan istrinya ke kasur dan langsung mengunci pintu kamar itu
'' al kamu jangan aneh aneh deh ''
" Stt '' menyuruh istrinya untuk diam
Ternyata Aliseo hanya ingin tidur di pelukan istrinya
laki laki itu pun tertidur pulas sampai mendengkur dengan keras di pelukan istrinya
Disitulah buih buih cinta mulai tumbuh kembali di hati yoora
Aliseo sangat beruntung bisa menaklukan hati wanita itu dan membantu wanita itu melupakan masa lalunya yang suram dan menyakitkan
Kini pasangan itu semakin dekat satu sama lain
'' Al kamu ga bosen sama aku '' tangan yoora mulai menyentuh kepala Aliseo dan memijat nya dengan pelan
'' bosen katamu ? '' matanya sedikit melotot karena ucapan istrinya tadi
'' kamu satu satunya untuk Ku '' tangan nya mulai meraba raba tubuh yoora
'' heleh '' beranjak dari kasurnya dan pergi
Aliseo tersenyum tipis pada istrinya itu
Memang dari dulu wanita itu dikenal dengan sifat dinginnya yang susah hilang
Jadi laki laki seperti Aliseo harus bersusah payah untuk membuat luluh hati wanita itu
Malam itu langit berwarna biru gelap sangatlah dingin
Bulan mulai memunculkan dirinya membuat terang se isi kota itu , mengetahui Aliseo sudah pulang
Jennifer langsung menyuruh nenek dan kakek nya untuk mengantarnya pulang
'' ayah " berlari menghampiri Aliseo
Lihatlah betapa senangnya hati gadis kecil itu mengetahui orang yang dia sayang telah pulang
'' apa putriku sudah makan ? '' Aliseo mencubit pipi chubby putrinya
__ADS_1
" Aku ingin makan dengan ayah '' mengandeng tangan ayahnya ke meja makan
Terlihat jika anak itu lebih dekat dengan ayah nya dari pada dengan sang ibu
Aliseo tidak menyadari bahwa dirinya akan membuat Jennifer hancur menjadi berkeping keping jika suatu hari nanti dia mengetahui yang sebenarnya bahwa anak itu bukan anak kandungnya pasti Jennifer akan sangat membencinya
Di meja makan,,
Anak kecil itu berkali kali menyuapi ayahnya dengan di iringi ocehan darinya yang tidak jelas anak itu begitu sumringah di depan Aliseo sambari menceritakan tentang dirinya waktu di tinggal oleh Aliseo
Melihat hal itu membuat Aliseo dan yoora tersenyum haru
Bahwa anak mereka terlihat mulai tumbuh menjadi anak yang ceria dan pandai bicara
Jennifer terlihat mengulang ngulang kembali
Nyanyiannya yang dulu pernah dia nyanyi waktu bersama yoora di toko buku
Melihat Jennifer yang malah sibuk nyanyi tidak jelas
Membuat Aliseo Berniat untuk mengajak nya pergi tidur namun Jennifer malah berkata
'' ayah ayo antar aku kerumah sakit ''
" Ke rumah sakit? '' Aliseo terlihat bingung
'', ya aku ingin bertemu
paman Juna yah ''
Mendengar itu Aliseo hanya bisa menghela nafas dan tidak mungkin menolak permintaan putri kesayangan nya
Tibalah mereka di rumah sakit yang Juna tempati
Hampir 1 bulan Juna di rawat
di rumah sakit itu namun keadaannya belum memperlihatkan kalau dirinya benar benar sudah pulih.
Jennifer bergegas turun dari mobilnya meninggal kan Aliseo dan yoora yang masih santai stay di dalam mobil
Sambil membawa beberapa buah segar di
Tangannya Jennifer mulai mendekati tempat tidur Juna
hal itu pun membuat Juna seketika membuka matanya dan tanpa basa-basi laki laki itu Langsung memeluk Jennifer dengan hangat
Disini Juna mulai memperlihatkan kasih sayangnya pada anak kandungnya itu
Terlihat pelukannya begitu tulus kepada sang anak
'' paman cepat sembuh '' bibir mungil Jennifer mencium pipi ayahnya yang terbaring lemah di tempat itu
Yoora yang memperhatikan mereka berdua yang ternyata semakin dekat langsung memotong pembicaraan anak dan ayah itu
'' Jennifer ini sudah larut malam ayo pulang '' Jennifer menuruti perkataan ibunya
Saat yoora dan Jennifer akan keluar dari pintu ,Juna melambaikan tangannya kepada Jennifer
Jennifer pun membalasnya dengan tersenyum manis untuk ayahnya.
" Mungkinkah laki laki itu akan bertahan lama dengan kondisi seperti itu '' tutur yoora
dalam hati sambil mempercepat langkah nya menghampiri Aliseo yang telah menunggu nya di depan rumah sakit
Dengan sigap Aliseo pun memutar kan mobilnya dan membawa istri dan anaknya pulang
Pagi itu sangat dingin
Gerimis mulai turun di kota itu
Jennifer mulai menyelimuti ayahnya dengan selimut berlapis dua mungkin dirinya mengira jika ayahnya itu akan kedinginan
'' Jennifer ayo makan '' yoora mengetuk pintu kamar itu
Jennifer makan dengan lahapnya sampai membuat pipinya sangat gemuk hahaha memang anak kecil itu sangat menyukai udang goreng sampai sampai dirinya tidak menyisah kan satupun Untuk orang tuanya
''jennifer mana ibumu ,''
Tanya Aliseo sambari mengacak ngacak rambut nya yang terlihat basah
Telunjuk Jennifer menunjuk ke arah belakang rumah,saking asiknya makan gadis itu tak bisa mengatakan apa pun kepada ayahnya karena mulutnya penuh Dengan udang
__ADS_1
Dorr.... ( mengagetkan yoora )
Aliseo menepuk pundak istrinya dengan keras yang membuat istrinya kaget sampai ke jantung Bahkan sampai buku yang istrinya pegang terlempar ke lantai
" Bisa ga, ga usah ngagetin gitu '' ucap yoora sedikit kesal pada suaminya
'' jangan gitu ah nanti cantiknya ilang '' Aliseo mulai mengeluarkan gombalan nya untuk menghibur sang istri yang tengah bete karena kelakuannya tadi .
'' biar '' yoora mulai bersikap cuek
'' aku cari istri baru ya ,,? '' ucap Aliseo bercanda pada istrinya
'' ya silakan '' ucap yoora semakin marah dan beranjak meninggal kan Aliseo
Namun malang bercandanya malah berujung petaka kini istrinya benar benar marah besar padanya
Aliseo bingung strategi apa lagi yang harus
Dia keluarkan agar istrinya tidak lagi marah padanya.
" Jennifer kalau sudah selesai makan cepat mandi ya"
'' Hmm " mengacung jempolnya kepada ibunya
Yoora terlihat menghampiri sebuah komputer yang sudah lama tidak dia pakai
Dia mulai mengetik sesuatu di komputer itu namun sayang komputer itu malah nyala mati nyala Mati membuat wanita itu menjadi sangat geram yoora pikir jika komputer nya sudah rusak
Aliseo mulai kasihan pada istrinya itu yang berusaha mengetik namun komputer nya malah tidak mendukung jelas dengan sigap laki laki itu langsung membantunya
'' sini ''
'' kenapa komputer nya susah buat
ngetik Al ''
'' ya kan udah lama ga kamu pake sayang ''
'' hehehhe '' yoora terkekeh
'' kamu masih marah sama aku ga ''
Yoora hanya menggeleng kan kepala nya
Jennifer berlari menghampiri ayah ibunya dengan rambut yang masih acak acakan Jennifer terlihat mengulurkan sebuah lukisan sederhana yang di buat khusus oleh anak itu untuk orang tuanya
'' hahaha apa ini ayah ? '' menunjuk pada gambaran anaknya yang ternyata semakin lihai dalam bidang lukis
Jennifer berkali kali menganggukkan kepalanya terlihat dari wajah anak itu dia begitu ceria saat menjelaskan apa yang dia gambar
Tak ada angin ataupun hujan tiba tiba Jennifer merangkul erat ayahnya dan mengatakan
'' aku sayang ayah selamanya ''
Yoora di buat iri karna Jennifer lebih menyayangi Aliseo dari pada dirinya
'' apa Jennifer tidak sayang dengan ibu '' memancing anaknya dan berpura pura menangis agar dirinya mendapat giliran di peluk Jennifer
Dengan semangat yang sumringah anak itu pun langsung mengecup tangan ibunya begitu lama
Sore itu langit mulai berubah warna menjadi gelap
Jennifer tengah sibuk memperhatikan bintang bintang yang mulai muncul memenuhi langit
'' apa Jennifer bisa menghitung berapa banyak bintang di langit mengunakan jari '' Aliseo menunjuk ke salah satu bintang itu
Jennifer menggelengkan kepala bertanda tidak mampu
'' seperti itu lah sayang ayah ke Jennifer yang tidak bisa di hitung hanya dengan jari saja ( 😂 …) ''
Walau terlihat garing Jennifer tetap menghargai usaha ayahnya yang berusaha
Menghiburnya ,,
Mendengar ucapan Aliseo yang garing tak berfaedah yoora pun mengulurkan segelas teh hangat untuk suaminya terlatih cekikikan tidak jelas dengan Jennifer
'' heh sudah sudah ayo masuk di sini dingin ''
__ADS_1
Yoora mengajak keluarga nya masuk ke dalam rumah.