
Sampai saat ini aku belum bisa membedakan mana rasa nyaman, mana rasa cinta atau mana rasa sekedar penasaran,Obat dari kebosanan adalah rasa ingin tahu,Tidak ada obat untuk rasa ingin tahu kecuali Rasa penasaran yang terus muncul ketika ada sesuatu hal yang sulit dimengerti dan susah dipahami dalam batin Dan karena penasaran-lah membuat kita terus bertindak demi bisa memuaskan rasa ingin tahu kita terhadap sesuatu ,Hampir semua yang kita lakukan saat ini bersumber dari rasa penasaran yang timbul di benak kita.
Rasa penasaran terus terusan hadir di benak Aliseo rasa ingin tahu yang cukup besar pria itu tak pernah hilang dalam lubuk hatinya,karena yoora yang selalu mengabaikan nya membuat Pria itu semakin penasaran dengan istri cantik nya. ia tampak terkejut seperti itukah cinta yang yoora berikan untuknya benar benar tak membuat Aliseo merasa puas , Aliseo merasa jika Yoora palsu mengatakan cintanya. wanita itu sama sekali belum memahami perasaan yang Aliseo lontarkan.
kini pria blasteran Korea itu tengah duduk termenung di depan sebuah Taman Palmengarten Berlin, wajah tampannya kini tampak datar matanya mulai menatap kosong ke arah kursi yang tengah kosong tak di singgahi oleh manusia, perasaan tenangnya kini menjadi kacau balau " Ingin sekali pertanyaan itu keluar dari mulutku. Namun, alih-alih membunuh rasa penasaranku aku jauh lebih takut dengan jawaban yang akan kau berikan , yoora sifat dingin mu terlalu berlebihan terhadap ku " ujarnya sembari membuka beberapa kancing bajunya.
entah kenapa Tiba tiba ia merasa gerah padahal suasana tempat itu sangat teduh dan jauh dari sengatan sinar matahari" kenapa aku sangat mudah terkelabui dengan ketertarikan dan rasa penasaran ku padamu yoora, kau membuatku semakin penasaran sebenernya apa yang tengah kau pendam " ujar si Aliseo mulai berbicara dengan dirinya sendiri mesti taman itu cukup ramai tapi Aliseo yang terlanjur galau bercampur kecewa tak memperdulikan orang orang yang ada disana
" Al? " tiba tiba telinga nya mendengar suara lembut seorang wanita dari kejauhan " aku mencintaimu Al, apa kau masih tak percaya padaku atau karna perhatian yang ku berikan padamu kurang jadi kau tak pernah menganggap itu adalah sebuah keseriusan ? " titah si yoora mengeluarkan kembali suara lembutnya dengan begitu lirih " aku tak mengerti dengan diriku sendiri , aku sudah mencobanya berkali kali tapi rasa gugup dan kerisauan terus hadir di benakku,rasanya begitu sulit mengendalikan diri ini mereka semua mengalahkan ku aku merasa jika aku ini memang lah wanita yang bodoh dalam soal percintaan sekarang aku benar-benar tidak paham apa itu yang di namakan cinta " yoora menjelaskan dengan kalimat panjang lebar agar Aliseo tak terus galau karena sifat dingin yang ia berikan pada pria itu, tapi Aliseo tetap saja kekeh ia tak peduli dengan kalimat panjang lebar dari si yoora yang ia inginkan hanyalah sebuah kepastian dari wanita yang kini telah singgah di sebelah nya
" Beri aku kecupan untuk terakhir kalinya, jika kau memang tulus mencintai ku " ujar pria itu bergegas mendekati bibir mungil milik istrinya yang tampak begitu pink merona membuat Aliseo semakin terpesona " kau bilang kau mencintai ku kan ayo lakukan " berkata dengan nada ngegas pada yoora yang tak berhenti menggerakkan kedua kelopak mata bulat nya ke atas langit biru sore itu
"Aku tak bisa melakukan nya di sini, ini terlalu ramai '' jawaban lirih keluar dari mulut wanita itu sudah menjadi kebiasaan yoora jika matanya tengah ditatap tajam oleh seorang pria maka ia akan segera beralih dari hadapan pria yang berusaha mendekati sudut bibirnya itu" emm lain kali saja ya " tambahnya sedikit menggeser posisi tempat duduk nya menjauhi Aliseo yang tengah mematung
" Aku sudah paham dengan ucapan mu , pasti kau tak Sudi memberi Ku sebuah kecupan kan? " Aliseo mulai memasang muka datar penuh kekecewaan, mau bagaimana manapun Aliseo tak punya hak untuk terus memaksa istrinya agar mau melakukan itu didepan banyak manusia
"Apa urat malumu sudah putus?,aku tak mau melakukan nya disini" ujar wanita itu seraya melengos kan wajahnya ke arah patung Hera yang terpampang jelas di sisi pohon maple
"Apa kau masih trauma dengan masalahmu? Karna itu kau tak bisa memercayai perkataan seorang pria"ujar pria itu kini beralih Memegangi dagu tirus milik yoora " tatap aku sejenak" tambah Aliseo sekali lagi
Penderitaan Aliseo terus berlanjut
Pria yang memiliki ketampanan yang tak manusiawi itu benar benar langka jika bukan karna cintanya pada yoora mungkin ia tak Sudi untuk mengemis cinta milik wanita itu
Berulang kali ia rela melakukan apapun demi mencairkan es batu yang ada di hati istri cantiknya, tapi yoora yang tak bisa melupakan masa lalu nya yang suram tetap menganggap semua pria Itu sama.
"Ak -aku benar benar tak sanggup menatap matamu , kau membuat kesadaran ku lenyap al " kata terbata bata wanita itu mulai tak mengenakan hati Aliseo " berhenti lah menatap ku " yoora yang merasa tak nyaman terpaksa mendorong dada gagah sang kekasih,hal itu ia lakukan karna ingin mengakhiri tatapan nya dengan Aliseo
" Ada apa dengan pasangan visual itu apa mereka tengah ribut" salah satu wisatawan yang melintas tak sengaja menyaksikan keributan antara Aliseo dan yoora karena kepo wisatawan itu langsung mengibah i mereka
"Jika kau tak mau melakukan nya biar aku yang melakukannya dengan orang lain!!"entah apa yang merasuki jiwa Aliseo dengan beraninya ia mengatakan itu didepan yoora , yoora yang kalang kabut tak karuan merasa bodo Amat dengan ucapan sembrono yang pria itu lontarkan " ikhlas kan ?"Aliseo menambah satu kalimat lagi pada istri sahnya yang malah sibuk melengos ke arah lain" hey cantik , Mau kah kau berkencan dengan ku " pria itu mengeluarkan teknik untuk menggoda wanita lain didepan mata yoora yang terbelalak lebar menyaksikan tingkah konyol yang ia buat
" Tentu aku mau tuan, wanita mana yang bisa menolak ajakan dari pria tampan seperti mu " ujar wanita berambut pirang itu kini tengah mengandeng mesra tangan kekar Aliseo, Aliseo meringis bahagia saat melihat yoora berulang kali tak henti mengepalkan kedua tangan
"Baik, terserah kau saja" yoora pergi dengan penuh kegeraman pada Aliseo baru kali ini ia melihat suaminya berperilaku bodoh didepan banyak orang " pria itu benar benar tak punya malu" yoora mengoceh sambari membenarkan poninya yang berantakan tertempa angin lirih yang melintas
__ADS_1
"Kenapa kau tidak marah saat aku melakukan itu" Aliseo berlari grusa grusu berusaha menggapai lengan milik istrinya yang sudah tak menggubris keberadaan nya lagi " yoora !"Aliseo mengeraskan suara berat Miliknya berusaha untuk menjeda langkah kaki wanita itu tapi yoora terus saja tak memberikannya kesempatan untuk bicara lagi" apa sekarang kau sudah mulai cemburu em"Aliseo memeluk paksa wanita itu dari arah belakang membuat yoora tak bisa berkutik kemana mana
"Cemburu katamu? aku tak merasakan hal itu Sama sekali" melepas cepat pelukan mesra Aliseo " cepat lanjutkan kencan mu kasihan wanita itu pasti sekarang ia tengah plonga plogo menanti kehadiran mu" Yoora mulai mengoceh tak ada sekat pada Aliseo yang menaikan alis kirinya
"Kau cemburu kan?"Aliseo mendelik kesal ke arah yoora yang masih bersikap biasa saja saat menyaksikan hal itu di depan kedua Matanya"bagaimana meluluhkan hatimu aku sudah kehilangan banyak cara " Aliseo tak bergeming sedikitpun batinnya mulai berbicara sendiri, usaha yang selalu ia coba tampaknya sia sia saja
Bagaimana tidak sia sia saja,yoora Bahkan tak mengomel saat pria itu mendekati wanita lain didepan mata nya
"Cemburu katamu?! " yoora membelalakkan matanya lebar-lebar di hadapan sang kekasih, tampak nya Wanita itu benar-benar ingin menghajar dada gagah milik pria yang kini menatap serius kearah nya.geram ,jengkel bahkan rasa ingin mengamuk bercampur aduk menjadi satu dalam lubuk hatinya"apa cuma dirimu yang bisa melakukannya aku juga bisa Al " dengan nada sombong yoora berusaha menyahuti perkataan Aliseo yang membuat kedua kupingnya merasa panas
"Lalu?apa kau akan melakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan tadi ?" Aliseo mulai mengangkat dagunya dengan suara berat yang terdengar menggoda diperdengarkan yoora
tapi tiba-tiba.....
"Tuan ,apa aku boleh meminta tolong?" tiba tiba seorang wanita berpakaian dress mini jingga Menghampiri Aliseo dengan berjalan terpincang-pincang wanita bermuka bule itu berusaha menggapai lengan berotot milik Aliseo ,Jelas kehadiran wanita itu semakin tak mengenakan hati yoora,dengan perasaan jengkel yoora yang ternyata juga bisa cemburu kini buru buru melangkah kan kakinya kedalam taksi yang berhenti
"Nih ambil " Aliseo yang merasa terganggu dengan kehadiran wanita centil berkaki pincang itu kini melempar kan segepok uang ke wajah wanita yang mendatangi nya
"Yoora!''aliseo berlari tergesa gesa mengejar kekasihnya yang sebentar lagi akan memasuki pintu taksi yang terbuka lebar"jika kau minggat dari tempat ini aku tak segan-segan memberimu hukuman "ujar pria itu kini terang terangan mengatakan jika yoora tak bisa begitu saja meninggalkan nya sendirian ditempat ramai Itu
yoora segera melengos bahkan tak menggubris nya sama sekali "ayo pulang!" ajak yoora dengan suara lemah tak bersemangat lagi ,Aliseo benar benar membuat mood-nya menjadi Buyar sore itu.
" Kenapa?" Tanya Aliseo dengan nada cukup menggoda Pada yoora yang sudah mengeluarkan muka kecut kearahnya
Yoora melirik tajam ke arah Aliseo sambil berdecak kesal"Pulang sekarang!"katanya,sambari melepas pelan cengkraman Erat yang Aliseo lakukan ke tangannya,lalu berjalan menuju pintu mobil Aliseo yang terparkir rapi .
Mau tak mau, Aliseo terpaksa mengikuti langkah kaki mungil milik istrinya
Keduanya kini meninggal kan tempat ramai itu,suasana hati wanita itu semakin buruk, hingga membuatnya ingin cepat cepat minggat dari keramaian
🩰
Di dalam mobil menuju rumahnya,yoora masih tak banyak bicara.ia cukup kesal dengan semua kelakuan konyol yang Aliseo lakukan didepan matanya.mengapa sore itu Aliseo terlihat berusaha membuatnya menjadi cemburu?
Yoora tak berbohong ketika menyebut kan jika Aliseo benar benar membuat kesadaran nya hilang bahkan bisa membuatnya melayang hanya dengan ditatap oleh Aliseo,yoora tak berbohong tentang soal itu semua.
__ADS_1
Kini mobil yang dikemudikan Aliseo membelah jalanan ibu
Kota .saat itu, jalanan cukup padat dan begitu ramai, sehingga membuat Aliseo akan lebih lama untuk Tiba dirumah tingkatnya,Mungkin karena hari ini adalah hari Minggu Sehingga tak membuat ibu kota Tampak sepi sampai saat ini
Beberapa Saat kemudian...mobil yang Aliseo kemudikan kini beralih menepi didepan rumah megahnya ,pria blasteran paket lengkap itu perlahan mematikan mesin mobil yang ia kemudikan lalu menoleh sejenak ke samping,dan mendapati jika yoora Tengah tertidur pulas dalam mobil nya ,Kepala wanita cantik itu kini tengah bersandar dengan wajah yang menghadap ke arahnya ,membuat Aliseo intens memerhatikan dengan begitu detail setiap garis wajah mulus istrinya
Sejenak, Aliseo mengurungkan niat nya untuk membangun kan yoora ia malah memilih untuk ikut memejamkan mata nya sesaat sampai istrinya itu kembali terbangun nanti.namun, baru beberapa detik terpejam,matanya malah Kembali terbuka untuk menatap yoora dengan lebih lama.
Aliseo tidak pernah menyangka, menatap kearah yoora yang sedang tertidur pulas terasa sangat menarik baginya.karna hanya saat seperti inilah ,pria itu dapat benar-benar menatap Wanita yang ia cintai dengan sepuas yang diinginkannya
Yoora, sahabat masa kecilnya kini sudah beranjak tumbuh menjadi wanita yang sangat cantik penuh pesona.aliseo masih ingat betul,sewaktu mereka berdua masih duduk di bangku SMA
Yoora adalah cinta pertama nya "kini kau tumbuh menjadi wanita yang dibaluti aura mempesona kau terlihat begitu indah malam ini" Aliseo tersenyum tipis mengingat kisah masa lalunya dan semakin tak berhenti menatapi kelopak mata yoora yang masih terpejam.
Pria itu benar benar ingin mendekati bibir mungil milik istrinya tapi takut jika yoora akan menendang nya keluar mobil "yoora ayo bangun"Aliseo berdesis lembut ke telinga yoora
Yoora yang mendapat bisikan pelan itu segera membuka kedua matanya "apa sudah sampai ?"ujar wanita itu seraya mengucek pelan bawah mata nya yang terasa lengket dan menurunkan kakinya dari mobil dengan berjalan sempoyongan seperti orang mabuk yoora tak sadar jika ia akan menabrak sebuah tiang
" Dimana matamu! ,apa tiang sebesar ini mau kau tembus juga" Aliseo menggerutu dihadapan yoora yang tak berhenti menguap dengan mata yang menyipit yoora terus saja melangkah dan tak begitu menggubris perkataan Aliseo
Aliseo yang gedek karna terus diabaikan Yoora,ia pun terpaksa harus membopong tubuh wanita itu yang sebentar lagi akan membuka pintu rumah itu ''ap-apa yang kau lakukan ,turunkan kan aku " yoora yang kaget karna Aliseo tiba tiba saja membopong tubuh nya membuat wanita itu tak segan untuk memukul keras bagian dadanya
"Sttt diam " Aliseo berdesis lirih pada yoora yang tak berhenti memukul keras Bagian dadanya " percuma kau melakukan itu, aku tak merasakan apa apa baby"Aliseo dengan arogannya melempari yoora dengan kata itu pria bertubuh tinggi besar itu benar benar tak merasakan apapun saat yoora dengan tega Berulang kali memukuli dada gagahnya
"Turunkan aku!"yoora berteriak dengan nada ketakutan,takut jika pria itu menyemburkan tubuhnya ke dalam bak lagi yoora tak mau itu terulang kembali.cukup satu kali Aliseo melakukannya, ia tak akan tinggal diam jika pria itu lancang melakukan nya lagi "aku akan mencekik mu jika kau membawaku ke kamar mandi lagi al" yoora kembali mengoceh dengan muka tak sumringah
" Kenapa kau berpikir aku akan membawamu ke kamar mandi lagi , aku sudah tak serela untuk melakukan itu lagi " menyahuti perkataan yoora yang sedikit nyelekit Namun, Aliseo berusaha untuk tetap gagah membopong tubuh istrinya menaiki anak tangga " aku akan pergi ke kantor,kau sebaiknya istirahat" tambah Aliseo sambari membaringkan tubuh yoora ke atas ranjang tempat tidur
"Apa Jennifer tidak mencari kita nanti? " Yoora bertanya lirih Kepada Aliseo yang sebentar lagi akan menutup pintu kamar nya
"Ibuku pandai mengurus cucu ,kau tak perlu khawatir dengan itu " Ujar Aliseo terdengar cuek dan tangannya kini menutup pintu kamar itu dan menuruni tangga kembali,
Dengan perasaan rada tak bahagia malam itu Aliseo perlahan membuka pintu mobilnya untuk menuju ke kantor,Ia menghela nafas panjang sejenak dan kemudian mulai menyalakan mesin mobil yang ia naiki.
maaf banyak typo
__ADS_1
jangan lupa tekan like and komen ya terima kasih 🤗