
Jennifer bergegas menaikkan kakinya ke atas tangga untuk pergi ke kamar
'' Jennifer akan tidur , apa kamu tidak ada waktu bersamaku sejenak '' menawarkan sebuah pertanyaan kepada yoora
'' Hmm '' yoora menarik tangan suaminya menuju sofa
Aliseo mengeluarkan sebuah kotak kecil dari dalam sakunya dan langsung memberikan nya pada yoora
Jelas wanita Terlihat serius memperhatikan kotak kecil itu sebenarnya apa yang Aliseo bawa
'' apa ini Al ''
'' coba buka '' menyuruh yoora membuka kotak mungil itu
setelah yoora membuka kotak mungil berwarna hitam itu ternyata berisi sebuah kalung berwarna putih perak
Dengan segera Aliseo pun memasangkannya
Lihat betapa bahagianya yoora setelah di beri itu , sumringah yang tiba tiba timbul di wajah wanita itu membuatnya langsung bergegas memeluk Aliseo dengan begitu eratnya
'' sangat cantik '' ucap Aliseo mengecup mesra keping istrinya
'' Al makasih '' berbisik lembut di kening Aliseo
Aroma napas wanita itu seperti bayi
Aliseo adalah pria yang normal ,tentu saja dirinya memiliki rasa penasaran yang cukup tinggi terhadap wanita cantik seperti yoora.
'' apa kamu tidak mau menerkam ku ?
meski aku di hadapan mu seperti ini '' menatap tajam mata yoora yang sedikit sayup
'' aku ngantuk Al '' bergegas melangkah kan kakinya ke kamar meninggalkan Aliseo begitu saja
Aliseo hanya mengeluarkan sedikit senyumnya mendengar ucapan yoora yang mengabaikannya tadi membuatnya harus menelan kekecewaan yang amat dalam pada wanita itu
Namun Aliseo tetap memaklumi perasaan yoora yang mungkin masih trauma dengan ucapan kasih sayang .
Aliseo kembali lagi ke ruang kerjanya dan menyelesaikan beberapa tumpuk berkas kantornya yang terlihat begitu berserakan di meja kerja itu
Dengan mulut yang selalu menguap dan mata yang mulai berubah seperti mata panda
Membuat nya tidak sanggup lagi menahannya dan langsung bergegas mematikan komputer dan kembali tidur
Sesampainya di kamar
dia begitu serius memperhatikan wajah istrinya yang tertidur pulas dengan cantiknya
Membuat gairah pria itu bangkit ,namun jelas yoora akan menamparnya jika itu sampai terjadi
Keesokan harinya
🌤️🌤️🌤️🌤️
Pagi itu yoora melihat suaminya tengah sibuk merapikan baju kantornya yang terlihat kusut karna terburu buru Aliseo sampai melupakan dasi kerjanya yang lupa dia pakai
'' Al ini dasimu '' mengulurkan dasi itu
Dengan raut wajahnya yang kurang semangat Aliseo mengambilnya tanpa berkata sesuatu pada yoora
Melihat Aliseo yang menunjukkan muka masam nya membuat yoora tak banyak berpikir dan langsung memasangkan dasi itu
'' makanya jadi orang jangan
suka buru buru '' mulai membenarkan kancing suaminya yang terlihat terbuka
Aliseo tersenyum tipis pada istrinya itu
Meski wanita itu bersifat dingin pada setiap pria Aliseo sangat menyukai itu
__ADS_1
Jennifer yang terbangun mencari cari di mana ibunya
Kaki mungil nya mulai menuruni tangga dan bergegas mencari ibu tercinta nya
Jennifer memergoki ibunya yang terlihat sibuk merapikan baju Aliseo tanpa basa-basi yang keluar dari mulut anak itu tiba tiba saja Dengan sengaja dirinya menyenggol pinggang yoora yang akhirnya membuat yoora harus tersungkur ke lantai menindihi tubuh Aliseo
Brugh....
'' Jennifer '' teriak yoora berusaha melepaskan rambutnya yang malah tersangkut di kancing baju Aliseo
Aliseo mengajukan jempolnya kepada Jennifer yang sudah berhasil melakukan itu
'' apa ini rencana kalian berdua ha '' memukul keras dada suaminya dan mencubit perut putrinya
Anak dan ayah itu serentak mengatakan tidak , Jennifer menjelaskan jika tadi kakinya tiba-tiba keram dan tak sengaja menyenggol pinggang ibunya yang membuat ibunya jadi oleng dan ambruk
'' sayang aku berangkat dulu '' bibir Aliseo mengecup manis wajah anak mungil itu
'' hmm '' Jennifer menganggukkan kepalanya
Yoora mengeluarkan sedikit senyumnya saat Aliseo baru saja mengecup manis bibir nya
Luka di hati wanita itu mulai membaik tidak separah waktu bersama Juna yang membuat wanita itu hampir saja mengakhiri hidupnya
Rintangan yang yoora lewati begitu besar tidak seorang wanita mampu melakukannya
Yoora wanita kuat yang mampu melewati itu sendiri dan mampu memendam perihnya kehidupan nya dulu tanpa menyusahkan orang orang disekitarnya.
Juna yang bersikap egois justru mendesak yoora tetap tinggal bersama nya jelas Hal itu tidak akan merubah kehidupan yoora yang justru akan semakin membunuh perasaan wanita itu.
Setelah kepergian Aliseo
Jennifer terlihat membantu ibunya di kebun
Tak hanya pandai dalam bidang seni anak kecil itu sangat menyayangi tanaman
Tangan nya tak berhenti menyirami bunga yang mulai bermekaran dan tumbuh dengan begitu cantik nya.
Melihat Jennifer yang semakin aktif dan tumbuh remaja yoora tak kuasa menahan air mata nya lagi
harus kuat '' mengusap air matanya yang tak sengaja menetes
Jennifer menyadari ibunya menangis langsung berhentikan kegiatannya
" ibu kenapa ? " Ucapnya sedikit khawatir
Yoora tak akan membicarakan tentang hal itu dan mengalihkan pembicaraannya
Yoora mengusap cepat air matanya dan mengandeng Jennifer untuk duduk di sebuah pohon rindang
'' Bu nanti jika umur ku sudah berusia 17 tahun aku akan melanjutkan pendidikan ku '' kepalanya menyender di bahu yoora
'' itu pasti sayang , kau harus menjadi orang paling sukses di kota ini '' mengelus ngelus rambut Jennifer
Karena selalu menguap lebar lama kelamaan Jennifer tak kuat menahan ngantuk nya dan langsung tidur dengan cantiknya di bahu yoora
✉️ Pesan tiba tiba masuk ke ponsel yoora
" Dari Juna " ucapnya dalam batin
Yoora membaca dengan detail pesan dari mantan suaminya yang meminta yoora agar memperbolehkan nya menemui Jennifer di sebuah toko bunga yang sudah Juna pesan
Mau tak mau dengan perasaan yang kurang ikhlas yoora mengatakan iya
" Jennifer '' memegang pipi Jennifer
'' ayo bangun , paman Juna ingin bertemu dengan mu '' mengangkat kepala Jennifer dari bahunya
Tak banyak pikir Jennifer pun langsung mau menemuinya
Jam 15 : 45 sore
__ADS_1
Karna menunggu Aliseo tak kunjung pulang yoora mengajak Jennifer pergi ke toko bunga yang Juna pesan kan
'' kita mau kemana Bu '' ucapnya sambari memperhatikan ibunya menyetir
'' ke toko bunga " mempercepat mobilnya
Karna tidak pernah melihat bunga sebanyak itu
Jennifer dengan semangat yang menggebu ngebu segera keluar mobilnya dan menghampiri bunga bunga yang tampak mekar dengan cantik
'' Bu ini bunga '' tangannya menunjuk pada salah satu bunga yang ada di situ
'' tulip , ayo " mengajak Jennifer masuk ke toko bunga sederhana itu
Setelah menunggu beberapa saat akhirnya Juna datang Dengan di tuntun oleh BI sita mengunakan kursi roda
Melihat mantan suaminya yang ternyata lumpuh sungguhan membuat hati wanita itu merasa iba dan berusaha bersikap baik pada pria itu
'' Bi biar aku saja " menuntun kursi roda Juna
Wanita itu menuntunnya dengan perlahan menuju meja yang Juna pesankan untuk dirinya dan Jennifer
'' paman '' menunjukan tawanya pada Juna
Juna tersenyum manis
Melihat putri kandungnya yang mulai tumbuh remaja , ayah dan anak itu saling meluangkan waktu mereka untuk ber cakap cakap sejenak
📞 : Yoora kamu dimana ( panggilan dari Aliseo)
"eeee aku di toko bunga '' jawab wanita itu sedikit terbata bata
'' ke toko bunga ? Ngapain ha '' balas Aliseo dengan nada tegas
" Juna ingin bertemu Jennifer '' mulai khawatir Aliseo akan marah pada nya
" Ok " Aliseo menutup telponnya
Yoora Dengan hati yang khawatir takut jika Aliseo akan marah padanya karena telah menemui Juna tanpa seizin nya lebih baik memutus untuk menyudahi pertemuan nya dengan Juna
'' Jun, kami harus pulang '' bergegas menarik tangan Jennifer yang masih terlihat sibuk memandangi bunga tulip
Juna mengangguk pelan dan membiarkan anak dan ibu itu pergi
'yoora mempercepat langkah nya ke mobil dan langsung tancap gas pulang kerumah
Jam 16 : 20 Akhirnya mereka sampai di depan rumah Dengan dada yang berdetak kencang tak karuan yoora masuk kerumah menemui Aliseo yang sudah jelas akan marah padanya
" Al " mencari cari keberadaan Aliseo yang tidak tau dimana
'' Al '' nadanya mulai melengking keras
Aliseo dengan santainya keluar kamarnya dengan raut wajah yang sedikit kesal pada yoora namun pria itu tidak akan bisa membentak wanita yang begitu dia cintai
'' sudah pulang '' ucap Aliseo dengan lembut pada yoora bahkan tidak menunjukan rasa kesalnya sama sekali pada wanita itu
Yoora memeluk erat tubuh Aliseo sampai rasanya pria itu tak kuat bernapas
'' ma - maaf '' menunjukkan rasa penyesalan nya pada Aliseo
Pria itu langsung melepaskan pelukan itu begitu saja
Jelas yoora semakin merasa bersalah dan menundukkan kepalanya didepan Aliseo yang bersikap dingin padanya akan tetapi entah kenapa tiba tiba pria itu malah mendekati bibir mungil wanita itu
Namun belum juga menerkam istri nya
Jennifer masuk ke rumah itu dengan menari nari gerakannya terlihat begitu lincah membuat Aliseo langsung membatalkan perbuatan nya dan menghampiri Jennifer.
" Ayah sudah pulang ''
__ADS_1
Aliseo langsung membopong tubuh mungil putrinya dan mengajaknya untuk tidur .