Pria Pilihan Ayahku

Pria Pilihan Ayahku
ingin serius


__ADS_3

Jennifer bergegas menaikkan kakinya ke atas tangga untuk pergi ke kamar


'' Jennifer akan tidur , apa kamu tidak ada waktu bersamaku sejenak '' menawarkan sebuah pertanyaan kepada yoora


'' Hmm '' yoora menarik tangan suaminya menuju sofa


Aliseo mengeluarkan sebuah kotak kecil dari dalam sakunya dan langsung memberikan nya pada yoora


Jelas wanita Terlihat serius memperhatikan kotak kecil itu sebenarnya apa yang Aliseo bawa


'' apa ini Al ''


'' coba buka '' menyuruh yoora membuka kotak mungil itu


setelah yoora membuka kotak mungil berwarna hitam itu ternyata berisi sebuah kalung berwarna putih perak



Dengan segera Aliseo pun memasangkannya


Lihat betapa bahagianya yoora setelah di beri itu , sumringah yang tiba tiba timbul di wajah wanita itu membuatnya langsung bergegas memeluk Aliseo dengan begitu eratnya


'' sangat cantik '' ucap Aliseo mengecup mesra keping istrinya


'' Al makasih '' berbisik lembut di kening Aliseo


Aroma napas wanita itu seperti bayi


Aliseo adalah pria yang normal ,tentu saja dirinya memiliki rasa penasaran yang cukup tinggi terhadap wanita cantik seperti yoora.


'' apa kamu tidak mau menerkam ku ?


meski aku di hadapan mu seperti ini '' menatap tajam mata yoora yang sedikit sayup


'' aku ngantuk Al '' bergegas melangkah kan kakinya ke kamar meninggalkan Aliseo begitu saja


Aliseo hanya mengeluarkan sedikit senyumnya mendengar ucapan yoora yang mengabaikannya tadi membuatnya harus menelan kekecewaan yang amat dalam pada wanita itu


Namun Aliseo tetap memaklumi perasaan yoora yang mungkin masih trauma dengan ucapan kasih sayang .


Aliseo kembali lagi ke ruang kerjanya dan menyelesaikan beberapa tumpuk berkas kantornya yang terlihat begitu berserakan di meja kerja itu


Dengan mulut yang selalu menguap dan mata yang mulai berubah seperti mata panda


Membuat nya tidak sanggup lagi menahannya dan langsung bergegas mematikan komputer dan kembali tidur


Sesampainya di kamar


dia begitu serius memperhatikan wajah istrinya yang tertidur pulas dengan cantiknya


Membuat gairah pria itu bangkit ,namun jelas yoora akan menamparnya jika itu sampai terjadi


Keesokan harinya


🌤️🌤️🌤️🌤️


Pagi itu yoora melihat suaminya tengah sibuk merapikan baju kantornya yang terlihat kusut karna terburu buru Aliseo sampai melupakan dasi kerjanya yang lupa dia pakai


'' Al ini dasimu '' mengulurkan dasi itu


Dengan raut wajahnya yang kurang semangat Aliseo mengambilnya tanpa berkata sesuatu pada yoora


Melihat Aliseo yang menunjukkan muka masam nya membuat yoora tak banyak berpikir dan langsung memasangkan dasi itu


'' makanya jadi orang jangan


suka buru buru '' mulai membenarkan kancing suaminya yang terlihat terbuka


Aliseo tersenyum tipis pada istrinya itu


Meski wanita itu bersifat dingin pada setiap pria Aliseo sangat menyukai itu

__ADS_1


Jennifer yang terbangun mencari cari di mana ibunya


Kaki mungil nya mulai menuruni tangga dan bergegas mencari ibu tercinta nya


Jennifer memergoki ibunya yang terlihat sibuk merapikan baju Aliseo tanpa basa-basi yang keluar dari mulut anak itu tiba tiba saja Dengan sengaja dirinya menyenggol pinggang yoora yang akhirnya membuat yoora harus tersungkur ke lantai menindihi tubuh Aliseo


Brugh....


'' Jennifer '' teriak yoora berusaha melepaskan rambutnya yang malah tersangkut di kancing baju Aliseo


Aliseo mengajukan jempolnya kepada Jennifer yang sudah berhasil melakukan itu


'' apa ini rencana kalian berdua ha '' memukul keras dada suaminya dan mencubit perut putrinya


Anak dan ayah itu serentak mengatakan tidak , Jennifer menjelaskan jika tadi kakinya tiba-tiba keram dan tak sengaja menyenggol pinggang ibunya yang membuat ibunya jadi oleng dan ambruk


'' sayang aku berangkat dulu '' bibir Aliseo mengecup manis wajah anak mungil itu


'' hmm '' Jennifer menganggukkan kepalanya


Yoora mengeluarkan sedikit senyumnya saat Aliseo baru saja mengecup manis bibir nya


Luka di hati wanita itu mulai membaik tidak separah waktu bersama Juna yang membuat wanita itu hampir saja mengakhiri hidupnya


Rintangan yang yoora lewati begitu besar tidak seorang wanita mampu melakukannya


Yoora wanita kuat yang mampu melewati itu sendiri dan mampu memendam perihnya kehidupan nya dulu tanpa menyusahkan orang orang disekitarnya.


Juna yang bersikap egois justru mendesak yoora tetap tinggal bersama nya jelas Hal itu tidak akan merubah kehidupan yoora yang justru akan semakin membunuh perasaan wanita itu.


Setelah kepergian Aliseo


Jennifer terlihat membantu ibunya di kebun


Tak hanya pandai dalam bidang seni anak kecil itu sangat menyayangi tanaman


Tangan nya tak berhenti menyirami bunga yang mulai bermekaran dan tumbuh dengan begitu cantik nya.


Melihat Jennifer yang semakin aktif dan tumbuh remaja yoora tak kuasa menahan air mata nya lagi


harus kuat '' mengusap air matanya yang tak sengaja menetes


Jennifer menyadari ibunya menangis langsung berhentikan kegiatannya


" ibu kenapa ? " Ucapnya sedikit khawatir


Yoora tak akan membicarakan tentang hal itu dan mengalihkan pembicaraannya


Yoora mengusap cepat air matanya dan mengandeng Jennifer untuk duduk di sebuah pohon rindang


'' Bu nanti jika umur ku sudah berusia 17 tahun aku akan melanjutkan pendidikan ku '' kepalanya menyender di bahu yoora


'' itu pasti sayang , kau harus menjadi orang paling sukses di kota ini '' mengelus ngelus rambut Jennifer


Karena selalu menguap lebar lama kelamaan Jennifer tak kuat menahan ngantuk nya dan langsung tidur dengan cantiknya di bahu yoora


✉️ Pesan tiba tiba masuk ke ponsel yoora


" Dari Juna " ucapnya dalam batin


Yoora membaca dengan detail pesan dari mantan suaminya yang meminta yoora agar memperbolehkan nya menemui Jennifer di sebuah toko bunga yang sudah Juna pesan


Mau tak mau dengan perasaan yang kurang ikhlas yoora mengatakan iya


" Jennifer '' memegang pipi Jennifer


'' ayo bangun , paman Juna ingin bertemu dengan mu '' mengangkat kepala Jennifer dari bahunya


Tak banyak pikir Jennifer pun langsung mau menemuinya


Jam 15 : 45 sore

__ADS_1


Karna menunggu Aliseo tak kunjung pulang yoora mengajak Jennifer pergi ke toko bunga yang Juna pesan kan


'' kita mau kemana Bu '' ucapnya sambari memperhatikan ibunya menyetir


'' ke toko bunga " mempercepat mobilnya



Karna tidak pernah melihat bunga sebanyak itu


Jennifer dengan semangat yang menggebu ngebu segera keluar mobilnya dan menghampiri bunga bunga yang tampak mekar dengan cantik


'' Bu ini bunga '' tangannya menunjuk pada salah satu bunga yang ada di situ


'' tulip , ayo " mengajak Jennifer masuk ke toko bunga sederhana itu


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya Juna datang Dengan di tuntun oleh BI sita mengunakan kursi roda


Melihat mantan suaminya yang ternyata lumpuh sungguhan membuat hati wanita itu merasa iba dan berusaha bersikap baik pada pria itu


'' Bi biar aku saja " menuntun kursi roda Juna


Wanita itu menuntunnya dengan perlahan menuju meja yang Juna pesankan untuk dirinya dan Jennifer


'' paman '' menunjukan tawanya pada Juna


Juna tersenyum manis


Melihat putri kandungnya yang mulai tumbuh remaja , ayah dan anak itu saling meluangkan waktu mereka untuk ber cakap cakap sejenak


📞 : Yoora kamu dimana ( panggilan dari Aliseo)


"eeee aku di toko bunga '' jawab wanita itu sedikit terbata bata


'' ke toko bunga ? Ngapain ha '' balas Aliseo dengan nada tegas


" Juna ingin bertemu Jennifer '' mulai khawatir Aliseo akan marah pada nya


" Ok " Aliseo menutup telponnya


Yoora Dengan hati yang khawatir takut jika Aliseo akan marah padanya karena telah menemui Juna tanpa seizin nya lebih baik memutus untuk menyudahi pertemuan nya dengan Juna


'' Jun, kami harus pulang '' bergegas menarik tangan Jennifer yang masih terlihat sibuk memandangi bunga tulip


Juna mengangguk pelan dan membiarkan anak dan ibu itu pergi


'yoora mempercepat langkah nya ke mobil dan langsung tancap gas pulang kerumah


Jam 16 : 20 Akhirnya mereka sampai di depan rumah Dengan dada yang berdetak kencang tak karuan yoora masuk kerumah menemui Aliseo yang sudah jelas akan marah padanya


" Al " mencari cari keberadaan Aliseo yang tidak tau dimana


'' Al '' nadanya mulai melengking keras


Aliseo dengan santainya keluar kamarnya dengan raut wajah yang sedikit kesal pada yoora namun pria itu tidak akan bisa membentak wanita yang begitu dia cintai


'' sudah pulang '' ucap Aliseo dengan lembut pada yoora bahkan tidak menunjukan rasa kesalnya sama sekali pada wanita itu


Yoora memeluk erat tubuh Aliseo sampai rasanya pria itu tak kuat bernapas


'' ma - maaf '' menunjukkan rasa penyesalan nya pada Aliseo


Pria itu langsung melepaskan pelukan itu begitu saja


Jelas yoora semakin merasa bersalah dan menundukkan kepalanya didepan Aliseo yang bersikap dingin padanya akan tetapi entah kenapa tiba tiba pria itu malah mendekati bibir mungil wanita itu


Namun belum juga menerkam istri nya


Jennifer masuk ke rumah itu dengan menari nari gerakannya terlihat begitu lincah membuat Aliseo langsung membatalkan perbuatan nya dan menghampiri Jennifer.


" Ayah sudah pulang ''

__ADS_1



Aliseo langsung membopong tubuh mungil putrinya dan mengajaknya untuk tidur .


__ADS_2