Pria Pilihan Ayahku

Pria Pilihan Ayahku
berkecamuk


__ADS_3

Seseorang yang mencintaimu karena fisik, maka suatu hari ia juga akan pergi karena alasan fisik tersebut. Seseorang yang menyukaimu karena materi, maka suatu hari ia juga akan pergi karena materi. Tetapi seseorang yang mencintaimu karena hati, ia tidak akan pernah pergi! Karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk.


siang itu yoora tampak kebingungan saat mencari sesuatu yang sangat ia butuhkan tapi tak kunjung ketemu." Lah,di mana handuk ku tadi " yoora mencari cari keberadaan handuknya yang ternyata lupa ia bawa .kini matanya melirik ke sekeliling kamar mandi itu " hah" yoora mematung saat melihat seorang pria bertubuh kekar tengah berdiri tegak membelakangi nya " Aliseo, sejak kapan pria itu ada disini" yoora membatin dengan mata yang semakin membelalak lebar.


" Apa kau mencari handuk mu ini? Ujar si Aliseo sembari meninting handuk yang sedari tadi yoora cari Cari.rupanya Aliseo sengaja melakukan itu karena ingin menjeda aktivitas sang istri didalam kamar mandi.


" ternyata kau yang menyembunyikannya, cepat berikan padaku " sahut yoora dengan tubuh yang bersembunyi di balik tirai yang tertutup rapat. " Cepat berikan padaku Al" herdikan kembali.


" Baik" kini ia membalikan badan dan menyodorkan handuk yang dibawanya pada yoora "kau__" Aliseo terbengong ketika melihat yoora yang malah bersembunyi dibalik tirai kamar mandi" ini handuk mu '' tuturnya terdengar begitu lirih.


" Hmm " yoora bergumam lirih lalu melanjutkan rutinitas yang sempat terjeda tadi.kini ia mengoleskan lulur pada lututnya untuk membersihkan daki yang tampak menumpuk.


" Kau sedang apa ?" Aliseo bertanya bingung dengan matanya yang mendelik tajam pada tirai yang menghalangi yoora " apa aku boleh ikut ?" Ujar pria itu kembali sembari mendongakkan kepalanya sejenak


" Ga!!" Sahut yoora sangat ketus." jangan harap bisa kesini'' gertak yoora dengan suara lirih dari balik tirai.kini ia membungkus tubuhnya dengan sebuah handuk yang Aliseo berikan


" Kalau aku maksa bagaimana?" Sahut Aliseo dengan kedua tangan yang ia lipat ke atas dada.


Yoora mematung sesaat.kemudian mengembuskan nafas pendek lalu mengucap " Terserah " ia berdecak jengkel saat Aliseo semakin mengotot di dalam kamar mandi.angan angan ingin rasanya yoora mengusir manusia itu dari kamar mandi tapi tampaknya kali ini Aliseo tak akan menurutinya.'' tapi jangan berisik" tambah yoora kembali ketus.


Hmm...Aliseo bergumam lirih.karena penuh paksaan dari si Aliseo perlahan tangannya mulai membuka tirai kamar mandi itu dan membiarkan Aliseo untuk ikut berendam didalam bak mandi yang sudah ia isi banyak air." Etss ,ingat jangan aneh aneh " ancam si yoora sambil menodongkan sikat gigi yang ia bawa pada aliseo yang sebentar lagi akan mencelupkan kaki kedalam bak.


" Ehem" Aliseo berdeham kencang.kemudian mencelupkan kakinya ke dalam bak mandi yang sudah yoora taburi bunga mawar.Aliseo benar benar nyaman dengan berlakukan lembut yoora kali ini.apakah mungkin yoora sudah mengerti perasaan nya sekarang? " heh apa ini? " Ia sedikit terkejut saat yoora mengoleskan sebuah lulur hitam pada wajahnya


" Lulur pembersih daki hahaha" sahut yoora dengan terkekeh keras saat menyaksikan kepanikan pada wajah Aliseo.meski yoora dikenal dengan sifatnya dingin,tapi rupanya yoora adalah wanita yang sedikit tengil terhadap orang lain.

__ADS_1


Byur ....... Karena merasa diledek pria itu menarik cepat tangan wanita yang ada disebelahnya hingga membuat wanita itu tercebur ke dalam bak yang sekarang ia singgahi.uhuk uhuk yoora tersedak hebat saat mulutnya kemasukan air " kau sengaja kan melakukan itu?" kini ia merasa besar kepala ketika yoora begitu anteng menemaninya berendam.


" Sengaja bagaimana?" Jawab yoora kebingungan.apa Aliseo sedang mengira jika ia melakukan itu karena ingin merayunya." Pasti kau pikir aku sedang merayu mu kan ?" ujar nya sembari beranjak dari bak itu. kini pakaian yang membalut ditubuhnya sudah basah kuyup karna ulah konyol Aliseo .


"Kenapa kau begitu usil ?,kau seperti anak kecil " sahut Aliseo dengan posisi tubuh yang masih belum beranjak dari dalam bak.


" Usil katamu!, aku bukan anak kecil ya,kenapa kau mengatai aku seperti anak kecil ha? ,apa kau mencari gara gara denganku sekarang ? " ia melipat kedua tangannya ke atas dada lalu mendelik tajam ke arah Aliseo yang masih anteng menyinggahi bak mandi.


" Tidak sama sekali.kenapa kau tidak melanjutkan rutinitas mu? " Jawab pria itu,kini ia beranjak dari bak itu dengan pakaian yang terbilang cukup basah kuyup." Apa karna aku ada disini jadi,kau tidak bisa melanjutkan nya ?" Ia melangkah beberapa jengkal untuk mendekati yoora yang tengah melipat tangannya ke atas dada.


" Bukan itu,hidungku terasa sakit tadi.jadi,aku menundanya Saja" jawab yoora dengan penuh kejujuran.lagi lagi hatinya mulai merasa tak tenang ketika pria itu menghampirinya dengan begitu tergesa gesa,membuat jantungnya seakan-akan berdetak amat cepat seperti jarum jam.


" Apa karna perlakukan ku tadi?" Pekik Aliseo dengan tangan yang ia alihkan untuk menyentuh bagian lengan wanita didepanya " maaf ya" ucapan maaf ia keluarkan untuk sang istri.


" Tidak masalah" yoora mengangguk secara perlahan." Apa kau tidak masuk kerja Hari ini?" Mengeluarkan sedikit basa basi pada Aliseo yang masih berdiri kokoh dihadapannya.


Yoora mematung saat Aliseo menurunkan tubuh nya di tepi kasur.kini pria itu duduk dengan kaki menyilang di atas ranjang dan tak bersuara lagi.


Seketika kamar itu menjadi sunyi seperti tak berpenghuni ketika mereka berdua sama sama saling membungkam mulut mereka." Hmm" Aliseo bergumam dengan tangan kiri yang mengacak ngacak rambut karena masih basah.


Yoora melengos ke sudut kamar nya.kini ia seperti tak bisa bersuara lagi saat pria itu semakin memperhatikan nya dengan sangat tajam." Apa akhir akhir ini Juna sering menghubungi mu?" Aliseo merancang pertanyaan aneh sehingga membuat yoora langsung mengerutkan kening.


" Juna ?, Kenapa kau tiba tiba membahas Soal pria itu?" Kini ia menaikan kedua kakinya ke atas ranjang dan kembali menatap sejenak Aliseo.rambut yang basah membuat pria itu semakin menawan saat dipandang .bahkan yoora yang dikenal sangat cuek kini mulai tak bisa mengedipkan matanya. bahkan ia sampai berdecak terkagum kagum melihat pria itu" Ak__" yoora menelan ludah sedalam mungkin saat seorang Aliseo benar benar membuatnya mematung diatas ranjang .menurutnya ,Aliseo bukanlah manusia biasa karna ketampanan nya hampir mendekati 100 persen membuat pria itu benar benar seperti pangeran.


" Aku apa?" Sahut ketus dari Aliseo.

__ADS_1


" Hmm, kenapa kau masih bahas soal pria itu lagi ?" Yoora bertanya dengan kebingungan,mengapa Aliseo tiba tiba membahas tentang mantan suaminya yang entah dimana keberadaan nya sekarang.


" Aku melihat pesan pria itu tersirat di ponselmu kemarin" Aliseo berucap dengan posisi kepala yang ia senderkan tepat diatas bahu yoora.


Yoora mematung Setelah menangkap ucapan itu." Pria itu mencari Jennifer bukan mencari ku,apa kau merasa cemburu?" Yoora berbalik tanya pada Aliseo yang masih berada diatas bahunya


" Jelas! " Aliseo membangkitkan tubuhnya dan kembali berdiri tegak.tampaknya jawaban dari yoora yang barusan membuatnya benar benar merasa panas dada.


🩰


Pukul 17 : 20


Yoora Tampak sibuk mengamati buku yang tengah ia genggam.hampir lebih dari setengah jam wanita itu menatapi buku bersampul ungu yang dibawanya.tapi pandangannya tiba tiba teralih ke arah ponsel yang menyala.rupanya ponsel diatas meja itu menyala karena telah menerima sebuah pesan.


✉️ Apa kau ada waktu untuk bicara denganku ?.aku akan menemui nanti


Yoora diam diam membaca pesan yang Juna kirimkan itu,kini ia mengigit jempol tangannya ke arah bibir.ternyata pesan yang Juna kirim membuat wanita itu harus berpikir keras.


Yoora yang semula mematung kini terkaget-kaget saat ponsel di genggaman nya tiba tiba kembali berdering dengan anda yang lebih keras hingga membuat nya hampir saja jantungan.'' hah" wanita itu semakin kalang kabut saat mengetahui jika yang menelpon nya barusan adalah Juna sang mantan suami." Kenapa pria itu masih hidup ,ku kira dia sudah mati karna penyakit lumpuh nya " yoora mengepal kuat tangannya dan memilih untuk menutup mata ketimbang harus mengangkat panggilan dari pria itu.


Ting .....


✉️ aku di depan rumahmu


Mata yang semula terpejam Kini terbelalak lebar saat tahu jika pria yang barusan menelponnya Kini mengirimkan pesan baru,semakin membuat yoora merasa tak tenang ketika menghela nafas.

__ADS_1


" Astaga pria sialan itu ,kenapa dia tak pernah bosan menampakan diri dihadapan ku" yoora mengintip dengan mata yang terbuka lebar, Ternyata Perkataan Juna barusan benar adanya.


kini pria itu tengah menunggunya tepat didepan mansion milik Aliseo." Aduh,bagaimana ini" ujar yoora panik .kini ia menghela nafas berat dan berusaha mengetik sesuatu dengan tangannya yang mulai bergetar sendiri untuk membalas pesan yang Juna kirim 1 menit lalu.


__ADS_2