
Suatu saat jika kau beruntung menemukan cinta sejatimu. Ketika kalian saling bertatap untuk pertama kalinya, waktu akan berhenti. Seluruh semesta alam takzim menyampaikan salam. Ada cahaya keindahan yang menyemburat, menggetarkan jantung. Hanya orang – orang yang beruntung yang bisa melihat cahaya itu, apalagi berkesempatan bisa merasakannya.
🩰
Pagi itu yoora terlihat sibuk menatani beberapa sarapan yang telah ia masak untuk suami tercinta Makanan varian rasa pun yoora hidangkan untuk sang kekasih " coba Al " menyodorkan sepiring spaghetti pedas ke arah Aliseo yang duduk dengan kaki menyilang.
" ini sangat manis seperti dirimu " mengeluarkan sedikit gombalan pada wanita didepan nya,agar istrinya itu tak lesu saat mengawali pagi cerah
" Heleh mulut buaya " yoora melempar kan sebuah napkin ( kain serbet) berwarna abu abu yang kemudian mendarat tepat di wajah mulus suaminya yang tengah sibuk menyantap spaghetti pedas buatan nya.
" Aku akan menciummu jika kau melakukan itu lagi padaku" ujar pria itu mulai mengeluarkan suara berat'' yoora duduklah di sebelah ku " mengkode sang istri agar mau duduk menemaninya makan pagi
yoora mengangguk perlahan dengan kaki nya yang mengarah ke tangga " Aku ambil ponselku sebentar "
Setibanya ia di kamar " Aliseo,di mana kau menaruh ponselku tadi malam!! " teriaknya begitu dahsyat Sampai membuat Aliseo harus segera menunda makan paginya " hah,dimana kau menaruh benda pipih itu " yoora berdecak kesal saat tak berhasil menemukan keberadaan ponselnya
" Di dekat meja rias mu " dengan sekuat tenaga Aliseo berusaha mengeluarkan suaranya dengan keras ,agar wanita itu tak lagi berteriak mencari dimana ponselnya berada.
" Hah, dimana ? " teriak wanita itu terdengar sangat tak enak dari atas tangga '' suaramu terlalu pelan Al telinga ku tak terlalu jelas mendengar nya" berusaha bersikap lembut pada suami tampannya yang terlihat menunda sejenak kunyahan spaghetti yang ada di mulut nya.
" Kemari Lah"tangan berotot pria itu kini menepuk-nepuk sofa empuk yang ia tempati memberikan sebuah kode menyuruh wanita itu agar mau turun dari atas tangga
__ADS_1
" Ga " menggeleng kan kepala nya dan mulai bertingkah seperti bocah balita di atas tangga '' beri tahu dulu di mana ponselku, baru aku akan turun menyuapi mu sayang " yoora merasa geli dengan perkataan nya sendiri entah kenapa mulutnya tiba tiba saja mampu mengeluarkan kata gombalan romantis pada Aliseo. jelas Aliseo yang mendengar nya langsung mengembang kan senyum penuh sumringah,
" heh, Kenapa mukamu jadi merah?" ia mulai tak kuat untuk menahan tawanya saat tak sengaja melihat komuk wajah Aliseo yang terlihat meledek ke arahnya " ih mukamu kayak monyet Al '' titah si yoora pada Aliseo,Menyuruh agar pria itu berhenti memasang muka sumringah nya yang terlalu berlebihan .
" Di dekat meja rias mu sayangku cintaku " tutur Aliseo pelan.karna perutnya terasa begitu lapar membuat Aliseo terpaksa kembali melanjutkan makan spaghetti pedas buatan sang istri dan sedikit tak menggubris ocehan dari sang istri dari atas tangga yang Ternyata ngomong sendiri '' yoora kecilkan suaramu. itu, terkesan menggoda ku, aku jadi tak bisa fokus mengunyah spaghetti buatanmu ini '' memalingkan pandangan matanya sejenak ke arah wanita itu yang ternyata sudah masuk ke dalam kamar.
"Apa mataku ini sedang bermasalah, padahal ponsel sebesar ini aku tak melihat nya " mulai mengucek bawah mata nya yang sedikit gatal dan bergegas mengambil benda pipih itu dari atas meja rias nya.
"yoora kemarilah"
mendengar Aliseo yang berulangkali tak berhenti menerima namanya dengan geram wanita itu segera loncat dari atas tangga niat hati hanya ingin mempercepat langkah kakinya.namun,naas kaki wanita itu malah tergelincir dan langsung tersungkur menyentuh lantai
Bisa bisanya ia menjatuhkan dirinya sendiri ke bawah tangga " aw " ujarnya sambari memegangi lengannya yang sedikit pegel karena membentur lantai
" Kau ceroboh! '' ucap Aliseo yang sebentar lagi akan menceramahi wanita yang bertingkah tengil itu " sini '' menarik pelan lengan istrinya dan membawanya ke atas meja makan '' kau sudah sangat dewasa yoora tapi kenapa tingkahmu masih seperti bocah balita ,Kenapa kau bertingkah tengil seperti tadi hah!!, bagaimana jika lenganmu patah , aku tak akan memaafkan mu sampai kapan pun jika itu sampai beneran terjadi " menceramahi Wanita itu dengan sederet Kalimat panjang lebar tak ada titik Komanya.
Sampai sampai membuat wanita berwajah bak putri itu kini mulai mengerutkan keningnya
" Kau terus memanggil ku tadi aku merasa geram dengan mulutmu yang tak mau diam ada apa ha? , apa kau menyuruhku untuk menyuapi mu? '' titah si yoora,ia mulai membangkitkan kekesalannya ke arah pria jantan itu yang kini terlihat tak mau berhenti mencari masalah dengannya " apa al, tadi waktu aku didalam kamar kau terus saja meneriaki nama ku, tadi saat aku sudah disini kenapa kau berhenti bicara " ujarnya dengan penuh kejengkelan yang semakin memuncak, membuat wanita itu tak segan segan untuk mencubit keras lengan perkasa milik Aliseo.
"Punggung ku terasa gatal bisakah kau menggaruk nya sejenak" Aliseo membuka pelan kancing kemeja yang ia pakai" cepat!!"ujarnya dengan menggertak keras sembari menarik paksa tangan yoora dan menjatuhkan tubuh wanita itu tepat diatas bahunya.
__ADS_1
"Halah"yoora berusaha berdiri dari atas bahu Aliseo , perlakukan itu tak mengenakan hati yoora sama sekali
Yoora akui jika Aliseo memanglah pria yang begitu tampan bahwa hanya dengan sebuah tatapan maut dari pria itu membuat yoora tak sanggup untuk berpaling" pria cabul"kata kata cemoohan dari mulut yoora begitu melengking tak enak di pendengaran Aliseo
"Bicara apa kau tadi , jangan harap kau bisa minggat dari sini " sahut Aliseo sambari mencengkram erat kedua lengan milik wanita itu yang berusaha berontak dengan tenaga yang tak seberapa. " diam!" yoora kekeh ingin beranjak dari bahunya"diam ah , kau seperti bocah kecil , tingkahmu Sangat tengil, membuatmu ingin sekali memukulmu " ujar si Aliseo tampak sedang memberi nasihat pada sang istri yang kini sudah mulai anteng tak berontak lagi "nah bagus,ayo cepat garuk punggung ku ini " tambah pria itu kini beralih membalikan badanya. membiarkan yoora agar dengan puas menggaruk punggung nya yang terasa gatal.
"Berapa tahun kau tak mandi Al sampai Dakimu menumpuk seperti ini "yoora melawak sejenak meski garing tapi, ia berhasil membuat Aliseo Menarik satu alis kirinya
"Mana mungkin pria setampan aku memiliki daki?" Aliseo menyahuti perkataan istrinya dengan begitu Songong bahkan kini ia malah memperlihatkan badan kekarnya ke arah yoora " apa kau tau arti dari tato di lengan ku ini "ujar Aliseo kembali seraya menunjuk kan tulisan yang melekat di lengan kanannya
" Apa?" yoora terpaksa melengos kan pandangan agar ia tak bisa melirik ke lengan berotot pria itu " astaga yoora kau pasti kuat tahan tahan " yoora berbicara lirih dalam hati nya,mata sipitnya kini terbelalak mengetahui jika Aliseo malah sibuk membuka semua kancing baju kemeja nya.
Aliseo yang mungkin kegerahan kini tak berhenti memamerkan otot perutnya pada yoora yang melengos berulangkali tak sedikit pun melirik kearahnya " pakai ini " yoora melemparkan sebuah selimut kearah Aliseo " pa- pakai itu " yoora mengulang katanya dengan terbata bata
tapi terlihat pria itu tak menghargai barang yang ia lemparkan
"Apa kau geli melihatnya?" menyangka, jika yoora tak lagi memalingkan pandangannya membuat pria itu kembali menyusun sebuah rencana agar yoora yang sedang sibuk memperhatikan sebuah vas bunga beralih untuk memandang ke arahnya "liat aku sejenak" goda Aliseo pada wanita itu
Yoora tak menggubrisnya...dan memilih untuk beranjak menjauh dari Aliseo "mau kemana?"Aliseo menarik paksa tangan wanita itu dan kembali menjatuhkan tubuh wanita itu tetap di atas bahunya
"Al berhen ber-henti melakukan itu aku tak suka dengan perlakuan ini " yoora menggertak dengan nada tak suka ,perlakuan yang dibuat Aliseo membuatnya harus menghela nafas pendek Berulang kali.menurutnya,Aliseo terlalu berlebihan,hal itu benar benar membuat yoora merasa tak nyaman.
__ADS_1