
Hallo, terimakasih yaa udah mau klik novel ini, semoga suka ! selamat membaca guys, luv luv
-----
Untuk jadwal kuliah Nafisah hari ini adalah pagi hari sampai siang nanti. Setelah bersiap ia langsung berangkat menuju ke kampus. Di depan gerbang kampus ia tak sengaja bertemu dengan Arkan.
“Hai Naf.” Sapa Arkan
“Hai.” Jawab Nafisah dengan tersenyum
“Bareng aja yuk ke kelasnya.” Ajak Arkan
“Ayok.” Kata Nafisah
Mereka berjalan secara beriringan menuju kelas, disela mereka berjalan mereka juga saling ngobrol dan tak hanya itu banyak para wanita yang menyapa Arkan dengan sedikit gaya centilnya, namun hanya ditanggapi dengan senyum tipisnya.
Pagi Arkan.
Hai Arkan.
Hai ganteng.
Wah ganteng banget tuh anak.
Iya tampan banget, pengen jadi crush nya deh.
Dulu emaknya nyidam apaan yak, kok ganteng banget anaknya.
Kurang lebih begitulah sapaan dan omongan para pengagum Arkan di pagi ini. Walaupun Arkan adalah Mahasiswa baru tapi sudah banyak pengagumnya, baik itu yang seangkatan dengannya maupun kakak tingkatnya.
“Kamu tadi kok sendirian, emang kedua teman kamu belum berangkat?” tanya Arkan
“Belum deh kayanya, soalnya ini kan masih terlalu pagi.” Jawab Nafisah
“Kamu kost di dekat sini?” tanya Arkan
“Iyaa.” jawab Nafisah
“Nanti jangan lupa temenin aku pinjam buku di perpustakaan ya.” Pinta Arkan
“Iya ntar aku temenin tapi kedua teman aku ikut nggak papa kan?” tanya Nafisah
“Nggak papa kok, justru malah seru kalo bareng.” Jawab Arkan sambil tersenyum ke Nafisah
“Oke deh nanti aku kasih tau mereka.” Ucap Nafisah
Tak terasa akhirnya mereka telah sampai di dalam ke kelas, baru beberapa Mahasiswa/i yang sudah datang. Mulai hari ini Arkan duduk bersebelahan dengan Nafisah, yang sebelumnya Arkan duduk tepat di belakang Nafisah. Selang beberapa menit kedua teman Nafisah datang secara bersamaan dan
langsung menduduki kursinya masing – masing.
__ADS_1
“Hai Naf, kamu udah dari tadi datangnya?” tanya Sasa
“Hai juga Sa, nggak kok, aku juga baru dateng.” Jawab Nafisah
“Eh Naf, tumben Arkan duduknya di sebelah kamu, biasanya dia kan duduknya di belakang kamu?” tanya Sasa dengan wajah penasaran.
Berhubung tempat duduk Hana terhalang oleh Sasa jadi dia hanya diam saja tidak melontarkan pertanyaan seperti Sasa.
“Nggak tau, biarin kali Sa, kan tempat duduknya bebas mau pilih yang mana.” Jawab Nafisah
“Yaa juga sih.” Ucap Sasa
“Nanti kamu sama Hana ikut aku yuk ke perpustakaan.” Pinta Nafisah
“Kamu mau ngapain ke perpustakaan?” tanya Sasa
“Mau numpang ngadem, yaa pinjam buku lah Sa, aneh kamu mah.” Jawab Nafisah dengan kekehannya
“Bukan gitu, maksut aku tuh kamu mau pinjam buku atau ngembaliin buku yang kamu pinjam kemarin.” Kata Sasa
“Mau temenin Arkan pinjam buku yang sama kaya punya aku yang aku pinjam kemarin.” Ucap Nafisah
“Ooohh… kok Arkan tau kamu pinjam buku dari perpustakaan?” tanya Sasa
“Dia semalem chat aku terus nanyain tugas yang dikumpulin besok.” Jawab Nafisah
Arkan yang menjadi topik pembicaraan mereka hanya diam saja sambil memainkan HP nya, sebenarnya ia juga ingin berkenalan dengan kedua teman Nafisah namun kondisinya kurang tepat jadinya ia lanjutin saja main HP nya.
Sasa sebenarnya ingin menanyakan lagi kelanjutan cerita yang di chat oleh Arkan, namun kondisinya kurang tepat karena dosen telah memasuki kelas mereka. Jadi ia tunda terlebih dahulu pertanyaan tersebut dan akan ia tanyakan kembali nanti pada saat waktu istirahat.
Bukannya Sasa tidak suka apabila Arkan mengirim pesan ke Nafisah tetapi dia ingin menepati omongannya yang akan menjaga Nafisah dari seorang cowok yang mencoba mendekatinya. Walaupun tujuan cowok itu hanya menanyakan tugas kuliah tetapi Sasa tetap mewanti – wanti hal yang tidak diinginkan.
“Selamat pagi.” Ucap Dosen
“Pagi pak.” Jawab semua Mahasiswa/i secara bersamaan
“Oke, langsung saja kita lanjutin materi minggu lalu. Namun sebelumnya apakah ada yang ditanyakan untuk materi kemarin?” tanya Dosen tersebut
Semua Mahasiswa/i hanya menggelengkan kepalanya untuk menjawab pertanyaan dosen tersebut.
“Baik, apabila tidak ada hal yang ditanyakan untuk materi yang kemarin saya lanjutkan saja materi selanjutnya. Silahkan dicatat untuk materi penting yang saya terangkan.” Lanjut dosen tersebut.
Semua Mahasiswa/i fokus mendengarkan penjelasan dosen tersebut, tak lupa mereka juga mencatat materi penting yang diterangkan oleh dosen tersebut. Waktu terus berjalan, hingga akhirnya 2 jam materi telah selesai diterangkan.
Tak lupa dosen juga memberikan tugas ke Mahasiwa/i yang tugas presentasi secara berkelompok dimana perkelompok diisi oleh 4 orang, dosen membebaskan untuk memilih anggota kelompoknya masing – masing dan presentasi dimulai minggu depan. Setelah
menjelaskan mengenai tugasnya dosen tersebut langsung meninggalkan kelasnya.
“Arkan kamu jadi ke perpustakaannya?” tanya Nafisah
__ADS_1
“Jadi kok, teman kamu jadi mau ikut?” kata Arkan
“Iyaa.”
“Ya udah deh sekarang aja kita ke perpustakaannya. Oh iya aku boleh nggak gabung temenan sama kalian?” tanya Arkan
“Boleh aja kok, justru kita seneng kalo banyak temen.” Jawab Hana
Mereka langsung meninggal kelas dan menuju ke perpustakaan, lumayan ada waktu istirahat satu setengah jam. Mereka berjalan sambil diselingi dengan pembicaraan ringan.
“Gimana kalau kita sekalian satu kelompok tugas presentasi tadi, setuju nggak?” tanya Sasa
“Kalau aku setuju – setuju aja.” Kata Hana
“Aku juga setuju, pas kan udah berempat.” Ucap Nafisah
“Nggak papa nih aku sekelompok sama kalian?” tanya Arkan yang merasa tidak enak dengan ketiga temannya
“Yaelah si Arkan merasa nggak enak segala, kaya baru kemarin sore aja kenalnya.” Kata Hana
“Tau tuh Arkan, santai aja kali.” Tambah Sasa
Arkan hanya tersenyum menanggapi omongan Hana dan Sasa.
“Jangan – jangan kamu yang nggak mau satu kelompok dengan kita.” Tuduk Hana
“Nggak kok, justru aku seneng satu kelompok dengan kalian, apalagi kalian juga nggak keberatan kalau aku gabung temenan sama kalian.” Jawab Arkan
“Udah deh kalian nggak usah berantem, kita udah sampe nih di perpustakaan.” Ucap Sasa
“Ayok Naf, bantuin aku cari bukunya.” Ajak Arkan.
“Semangat banget pak, sampe lupa sama kita.” Saut Hana
“Nggak lupa kok cuma….” Ucap Arkan sambil menggantungkan omongannya
“Tuhkan mulai lagi berantemnya. Mending kita langsung cari buku masing – masing, biar kita bisa ke kantin juga.” Timpal Nafisah yang menengahi mereka berdua
Mereka berempat langsung menuju rak buku untuk mencari buku yang mereka butuhkan. Yang awalnya Hana dan Sasa tidak ada niatan untuk meminjam buku akhirnya juga ikutan meminjam buku, lumayankan untuk referensi tugasnya dan tambah ilmu juga tentunya.
Sedangkan, Arkan dan Nafisah juga sibuk mencari buku yang dibutuhkan dimana letak rak buku ini berbeda dengan Hana dan Sasa. Bisa dibilang mereka ini saling berpencar di dalam perpustakaan. Setelah menemukan buku yang mereka cari, mereka langsung ke bagian petugas perpustakaan untuk meminjam buku tersebut.
Berhubung masih ada waktu 45 menit mereka langsung segera menuju ke kantin untuk makan. Setelah makan mereka langsung buru – buru menuju ke kelas agar tidak terlambat untuk kuliah jam kedua.
****
Sampai disini dulu ya guys, mohon koreksinya apabila ada salah ketik dari cerita ini. Terimakasih
****
__ADS_1
Jangan lupa like dan komennya ya, jangan lupa juga votenya biar authornya semangat nulis cerita ini, hehehe….
See you…. Bye bye…