Rafif & Nafisah

Rafif & Nafisah
R&F. Part 19


__ADS_3

Hallo, terimakasih yaa udah mau klik novel ini, semoga suka ! selamat membaca guys, luv luv


-----


Sesampainya di kost Nafisah langsung masuk ke dalam kamar untuk bersih – bersih dan melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim. Setelah itu, dia mengistirahatkan tubuhnya di kasur tercintanya.


Hari ini dia cukup lelah walaupun tak banyak melakukan gerak tapi cukup membuat tubuhnya terasa lelah. Nafisah memainkan HP nya sambil rebahan di kasurnya. Nafisah menghubungi Mama nya untuk menanyakan apakah keluarganya sudah dalam perjalanan atau masih bersiap.


“Assalamualaikum Ma.” Salam Nafisah


“Waalaikumsalam kak. Ada apa?” tanya Mama


“Mama sama yang lainnya udah dalam perjalanan atau masih di rumah?” tanya balik Nafisah


“Mama sama yang lainnya sudah perjalanan, kayanya sampai sana malam.” Jawab Mama


“Oooh ya udah kalo gitu. Nafisah cuma mau tanya itu aja.” Kata Nafisah


“Kakak mau titip sesuatu nggak?” tanya Mama


“Nggak ada, ya udah mama sama yang lainnya hati – hati ya, semoga selamat sampai tujuan. Assalamualaikum.” Ujar Nafisah


“Iyaa, waalaikumsalam.” Jawab Mama


Setelah sambungan telephon berakhir Mama meletakkan kembali HP nya ke dalam tasnya.


“Kakak nelphon ada apa Ma?” tanya papa sambil menatap lurus ke depan


“Nggak ada apa – apa cuma nanya, udah dalam perjalanan atau masih ada di rumah.” Jawab mama


“Nanti kita jemput kakak dulu baru ke hotel atau gimana?” tanya Caca yang duduk di kursi belakang bersama dengan Raka


“Kita jemput kakak aja sekalian, biar besok langsung bisa jalan – jalan.” Jawab Papa


“Emang kakak udah tau kalo kita bakal jemput kakak dulu baru ke hotel?” tanya Caca kembali


“Belum, kalo gitu mama kirim pesan aja sekarang, kasih tau kakak kalo kita nanti bakal jemput kakak dulu baru ke hotel.” Perintah papa ke mama


“Iya pa.” jawab mama sambil mengetik pesan dan mengirim ke Nafisah


Setelah mengirimkan pesan suasana di dalam mobil tersebut kembali hening, Raka dan Icha kembali fokus dengan HP nya masing. Sedangkan Nafisah setelah mendapatkan pesan dari mama nya ia langsung bersiap mempacking beberapa bajunya, dia hanya membawa beberapa potong bajunya karena di rumah dia masih ada beberapa baju yang sengaja ia tinggal agar sewaktu – waktu kalau dia pulang tidak perlu membawa banyak baju.


-


-


-


Malamnya Nafisah menunggu kedatangan keluarganya yang akan menjemputnya, ia sudah sangat tak sabar untuk bertemu dengan mama, papa, dan kedua adiknya.


Sampai – sampai dia tak merasakan kantuk pada matanya, padahal biasanya pada jam segini Nafisah sudah bersiap untuk tidur. Setelah menunggu sekian lama akhirnya mama nya menelphon Nafisah mengatakan bahwa telah sampai di depan kost Nafisah.

__ADS_1


“Assalamualaikum Kak.” Salam mama


“Waalaikumsalam ma, mama udah sampai mana?” tanya Nafisah


“Mama sudah sampai di depan kost kamu, sebentar lagi papa samperin kakak buat bantu bawain barang kakak.” Jawab Mama


“Oh iya ma, kakak udah siap juga kok.” Kata Nafisah


“Ya udah ya, Assalamualaikum.” Ucap Mama


“Iya ma, Waalaikumsalam.” Jawab Nafisah


Setelah sambungan telephone berakhir papa nya Nafisah langsung bergegas turun dari mobil dan menuju ke kamar putri kesayangannya. Papa langsung masuk ke dalam kost tersebut dan langsung naik ke lantai dua dimana letak kamar Nafisah berada. Setelah sampai depan pintu kamar anaknya papa langsung mengetuk pintu kamar tersebut.


Tok… tok… tok


“Assalamualaikum.” Salam papa sambil mengetuk pintu


“Waalaikumsalam, iya bentar.” Jawab Nafisah


Ceklek


Setelah membuka pintu Nafisah sangat terkejut ternyata yang mengetuk pintunya adalah papanya, walaupun dia sudah menduga kalau yang mengetuk pintu adalah papanya, Nafisag tetap merasa kaget sekaligus merasa senang. Nafisah langsung mencium tangan kanan papanya dan memeluk tubuh seseorang yang selama ini ia rindukan.


“Papa…. Kakak kangen sama papa.” Ucap Nafisah sambil memeluk papanya


“Papa juga kangen sama kakak.” Jawab papa sambil membalas pelukan putrinya sambil mencium kepala Nafisah yang tertutup hijab instannya


“Ya udah yuk langsung ke hotel aja, koper kakak mana? Sini papa bantu bawakan.” lanjut papa dan mengurai pelukan dengan putrinya


“Nggak usah nangis dong kak, masa putri papa cengeng.” Ucap papa ketika mengetahui putrinya mengusap matanya


“Kakak tuh terharu Pa.” jawab Nafisah sambil menyerahkan kopernya ke papanya


Sebelum meninggalkan kamarnya Nafisah mematikan lampu kamarnya dan mengunci pintu kamarnya. Nafisah mengekori papanya yang sedang membawakan kopernya.


Setelah menuruni beberapa anak tangga dan keluar dari kost kini papa dan Nafisah sudah di mobil, papa langsung memasukkan koper Nafisah ke dalam bagasi mobil. Sedangkan Nafisah langsung menghampiri mama nya baru keluar dari mobil untuk menyambut putriya.


“Mama…. Kakak kangen sama mama.” Ucap Nafisah langsung memeluk erat tubuh mama nya, kali ini dia juga sampai menitihkan air mata bahagianya.


“Mama juga kangen sama kakak.” Ucap mama sambil membalas pelukan putrinya sambil sesekali mencium kening Nafisah


“Kakak sehatkan?” lanjut mama


“Sehat.” Jawab Nafisah dengan suara lirihnya


“Pelukannya dilanjut di hotel aja yuk.” Ucap papa memecah kesunyian


Ketika mendengar suara papanya kedua wanita beda generasi tersebut langsung melepaskan pelukan dan masuk ke dalam mobil. Nafisah duduk di kursi belakang bersama ke dua adiknya. Sedangkan mama kembali duduk di depan di samping suaminya.


“Nyenyak banget mereka tidurnya.” Kata Nafisah ketika melihat ke dua adiknya yang tertidur pulas

__ADS_1


“Dari tadi mereka tidurnya, mungkin perutnya terasa kenyang kali jadi tidurnya pulas banget.” Ucap mama


“Kakak udah makan?” tanya papa sambil fokus menyetir mobil


“Udah dong pa, masa jam segini belum makan.” Jawab Nafisah


“Hotelnya dari sini jauh nggak pa?” tanya Nafisah balik


“Nggak terlalu jauh deh kayanya.” Jawab Papa


“Tadi papa nggak nyasar kan?” tanya Nafisah


“Nyasar sih nggak kak, tapi sesekali masih nyontek google maps hahaha.” Jawab Papa sambil tertawa


“Nyontek nggak papa kalai pa dari pada nyasar, lagian nggak ada yang marahin papa kalo papa nyontek google maps.” Kata Nafisah


“Ujian kakak gimana, lancar?” tanya mama yang dari tadi hanya diam menyimak omongan papa dan anak


“Alhamdulillah lancar kok ma, berkat doa mama sama papa.” Jawab Nafisah


“Alhamdulillah, terlepas dari doa mama sama papa itu juga karena adanya usaha kakak yang rajin belajar, rajin ngerjain tugas, dengerin dosen kalo lagi nerangin materi.” Terang Mama


“Iya ma.” Jawab Nafisah


Setelah menempuh jarak beberapa menit akhirnya mobil yang ditumpangi oleh keluarga Nafisah telah


sampai di hotel. Papa langsung memakirkan mobilnya dan turun mengambil koper yang ada di bagasi, sedangkan Nafisah sedang berusaha membangunkan ke dua adiknya yang masih pulas tertidur.


“Caca, Raka bangun, kita udah sampai di hotel.” Ucap Nafisah sambil menggoyangkan lengan kedua adiknya


“Eehmm.” Ucap keduanya


“Kakak.” Ujar Caca dengan wajah terkejutnya dan langsung memeluk kakanya.


Sedangkan Raka yang yang mendengar adiknya menyebut kakak langsung membuka matanya dan terkejut dengan adanya Nafisah di sampingnya. Raka yang juga rindu dengan kakaknya langsung ikutan memeluk dengan eratnya.


“Udah lepasin, Caca nggak bisa nafas.” Ucap Caca yang berada di tengah – tengah kakaknya


“Turun yuk, udah ditungguin sama mama papa.” Ajak Nafisah ketika melepas pelukan


“Yuk!” ucap Raka


Mereka akhirnya keluar dari dalam mobil dan menyusul kedua orang tua nya yang sudah menuggu diluar mobil. Setelah itu mereka langsung menuju ke dalam hotel untuk melakukan chek in agar bisa langsung segera beristirahat terlebih mama, papa, dan kedua adik Nafisah seteleh menempuh perjalanan jauh.


Setelah Check in mereka langsung menuju kamar masing dimana mama sama papa, Nafisah dengan Caca, sedangkan Raka dia meminta untuk sekamar sendirian karena dia males sekamar dengan dua saudaranya, apalagi dengan adiknya.


****


Sampai disini dulu ya guys, mohon koreksinya apabila ada kesalah ketik dari cerita ini. Terimakasih


****

__ADS_1


Jangan lupa like dan komennya ya, jangan lupa juga votenya biar authornya semangat nulis cerita ini, hehehe….


See you…. Bye bye…


__ADS_2