Rafif & Nafisah

Rafif & Nafisah
R&F. Part 16


__ADS_3

Hallo, terimakasih yaa udah mau klik novel ini, semoga suka ! selamat membaca guys, luv luv


-----


Hari ini adalah hari pertama Nafisah melakukan ujian untuk semester pertamanya. Untuk hari ada 2 mata kuliah yang ujikan. Setelah bersiap Nafisah langsung berangkat menuju kampusnya agar tidak terlambat. Ketika dia akan menuju kelasnya Nafisah tidak sengaja bertemu dengan Sasa.


“Sa, tungguin.” Teriak Nafisah agak kencang karena Sasa berada di depannya yang agak jauh


Merasa ada yang memanggilnya Sasa menoleh ke belakang, ternyata yang memanggilnya adalah Nafisah. Mereka jalan beriringan menuju kelas.


“Hana mana?” tanya Nafisah


“Nggak tau, tadi aku berangkat sendirian.” Jawab Sasa


“Kok aku deg – deg an ya Sa.” Ucap Nafisah


“Sama aku juga Naf.” Kata Sasa


“Mudah – mudahan nanti lancar ya ujian kita.” Kata Nafisah


“Amin.” Jawab Sasa


“Buruan yuk ke kelas, biar nggak telat.” Ajak Nafisah


“Yuk!” kata Sasa


Setelah melawati lorong kampus akhirnya mereka telah sampai di dalam kelas. Disana sudah banyak yang datang, tak terkecuali Hana dan Arkan yang sudah duduk manis di atas kursi sambil membaca buku. Nafisah dan Sasa langsung menempati kursi kosong yang berada diantara Hana dan Arkan.


“Hai Han, serius banget.” Sapa Nafisah yang duduk tepat di samping kanan Hana


“Yaya dong biar nanti bisa dengan mudah menjawab soal – soal ujiannya. Kamu udah belajar?” tanya Hana


“Amin. Udah kok.” Jawab Nafisah


“Kamu diam dulu ya, aku mau belajar lagi.” Kata Hana


“Oke.” Ucap Nafisah


Nafisah hanya duduk manis sambil mengedarkan pandangannya di dalam kelas. Semua teman – temannya rata – rata pada belajar. Ada yang belajar sendiri, ada yang belajar bareng temannya, ada juga yang belajar sambil diselingi main HP.


Disini Nafisah sengaja tidak belajar atau sekedar membaca bukunya sekilas. Alasannya dia tidak ingin memforsir otaknya untuk terlalu berfikir secara keras. Dia mengandalkan kesehariannya dan belajar pada malam hari atau pada saat pagi hari setelah sholat shubuh.


Kini tibalah saatnya waktu ujian dimulai setelah dosen membagikan soal dan lembar jawaban ke setiap mahasiswa/i.


“Silahkan dikerjakan masing – masing, dilarang tolah toleh ke temannya, dilarang juga meminta ataupun membagikan jawaban ke temannya, jangan ada yang membuka buku ataupun catatan yang berkaitan dengan mata kuliah ini. Apabila ada yang melanggar silahkan keluar dari ruangan ini. Faham?” peringat dosen tersebut

__ADS_1


“Faham bu.” Jawab semuanya secara serentak


Semua mahasiswa/i pada fokus dengan soal dan lembar jawabannya masing – masing. Tidak ada yang berani tolah toleh ke temannya. Jangankan noleh melirik pun tak ada yang berani.


Nafisah mengerjakan soalnya dengan lancara, apabila ada soal yang menurutnya kurang ia fahami maka akan ia loncati terlebih dahulu dan mengerjakan soal selanjutnya yang ia bisa kerjakan. Waktu terus berjalan dengan begitu cepat dan tak terasa waktu tinggal 15 menit.


“Waktu kalian tersisa 15 menit, gunakan sisa waktu sebaik mungkin.” Peringat dosen tersebut


Ketika dosen setelah mengatakan hal tersebut. Ada mahasiswa yang tambah gemeteran karena belum selesai mengerjakan tugas, ada juga yang santai – santai aja sambil memainkan bolpoin walaupun dia belum selesai mengerjakan semua soalnya. Ada juga yang tetap tenang menjawab setiap pertanyaan yang tercetak di lembar kertas.


“Waktu kalian sudah habis, silahkan meninggalkan kursi masing – masing, biar nanti ibu yang mengambil lembar jawaban kalian.” Titah dosen tersebut


Setelah mendapat perintah tersebut semua mahasiswa/i meninggalkan kursinya masing – masing. Setelah itu dosen tersebut mengambil satu persatu lembar jawaban dengan dibantu asistennya.


“Ke kantin yuk, laper nih.” Ajak Hana


“Ayok, sekalian ngademin pikiran.” Jawab Sasa


Mereka saat ini dalam perjalanan menuju kantin


“Otak ku rasanya ngebul banget.” Keluh Arkan


“Alay banget kaya abis ngapain aja.” Ucap Hana


“Wajar dong aku kan tadi jawab sambil mikir, emang kamu cuma kamu batin doang.” Ejek Arkan


“Sengklek nih anak.” Ucap Arkan


“Berantemnya di jeda dulu ya anak – anak, sekarang kalian pada pesen makan terus kita makan, setelah itu terserah deh mau ngapain aja terserah kalian berdua.” Ucap Sasa


“Kamu pesen apa Naf?” tanya Arkan ke Nafisah


“Yang ditanya cuma Nafisah aja nih? Kita nggak ditanya?” kata Hana


“Terserah aku dong mau tanya siapa.” Jawab Arkan


“Santai dong nggak usah ngegas.” Ucap Hana


"Udah – udah, mending kita pesen masing – masing biar adil.” Kata Nafisah


“Hahaha… sukurin.” Kata Hana sambil berjalan menuju penjual mie ayam


Arkan yang mendapat jawaban tersebut Nafisah hanya mendengus ditambah ejekan dari Hana jadi tambah kesel. Sasa memesan bakso dan es jeruk, Nafisah dan Hana memesan mie ayam dan es teh sedangkan Arkan memesan siomay dan es jeruk. Setelah mendapatkan makanan dan minuman mereka langsung duduk di meja kantin yang sama.


“Alhamdulillah kenyang kembali.” Ucap Arkan

__ADS_1


“Habis ini ke pake lagi tenaga kita buat ngerjain soal – soal ujian.” Ucap Sasa


“Iya bener kamu Sa, mudah – mudahan nanti pengawasnya nggak killer kaya tadi.” Kata Arkan


“Kalo pengawasnya nggak killer kamu mau nyontek?” tanya Hana


“Yaa kalo di bolehin nyontek, aku yaa nyontek lah.” Jawab Arkan


“Emang ada yang mau nyontekin kamu?” tanya Sasa


“Pasti ada dong, kan aku ganteng, keren otomatis pada mau nyontekin aku.” Jawab Arkan dengan percaya dirinya


“Katanya pinter kok mau nyontek.” Goda Nafisah


“Nah bener tuh yang dibilang Nafisah.” Ucap Hana


“Nyontek mah diperuntukkan untuk semua orang tanpa terkecuali.” Ucap Arkan


“Nyontek kok bangga.” Ucap Nafisah


“Hahaha bener kamu Naf, baru tau aku kalo ada orang yang modelannya kaya Arkan.” Ucap Hana


“Kenapa sih pada suka ngebully aku, kamu jangan ikut – ikutan Hana yang suka ngebully ya Naf.” Kata Arkan


“Suka – suka Nafisah dong, emang kamu siapanya kok larang – larang dia.” Kata Hana


“Emang kamu nggak tau aku siapanya Nafisah? Kenalin aku Arkan calon masa depannya Nafisah.” Ucap Arkan


“Heleh baru calon aja bangga, belum tentu juga Nafisah mau sama kamu.” Ejek Hana


“Daripada kalian berantem buang – buang tenaga mending kita balik lagi ke kelas.” Ajak Nafisah


“Ayok masa depan.” Ucap Arkan


“Suka – suka kamu deh Kan.” Kata Hana


Nafisah yang mendengar Arkan seperti itu hanya biasa tanpa menaggapinya. Mereka berjalan meniggal kantin menuju ke kelas untuk ujian mata kuliah yang ke dua.


****


Sampai disini dulu ya guys, mohon koreksinya apabila ada kesalah ketik dari cerita ini. Terimakasih


****


Jangan lupa like dan komennya ya, jangan lupa juga votenya biar authornya semangat nulis cerita ini,hehehe….

__ADS_1


See you…. Bye bye…


__ADS_2