Rafif & Nafisah

Rafif & Nafisah
R&F. Part 30


__ADS_3

Hallo, terimakasih yaa udah mau klik novel ini, semoga suka ! selamat membaca guys, luv luv


-----


“Nafisah.” Teriak orang tersebut sambil berlari menuju ke Nafisah dan membawa beberapa kado dan buket bunga khusus untuk Nafisah.


Nafisah langsung menengokkan kepalanya, ia sangat terkejut terhadap orang yang memanggil namanya. Awalnya Nafisah sangat kesal dengan tersebut sekarang ia sangat senang karena kedatangannya.


“Assalamualaikum om, tante.” Ucap salah satu orang tersebut sambil mencium tangan mama papa Nafisah


“Waalaikumsalam, kalian temannya Nafisah ya?” tanya Rosa


“Iya tante.” Jawabnya


“Katanya kalian nggak datang?” tanya Nafisah


“Hehehe kamu kita prank tau Naf.”


“Lagian nggak mungkinlah kita nggak datang diwisuda kamu.”


“Kita juga bawain hadiah buat kamu, selamat ya. Semoga sukses untuk kedepannya.”


“Hana, Sasa, Arkan makasih udah sempetin datang kesini, makasih juga untuk kejutan dan kadonya.”


Ucap Nafisah dengan wajah haru


Ya. Yang datang adalah ketiga teman Nafisah yaitu Hana, Sasa, Arkan. Mereka sengaja datang tanpa


memberitahu Nafisah terlebih karena mereka ingin memberikan kejutan ke Nafisah. Dan ini adalah pertemuan pertama Hana, Sasa, dan Arkan dengan orang tua Nafisah.


“Iya sama – sama. Selamat ya Naf, semoga jadi orang sukses, terwujud semua cita – cita kamu.” Ucap Hana yang ikut terharu


“Selamat ya Naf, aku selalu doain yang terbaik buat kamu. Selalu support kamu juga, kamu kan udah lulus jangan lupa sama kita ya.” Ujar Sasa dengan mata yang berkaca – kaca


“Amin, makasih doanya. Semoga kalian juga cepet segera nyusul aku.” Ucap Nafisah


“Amin.” Ucap ketiga teman Nafisah secara serentak


“Kita foto bareng yuk sebagai kenang – kenangan.” Ajak Arkan


“Ayok.” Ucap Nafisah


“Kita pinjem Nafisahnya dulu ya om, tante.” Ucap Hana. Orang tua Nafisah hanya menganggukkan kepalanya


Mereka langsung menuju ke tempat foto, sedangkan papa dan mama Nafisah memilih menunggu didalam mobil.


Nafisah dan temannya sudah mulai gaya untuk berfoto, udah puluhan jepretan foto yang diabadikan di ponsel maupun dalam sebuah kamera.


“Udahan yuk, fotonya juga udah banyak.” Ujar Sasa


“Setelah ini kamu langsung pulang ke Jogja atau gimana Naf?” tanya Hana


“Aku masih mau disini dulu Han, aku mau cari kerja dulu disini.” Jawab Nafisah


“Emang kamu mau kerja dimana Naf?” tanya Sasa


“Aku sih udah milih salah satu perusahaan yang menawarkan pekerjaan ke aku, tapi aku masih bimbang.” Jawab Nafisah

__ADS_1


“Enak ya Naf, habis lulus langsung ada perusahaan yang dengan sukarela mau merekrut kamu kerja. Itupun nggak cuma satu perusahaan tapi beberupa perusahaan sampe kamu bingung pilihnya.” Celetuk Arkan


“Hehehe, aku juga nggak nyangka banget kalo ada beberapa perusahaan yang mau merekrut aku kerja di perusahaannya.” Ucap Nafisah


“Ya wajar aja sih kamu kan pinter, jadi aku nggak heran kalo soal hal itu.” Kata Sasa


“Waktu aku minta pendapat sama orang tua aku tentang beberapa perusahaan tersebut, katanya aku suruh ngikutin kata hati aku, soalnya kan aku yang jalanin. Kata orang tua aku juga perusahaan yang udah menawarkan diri itu perusahaan besar dan perusahaan yang sangat terkenal di Asia.” Jelas Nafisah


“Bener tuh apa yang dibilang sama orang tua kamu.” Kata Arkan


“Oh iya Naf, katanya setelah lulus kamu mau buka usaha sendiri? Ini kok malah mau cari kerja.” Tanya


Hana


“Iya, alasan aku kerja itu selain cari pengalaman juga cari modal buat usaha aku. Aku pengen usaha aku nantinya itu dari uang tabungan aku sendiri, aku nggak mau lagi ngrepotin orang tua aku.” Jawab Nafisah


“Wahhh keren kamu, kalo boleh tau kamu mau usaha apa?” tanya Hana


“Aku pengen jualan kue, tapi kecil – kecilan dulu. Mungkin secara online aja dulu, nanti kalo


peminatnya banyak baru deh buka toko.” Tutur Nafisah


“Wahh… ide bagus tuh Naf, nanti aku bantu juga buat jualannya. Atau nanti aku tawarin juga ke mama aku, kan mamaku sering ikut arisan sama teman – temannya.” Ucap Hana


“Mudah – mudahan sukses usaha kamu, dan kita siap buat bantuin kamu.” Ujar Hana. Nafisah hanya


mengaminkan perkataan Hana


“Kalo aku bantuin apa Naf?” tanya Arkan yang sedari tadi hanya menyimak


“Iya nanti aku beli kue kamu, tapi aku belinya nggak bisa banyak.” Ucap Arkan


“Bercanda kali Kan, nanti kalo aku butuh bantuan kamu aku calling kamu. Lagian kamu kan sekarang


udah nggak jomlo lagi, ada hati yang harus kamu jaga. Jadi aku nggak bisa sebebas dulu waktu kamu


masih jomlo.” Ujar Nafisah


“Santai aja kali Naf, pacar aku juga ngertiin kok.” Kata Arkan


“Walaupun gitu kan, rasanya beda Kan nggak kaya dulu.” Ucap Nafisah


“Iya deh, tapi kalo kamu butuh bantuan langsung callin aku aja, pasti aku usahain buat bantuin kamu.” Kata Arkan


“Oke.”


“Ohh… ya udah deh kita pulang duluan ya.” Ucap Sasa


“Kalo butuh bantuan langsung bilang ke kita ya Naf.” Ujar Hana


“Iyaa.”


“Ya udah deh kita pamit ya Naf.” Pamit Arkan


“Iya, kalian hati – hati ya.” Ucap Nafisah


Mereka berpisah ketika Nafisah sudah sampai di depan mobilnya. Nafisah langsung masuk ke dalam

__ADS_1


mobil yang sudah terdapat mama papanya yang menunggunya dari tadi.


“Udah selesai kak?” tanya Rosa


“Udah kok ma.” Jawab Nafisah


“Kita langsng pulang ke hotel atau mau mampir ke tempat makan?” tanya Andi


“Langsung pulang aja pa, ya kali kita ke rumah makan pake pakaian kaya gini.” Jawab Rosa


“Iya bener yang dibilang sama mama, kakak juga udah capek mau istirahat.” Ucap Nafisah


“Gimana kak udah nentuin perusahaan mana yang kamu pilih?” tanya Andi


“Udah pa, kakak pilih kerja di perusahaan x, kakak juga udah cari – cari tentang profile perusahaan


tersebut.” jawab Nafisah


“Terus kamu udah konfirmasi ke pihak kampus maupun ke pihak perusahaan?” tanya Rosa


“Udah, besok hari senin kakak di suruh datang ke perusahaan untuk interview.” Jawab Nafisah


“Mudah – mudahan ketrima ya kak.” Ucap Rosa


“Amin.”


“Kalo kamu ketrima kerja di perusahaan x otomatis kamu pindah kos juga dong? Nggak mungkin kan


kamu tetap kost disini, kan jauh jaraknya” tanya Andi


“Kalo aku ketrima kerja disana ya pasti aku pindah kost pa, nggak mungkin kakak masih ngekost di kost yang saat ini, bisa – bisa waktu kakak habis di perjalanan.” Jawab Nafisah


“Kalo kamu pindah kost yang bantuin kamu pindahan siapa? Besokkan mama sama papa udah pulang lagi ke Jogja.” Tanya Rosa


“Gampang itu ma, kan aku bisa minta bantuan sama temen – temen aku.” Ucap Nafisah


“Oh iya, mama lupa kalo kamu udah punya temen deket. Mereka baik – baik ya Naf.” Kata Rosa


“Kok mama tau kalo mereka baik?” tanya Andi


“Ya tau dong insting seorang ibu itu selalu benar, dari gerak – geriknya aja udah kelihatan kalo mereka anaknya baik.” Jawab Rosa


“Yang dibilang mama bener kok pa, mereka memang baik sama Nafisah. Mereka juga orang pertama yang kakak kenal dalam kelas kakak.” Tambah Nafisah


“Nahkan bener apa yang mama bilang.” Ucap Rosa. Andi hanya mengangguk – anggukan kepalanya


Setelah perbincangan tersebut hanya ada keheningan yang menemani perjalanan keluarga ini. Sesampainya di hotel mereka langsung membersihkan diri dan mengistirahatkan tubuh.


****


Sampai disini dulu ya guys, mohon koreksinya apabila ada kesalah ketik dari cerita ini. Terimakasih


****


Jangan lupa like dan komennya ya, jangan lupa juga votenya biar authornya semangat nulis cerita ini,hehehe…


See you…. Bye bye…

__ADS_1


__ADS_2