Rank F Presiden Son.

Rank F Presiden Son.
Episode 26


__ADS_3

Park Jin Hyun dan beberapa newbe hunter rank EF bersiap masuk duengon rank F.


"Baik, di dalam kemungkinan adalah duengon dengan persekitaran yang dingin. Semuanya, yang tidak memiliki keterampilan es atau daya tahan sejuk, tolong ke mari. Aku akan memberikan jaket tebal untuk kalian."


Seseorang mengangkat tangannya.


"Iya."


"Bagaimana kamu tahu itu duengon yang lingkungannya dingin?"


Park Jin Hyun menghela nafas.


"Dari mana aku tahu tidak ada kene mengena dengan penyerangan."


Park Jin Hyun dengan dingin menjawab.


"Semua yang aku lakukan untuk keselamatan kalian para newbe. Aku juga seseorang yang selalu menerima perlindungan. Saat ini juga masih memerlukan perlindungan. Namun aku melangkah maju hari ini. Aku hanya bebas melakukan sesuatu saat aku jauh dari penjaga ku. Jadi baik kalian berperilaku baik di dalam."


Park Jin Hyun menjelaskan sedikit tentang kondisinya.


Saat itu, mereka mengingat bagaimana kondisi Park Jin Hyun saat ini. Dia pasti di paksa melakukan sesuatu yang akan merusak namanya.


"Ikut saja rencana yang ku katakan. Kalian sudah mempercayai ku dengan memberikan semua keterampilan kalian. Yang perlu kalian lakukan adalah menggunakannya dengan benar."


Park Jin Hyun memberikan jaket tebal dan dia sendiri memakainya. Inventori miliknya juga adalah kelebihan yang sangat berguna.


Dia bisa menyimpan bekalan makanan yang tidak terhitung jumlahnya.


Hanya perlu menyembunyikan itu dari banjingan kacamata hitam.


.


.


.


Mereka mula memasuki duengon itu dan mereka di tampar oleh kedinginan yang sangat mengerikan.


Tanah di tutupi salju yang sangat tebal. Itu sama seperti yang di bicarakan Park Jin Hyun.


Dunia tampa matahari. Itulah yang bisa di ucapkan dengan lingkungan yang mereka tiba saat ini.


"Fokus."


Suara Park Jin Hyun membuat semua orang terbangun dan menarik senjata mereka.


Kelinci imut muncul di antara mereka dari dalam salju.


[Kelinci putih: F


Sumber makanan.


Tidak merbahaya.


Bisa meningkatkan keterampilan es jika di makan.


Elimen: Es


status tubuh: ? ]

__ADS_1


"Jangan lengah. Jika ada sumber makanan, pasti ada pemangsa nya."


Mereka semua menelan ludah sambil memerhatikan sekeliling.


Saat ini, si kacamata hitam bersama mereka. Mereka di rank A. Namun sudah pasti mereka tidak akan membantu mereka.


Muncul monster yang seperti singa laut namun berbulu putih tebal. Giginya yang sebesar lengan pria dewasa.


Mereka sebesar 2 meter.


[Lion Froz. F


Monster di duengon rank F. Suka memangsa mereka yang lebih lemah.


Elimen: Es.


Status tubuh: 50.]


Park Jin Hyun memegang pedangnya lebih erat. Dari semua orang di sini, dialah yang paling lemah.


"Mereka yang punya skill api ke depan. Skill es backup skill api, yang lain siap maju saat yang lain kelelahan."


Semua langsung masuk formasi dengan kepercayaan penuh. Si kacamata hitam itu hanya melindungi diri mereka sendiri.


Juga mereka punya senjata rank S di tangan mereka. Tidak ada yang perlu di takuti mereka di duengon rank F itu.


Seorang backup es yang ketakutan menjatuhkan pedang di tangannya. Park Jin Hyun yang melihat itu langsung menariknya ke belakang.


Bukan salahnya untuk takut. Dia juga sama sepertinya saat pertama kali bertemu dengan monster. Membunuh bukan hal yang mudah bahkan untuk serangga.


Park Jin Hyun menggantikan backup es yang kehilangan ritme nya dan pertarungan itu selesai.


Dia kehilangan 30 stat untuk dirinya di awal. Dia pergi ke arah pria yang menjatuhkan pedang itu.


Buk.


Park Jin Hyun memukulnya ringan. Hanya untuk si kacamata hitam itu melapor pada ayahnya. Dia perlu mengotori namanya sebisa mungkin untuk melakukan rencananya.


"Kamu pikir ini permainan video di mana kamu bisa memulai semuanya dari awal? Jika kamu mati, kamu mati selamanya. Aku tidak peduli jika kamu ingin mati. Tapi setidaknya jangan menbawa mereka yabg tidak ingin mati bersama."


Mereka semua tahu bahwa orang yang mengatakan itu adalah yang terlemah dalam kelompok itu. Namun dia melangkah maju tampa ragu. Itu membuat mereka merasa lebih lemah.


Para penjaganya mula meninggalkan kawasan itu. Mereka pasti tidak ingin berbagi makanan yang harganya miliaran di toko hunter.


Park Jin Hyun menghela nafas setelah kelibat mereka menghilang. Dia menghulur tangannya pada pria yang dia pukul tadi.


"Maaf. Tapi kamu harus tetap fokus di masa depan. Jangan membuat nyawa mu melayang tampa hasil. Kelinci itu, kalian tangkaplah. Itu bisa di jual. Itupon jika kalian mahu."


Park Jin Hyun mengeluarkan roti sandwich pada mereka semua.


"Jika kalian mahu lagi, datang pada ku. Aku tidak memerlukan para kelinci ini juga. Kumpulkan tenaga kalian sebelum mencapai bos duengon. Cukup berikan salat pada mereka, mereka akan mendekat."


Park Jin Hyun mengatakan itu dan langsung duduk bersandar di pohon dan menutup matanya sejenak.


"Bangunkan aku dalam 1 jam."


Mereka akan bergerak dalam 1 jam.


Mereka mencoba metode yang di berikan Park Jin Hyun dan itu menjadi sangat mudah menangkap kelinci yang di katakan sangat sukar di tangkap kerana menyelam ke dalam salju.

__ADS_1


.


.


.


1 jam berlalu dan Park Jin Hyun di bangunkan.


Dia bisa melihat banyak kelinci putih di tangan mereka.


Mereka mematahkan leher mereka supaya itu dalam keadaan baik untuk di jual.


'Bagus. Mereka mula beradaptasi. Mematahkan leher kelinci yang imut bukan hal yang mudah.'


Park Jin Hyun puas dengan perkembangan itu.


"Simpan itu dalam inventori kalian. Atau penjaga ku mungkin merampasnya."


Mereka dengan cepat menyimpannya. Mereka tahu Park Jin Hyun berada di tengah kekangan. Tidak mungkin pria muda sepertinya ingin melakukan hal seperti ini jika bukan kerana uang.


Park Jin Hyun sudah kaya. Jadi mengapa dia melakukan ini? jelas dia di paksa banjingan Park Kin Ho itu untuk mengikat hunter ke arahnya. Namun dalam penyerangan ini, bawahan Park Kin Ho tidak melakukan apa pon selain melihat mereka.


Mereka tidak akan berpihak pada Park Kin Ho sampai mati pon. Namun mereka akan mendukung Park Jin Hyun yang secara kasar, berada di tengah pertempuran antara Politikus dan hunter. Tidak ada yang bisa dilakukan mereka untuknya selain berada di sisinya saat dia di tekan.


Mereka meneruskan perjalanan hingga akhirnya mencapai bos monster di duengon itu.


Lion Froz yang 2 kali lebih besar membuka matanya seperti menyambut kedatangan mereka.


RAAAAUR!!!!!!


Suara aumannya bisa memecah kuping bila bila masa saja. Semua menutup kuping mereka kerana auman mereka.


"Mereka yang punya skill es penyerang ke depan. Skill api jenis penyerang backup belakang. Yang skill api pelindung ke depan dengan skill es penyerang. Yang lain, siap sedia backup."


[Bos Lion Froz. E.


Selalu tidur dan bangun saat kawasannya terancam.


Elimen: es.


status tubuh: 150.]


"Semua, siap menyerang!"


"Baik!"


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung.........................


__ADS_2