Rank F Presiden Son.

Rank F Presiden Son.
Chapter 5


__ADS_3

Nulho: Chapter dan episode tidak bertuturan dan ketuker? yah, peduli sana lah. Yang baca aja penulis sendiri.


Hadueh...


.


.


.


"Sekarang, apa yang akan aku lakukan? Kamar ku berantakan."


Park Jin Hyun menatap ruangan kamar itu dari tempat tidur miliknya.


Seluruh kamar itu berantakan kerna merpati sialan itu.


"Mari panggil tukang bersih bersih aja."


Park Jin Hyun akhirnya memanggil tukang bersih bersih dan pergi berjalan jalan di luar.


Cuaca setelah ribut petir sangat enak untuk di nikmati.


Dia merenggang kan tubuhnya sambil menghirup udara segar setelah ribut.


Dia mula berjalan sambil berlompat di lopak air hujan selagi tidak ada orang.


Dia melompat ke lopak yang sedikit lebih banyak airnya di hujung jalan.


Spalsh.


Park Jin Hyun terkaku seketika. Akibat dari lompatannya itu, dia membasahi sepatu orang itu yang kelihatannya mahal.


"Maaf, aku tidak sengaja."


Park Jin Hyun mencuba yang terbaik untuk berbicara sopan.


"Tidak masaalah. Apa kamu tidak apa apa? seluar mu basah."


Wanita dengan rambut biru laut dan mata merah menatap pria yang terlihat menyedihkan dengan menundukkan kepala nya.


"Ah, ini salah ku kerana melompat di lopak air."


Sekali lagi Park Jin Hyun terkaku melihat wanita itu.


'Yoo Min Hae!? Apa aku punya keberuntungan sangat teruk!?'


Yoo Min Hae bisa melihat alis kiri pria itu bergetar.


Namun itu hanya sebentar dan wajah pria itu kembali tenang.


"Maaf kerana membasahkan sepatu mu. Apa kamu ingin aku menggantinya? Itu terlihat mahal."


"Tidak perlu. Ini hanya cebisan dari kekayaan ku."


Wanita itu dengan sombong mengatakan itu. Dia dengan pasti pria itu mengenalnya.


"Begitu, jadi-"


Jadi, selamat tinggal. Itulah yang ingin di katakan Park Jin Hyun.


Ring~


Namun hp nya berbunyi dan dia langsung melihatnya.


[Aku baru selesai pertemuan. Aku baru bisa menjawab balasan mu.]


[Syukurlah jika kamu tidak mabuk.]


[Aku harap kita bisa bertemu di bar yang selalu kamu datangi.]


[Aku mungkin akan selalu ke sana juga.]


"Berengsek ini.......! Kim Se Jung! Apa kamu ingin mengacaukan tempat minum ku!? Kamu banjingan!"


'Dia mengenal Se Jung?'


Yoo Min Hae mengingat Kim Se Jung yang tersenyum lembut pada masej yang di lihat nya.

__ADS_1


'Apa yang menariknya pria ini?'


Yoo Min Hae memandangi Park Jin Hyun dari hujung rambut, hingga hujung kaki.


Namun walau Park Jin Hyun mengatakan Kim Se Jung banjingan, dia tidak langsung membalas.


"Mengapa dia begitu tertarik dengan ku? Aku tidak melakukan apa pon."


Yoo Min Hae mengangguk pada pernyataan itu. Pria di depannya terlihat tidak berguna.


Park Jin Hyun mula membalas masej itu. Yoo Min Hae melihat balasannya.


[Banjingan! Siapa juga yang menunggu balasan mu! Aku sudah di sibuk kan oleh merpati sialan penghantar surat itu!]


Dari itu, Yoo Min Hae tahu yang pria di depannya adalah pasangan bertukar surat Han So Jung.


[Apa banjingan seperti mu menganggap ku lelucon!? Apa aku terlihat mudah mabuk pada mu!? Aku tidak mabuk malam tadi!]


Yoo Min Hae memang bisa menghidu aroma alkohol pada Park Jin Hyun. Walau itu sedikit, dia bisa menghidu nya.


[Siapa peduli kamu ke sana atau tidak! Sepertinya bahkan rank S minum juga ya? Aku pikir Rank S tidak punya masaalah.]


Yoo Min Hae mengerutkan alisnya membaca itu.


Walau itu tidak di tujukan padanya, itu membuatnya cukup terasa.


Dengan cepat balasan muncul.


[Tentu saja rank S juga punya masaalah. Aku memiliki masaalah tidak bisa tidak memikirkan mu.]


Tangan yang memegang hp itu bergetar. Wajah Park Jin Hyun memerah.


"A, a, apa!? Banjingan ini!!!"


'Apaan? Apa Se Jung sudah gila?'


[Banjingan!]


[dhs ci a PBB cxkavz!!!!]


[Da, dah!]


"Maaf, seseorang masej diri ku. Tapi aku benar benar baik baik saja. Aku pergi du-"


Baru Park Jin Hyun ingin pergi, kerah nya di tarik Yoo Min Hae.


"Siapa kamu hingga Se Jung bertindak seperti itu?"


Yoo Min Hae mengangkat kerah Park Jin Hyun dengan diri nya hingga mereka bertatap muka.


'Ahh..... Aku berasa seperti tikus di depan singa! Mengapa rank S memiliki tubuh yang besar!? Ini tidak adil!'


Yoo Min Hae di kenal sebagai hunter yang tidak pandang bulu. Dia bersedia menaikkan tangannya bahkan pada rank F yang sangat lemah dan hanya sedikit lebih kuat dari manusia biasa.


"Siapa nama mu?"


"Pa, Park Jin Hyun, anak Park Kin Ho."


Park Jin Hyun sudah bisa melihat tangan wanita itu mengepal erat.


'Bukannya aku bisa menyembunyikannya.'


Park Jin Hyun bersedia menerima pukulan. Anak sampah hanya akan di perlakukan seperti sampah walau dia berlian berkilau sekalipon. Sama seperti anak pembunuh di layan bagai pembunuh itu sendiri. Itulah logic dunia ini.


Itulah mengapa dia menjadi sampah sama seperti ayahnya. Supaya tidak ada yang merasa bersalah untuk memukulnya hanya kerana dia berlian. Cukup jadi sampah sama seperti orang yang di lihat dari mu.


"Apa itu saja yang ingin kamu katakan sebelum aku menghajar mu?"


Niat membunuh dari Yoo Min Hae benar benar kuat. Mata Park Jin Hyun yang tertutup sampai bergetar.


'Anak orang yang menyebabkan adik kandung ku mati! Jika anak mu mati, kamu akan paham penderitaan ku! Apa yang membuat Se Jung dekat dengannya!? Kakak mu mati kerana ayah orang ini!'


Walau dia marah, yang keluar hanyalah wajah dingin dengan niat membunuh.


"Banjingan, kamu terlihat ingin menangis."


Kata seperti mengejek seperti cara biasa Park Jin Hyun berbicara membuat niat membunuh Yoo Min Hae bertambah kuat.

__ADS_1


"Apa kamu sedang menertawai diri ku!? Apa yang salah menangisi adikku yang baik itu mati kerana ayah sialan mu itu!?"


"Aku tidak pernah tahu itu banjingan! Aku hanya sampah yang suka mabuk mabukan! Jika kamu ingin menangis atau marah, tunjukkan yang itu, bukan dengan niat membunuh mu!"


Mereka berbalah kata sebentar dan tatapan Yoo Min Hae semakin tajam.


"Apa kamu pikir aku sengaja tidak melakukan itu? Aku pasti, banjingan seperti kalian tertawa di belakang untuk kesakitan yang di terima kami para hunter."


Suara dan tatapan Yoo Min Hae sangat dingin dan Park Jin Hyun berjuang menatap ke dua mata dingin itu.


"..........."


"Mengapa kamu diam sekarang? Apa perkataan ku benar membuat mu tidak bisa berbicara?"


Tangan Yoo Min Hae mula naik dan ingin memukulnya.


Menitis, menitis.


Tubuh Yoo Min Hae kaku saat dia merasakan sesuatu yang hangat mengalir di pipinya.


"Jika kamu ingin menangis, hanya menangis bodoh. Banjingan pon tahu itu!"


Kata itu menusuk hati Yoo Min Hae. Park Jin Hyun ada benarnya. Bahkan haiwan tahu bagaimana untuk menunjukkan perasaan mereka. Dia adalah monster tampa perasaan.


Tuk.


Satu tusukan mengenai tangan yang memegang kerah Park Jin Hyun dan membuat Park Jin Hyun terlepas.


Park Jin Hyun langsung pergi dari situ dan meninggalkan diri Yoo Min Hae yang kaku.


Air matanya masih mengalir di pipinya.


Perasaan yang sudah lama ia lupakan. Seseorang yang bangkit menjadi rank S sejak awal. Sudah 5 tahun dia tidak merasakan itu.


Dia sudah menerima yang dirinya adalah monster tidak berperasaan setelah sudah 2 tahun menjadi monster tidak berperasaan.


[Efek skill telah habis.]


"Skill?"


Dia menyelak rambut biru laut nya dan melihat ke arah kaca di toko berhampiran.


Air matanya terhenti. Namun dia masih bisa melihat jejak yang dia pernah menangis di wajahnya.


Dia tersenyum. Dia akhirnya tahu mengapa Kim Se Jung sangat menghargai pria kecil itu. Rank S yang di katakan sebagai monster tidak berperasaan, bisa berperasaan kerana efek skill nya, itu luar biasa.


[Yoo Min Hae: Pemulihan emosi 00.1%]


"Heh, yang benar saja!?"


Dia tidak bisa percaya bahwa pria kecil itu bahkan bisa memulihkan emosi yang sudah mati selama 5 tahun.


"Aku mungkin perlu mengirim hadiah minta maaf."


Yoo Min Hae bergumam sendiri dan melihat langit yang tinggi dan cerah. Untuk waktu yang lama, dia merasa langit itu indah.


"Maaf menganggap mu seperti banjingan itu. Kamu bahkan membuat ku merasakan tangisan dan memulihkan emosi ku. Kamu seorang yang baik."


.


.


.


"Mengapa mana ku berkurang 1? Untung mana ku penuh setiap aku berehat. Apa apaan, wanita itu menyeramkan sekali. Aku tidak ingin berurusan dengan dirinya lagi."


Park Jin Hyun berjalan tampa tahu apa yang telah ia perbuat.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung.................


__ADS_2