Rank F Presiden Son.

Rank F Presiden Son.
Episode 29 [! ! !] Ahem hem....


__ADS_3

Baiklah..... Di sini, hanya ada adegan Ahem hem... Paham paham sendiri apa yang ku maksud.... Untuk yang.... tidak mengenal hardcore lagi, kusarankan kalian skip saja episode ini.


Btw, jangan repot ya. Baru satu Episode aja di repot..... pelit amat lu... Udah di bilang bl juga..... Yang lain aku buat soft bl aja. Ada prat ciuman saja..... Di masa depan nungkin akan lebih banyak.... haha sorry ya.... 😅😔


Ok, lanjut.... Lagian si Han So Jung kan mesum orangnya.


.


.


.


Han So Jung mencoba untuk menggoda Flufny. Namun dia sedikit lupa, yang Flufny mengambil 50% sifatnya juga kerana selalu bersama.


Flufny memutar tubuhnya dan merangkul leher Han So Jung. Senyum nakal khas Han So Jung di berikan kembali padanya.


"Kamu tahu aku menyukai mu. Jadi, mengapa kamu harus menggoda ku seperti ini?"


Kuping Flufny memerah. Namun senyum nakalnya bisa menghilangkan wajah merahnya.


Flufny perlahan memberi ciuman di leher Han So Jung. Gigi taringnya menggigit leher Han So Jung dengan perlahan.


Lalu akhirnya ke 2 bibir mereka bertemu. Telinganya sudah merah seperti tomat. Wajahnya sedikit memerah.


Han So Jung tersenyum dan memasukkan lidahnya ke dalam mulut Flufny.


Flufny yang tidak melihat kejutan itu datang, memerah. Dia tidak bisa memasang wajah Han So Jung lagi.


Lidah mereka menari bersama dan kaki Flufny kehilangan kekuatan dan terduduk.


Tubuhnya merasa panas dan mananya tidak stabil. Ekor iblis nya tampa sengaja keluar dari seluarnya.


Han So Jung belum pernah melihat ekor Flufny dalam bentuk manusianya.


Han So Jung ingin menyentuh nya.


"Ah, tidak!"


Melihat Flufny mencoba menghentikan nya, Han So Jung tersenyum nakal dan menyentuhnya.


"Ah!"


Flufny yang sudah memiliki wajah merah menutup mulutnya dengan tangannya. Dalam bentuk aslinya, itu tidak sensitif. Namun itu bertolak belakang saat dalam hujud manusianya.


Han So Jung tersenyum semakin nakal setelah mendengar Flufny mendesah.


Han So Jung mencium dan menjilat ekornya itu. Tangannya dengan lembut menyentuh setiap bahagian dari ekornya.


"Mhm.... Mhmh.... Mmm..."


Flufny menahan mulutnya untuk tidak mendesah. Namun dia masih terlihat menikmati sensasi itu.


Adik kecilnya itu menegang begitu juga milik Han So Jung.


"Flufny, bagaimana jika kita melakukan itu?"


Flufny menggelengkan kepalanya dengan cepat.


"Itu beda cerita jika di rumah! Kita di duengon sekarang!"


Flufny mengambil ekornya kembali. Ekornya tidak dapat di hilangkan walau dalam bentuk manusia. Itu sama seperti taringnya.


"Bagaimana dengan ini?"


Han So Jung menggunakan mana untuk membuat mereka tidak terlihat juga membuat ruang kedap suara dan pelindung.


"Tidak ada yang akan mendengar atau mengganggu kita."


Flufny kehilangan alasan untuk menolaknya. Flufny menghela nafas dan melempar dirinya ke Han So Jung.


"Ini benar benar tidak senonoh. Kita ke sini untuk bertarung. Apa kamu masih ingin melakukan kali pertama kita di sini? Aku lebih memilih love hotel."


Flufny masih mencoba untuk kabur. Dia tidak mahu melakukan itu sama si mesum di depannya. Apa lagi di sini. Di duengon.


"Mengapa tidak? Ini akan menjadi hal yang menarik bukan?"


'Si mesum ini.....'


Flufny masih bersabar.


Dia menarik nafasnya dan tersenyum pasrah. Dia mula membuka bajunya yang membuatnya bertelanjang setengah.


"Baiklah..... Aku mengalah..... Lakukan nya dengan perlahan, ok?"


Han So Jung tersenyum melihat lampu hijau dari Flufny. Mereka sudah pacaran 3 bulan. Namun Flufny tidak pernah mengizinkan dirinya menyentuhnya dan kembali ke bentuk aslinya.


"Aku akan membuat mu merasa nikmat."


Han So Jung menarik seluar Flufny hingga dia benar benar telanjang dan mata Flufny bergetar kerana malu.


Han So Jung bermain sama adik kecil Flufny dengan tangan kirinya. Tangan kanannya bergerak naik turun di dada Flufny.


Dia menggigit leher Flufny dengan lembut dan bermain dengan put1n9nya.


"Emnh.... Mmm.... Hah..."


Flufny masih mencoba menahan diri untuk mendesah.


Tangan kiri Han So Jung yang berada di adik kecil Flufny turun ke bawah. 2 jarinya di masukkan ke dalam hole Flufny.


"Ah.... i, itu sakit...."


Han So Jung memberikan ciuman pada Flufny. Mereka bermain lidah dan Flufny tenggelam dalam sensasi hangat di mulutnya.

__ADS_1


Jari Han So Jung yang di dalam hole Flufny mula bergerak naik turun.


"Emh! Hah! Ah! A, apa?"


'Sesuatu bergerak di dalam..... rasanya..... aneh.....'


Han So Jung tersenyum dan bermain put1n9nya dengan mulut.


Tangan Flufny memegang kepala Han So Jung kerana tidak tahu ingin di letak di mana. Ekornya bergetar dan tidak sengaja menusuk kuping Han So Jung.


Han So Jung melirik ekornya. Dia menggerakkan tangan kanannya memegang ekor iblis kecil itu.


"Ah! Ti, tidak.... Lepaskan ekor ku... Ah, ah... mhm...."


Flufny tidak bisa menahan 3 rangsangan yang menyebar ke seluruh tubuhnya.


"Hentikan..... Aku..... Akan hilang kendali......."


"Hnm? Bagaimana itu? Aku ingin melihatnya...."


Han So Jung tersenyum seperti tidak mempermasalahkan itu.


Mata Flufny mulai tenggelam. bibirnya mengukir senyuman....


"Han So Jung sayang~ Singkirkan jari mu~ Aku menginginkan diri mu~"


Mata Flufny di penuhi dengan nafsu yang membara. Itu akan berlaku saat monster mencapai batas h*rny mereka. Mereka akan melakukan itu dengan spisis apa pon di depan matanya jika mereka dalam keadaan tidak terkendali itu.


"Gawat juga jika kamu seperti ini namun bukan bersama ku. Janji dengan ku untuk tidak melakukan ini pada orang lain. Aku akan memberikan diriku pada mu."


Flufny mengh1s4ap jari Han So Jung.


"Tentu saja~ Kamu juga milikku~ Jangan sampai aku melihat mu curang~ Ku potong adik mu menjadi 10 bahagian~"


Flufny mencium bibir Han So Jung dan mereka bermain lidah. Han So Jung menyingkirkan jarinya dan mengeluarkan adik kecilnya.


Keringat mengalir di tubuh nya dan memasukkan adik kecilnya ke hole Flufny.


Dengan perlahan, dia maju. Flufny yang merasa sakit menggigit Han So Jung dan mula menangis. Gigi taringnya menembus kulit Han So Jung dan merasa hanyir darah, dia lepaskan gigitannya.


Dia menjelur lidahnya kerana itu tidak enak. Flufny makanannya adalah gula.


Han So Jung memasukkan gula dari paket gula kecil yang memang untuk Flufny ke dalam mulutnya dan mencium Flufny lagi. Merasakan manis, Flufny dengan bersemangat memasukkan lidahnya ke mulut Han So Jung untuk mengambil gula itu.


Han So Jung tersenyum dan bergerak maju mundur yang semakin cepat. Flufny merasakan kenikmatan itu. Namun dia tidak bisa melepaskan ciuman di mulutnya kerana dia menginginkan gula itu.


20 minit kemudian.


Tidak ada dari mereka yang menunjukkan tanda tanda akan keluar. Mereka menikmati sensasi bersama dan mengubah gaya beberapa kali. Namun mereka sepertinya sangat sukar untuk keluar.


Hingga akhirnya 30 minit, mereka merasa akan keluar. Han So Jung menghentak dengan kuat dan keluar di dalam hole Flufny.


"Ahhhh!..."


Dia melihat adik kecil Han So Jung di dalam hole nya dan cecair putih keluar dari sana.


Matanya membulat matanya dan mencekik Han So Jung.


"Kamu..... Apa yang sudah kamu lakukan pada ku!!?"


Flufny berteriak dengan keras.


"Jika kamu membuat ku menggila seperti tadi, kita putus!"


Flufny benar benar marah sekarang. Dia mencekik Han So Jung walau tahu itu tidak akan membuatnya terluka.


Saat Flufny membuka mulut untuk berteriak lagi, Han So Jung memasukkan lidahnya ke dalam mulut Flufny dan ciuman panas itu bermula lagi.


Flufny yang sudah terangsang menikmatinya. Dia bisa merasakan adik kecil milik Han So Jung yang berada di hole nya mengembang.


'Ini akan jadi putaran kedua. 😑 Si mesum ini....💢'


Flufny mengutuk Han So Jung dari dalam.


Ciuman mereka semakin memanas. Flufny tidak lagi mempedulikan adik kecil yang mengembang dalam hole nya.


"Bagaimana dengan putaran kedua?"


Han So Jung mengatakan itu dan Flufny meliriknya dengan tajam.


"Jangan melakukan itu lagi! Itu sama saja kamu melakukan ini dengan orang lain!"


Han So Jung tersenyum mula menggerakkan pinggul Flufny naik turun.


Tidak seperti Flufny yang menggila, Flufny ini menikmatinya lebih baik.


"Ah, ah, hah. So, So Jung.... Lebih cepat...."


Suara Flufny yang memintanya lebih cepat adalah yang paling menggoda.


"Sebut nama ku lagi."


Air mata memenuhi mata Flufny sambil mencoba yang terbaik untuk membuka matanya.


"So, So.... Ju... ng... Hah... ah... ah... Di situ.... So Jung!.. mmnh!...."


Han So Jung ingin mendengar suara menggoda itu lebih lagi. Dia menghentak lebih kuat dan semakin cepat.


"Ah! Itu! Terlalu cepat! Ah! Ah! Ah! Hah! So, Ju, Ug.... A'aah!... Aku.... Aku ingin..... So Jung!"


Flufny memeluk Han So Jung dengan erat.


Cruut...🐳

__ADS_1


"Ahhhh....."


Flufny keluar dan cecair putih mengenai perutnya. Namun Han So Jung belum keluar lagi.


"Kamu begitu cepat kali ini. Punya ku masih tegang."


Han So Jung sengaja mengatakan itu sambil menggerakkan adik kecilnya dengan nakal di dalam hole Flufny.


"Lakukan, mmm... Saja hingga kamu keluar. Setelah itu, kita udahan."


Mendengar itu, Han So Jung menyipit matanya dan senyuman terukir di bibirnya.


Dia memberikan ciuman panas itu lagi dan membuat kiss mark di leher Flufny.


Dia membuat beberapa kiss mark dan menggerakkan pinggul Flufny lagi. Flufny mula mendesah lagi dan lagi.


Namun entah yang keberapa kali dia keluar, Han So Jung masih belum keluar sama sekali.


.


.


.


Sekarang posisi Flufny di atas Han So Jung. Mereka dalam posisi duduk dan adik kecil Han So Jung masih tegang di dalam hole Flufny.


Flufny sudah kelihatan letih, namun dia tidak menyuruh Han So Jung untuk berhenti.


Matanya yang letih membuat Flufny terlihat lebih menggoda. Han So Jung menciumnya lagi dan Flufny membiarkannya.


"So Jung...."


Suara letih Flufny sungguh menggoda dengan wajah yang penuh dengan cecair putih.


"Aku mencintai mu."


Han So Jung tidak menyangka akan mendengar itu keluar dari mulut Flufny yang letih.


"Jadi, keluarkan itu di dalam ku."


Flufny mengatakan itu sambil menggerakkan pinggulnya sendiri naik dan turun dengan perlahan.


Adik kecil Han So Jung semakin mengembang dan dia menggerakkan pinggul Flufny dengan cepat.


"Ah.... hah.... hah.... ah.... So... Jung..."


Desahan Flufny perlahan kerana letih. Adik kecil Han So Jung semakin mengembang dan...


Cruut.....🐳


"Ahhhh!....."


Flufny juga keluar di saat yang sama. Dia jatuh ke dalam pelukan Han So Jung.


Sesuatu yang hangat mengalir di dalam dirinya. Itu terasa sangat nikmat dan selesa.


"So Jung.... Aku mencintai mu."


Kata itu keluar lagi dari mulut Flufny.


"Aku juga."


Han So Jung membalas dengan lembut dan mencium dahi Flufny.


"Aku sudah tidak kuat. Kamu harus membawa ku."


Flufny bertukar menjadi dirinya sebagai bola berbulu dan Han So Jung memeluknya dengan kasih sayang.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung..................


Nulho: Ya ampun..... Aku tak sesuai tulis hal beginian sumpah! Setiap 1 kata aku berhenti hampir 5 minit loh! Belum jeda langsung ngehalu.


Anyway.... aku harap kalian terhibur dengan benda yang tidak biasa aku lakukan ini. Namun aku menikmati melakukannya.


Aku dari awal tulis senyum senyum sendiri.


.


.


.


Hayan: Lepasin gue! Aku juga mahu pasangan woe! Aku nyamuk di sini! Setidaknya beri aku makan!


Hyung Lee: Lah, gue semua teman udah pada pacaran ampe nikah, gue ngebujang sendiri. Elu teman gue lah!


Nulho: Aku ikut. Jomlo kita. Hahaha.


Ok, sampai di sini saja... Dah..... 🙋

__ADS_1


__ADS_2