
Setelah permainan berlalu, Kevin dan Andra sedikit memberikan beberapa materi dan mars sekolahnya.
Hingga akhirnya bel istirahat pun berbunyi.
Kringg kringgg
Siswa-siswi yang berada di kelas itu pun segera merapihkan barang-barangnya, dan satu persatu mulai meninggalkan kelas.
"Ayo ke kantin!" Ajak Nabila. Acha pun manggut-manggut.
Saat berada di depan kelas, rombongan Varrez dan kawan-kawannya sudah terlihat.
"Ayo dek ke kantin!" Ajak Varrez.
"Bang, Nabila mau ikut juga." Kata Acha sambil melirik Nabila dengan senyumannya.
Varrez hanya menjawabnya dengan anggukan. Lalu mereka pun berjalan ke kantin bersama-sama.
Sesampainya disana, mereka langsung memilih tempat duduk dan berbincang-bincang.
"Abang..." Rengek Acha.
"Kenapa?" Tanya Varrez sambil melirik adiknya.
Acha mengedipkan matanya berkali-kali sambil sesekali mengerucutkan bibirnya.
Varrez yang paham akan maksud adiknya pun mendengus panjang. "Pesan aja, sekalian teman lo juga."
Acha pun langsung memberikan senyuman sumringah, dan menatap Nabila.
"Bil, mau pesan apa? biar abang Rey yang nanti pesanin." Tanya Acha sambil memainkan alisnya. Rey yang mendengar namanya disebut hanya bisa sabar.
"Sama kaya' lo aja deh, Cha." Jawab Nabila dengan senyumnya. Nabila senang saat melihat hubungan kakak adik yang harmonis itu, ia langsung paham kalau Acha itu adalah adik yang manja. Bahkan, saat Acha merengek pada Varrez pun ia sangat gemas.
__ADS_1
"Oke!" Pekik Acha dan langsung memutar pandangannya ke arah Rey.
"Abang pesanin ya, abang juga kalau mau pesan aja biar nanti bang Varrez yang bayar." Ucap Acha. Rey pun menaikkan kedua alisnya untuk mengiyakan permintaan Acha.
"Kalian pesan aja, pesanin gue juga." Kata Varrez yang dibalasi anggukkan oleh Rey.
Rey pun memesan 4 mangkok bakso dan 3 porsi mie ayam, tidak lupa es jeruk sebagai minumannya, lalu ia kembali ke tempatnya.
Tak menunggu lama, makanan pun telah tiba. Mereka langsung menyantapnya dengan tenang.
Tap tap tap
Terdapat beberapa rombongan siswa yang memasuki area kantin. Tapi hal ini membuat Acha kembali memanas.
Varrez, Rey, dan Fadli pun melihat rombongan tersebut. Arga? ia masih sibuk dengan makanannya.
"Bil, lo kenal sama mereka?" Tanya Acha dengan tiba-tiba.
Nabila mengangguk. "Gue dengar mereka itu geng, kalau gak salah nama geng nya jaguar." Ungkap Nabila.
"Baru masuk sekolah udah punya geng? terus nama geng nya juga aneh, jaguar? hewan buas?" Kali ini Acha yang bertanya.
"Mereka udah satu geng dari SMP. Emang gak satu sekolah sih, tapi mereka terkenal badboy di sekolahnya masing-masing. Ketuanya dari SMP 2 dia orangnya dingin gitu." Jawab Nabila dan kembali menyeruput minumannya.
"Kalau masalah nama geng nya, gue gak terlalu tau. Tapi yang gue dengar, jaguar itu menunjukkan sifat mereka, bukan buas atau gimana tapi kaya' mereka tuh keras gitu." Lanjutnya.
Varrez yang mendengar nama SMP 2 disebut pun langsung menoleh. "SMP 2? itu kan SMP favorite." Kata Varrez.
"Iya emang." Balas Nabila sambil kembali menyuapkan satu tusuk bakso ke mulutnya.
Acha terdiam, ia masih terpaku oleh wajah tampan yang tak asing lagi di matanya.
"Lo kenal sama dia gak?" Tanya Acha pada Nabila sambil menunjukkan jarinya ke arah salah satu laki-laki yang berada di rombongan itu. Laki-laki berperawakan tinggi dengan rahang tegas dan kulit bersih, ia juga memiliki manik mata hitam pekat hingga membuat wanita yang berada di dekatnya langsung terpukau.
__ADS_1
Nabila merubah pandangannya pada laki-laki yang ditunjuk oleh Acha. "Kenal." Singkat Nabila yang ternyata membuat Acha terkejut.
"Siapa?" Tanya Acha penasaran.
"Nama dia Arkhana Al-Malik. Dia dari SMP 2, ya dia itu ketua geng nya." Jelas Nabila yang lagi-lagi membuat Acha terkejut. Tapi kali ini bukan hanya Acha, bahkan Varrez pun ikut terkejut.
Varrez kembali mengingat ucapan Andra kemarin, dan Acha masih mencerna perkataan Nabila barusan.
Arkhana Al-Malik? SMP 2? -Acha.
Seketika Acha pun langsung teringat. Ia teringat pada pembahasan Varrez dan kakak kelasnya kemarin. Ia ingat betul kalau kemarin mereka berdua membahas siswa dari SMP 2.
Acha melirik Varrez dengan tatapan penuh tanya. Sedangkan yang ditatap pun hanya bisa diam.
"Dia kelas berapa?" Tanya Acha dengan tatapan yang masih tertuju pada Varrez.
"X IPS 3." Singkatnya.
•
•
•
Double up nih, xixixi
Jangan lupa vote nya, aku juga deg-degan pas buat nya, wkwkwk
Yang udah penasaran sama Arkhan/Arkhana, nih aku kasih visualnya. please jangan dibully
Arkhana Al-Malik
__ADS_1
Nih kyk cover nya, hahaha~