Reader: Deirdre

Reader: Deirdre
Bab 18—Keinginan Affilor Ruth Wolfson


__ADS_3

Arch beranjak dari tempat duduknya, dia memutuskan untuk segera pulang ke rumah. Melihat hal itu, Affilor Ruth Wolfson menundukkan wajah kecewa. Entah apa yang dilakukan olehnya. Arch hanya bisa mengabaikan ekspresi di wajah Affilor Ruth Wolfson.


Arch keluar di temani Affilor Ruth Wolfson di belakangnya. Dia sama sekali tidak berjalan di samping Arch. Seperti seorang bodyguard saja pikir Arch yang dari tadi merasa tidak nyaman. Arch kemudian menyadari sesuatu yang harus dia bilang pada orang yang sedang bersemangat berjalan di belakangnya.


"Oh, iya, Affilor Ruth Wolfson. Bisakah kamu membantuku bila nanti aku membutuhkan sesuatu darimu? Atau setidaknya melakukan barter mungkin, bisa membuat keuntungan tersendiri!"


Langkah Affilor Ruth Wolfson berhenti sesaat setelah Arch berbalik untuk bertanya. Raut wajah Affilor Ruth Wolfson berkedut, bukan—dia tidak marah, melainkan sulit saja menebak apa yang sedang dia ekspresikan sekarang.


"Bisakah saya memenuhi permintaan dari sosok yang hebat seperti anda?"


Yang benar saja! Orang ini kenapa, ya? Kalimat pujian serasa hinaan saja bagiku. Yah, aku andai saja dunia ini bukan novel. Aku mungkin akan menjadi penguasa dan membentuk wilayah meski sulit, tapi sekarang aku malah harus terus fokus agar rute kematian tidak datang padaku. Kalau begitu mending hilangkan saja ingatanku sebelum berinkernasi, akan lebih baik meski aku mati nanti.


Ocehan panjang yang ada di dalam pikiran Arch mulai berhenti. Arch berusaha menenangkan diri dari segala perkataan yang diucapkan pikirannya begitu juga perkataan dari Affilor Ruth Wolfson. Dengan nada yang agak dipaksakan ramah Arch menjawab.


"Kamu seperti sedang berbicara dengan raja atau kaisar saja. Aku hanya orang biasa yang hanya bertanya padamu!"


Affilor Ruth Wolfson sedikit melebarkan mulutnya, seperti sedang tersenyum. Dikarenakan wajah menunduk, Arch tidak begitu jelas melihatnya. Kenyataannya apa yang Arch pikir tentang dirinya sangatlah berbeda bagi Affilor Ruth Wolfson.

__ADS_1


Orang biasa? Orang bodoh mana yang menganggap seorang yang mempunyai artefak—benda berharga bila dihitung harga jual artefak sangat mahal bahkan untuk kekaisaran. Tidak peduli artefak jenis apa, atau kegunaan semacam apa yang dihasilkan artefak. Barang berharga tetaplah barang berharga! Pernyataan itu telah ditanamkan dalam-dalam pada pikiran Affilor Ruth Wolfson.


"Tentu, mungkin saya sedikit berlebihan. Namun, tidak bisa dipungkiri seseorang yang memberikan artefak begitu saja (tanpa imbalan) Bukankah dia tidak lain seperti pedagang pemula? Anda yang masih kecil memiliki artefak akan berbahaya bahkan bisa saja kerajaan tetangga akan merebut artefak itu?"


Affilor Ruth Wolfson menyebut langsung skala besar yang kemungkinan terjadi. Arch berpikir, benar juga yang dikatakan Affilor Ruth Wolfson. Ada yang memberi, menerima, dan kata terakhir adalah merebut. Keserakahan dapat membawamu kedalam kehancuran perkataan yang dituju untuk orang yang tidak dapat memenuhi tujuan dari keserakahannya.


Orang pintar juga serakah, buktinya para petinggi kekaisaran saat ini dan orang-orang penting dari kerajaan dapat dikatakan sebagai contoh, tapi mereka melakukan segala cara yang rapi dan lembut untuk memenuhi keserakahan. Menyembunyikan jejak perbuatan mereka dengan baik tanpa harus turun tangan langsung. Mereka juga akan tetap tentang di segala situasi dan ketenangan itu menghasilkan langkah-langkah yang dapat melindungi diri mereka masing-masing.


Pada akhirnya hanya ada kunci yaitu ketenangan. Fakta seseorang yang gegabah selalu saja gagal karena hati dan pikiran sangatlah berlawanan. Pikiran menentang hati begitu sebaliknya, hingga membuat kecemasan luar biasa yang memberikan celah yang jelas.


"Tidak perlu melakukan barter, tuan Arch. Saya sendiri ingin menjadi bawahan anda, ini adalah keinginan jauh dari lubuk hati. Apapun yang anda inginkan saya akan berusaha memenuhinya. Tentu, walau itu tidak bisa melunasi hutang saya kepada anda."


Affilor Ruth Wolfson tidak tau artefak yang dikenakan di leher merupakan buatan Arch secara langsung. Bila dia tau kebenaran dari hal ini entah reaksi seperti apa yang akan dia keluarkan. Arch tentunya menahan kebenaran itu dari Affilor Ruth Wolfson, bila ada waktu yang tepat dia akan menceritakannya pada Affilor Ruth Wolfson nanti.


"Apa kau serius pada ucapanmu? Hidupmu saat itu bukan lagi milikmu, loh! Aku tidak perlu orang yang terpaksa melayaniku!"


"Saya yakin. Melihat anda rasanya seperti seorang atasan yang sedang berjumpa dengan bawahannya saja. Perasaan itu secara mendadak saya rasakan."

__ADS_1


"Keuntungan! Keuntungan apa yang aku dapat?"


Menyadari Arch bertanya tentang keuntungan sama saja dengan mengatakan, "Apakah kau orang aktif atau hanya menumpang nama saja saat sedang ada tugas kelompok?" Semacam itulah yang mungkin akan dikatakan orang-orang dari dunia Arch. Pastinya kalimat terakhir lebih menyusahkan.


Bila salah satu saja yang menumpang nama tidak akan menjadi masalah. Palingan kelompoknya tidak akan mau sekelompok dengannya, tapi bagaimana kalau satu orang saja yang dilimpahkan tugas? Bukan kelompok namanya. Sama seperti Arch yang tau mau ada orang maupun bawahannya yang tidak berguna dan akan menjadi hal sia-sia untuk Arch, karena mereka akan menjadi kelompok yang harus bekerja sama dengan rekan mereka. Maka satu orang yang kemampuannya diragukan maka akan berdampak pada pemikiran bawahannya Arch nanti.


Suatu saat nanti Arch harus menghadapi kemungkinan terjadinya peristiwa yang akan membuat dia mau tak mau harus bertempur dan bersaing, belum lagi —sang tokoh utama akan muncul membuat kemungkinan kekuatan kuat akan berkumpul pada tokoh utama.


Arch harus membuat relasi, konsensus (kesepakatan), afiliasi (kerja sama), dan hal yang berkaitan dengan hubungan baik. Agar dia memiliki kendali kekuatannya sendiri. Tokoh utama adalah seorang yang memiliki jiwa penyayang dan dedikasikan tinggi. Dia akan melindungi orang-orang dengan tujuan itu dan menganggapnya sebagai tugas seorang pahlawan. Apalagi dia juga seorang dari dunia lain (bukan dari dunia Arch melainkan dunia yang masih fantasi dan berpindah) yang berinkernasi setelah membaca novel, akan menjadi hal aneh bila ada angin yang berubah arah secara tiba-tiba.


"Membuat obat, mengatur resep obat, bisa menggunakan berbagai sihir tipe heal yang efeknya dua kali lipat, Membuat racun, membuat alat peledak, menciptakan resep, Segala tipe sihir negatif kecil dapat dibatalkan, informasi segala tanaman obat dan obat, Kebal terhadap racun, memiliki sihir penyimpanan dingin agar obat dan segala bahan jangka pendek dapat bertahan lebih lama."


Kata terakhirlah yang membuat Arch tertarik. Sihir penyimpanan sangat jarang dimiliki orang, mungkin Arch saja yang tidak pernah menjumpai penggunaan sihir ini. Arch memiliki penyimpanan dengan menggabungkan sub ruang dimensi beserta temperatur udara yang dingin menjadi satu.


"Baiklah, alasan apa lagi untuk menolak kalau kamu berkata begitu. Dengar baik-baik Affilor Ruth Wolfson, aku bukan orang baik bisa dibilang caraku agak bertentangan dengan kata baik. Mulai saat ini kemas barang-barangmu! Aku akan bilang pada kakakku setelah ini. Kamu akan berkerja di bawah pengawasanku mulai sekarang dan tunggulah di depan!"


"Baik!" Affilor Ruth Wolfson menundukkan badan. Tidak ada kata tambahan lain selain baik yang artinya dia telah siap kemana pun Arch suruh.

__ADS_1


__ADS_2