Reinkarnasi Dewa Angin

Reinkarnasi Dewa Angin
Chapter 106 - Memulihkan Diri


__ADS_3

Silahkan Dibaca.


Xiao Fan yang tengah berbaring tidur, seketika terbangun. Dia membuka matanya dan menyadari bahwa hari sudah mulai sore. Hal itu, ditunjukkan dengan matahari yang mulai tenggelam.


“Kakek Tua, aku sudah tidur berapa lama?”


“Hanya tiga jam. Juga, Nak... Ambillah Bola Roh yang keluar dari tubuh Ketua Kelompok berjubah hitam itu.”


Xiao Fan kemudian sadar sepenuhnya, lalu tatapannya tertuju ke arah tubuh Ketua Kelompok yang dia bunuh sebelumnya.


Dia memfokuskan tatapan tepat ke arah Bola bersinar yang memiliki warna aneh. Xiao Fan tidak bisa tidak mengerutkan keningnya ketika melihat hal itu.


“Apakah itu Bola Roh?”


Xiao Fan penasaran, sebab Bola Roh yang berada di depannya sangat berbeda dengan Bola Roh yang dia miliki sebelumnya.


“Itu benar, bisa dibilang itu Bola Roh tahap kedua. Bola ini bisa tercipta dengan beberapa Bola Roh lainnya.”


Xiao Fan mengerutkan keningnya dan menatap ke arah Yuan Sha, sambil berkata, “Tidak mungkin, bukankah Bola Roh tertinggi adalah Bola Roh dengan warna pelangi?”


Shan Yuan menggelengkan kepalanya dan ingin memberitahu. Namun, dia berpikir kembali bahwa tidak cocok untuk dibahas di tempat seperti ini.


“Lebih baik, kita lanjutkan perjalanan...”


Xiao Fan mengangguk setuju. Entah kenapa, firasatnya mengatakan akan ada bahaya jika tidak segera pergi dari tempat.


Xiao Fan mengambil Bola Roh, serta membawa cincin ruang milik Ketua Kelompok. Kemudian, dia segera pergi menuju tujuan selanjutnya yaitu Desa Numa.


***


Beberapa menit kemudian, di saat malam hari tiba. Sosok perempuan dengan pakaian hitam tiba di tempat pertarungan Xiao Fan dengan Ketua Kelompok.


Perempuan itu mengamati satu persatu tempat. Dia kemudian mendapati mayat yang telah dibakar menjadi abu. Perempuan itu mengerutkan keningnya dan memegang abu tersebut.


“Abu ini... Milik Re Yan, dia ternyata di bunuh sampai menjadi Abu.”


Perempuan itu menatap ke arah sekeliling, kemudian tidak menemukan jejak kaki sama sekali. Dia juga menemukan berbagai abu yang lain.


“Musuh Re Yan ternyata sangat pintar. Jika, Bola Roh hancur dan menjadi abu itu sangat mustahil. Kemungkinan besar, orang yang menjadi lawan Re Yan pasti mengambilnya.”


Perempuan yang tak lain Re Yin menatap ke arah langit. Dia kemudian menatap ke arah asal dirinya muncul.

__ADS_1


“Sebaiknya kembali dan memberitahu keseluruhannya kepada Tuan.”


Re Yin melesat dengan cepat menuju ke arah Desa Raijin, untuk melaporkan kejadian keseluruhan kepada Pemimpinnya.


***


Xiao Fan melesat dan tiba di tepi Hutan Vian. Dia sedikit terengah-engah, hal itu karena dia belum memulihkan Qi dan fisiknya kembali selepas pertarungan sengit sebelumnya.


“Istirahatlah di bawah pohon besar itu, tutupi tempatmu dengan semak-semak yang berada di sekitar.”


Xiao Fan yang mendengarkan hal itu, seketika menatap ke arah pohon besar yang memiliki lubang yang berada di bawah. Lubang itu lumayan besar dan cukup untuk Xiao Fan menetap sampai matahari muncul kembali.


Xiao Fan mengangguk, kemudian berjalan menuju ke arah pohon besar tersebut. Dia tiba dan masuk di bawah pohon. Kemudian, menutup seluruh jalan masuk dengan semak-semak yang berada di sekitar.


“Mulailah memulihkan Qi dan Tenagamu. Selepas itu, seraplah Bola Roh tersebut. Elemen Tulang sangat kuat, jika kau memilikinya itu sangat bagus.”


Xiao Fan mengerutkan keningnya, Shan Yuan paham dan berkata dengan nada ringan. “Tentu, itu masihlah lemah... Perlu kamu tingkatkan sampai tingkat tidak ada yang bisa hancurkan.”


Xiao Fan tersenyum tipis, dia benar-benar sedikit senang ketika ada seseorang yang memahami dirinya selain para anggotanya.


Xiao Fan kemudian duduk di tengah dengan posisi lotus. Matanya memejam dan mulai menyerap Qi dan Energi di sekitar. Dia sedikit terkejut ketika merasakan banyak energi yang memasuki tubuhnya.


‘Energi yang sangat kaya... Aku tidak menyangka bahwa di bawah pohon, memiliki berbagai energi seperti ini.’


Tak butuh waktu lama, Xiao Fan selesai memulihkan keadaannya. Dia sekarang berada di kondisi semula sebelum memasuki Hutan Vian.


Xiao Fan membuka matanya dan menatap ke arah tangan miliknya. Dia tersenyum dan mulai mengeluarkan Bola Roh dari cincin ruang miliknya.


Xiao Fan kemudian dengan cepat menyerap Bola Roh tersebut. Seketika tubuhnya bercahaya putih, kemudian dia merasakan berbagai rasa sakit di dalam tubuhnya.


Tulang-tulang miliknya bergeser dan terasa seperti meleleh. Xiao Fan tetap tenang, meskipun dia sekarang terlihat mengatupkan giginya, menahan seluruh rasa sakit yang dia alami.


Berbagai cairan hitam kemudian keluar dari tubuh Xiao Fan. Shan Yuan sedikit menjauh karena tidak tahan dengan bau yang berasal dari cairan hitam tersebut.


“Wushhh...”


Seketika Angin berkumpul di sekeliling Xiao Fan dan menyebar dengan cepat ke segala arah. Angin tersebut menjadi penanda bahwa Xiao Fan berhasil naik tingkat yang baru.


Xiao Fan kemudian membuka matanya dan berkata pelan. “Masih dalam tahap Alam Pembentukan... Namun, sekarang aku berada di Bintang Enam.”


“Nak, segera hilangkan bau tak sedap itu. Juga, gantilah bajumu.”

__ADS_1


Xiao Fan kemudian tersadar, lalu mencium bau yang sangat tidak enak. Wajahnya seketika jelek.


Xiao Fan memandang ke arah bawah dan berbagai cairan berwarna hitam masih berada di sana. Xiao Fan dengan cepat mengeluarkan cairan tersebut dengan kemampuan besi.


Selepas itu, Xiao Fan mulai mengganti pakaiannya. Dia juga sudah membersihkan tubuhnya dengan Elemen Angin miliknya.


“Sepertinya nanti, aku akan mandi di Sungai terdekat.”


Xiao Fan kemudian memejamkan matanya kembali. Dia perlu menstabilkan tubuhnya  dan melatih kekuatannya untuk sekarang.


Xiao Fan sendiri melatih dirinya di Alam Bawah Sadar, segel ruang dan waktu miliknya berkurang. Dia hanya bisa memberikan segel tersebut terhadap ruangan yang dia buat sendiri.


Xiao Fan hanya dapat memasang, 2 hari di dalam ruang sama dengan 2 detik di luar. Namun, batasannya adalah Xiao Fan hanya dapat memasuki 2x saja.


Meskipun berat, bagi Xiao Fan itu sudah cukup. Di masa yang akan datang, dia akan memperbaiki kembali segel tersebut.


Xiao Fan mulai berlatih, dia mulai memanfaatkan Elemen Tulang yang baru saja dirinya dapatkan.


Sejauh ini, hanya ada Enam Elemen yang dikuasai. Empat Elemen utama, yaitu Api, Angin, Kegelapan, dan Cahaya. Lalu, Elemen pendukung, yaitu Besi dan Tulang.


Xiao Fan terus melatih tulangnya. Shan Yuan juga memberikan beberapa tambahan. Sampai akhirnya Matahari mulai menampakkan diri, sebagai tanda bahwa Pagi telah tiba.


Xiao Fan kemudian membuka matanya, sudut mulutnya terangkat sedikit. Dia lalu berkata, “Sudah waktunya kita pergi ke Desa Numa.”


***


Desa Raijin, Re Yin tiba di Desa tersebut. Dia sekarang berada di depan Pemimpin Sekte yang mendiami Desa Raijin.


“Kalau begitu, abaikan... Kita, akan bersiap pindah menuju ke Kerajaan Zhou yang baru. Kerajaan itu sekarang berubah menjadi Kerajaan Du.”


“Kita akan ke sana dan menetap di lokasi yang ditentukan.”


Pemimpin itu berdiri dan pergi keluar ruang singgasana. Re Yin sendiri menunduk dengan hormat, kemudian siluet di matanya terlihat. Kemudian sudut mulutnya terangkat, membentuk sebuah seringai.


‘Sebentar lagi...’


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.

__ADS_1


Thank you Minna-san.


__ADS_2