
[Chapter 74.]
[Murid spesial.]
[Silahkan Dibaca.]
Akademi Yuen.
Xiao Fan dan Ning Que berjalan bersama menuju ke lantai pertama, di mana kelas perunggu berada.
Sesuai tingkatan, Bangunan tinggi empat lantai, memiliki perbedaan tingkat masing-masing.
Lantai pertama, dikhususkan untuk kelas perunggu yang di mana para murid awal masuk. Kelas perunggu sendiri ada delapan kelas.
Kelas perunggu pertama adalah tempat para murid yang memiliki roh elemen dan tingkat Kultivasi terbaik, sedangkan kelas perunggu kedelapan adalah tempat para murid yang memiliki roh elemen dan tingkat Kultivasi buruk atau bisa dibilang sampah.
Lantai kedua, tempat para murid kelas perak berada. Kelas perak sendiri di atas kelas perunggu, mereka adalah Murid tingkat kedua.
Lantai ketiga, adalah tempat untuk para murid Jenius. Kultivasi mereka mencapai kebangkitan Qi dan roh elemen mereka berada di level 40.
Xiao Fan dan Ning Que tiba di lantai pertama. Keduanya berjalan menuju ke arah kelas delapan. Setiap melangkah semakin dalam, tempat tersebut semakin buruk.
Ning Que sedikit mengerutkan dalam hati, bagaimanapun juga ia adalah seorang Putri Kerajaan. Namun, ekspresi di luar tetap tenang karena tidak ingin menimbulkan kecurigaan terhadap Xiao Fan.
Keduanya tiba di kelas delapan. Mereka masuk dan melihat berbagai dinding yang roboh dan penuh coretan, lalu Xiao Fan menatap ke arah kursi yang terlihat ada lima murid dengan pakaian sobek dan lusuh.
‘Apakah ini perlakuan dari Akademi?’ batin Xiao Fan, ia sedikit terkejut ketika melihat muridnya tersebut berada di kelas terburuk.
“Apakah Anda guru kami?” seorang perempuan bertanya dengan nada tak berdaya. Xiao Fan mengerutkan keningnya ketika melihat kondisi dari perempuan tersebut.
“Ya, juga ayo kita keluar. Tempat ini, tidak layak untuk kalian.” Xiao Fan berkata dengan nada datar. Kelima murid mengikutinya, mereka merasa aman entah bagaimana ketika dekat dengan Xiao Fan.
Ning Que tersenyum dan sedikit merasa kasihan terhadap anak-anak tersebut. ‘Inilah dunia, di mana yang kuat yang akan berkuasa.’
Ning Que mengelus satu persatu kepala mereka. Xiao Fan melihat itu tersenyum, ia merasa bahwa Ning Que menjadi semakin lebih baik.
‘Aku menduga, ia memiliki dua kepribadian.’ Xiao Fan berkata dalam hatinya. Namun, ia tetap waspada. Bagaimana pun juga, perempuan di depannya adalah Rubah. Identik dengan yang namanya kelicikan dan pesona.
__ADS_1
Xiao Fan melambaikan tangannya, seketika lima baju muncul tepat di depan kelima muridnya. “Kalian pakai pakaian tersebut.”
“Aku akan tunggu, kalian di depan. Ayo, Kak Que.” Xiao Fan keluar dari ruangan. Dia juga sudah membagi tempat untuk laki dan perempuan menggunakan benang.
Tak butuh waktu lama, kelima murid keluar dari ruangan. Xiao Fan menatap ke arah kelimanya, ia tersenyum dan mengangguk puas dengan perubahan muridnya tersebut.
Ning Que juga senang melihat keadaan kelima murid tersebut. Dia melirik sebentar ke arah Xiao Fan. ‘Dia terlalu baik, karena kebaikan itulah dia akan tertelan sendiri nantinya.’
Ning Que menggelengkan kepalanya, sekarang ia akan melancarkan rencana di mana akan membunuh Ning Shui dan Xiao Fan.
“Ayo kita pergi. Oh, sebelum itu... Kak Que, bisakah aku berbicara dengan mereka secara pribadi?” Xiao Fan bertanya dengan nada sedikit serius.
Ning Que penasaran tetapi ia mengangguk setuju saja. Xiao Fan mendekat, ia juga menggunakan array kedap suara yang dapat ia atur jaraknya tanpa terlihat.
“Kalian berlima, kemungkinan besar aku akan melatih kalian hari ini saja. Jika, kalian ingin mengikuti jejakku. Latihlah ini,” ucap Xiao Fan sambil memberikan sebuah kertas kecil tanpa diketahui siapa pun.
Xiao Fan menonaktifkan array miliknya, kemudian ia berkata sambil tersenyum. “Mulai belajar, aku akan mencarikan sesuatu yang cocok untuk kalian.”
“Oh, sebelum itu... Perkenalkan diri kalian?” Kelimanya mengangguk, kemudian salah satu dari mereka maju.
Murid1 ialah pemuda laki-laki yang memiliki fitur tubuh yang kurus, dengan rambut berwarna emas, iris mata biru laut, dia maju ke depan dan berkata, “Guru, namaku adalah Han Shu.”
Murid2 ialah perempuan muda yang memiliki fitur tubuh kurus, kecantikan miliknya ditutupi oleh beberapa debu, rambut panjang berwarna biru laut. “Guru, namaku adalah Xian Nan.”
Xiao Fan merasa bahwa perempuan di depannya memiliki identitas rahasia, tetapi ia abaikan untuk kali ini.
Murid3 ialah laki-laki yang memiliki fitur tubuh kurus, tetapi terlihat sangat serius dan tatapan mata merah yang memiliki aura ingin membalaskan dendam. “Guru, namaku adalah Ye Zhun.”
Xiao Fan sedikit mengerutkan keningnya ketika mendengar nama marga Ye kembali. Namun, ia tersenyum dan paham apa yang menjadi kebencian bocah tersebut.
Murid4 ialah perempuan yang memiliki fitur cantik, tubuhnya seputih salju, tatapannya dingin. Rambutnya berwarna putih, iris matanya berwarna biru cerah. “Guru, namaku adalah Shu Yun Lin.”
Xiao Fan sedikit serius dengan Shu Yun tersebut. Pasalnya, Muridnya tersebut bukan cacat melainkan memiliki sesuatu yang sangat langka bahkan hal itu sangat langka.
Murid5 ialah perempuan yang memiliki fitur tubuh yang kurus, ia memiliki rambut berwarna hitam sedikit kemerahan. Iris matanya merah, kecantikan miliknya benar-benar tertutup seperti Xian Nan. “Guru, Namaku adalah Wu Lan.”
Xiao Fan mendengar suara dari Wu Lan tersebut, sedikit mengerutkan keningnya. Dia tahu bahwa perempuan tersebut sedang berbohong. Namun, ia abaikan untuk kali ini.
__ADS_1
‘Yah, kelima muridku ternyata, memiliki satu hal terlihat dimatanya. Itu adalah sebuah tatapan penuh akan dendam dan siap mati.’
‘Aku akan menuntun kalian, jadi buatlah masalah besar nantinya.’ Xiao Fan berkata dalam hatinya dengan penuh kesenangan, ia tidak sabar menunggu muridnya mengacau suatu hari nanti.
“Kalau begitu, Bu—“ Sebelum Xiao Fan menyelesaikan kalimatnya, sebuah suara muncul menghentikan Xiao Fan.
“Berhenti, aku ikut dalam kelasmu, Kakak Fan.” Xiao Fan tersenyum ketika mendengar suara tersebut. Kemudian, sosok perempuan cantik yang melebihi Ning Que tiba.
“Guru, namaku adalah Ning Shui.” Xiao Fan mengangguk, kemudian Ning Que melesat dan memeluk Ning Shui.
Xiao Fan tertawa kecil melihat kejadian tersebut, kemudian ia menatap ke arah kelima Muridnya yang berdiri dengan terkejut. “Baiklah, kalian boleh bubar. Ingat, pesanku tadi!”
Xiao Fan mengeluarkan sedikit aura tekanan kepada kelima muridnya tersebut. Seketika muridnya sadar dan menatap ke arah Xiao Fan, mereka menunduk dan berkata, “Akan kami laksanakan, Guru.”
Kelimanya kemudian pergi dari tempat tersebut, sekarang tersisa Xiao Fan, Ning Que, dan Ning Shui.
Ning Que dan Ning Shui selesai melepaskan kerinduan. Mereka berdua, menatap ke arah Xiao Fan. Ning Que kemudian menghirup nafas dalam-dalam dan berkata dengan serius.
“Adik Fan, aku sebenarnya ingin bertanya. Apakah kamu mau mengabdikan dirimu kepada Kerajaan Ning?”
Xiao Fan mengerutkan keningnya, ia kemudian menatap ke arah Ning Shui. Lalu, beralih ke arah Ning Que.
“Aku tidak bisa. Ada hal yang harus kulakukan.” Xiao Fan tidak akan menerima hal itu, dalam hatinya sudah terbakar marah. Dia dulu sudah berkata bahwa tidak akan tunduk ke pada Kerajaan Ning kepada mereka, tetapi tidak di dengarkan.
Xiao Fan berbalik, kemudian berkata dengan dingin. “Aku pergi terlebih dahulu. Kalian berjalan-jalanlah sendiri.”
Xiao Fan menghilang dari tempat sebelum Ning Shui menghentikan langkahnya. Ning Que menatap dengan serius, ia gagal. Dalam hatinya, juga marah.
‘Xiao Fan, jadi itu adalah pilihanmu. Maka, jangan salahkan aku jika membunuhmu.’ Ning Que kemudian menatap ke arah adiknya tersebut, ia kemudian bergumam pelan.
“Rencana dimulai.”
[To be Continued.]
Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
__ADS_1
Thank you Minna-san.