Reinkarnasi Dewa Angin

Reinkarnasi Dewa Angin
Chapter 120 - Menyerang Kediaman Hong 2


__ADS_3

Silakan Dibaca.


Seluruh penjaga Keluarga Hong menatap ke arah pintu yang meledak, mereka dengan cepat menjadi waspada. Namun, detik demi detik tidak ada seseorang sama sekali yang muncul dari balik pintu.


“Cepat cek, siapa yang meledakkan pintu...”


Salah satu penjaga yang berada di barisan belakang menginstruksikan penjaga yang berada di dekat gerbang untuk mengecek situasi di dekat gerbang tersebut.


Sepuluh penjaga yang berada di dekat gerbang maju dengan sikap penuh waspada dan hati-hati. Keseluruhan penjaga sudah mengalirkan Qi mereka ke arah seluruh tubuh.


Kesepuluh orang tersebut tiba di dekat gerbang. Mereka melihat sekeliling dan tidak menemukan apapun, bahkan mengecek bagian luar tidak menemukan sesuatu sama sekali.


Namun, ketika mereka akan kembali masuk. Pandangan mereka semua berputar dan jatuh ke tanah. Mereka masih dalam terkejut, tetapi pandangan mereka perlahan-lahan menjadi gelap.


Xiao Fan selesai membunuh kesepuluh penjaga. Masih tersisa banyak penjaga di dalam kediaman. Xiao Fan dengan cepat melesat masuk dan melihat berbagai penjaga terlalu fokus, sampai akhirnya menjadi tegang.


Xiao Fan menyeringai, dengan kilatan cepat dia membunuh beberapa penjaga terdekat. Penjaga yang berada di belakang terkejut dengan perkembangan tersebut.


“Apa yang terja..di.”


“Kenapa ka..lian---“


Para penjaga mendadak panik, mereka benar-benar terkejut akan kejadian yang terjadi di depan mereka. Bahkan satu persatu orang terbunuh tanpa ada yang tahu penyebabnya.


“Musuh telah datang!!”


“Di mana Musuhnya!!”


Berbagai kebingungan para penjaga membuat mereka lengah. Hal itu membuat Xiao Fan menjadi lebih cepat dan lancar dalam membunuh.


50 penjaga...


60 penjaga...


90 penjaga...


150 penjaga...


Para penjaga mulai timbul rasa takut, ketika melihat kelompok mereka perlahan-lahan mulai terbunuh dan berkurang dengan cepat. Kemudian, mereka mendengar sebuah suara dari pemimpin penjaga.


“Semuanya, ayunkan senjata kalian ke segala arah. Batasi ruang untuk musuh tersebut!”


Para penjaga mendengar hal tersebut, dengan cepat mengayunkan senjata mereka ke segala arah. Hal itu, memang sedikit mengganggu Xiao Fan. Namun, mereka tetap tidak bisa memperlambat Xiao Fan tersebut.

__ADS_1


Halaman Kediaman Hong perlahan-lahan mulai berubah menjadi ladang mayat. Xiao Fan membunuh dengan satu serangan tepat di titik vital mereka.


Pemimpin penjaga sedikit gemetar, tetapi dia menggertakkan giginya ketika melihat berbagai anak buahnya mati tepat di depan dirinya.


“Sial, semuanya mundur dan masuklah ke dalam Kediaman. Biar aku hentikan, orang ini!”


Pemimpin penjaga menambah jumlah Qi miliknya mencapai tertinggi. Dia terkejut ketika melihat dirinya hanya dapat melihat siluet Xiao Fan berhenti saja.


‘Apa-apaan kecepatan itu...’ pemimpin penjaga tidak bisa tidak ketakutan. Dia menekan rasa takutnya tersebut, kemudian maju menghadapi Xiao Fan seorang diri.


Para penjaga yang tengah melarikan diri menuju ke Kediaman, mereka tidak bisa tidak menatap ke belakang. Di mana pemimpin mereka tengah melesat untuk menghentikan sosok musuh tersebut.


Xiao Fan sendiri menatap ke arah pemimpin penjaga. Dia sedikit mengerutkan keningnya dan paham bahwa orang di depannya ingin menghentikan dirinya seorang.


“Dasar bodoh,” gumam Xiao Fan tepat di dekat telinga pemimpin penjaga tersebut. Dia menghunuskan pedang miliknya. Namun, kecepatan dia menghunus tidak cepat, melainkan ringan dan santai.


Pemimpin penjaga merasakan serangan tersebut, dengan cepat menahannya dengan tombak yang dirinya bawa tersebut.


Xiao Fan tetap tenang, detik berikutnya tombak tersebut terbelah dan pedang milik Xiao Fan memotong pemimpin penjaga menjadi dua bagian.


Adegan pemotongan tersebut dilihat oleh para penjaga. Mereka menatap ke arah Xiao Fan dengan pandangan horor. Seluruh adegan tersebut masih segar dan membekas di ingatan mereka.


Para penjaga menatap ke arah pemimpin penjaga dengan tatapan kosong. Pemimpin yang mereka miliki, hanya ditebas dengan satu kali ayunan pedang. Mereka tidak bisa tidak lemas.


Xiao Fan menatap ke arah para penjaga dengan dingin, kemudian gelombang aura membunuh menekan seluruh penjaga yang tersisa.


“Matilah kalian!”


Suara ucapan Xiao Fan kecil, tetapi terdengar langsung di telinga para penjaga. Detik berikutnya, para penjaga melebarkan matanya dan hanya ada satu pikiran sekarang.


‘Lari!!’


Para penjaga segera bangkit dan berbalik. Namun, Xiao Fan lebih cepat dari mereka semua. Dia melesat dengan cepat yang hanya menampilkan kilatan saja, kemudian dengan ayunan pedangnya... Berbagai penjaga langsung terbunuh tanpa henti.


500 Penjaga tersisa...


480 Penjaga tersisa...


430 Penjaga tersisa...


340 Penjaga tersisa...


Xiao Fan menghitung sisa penjaga sambil menebas mereka satu persatu. Pembantaian sepihak tersebut benar-benar membuat Halaman Kediaman Hong berlumuran darah di mana-mana.

__ADS_1


Penjaga yang hampir melarikan diri, terbunuh dengan tusukan tulang di lehernya. Xiao Fan benar-benar menjadi kejam, dia tidak akan melepaskan satu pun penjaga untuk malam ini.


Beberapa menit kemudian, Xiao Fan berjalan ke arah tengah halaman. Adapun kemampuan sebelumnya telah dia hentikan ketika penjaga hanya tersisa 50 orang saja.


Hal itu, bertujuan agar dirinya tidak kelelahan karena hidangan yang lebih menyenangkan akan tampil beberapa menit kemudian.


Xiao Fan sendiri duduk di tumpukan sepuluh mayat, dia sekarang benar-benar merasa kelelahan membunuh sekitar seribu penjaga di Kediaman.


“Aku tak menyangka, kau bisa membunuh mereka semua... apalagi basis ranah milikmu masih dibilang awal.”


Xiao Fan menaikkan salah satu sudut mulutnya, kemudian berkata, “Teknik yang kupakai sangat terlarang, aku memaksakan tubuhku dan Qi milikku sampai tahap Alam Kebangkitan bintang tujuh.”


“Teknik ini sudah kusempurnakan dan aku hanya menerima efek balik yaitu kelelahan secara fisik dan mental.”


“Fisik dapat di atasi dengan pil, sementara mental... Tidak perlu ditanya kembali, aku sendiri adalah orang bereinkarnasi jadi mentalku lebih kuat dibandingkan orang lain.”


Shan Yuan mencerna penjelasan Xiao Fan tersebut. Dia sudah tahu akan teknik Xiao Fan, hal itu karena dalam perjalanan dirinya, dia pernah bertemu dengan berbagai orang yang menggunakan teknik sama.


Namun, teknik para orang-orang yang ditemui tersebut bisa dibilang sangat cacat. Teknik tersebut dapat menghancurkan jantung dalam sekali pakai, karena terlalu memaksakan tubuh, sehingga tubuh menerima beban yang begitu berat.


(Note : Jika kalian penasaran seperti apa tekniknya, itu mirip dengan Hachimon Tonkou di seri Narut*. Pemiliknya ialah Dai dan putranya, kekuatan dari teknik si Xiao Fan itu mirip saat pelepasan gerbang kedelapan.)


Derap langkah kaki cepat terdengar di seberang, Xiao Fan menatap ke arah depannya di mana kediaman Hong berada.


Langkah kaki perlahan-lahan terhenti, ketika pemilik langkah kaki tersebut melihat apa yang terjadi dengan halamannya...


Pemilik langkah kaki tersebut ialah Kepala Keluarga Hong, Hong Yan. Di belakang Kepala Keluarga tersebut terlihat, sosok laki-laki yang tak lain, Hong Tu.


Keduanya terkejut dan melebarkan mata mereka, apa yang dilihatnya sekarang adalah benar-benar tidak enak di mata.


Hong Yan segera sadar dan ekspresinya menjadi lebih galak. Tatapannya menjadi tajam dan menyapu seluruh halaman, sampai akhirnya terkunci di satu sosok yang tengah duduk di tumpukan mayat.


Xiao Fan yang merasa di tatap, dia menatap balik dengan tajam. Lalu, bergumam dengan pelan, selepas itu menunjukkan seringai kejam.


“Yah, hidangan penutup sudah datang.”


[To be Continued.]


Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thank you Minna-san.

__ADS_1


__ADS_2