Reinkarnasi Dewa Angin

Reinkarnasi Dewa Angin
Chapter 37


__ADS_3

[Chapter 37.]


[Awal Perjalanan.]


[Silahkan Dibaca.]


Xiao Fan, Ning Shui, Lin Hua, Liu Kai, Zhu Lin mulai perjalanan menuju ke arah Lembah Fengjian. Di mana lembah itu, dikatakan lembah ular berangin.


“Kita akan melewati Lembah Fengjian, kemudian berhenti di Desa Teng. Mengisi perbekalan sebelum masuk ke Hutan Siken. Barulah kita sampai di Akademi Yuen.”


Lin Hua menjelaskan dengan detail perjalanan mereka nantinya. Xiao Fan mengangguk dan paham akan hal tersebut. Ning Shui juga paham, dia belum pernah ke tempat-tempat itu, membuatnya sangat bersemangat kali ini.


Sebelum memasuki Lembah Fengjian, kelima orang itu berhenti di tempat lapang. Bagaimanapun juga mereka perlu istirahat sebentar, sebelum memasuki Lembah Fengjian.


Xiao Fan merenung, hal itu membuat Ning Shui sedikit khawatir. Lin Hua, Liu Kai, dan Zhu Lin juga sedikit khawatir dan penasaran apa yang junior pikirkan.


“Fan Ge, kamu sedang memikirkan apa?” Ning Shui segera bertanya, bagaimanapun juga dia khawatir akan kesehatan Xiao Fan.


Mendengar pertanyaan Ning Shui, Xiao Fan terbangun dari renungannya. Kemudian menatap ke arah perempuan cantik di sebelahnya itu.


“Aku memikirkan kedua Pangeran yang tidak lain adalah Kakakmu.” Ning Shui terkejut, ketiga orang dari Akademi Yuen juga terkejut akan hal itu.


Lin Hua dengan cepat bertanya, “Apa yang kamu rasakan, Junior Fan?”


Xiao Fan mengalihkan perhatian ke arah Lin Hua tersebut. Dia menjawab, “Firasatku mengatakan mereka bukan dua Pangeran. Namun, orang lain.”


“Mustahil!” Ning Shui dengan cepat menolak, dia benar-benar tidak terima akan hal itu. Xiao Fan menggelengkan kepalanya.


“Shui’er, lantas kenapa kamu bisa diculik di saat kamu dijaga oleh kedua Kakakmu?”


Seketika hening, keempatnya terkejut akan hal itu dan berpikir dengan cepat. Namun, seberapa dalam pikiran mereka jawabannya hanya satu dan itu sesuai dengan ungkapan Xiao Fan.


“Juga, kenapa Kamu terlihat tidak mau mendekati mereka ketika berada di rumah? Seharusnya Kamu lebih memahami dan mendekati mereka berdua... Namun, Kamu sama sekali diam tidak bergerak.”


Ning Shui juga merasakan hal itu, dia ingin melompat dan memeluk kakaknya. Namun, insting terdalamnya mengatakan jangan. Tubuh dan kata-katanya berhenti.


Lin Hua, Liu Kai, Zhu Lin mengangguk setuju, mereka juga merasakan hal itu. Lin Hua kemudian mengalihkan pandangannya ke Xiao Fan.

__ADS_1


“Lalu, bagaimana mereka bisa terlihat sama?” Xiao Fan menatap ke arah Lin Hua. Dua mata saling bertatapan, membuat Lin Hua sedikit tersipu.


“Tampilan sama, akan tetapi ada hal yang berbeda.” Xiao Fan tersenyum. Hal itu membuat Lin Hua semakin diam dan pipinya memerah.


Liu Kai dan Zhu Lin berpikir, apa yang dimaksud sama namun berbeda. Seketika mereka berdua memasuki alam perenungan, hanya untuk sebuah jawaban.


“Roh Elemen.” Sebuah suara muncul dari atas batu besar dekat dengan tempat peristirahatan tersebut. Semuanya terkejut, kecuali Xiao Fan.


“Kau benar, Ren. Roh Elemen mereka pasti berbeda.” Xiao Fan berkata dengan tenang, dia benar-benar tidak terkejut seperti yang lainnya.


Keempat orang itu dengan cepat menyiapkan posisi bertarung. Namun, Xiao Ren turun dengan pelan dan duduk di depan Xiao Fan.


“Oi, kamu meninggalkanku sialn.” Xiao Ren berkata dengan datar. Sementara empat orang lainnya, dengan cepat menghela nafas lega karena Xiao Fan mengenal orang tersebut.


“Kamu seharusnya mengenalkan dirimu!” Lin Hua berkata dengan nada dingin. Dia dengan cepat melambaikan tangannya dan mengunci Xiao Ren dalam Es.


Srkkk.


“Eh... Guru Hua, kenapa aku dipenjara?” Xiao Ren merengek, dia ditinggal dan sekarang dipenjara. Nasibnya benar-benar buruk.


“Diam! Kamu mengejutkan kita semua, itu adalah hukumanmu.” Lin Hua berkata dengan kesal, dia benar-benar terkejut akan kehadiran Xiao Ren.


“Jadi, apakah kita akan melanjutkan perjalanan?” Xiao Fan berdiri. Semuanya mengangguk, mereka merasa bahwa sudah waktunya berjalan kembali.


Namun, Ning Shui terlihat masih terduduk. Entah apa yang dia pikirkan sampai-sampai dirinya linglung dan terlihat banyak beban berada di pundaknya.


Xiao Fan melihat hal itu, paham apa yang dipikirkan Ning Shui. Dia berjalan mendekat dan menepuk kepalanya.


Pukk.


“Kedua Kakakmu pasti baik-baik saja.” Ning Shui mendongak, matanya sedikit merah. Dia terlihat ingin menangis, akan tetapi Xiao Fan dengan ringan menghapusnya.


“Ingat satu hal, di mana pun tempatnya, yang kuat adalah pemenang. Sementara yang lemah akan menjadi bahan tertawaan. Hukum Dunia seperti itu, pasti... Jadi, Shui’er harus kuat agar dapat melindungi apa yang berarti bagi hidupmu.”


Ning Shui melebarkan matanya, dia menstabilkan nafasnya. Kemudian, seluruh perkataan Xiao Fan muncul dan menghiasi pikirannya.


‘Itu benar, hanya menjadi kuat agar dapat melindungi seseorang. Hanya menjadi kuat, musuh akan berhenti.’

__ADS_1


Xiao Fan tersenyum ketika melihat kilatan api semangat muncul dalam mata Ning Shui. Dirinya berdiri dan menatap ke arah keempat lainnya.


“Baiklah, ayo berangkat.” Lin Hua berkata dengan senyum di wajahnya. Dia benar-benar merasa bahwa Xiao Fan seperti orang tua yang selalu mengajari anak-anaknya.


‘Anak ini, benar-benar pemikirannya lebih dewasa di antara kita semua. Meskipun aku adalah Guru namun Xiao Fan melebihi dari kata Guru.’


Lin Hua benar-benar membuat pilihan tepat, bagaimanapun juga Xiao Fan cocok menjadi Guru di Akademi nanti. Teori dan hal lainnya benar-benar melebihi dari seluruh guru di dunia.


Lin Hua tahu akan hal itu karena Gu Lin memberitahu bahwa Xiao Fan sudah menembus Tahap Elemen Penuh. Sekarang Xiao Fan berada di Tingkat Benua kedua.


Lin Hua terkejut ketika mendengar hal itu, lalu pilihan yang tepat untuk Xiao Fan adalah Guru bukan sebagai murid, jika Xiao Fan menjadi murid itu terlihat dia menganiaya yang bawah.


‘Anak ini misterius dan penuh akan ambisi. Apakah aku bisa bersanding nantinya? Sepertinya tidak mungkin, bagaimanapun juga aku sudah berumur 28 tahun.’


Xiao Fan tidak tahu apa yang dipikirkan Lin Hua tersebut. Jika dia tahu, dirinya pasti akan menerimanya. Bagaimanapun juga tampilan akan menetap di 21 tahun ketika berada di tingkat Benua kedua.


Xiao Fan dan rombongan mulai perjalanan kembali dengan tambahan Xiao Ren. Mereka berjalan santai, meskipun jarak ke Akademi benar-benar jauh.


Namun, langkah mereka terhenti di tengah jalan ketika sebuah sosok makhluk aneh keluar balik pohon dan batu.


Sosok itu memiliki kaki empat, kepalanya memiliki tanduk melingkar dan bercabang sangat banyak, sayap berwarna coklat terlihat, ekor besar yang kuat melambai-lambai.


“Berhenti!” Lin Hua menghentikan jalan, dia menatap ke arah sosok itu dengan sedikit serius. Sementara yang lainnya terkejut, kecuali Liu Kai dan Zhu Lin.


“Apa itu?” Xiao Fan bereaksi pertama kali. Dia bisa merasakan makhluk ini lebih kuat daripada Binatang Roh.


“Di Kota kalian hal ini, tidak akan pernah ada karena makhluk ini bergerak di Alam Liar.”


“Makhluk ini evolusi lanjut dari Binatang Roh yang kalian kenal, Makhluk ini adalah...”


Lin Hua menjeda sebentar, sambil mengeluarkan cahaya di tangan kanannya.


“Monster Roh.”


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.

__ADS_1


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thank you Minna-san.


__ADS_2