Reinkarnasi Dewa Angin

Reinkarnasi Dewa Angin
Chapter 84 - Penjara Tersembunyi


__ADS_3

Silahkan Dibaca.


......................


Utara Desa Seren.


Xiao Fan dan Xiao Xia tiba di lokasi penjara tersembunyi. Keduanya melihat sebuah pilar dengan tuas yang mencolok.


Xiao Xia mengangguk dan memutar tuas tersebut. Seketika, tanah di depan Xiao Fan dan Xiao Xia terbuka dan menampilkan sebuah tangga menuju ke bawah.


“Mari masuk, Xia.” Xiao Fan memasuki tempat tersebut, dia bersama Xiao Xia berjalan menuruni tangga.


“Apakah kamu sudah ke sini?” Xiao Xia yang mendengar pertanyaan tersebut menggelengkan kepalanya.


“Belum, Tuan. Hanya saja, aku merasakan dan tahu bahwa tempat ini adalah penjara.” Xiao Fan mengangguk mendengar jawaban dari Xiao Xia.


Keduanya turun sampai akhirnya tiba di dasar dari tangga. Keduanya menatap ke arah depan dan terlihat lorong panjang dengan berbagai jeruji besi yang berada di sebelah kanan dan kiri.


Xiao Fan berjalan terlebih dahulu, dia melihat isi dari balik jeruji besi pertama. Dirinya melihat seorang perempuan berbaju hitam tengah di rantai dengan tangan di atas.


Xiao Fan mengerutkan keningnya, dia kemudian menatap ke arah Xiao Xia. “Apakah dia hidup?”


Xiao Xia masuk ke dalam jeruji, dia mengamati pakaian perempuan tersebut. Dia mengerutkan keningnya ketika melihat sebuah simbol kalajengking di atas dadanya.


“Tuan, sepertinya dia terkena kendali seseorang.” Xiao Fan muncul di belakang Xiao Xia. Dia menatap ke arah dada perempuan tersebut dan melihat lambang tersebut.


Xiao Fan tahu bahwa itu adalah tanda budak. Dia menyentuh dada dari perempuan tersebut, kemudian dia menggunakan teknik penghapus tanda budak.


Lambang Kalajengking seketika bersinar, kemudian tanda tersebut menghilang dan di ganti dengan tanda laba-laba milik Xiao Fan.


Perempuan itu merasakan ada seseorang di depannya, dia sedikit takut. Namun, ketika membuka matanya. Hal pertama yang dilihat adalah sosok pemuda tampan tengah memegang lambang budaknya.


“Apa yang kamu lakukan!” perempuan itu berteriak dengan keras. Xiao Fan selesai mengganti lambang tersebut dan meremas puncak dada tersebut.


“Diamlah!” Xiao Fan menatap tajam ke arah perempuan tersebut. Sedangkan, perempuan itu merasakan rasa sakit campur kenikmatan lain.


Xiao Fan melepaskan tangannya dan berkata, “Sekarang kamu anak buahku, juga apakah kamu mengetahui siapa yang menaruh lambang budak ke dirimu?”


Perempuan itu ingin menolak, tetapi sebuah perintah dari otaknya membuat dirinya harus tunduk.


“Itu, Bandit Kalajengking. Berbagai perempuan di sini, adalah orang-orang yang dikumpulkan oleh Bandit Kalajengking.” Xiao Fan mengerutkan keningnya dan menatap ke arah Xiao Xia.

__ADS_1


Xiao Xia paham, dia tahu akan Bandit tersebut. “Aku mengetahuinya, Tuan. Mereka adalah Bandit yang beroperasi di Padang Pasir. Dulu aku pernah bertemu dan kubunuh mereka.”


Perempuan itu melebarkan matanya, dia menatap ke arah Xiao Xia. “Lemah? Mereka sangat kuat, seluruh Bandit berada di tahap Kebangkitan Alam dan Bosnya berada di Elemen penuh bintang dua. Bagaimana bisa dianggap lemah?”


Xiao Fan mengabaikan perempuan tersebut, dia menggunakan mata Qi miliknya dan melihat sesuatu yang menarik dari perempuan di depannya.


“Oh, kamu perempuan yang menarik.” Xiao Fan berkata sambil melepaskan rantai yang mengikat perempuan tersebut. Dia menyeringai dan mulai memainkan mulut perempuan tersebut.


Perempuan itu terkejut, dia mencoba memberontak. Namun, seketika tubuhnya lemas dan mengikuti ciuman Xiao Fan.


Xiao Fan menyelesaikan ciumannya, sedangkan perempuan itu memerah dan berkata, “Dasar Bajngan!”


Xiao Fan mengabaikan hal itu, dia menjilat bibirnya dan tersenyum dengan misterius. “Aku tak menyangka, rasa bibirmu begitu mirip dengan Madu.”


Perempuan itu, ingin marah. Namun, dia merasakan sesuatu telah terjadi kepada tubuhnya. Lambang yang sebelumnya berada di dada menghilang dan ganti posisi menuju ke arah punggung.


Perempuan itu, merasakan tubuhnya penuh energi. Sesuatu seperti ikatan terbentuk dengan Xiao Fan tersebut.


‘Ini segel budak yang lain, tetapi lebih kuat. Siapa orang ini sebenarnya?’ batin perempuan itu, bertanya-tanya dengan penuh rasa gelisah dalam hatinya.


“Oh, namamu siapa?” Xiao Fan menatap datar ke arah perempuan tersebut. Dia bertanya dengan nada yang biasa.


Perempuan itu, seketika menatap ke arah Xiao Fan dan menjawab dengan sedikit ketakutan. “Namaku adalah Han Yusi.”


Xiao Fan mengerutkan keningnya dan mengecek nadi mereka satu persatu. “Mereka masih hidup, itu sudah pasti. Aku melupakan satu hal, segel budak ini bukan segel yang normal.”


“Ternyata ada ahli yang dapat menggabungkan dua segel, tetapi itu masih rendah.” Xiao Fan dengan ringan menghilangkan tanda budak tersebut.


Perempuan di depannya bangun, tetapi yang dia temukan adalah sebuah kelembutan di bibirnya.


Xiao Fan kemudian, menatap perempuan tersebut dan memberikan pakaian yang terbuat dari benang hitam miliknya.


Xiao Fan melakukan hal yang sama kepada perempuan lainnya. Dia menyadari, bahwa di Penjara tersebut hanya ada delapan tahanan saja dan itu semua perempuan.


Beberapa menit kemudian, terlihat delapan perempuan berdiri di depan Xiao Fan. Han Yusi juga termasuk ke dalam delapan tahanan tersebut.


Xiao Fan menyuruh mereka memperkenalkan diri. Selepas itu, dia menyuruh ke delapan untuk berlatih di Desa Seren.


Kedelapan perempuan mengangguk dan berjalan keluar dari penjara. Xiao Fan mengerutkan keningnya ketika melihat Han Yusi masih di tempat.


“Jika, kamu tidak ikut berarti ada yang ingin kamu pertanyakan.” Xiao Fan berkata dengan nada ringan.

__ADS_1


Han Yusi menstabilkan pikirannya terlebih dahulu, dia kemudian menatap ke arah Xiao Fan dan bertanya, “Kenapa kamu membudak kami?”


Xiao Fan menaikkan alisnya dan menjawab dengan jujur. “Aku paling tidak suka adanya pengkhianat. Dengan, lambang budak itu... Orang-orangku tidak akan berkhianat kembali.”


Xiao Fan berbalik dan pergi, Han Yusi ingin bertanya kembali. Namun, Xiao Xia berjalan ke arahnya.


“Tuan tidak seperti yang kamu pikirkan, dia sudah mengalami banyak luka. Bahkan, luka yang terdalam adalah dia dikhianati oleh orang yang dia sayang.”


Han Yusi terkejut, dia tidak menyangka orang yang kuat seperti Xiao Fan, di khianati oleh seseorang.


“Sebaiknya, kamu berlatih. Kemungkinan, malam ini akan ada badai untuk kamu dan ketujuh lainnya.” Xiao Xia berkata sambil tersenyum misterius.


Han Yusi bingung, tetapi apa yang dikatakan Xiao Xia benar. Dia harus menjadi kuat, hanya dengan kuat dapat bertahan hidup.


Han Yusi benar-benar terkejut ketika mendapatkan teknik sendiri. Begitu juga ketujuh temannya.


Han Yusi bingung apakah harus menganggap Xiao Fan musuh atau teman. Jika, teman... kenapa diberikan lambang budak? Jika, musuh... kenapa memberikan sebuah teknik hebat tersebut.


Han Yusi menggelengkan kepalanya, dia kemudian menunjukkan mata akan penuh balas dendam. ‘Kerajaan Tang, aku akan membalaskan dendamku karena sudah membunuh dan mengambil hak milik Ayahku, Han Holan.’


***


Di padang pasir.


Terlihat berbagai kalajengking besar melesat menuju ke arah Desa Seren.


Di atas kalajengking terlihat berbagai orang tengah menatap Desa dengan marah dan menyeringai.


“Hahaha, kita akan kembali dan menikmati perempuan-perempuan itu lagi, juga menikmati satu perempuan baru.”


Seluruh orang itu adalah Bandit Kalajengking, Bandit yang berkeliaran di Padang Pasir dan mengambil Perempuan yang tengah berjuang di Padang Pasir.


[Ilustrasi Karakter.]



Xiao Mei.


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.

__ADS_1


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thank you Minna-san.


__ADS_2