
Silakan Dibaca.
Ibukota Saint, sore hari tiba. Xiao Fan yang sedang menikmati pemandangan terbenamnya matahari bersama dua istrinya, terganggu oleh beberapa prajurit yang tengah mengepung mereka.
“Maaf mengganggu waktumu, Nak!” Seorang pria dengan baju besi berwarna hitam berkata dengan nada dalam dan berat. Pria itu ialah seorang Jendral dari Kerajaan Ning tersebut.
“Di mana dan apa yang kau lakukan, ketika tengah malam kemarin?” Jendral tersebut bertanya dengan mata yang tajam, mata yang seolah-olah harus membuat Xiao Fan menjawabnya.
Xiao Fan sendiri masih diam, ia masih menatap ke arah matahari yang terbenam. Kedua istrinya juga tenang, mereka tidak akan takut hanya karena seorang jendral.
Para prajurit yang mengikuti Jendral tersebut, geram. Mereka tidak menyangka bahwa ada seseorang yang berani mengabaikan keberadaan mereka.
Para prajurit mengarahkan tombak mereka ke depan. Jendral tidak peduli dengan tindakan prajurit, ia sendiri juga geram dan menahan rasa amarah miliknya.
“Nak, beritahu aku... Apa yang kau lakukan ketika Malam hari!” raung Jendral tersebut sambil mengeluarkan aura membunuh untuk menakuti Xiao Fan.
Namun, pihak Xiao Fan sendiri sama sekali tidak bergerak bahkan tidak terpengaruh sama sekali. Xiao Fan sendiri tetap menatap ke arah matahari yang akhirnya tenggelam menandakan hari sudah memasuki waktunya malam.
Xiao Fan memejamkan matanya, kemudian ia berkata dengan dingin. “Bunuh!”
Slash Slash Slash Slash Slash.
Jendral mendengar ucapan dan suara tebasan seketika melebarkan matanya, ia tanpa sadar melompat ke belakang dan melihat para prajurit miliknya mati dengan kepala terputus.
Namun, sebelum Jendral berkata, ia merasakan seluruh tubuhnya diikat dengan keras dan hancur tanpa sisa sama sekali.
Wush Wush Wush Wush.
Empat orang berjubah abu-abu dengan tubuh berbeda-beda muncul dan berlutut tepat di depan Xiao Fan. Sementara kedua istrinya yang berada di sebelahnya juga masuk ke dalam barisan orang-orang tersebut dan berlutut di sana.
“Salam, Yang Mulia.” Keenam orang tersebut berkata dengan nada bersamaan, mereka menunduk dan tidak ada satu pun dari mereka menatap ke arah Xiao Fan tersebut.
“Ya, berdirilah... Kita akan membagi tugas untuk menyelesaikan Kerajaan ini.” Xiao Fan berkata dengan nada datar. Keenam orang tersebut perlahan berdiri dan menatap ke arah tuannya tersebut.
Xiao Fan melemparkan tiga kertas dan di terima oleh tiga dari enam orang tersebut.
“Bagi dan lakukan segera. Juga, selamat datang kembali kalian berempat...” Xiao Fan berkata dengan senyum tipis, kemudian berkedip sebentar dan menatap ke arah Xiao Juan. “Sepertinya kau ada yang ingin berikan kepadaku.”
__ADS_1
Xiao Juan mengangguk, kemudian berjalan maju dan mengeluarkan sebuah gulungan kepada tuannya.
Xiao Fan menerima hal itu dan mengangguk. Kemudian, menatap ke arah satu persatu anak buahnya dan dirinya paham mereka sudah siap.
Xiao Fan mengibaskan tangannya, dalam sekejap keenam orang tersebut menyebar ke masing-masing sisi. Kemudian, Xiao Fan membuka gulungan tersebut.
Shan Yuan juga keluar, ia sedikit penasaran dengan isi yang berada di dalam gulungan tersebut.
Xiao Fan melihat bahwa itu berasal dari Ning Shui, ia sedikit terkejut. Kemudian, senyum miliknya muncul dan membaca setiap kalimat dari tulisan di gulungan tersebut.
Tak butuh waktu lama, Xiao Fan dan Shan Yuan memahami isi dari gulungan tersebut. Isi dari gulungan itu ialah sebuah permintaan bantuan dua tahun kemudian di Benua Chenwu.
Xiao Fan memandang ke arah Kerajaan Ning. “Dia benar-benar bebas dari apapun. Aku tidak menyangka bahwa, ia sudah mengepakkan sayapnya dan terbang tinggi.”
Shan Yuan sendiri tidak mengetahui siapa orang bernama Ning Shui. Namun, ketika ingat bahwa nama keluarganya Ning, ia menatap ke arah Kerajaan Ning.
“Bocah, apakah orang yang mengirimkan bantuan adalah seorang putri dari Ning?”
Xiao Fan tahu bahwa Shan Yuan akan bertanya akan hal itu. Karena Shan Yuan sendiri belum bertemu dengan perempuan bernama Ning Shui tersebut.
“Ya, tetapi dia menentang keluarganya sendiri hanya untukku. Bagaimana menurutmu, Pak tua?”
“Menurutku, itu bagus. Aku belum bisa memastikan perempuan itu baik atau tidak. Jika, ia sudah keluar dari Benua, berarti Roh Elemen miliknya di selamatkan dan berevolusi ke tingkat baru.”
Xiao Fan sendiri masih bingung dengan kinerja Roh Elemen di Dunia tempatnya berada tersebut. Xiao Fan hanya bisa mencari informasi dan asal usul dari Roh Elemen tersebut.
“Baiklah, ayo kita mulai rencana kita.”
Xiao Fan berjalan menuju ke ujung dari atap rumah, kemudian pakaian miliknya mulai berubah menjadi sosok dirinya sebelumnya. Selepas itu menghilang bergabung dengan angin.
***
Sisi Yu Lin dan Xiao Mei, keduanya melesat ke arah kediaman Kong. Tugas mereka ialah, eliminasi Bangsawan Kong dan Bangsawan yang terkait erat dengan Kong.
Yu Lin dan Xiao Mei tiba di kediaman Kong. Mereka bisa melihat bahwa penjagaan di kediaman tersebut sangat ketat. Ada sekitar 5000 penjaga yang berkeliaran di kediaman tersebut.
“Bagaimana Saudari Lin?” Xiao Mei bertanya dengan senyum di wajahnya. Meskipun, ini adalah kali bertemunya dengan Yu Lin, ia tahu bahwa Yu Lin sudah melakukan hal itu dengan Xiao Fan.
__ADS_1
Yu Lin tersenyum, ia sedikit gugup sebenarnya sekarang. Bagaimanapun juga, ia takut tidak diterima oleh Saudari lainnya. Namun, melihat sikap inisiatif Xiao Mei, membuat hatinya lega.
“Sebenarnya, mereka tidak terlalu kuat...” Yu Lin berkata dan berhenti sebentar, kemudian ia menunjuk ke arah bangunan besar. “... Di sanalah ada Ahli, entah itu Kultivasi maupun Alkemis semua orang ahli ada di sana.”
“Juga, 5000 penjaga ini sebenarnya berasal dari pejuang lepas. Aku tidak tahu, kekuatan mereka. Namun, melihat banyaknya jumlah kemungkinan tidak tinggi untuk kekuatannya.”
Xiao Mei sedikit berpikir, ia tidak bisa bar-bar seperti dulu. Sekarang, ia kehilangan Roh Elemen. Namun, detik berikutnya matanya cerah.
“Ada 5000 penjaga, bagaimana kalau kita culik 10 atau 20 orang terlebih dahulu...” Xiao Mei berkata dengan senyum misterius. Yu Lin mengerutkan keningnya, kemudian ia melebarkan matanya.
“Apakah kita akan melakukan kebangkitan Roh Elemen dengan orang-orang ini?” Xiao Mei mengangguk dengan polosnya, baginya musuh tidak masalah digunakan untuk kebangkitan.
Yu Lin sebenarnya sedikit enggan, tetapi memikirkan bahwa orang yang dikorbankan adalah musuh, kenapa tidak? Dirinya mengangguk setuju dengan ide dari Xiao Mei tersebut.
Yu Lin dan Xiao Mei menatap ke arah lautan orang di depannya, kemudian mata mereka perlahan-lahan menjadi dingin. Detik berikutnya, mereka berdua menghilang dari tempat.
***
Xian Nan dan Xiao Xia saling tersenyum, keduanya sudah bertemu untuk kedua kalinya jadi hubungan mereka langsung dekat dengan cepat.
“Bagaimana kabarmu, Saudari Xia?” Xian Nan bertanya dengan antusias, baginya berbicara dengan saudari-saudarinya ialah kesenangan lainnya.
Xiao Xia cemberut, kemudian berkata, “Aku hanya menguasai sebuah desa. Namun, itu terlalu membosankan. Selepas menaklukkan, aku masih harus menunggu Tuan memerintahkanku untuk kembali...”
“Kau enak, berada di dekat Tuan. Bermain terus-menerus, ahhh aku ingin juga melakukan hal itu.” Xiao Xia benar-benar merasa dirinya ingin segera menyelesaikan tugas dan bermain dengan tuannya tersebut.
“Aku pun sama, hanya saja aku ingin fokus balas dendam terlebih dahulu, agar perasaanku semakin lega.”
Xiao Xia mengangguk, kemudian kedua tiba di kediaman Xian. Seperti Yu Lin dan Xiao Mei, mereka juga diperintahkan untuk menghancurkan Bangsawan Xuan dan Bangsawan yang terkait dengan Bangsawan tersebut.
“Baiklah, mari kita mulai.”
[To be Continued.]
Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
__ADS_1
Thank you Minna-san.