
🌸
🌸
Uhuk ... uhuk ...
Mendengar ucapan Danu yang begitu percaya diri, membuat Rani sontak tersedak salivanya sendiri, dengan wajah merona dia mencuri pandang pria tampan yang tajir melintir itu.
"Jangan menggoda ku Mas."
"Aku nggak bercanda, aku serius. Mulai detik ini, kita jadian ya?" alis Danu naik turun, sedetik kemudian dia mengedipkan sebelah matanya dengan genit, membuat gadis yang lugu dan polos itu salah tingkah.
"Ah, Mas jangan menggodaku ..." Rani merengek manja, dia memalingkan wajah ke sembarang arah, tidak sanggup kalau harus menatap wajah tampan yang begitu mempesona itu.
"Aku serius, bahkan kalau kamu setuju, satu bulan lagi aku ingin melamar kamu," kata Danu dengan serius, wajah tampan itu tampak datar, tak ada senyum sama sekali, pertanda kalau apa yang dia ucapkan serius dan tidak bercanda.
"Hah!" mata sipit Rani membola, dan membuat Danu terkekeh geli, melihat ekspresi Rani yang begitu lucu.
"Biasa saja sih ekspresi nya, Jangan seperti itu, aku kan jadi gemas." Danu menggaruk dagunya, seraya menatap wajah menggemaskan milik Rani, kalau saja ini bukan tempat umum, sudah pasti dia akan menyerang bibir tipis yang semanis madu itu.
"Aku kan belum menjawab, mau apa tidak Mas," kata Rani sambil tersenyum tipis.
"Masa iya aku yang ganteng paripurna begini kamu tolak sih?" Danu melipat kedua tangannya dan menyandarkan punggung kokohnya ke belakang.
__ADS_1
"Ng ... itu, aku ... " Rani malah gugup tidak jelas, apalagi pandangan mata elang yang seakan mengintimidasi itu tak lepas dari wajahnya.
"Katanya kamu belum punya pacar?"
"Belum Mas, tapi aku takut kalau pacaran sama Mas Danu."
"Kenapa, apa wajahku menyeramkan," kata Danu sedikit kaget, mendengar kata-kata Rani bahwa dia takut menjalin hubungan dengannya.
"Bukan begitu Mas, aku ini orang miskin, orang tuaku di kampung juga hanya buruh tani, aku takut mempermalukan Mas Danu," ujar Rani lirih, kedua telapak tangannya saling meremas takut.
"Memang ada masalah, jika kamu bukan orang kaya?" Danu menaikkan alisnya, dia sengaja mengganti kata-kata miskin menjadi bukan orang kaya, biar terdengar sopan dan tidak merendahkan.
Rani hanya diam, dia memandang wajah tampan Danu tanpa mengucap sepatah katapun.
"Yang menjalani aku, dan tidak masalah dengan semua itu."
"Nggak masalah, kalau kamu sudah menikah dengan aku, semua tanggung jawab yang kamu pikul, akan aku ambil alih," Danu meraih jemari tangan Rani yang bertumpu pada meja.
"Tapi ..."
"Kamu hanya perlu menjawab, iya aku mau, lainnya urusan aku, " kata Danu.
Rani akhirnya hanya mengangguk pasrah, dia percaya Danu adalah pria yang baik dan bertanggung jawab. Walaupun dia kaya dan punya posisi yang cukup di perhitungkan di perusahaan milik Raga, tapi dia tidak sombong.
__ADS_1
Bahkan sangat ramah kepada staf-staf yang ada di DIRGANTARA GRUP."Jadi, kita jadian kan?" Danu menegaskan.
Rani tersenyum malu." iya, aku mau."
"Yess ..." seperti layaknya anak kecil yang mendapat mainan baru, Danu berteriak senang, membuat Rani harus menahan malu, karena beberapa pengunjung restoran menoleh kepada mereka.
"Kayaknya Zie bakal senang deh, kalau tahu kita jadian," ucap Danu, dan bertepatan dengan pelayan yang datang mengantar pesanan mereka.
Keduanya langsung menyantap sarapan mereka, begitu pelayan sudah pergi.
"Iya Mas, kayaknya Zie bakal senang deh," kata Rani sambil menyuapkan nasi ke dalam mulut mungilnya.
"Nanti kalau sudah menikah, kita beli apartemen yang dekat dengan unit apartemen Raga dan Zie, biar kalian ada teman mengobrol, di saat aku bekerja," kata Danu.
Rani tersipu malu, bukankah kata-kata yang keluar dari bibir Danu begitu manis? dia bahkan sudah berpikir jauh ke depan, apalagi yang harus diragukan pada diri Danu.
"Hemm, iya Mas. Zie pasti senang, tapi aku harus keluar dari kerjaanku berarti Mas, kalau kita menikah?"
"Tentu saja, aku masih sanggup memenuhi kebutuhan kamu dan juga keluarga kamu," ujar Danu, dia menyingkirkan piringnya yang sudah kosong, berganti meneguk teh hangat yang dia pesan tadi. Pria itu memang tidak begitu suka minuman dingin.
"Mas malu kan, kalau punya istri seorang office girl?"
*bersambung ...
__ADS_1
🌸
🌸*