
Sebelumnya...
Sang dokter memeriksa detak jantung pada sang manusia robot si silver (Vin). Ia membukakan baju si silver perlahan.
Ya ampun... anak ini pintar bela diri apa gimana. Mengapa badannya bisa berbentuk seperti ini? Ckckck... wajahnya juga benar-benar tegas. Cocok kalau menjadi peran panglima di film action, tapi juga cocok jadi anak badboy di film romance hehe 😂. Gumam sang dokter sambil mengkhayal.
Dan tak lama ia memasang penyangga stetoskop pada kedua telinganya dan kepala Stetoskop di tempelkan pada dada sang manusia robot itu dengan perlahan.
" Ya ampun!! Detak jantung???!! saya belum pernah mendengar detak jantung seperti ini?? bunyinya seperti mesin berputar... Astaga ini tidak mungkin!! ". Kaget sang dokter berhenti memeriksa (Vin) manusia robot.
Cerita Sekarang...
Masih di dalam kamar mandi.
" Dey! ". Menunjuk Dey dari bawah sampai atas.
" Kenapa K'Vin?😶 ".
" K-kamu berbeda... Ke-kenapa kamu sudah besar? bukankah kam..mu seharusnya berumur 2 tahun... ". Ucapnya kaget dengan bernada pelan.
" Hmm... itu sih karna K'Vinnya saja yang terlalu lama tidurnya. Sekarang umurku 10 tahun ".
" HAAHH! 😲 ". Kaget Vin sambil melotot.
" Hehe 😂 ". Cengir Dey.
" Be-ber-berarti K'Vin. Sembilan... Sepuluh... Dua belas... Empat belas... Enam belas... HAH!😲 Berarti sekarang 17. K'Vin 17 tahun! ". Kaget Vin sambil melotot.
" Bukan... Haha K'Vin 12 tahun sekarang, aku bertumbuh lebih cepat dan canggih K'Vin... kata ayah begitu ". Omong Dey lembut.
" Oohh gitu toh. Ok aku paham ".
Ketika Vin dan Dey sedang asyik mengobrol. Tiba-tiba sang dokter membuka kamar mandi itu dan bertanya kepada mereka.
" Apa kalian ingin mandi? ". Tanya sang dokter sambil sedikit menekuk lututnya.
__ADS_1
" K'Vin yang mau mandi ". Tunjuk Dey ke arah sang kakak.
" Lho! kok aku sih... Dey harus mandi juga dong... ". Sambil menarik Dey, lalu memeluknya.
" Aahhh... gak mau mandi ". Langsung melepaskan pelukkan Vin.
" Hei... kok tidak mandi. Nanti kakak gak antar kalian pulang, lho! ". Bujuk sang dokter sambil tersenyum.
" Emang nanti kakak mau anterin Dey pulang? ". Jawab Dey dengan polos.
" Iya. Kalian nanti pulang... tapi sebelumnya kalian harus mandi dulu ". Bujuk sang dokter lagi.
" Hhhmmm... tapi kak. Apa aku harus pakai baju ini? ". Tanya Dey sambil memelas.
" Iya. Apa aku dapat baju baru? Bajuku kotor ". Keluh Vin juga.
" 😄Hahaha... iya deh kalau begitu. Tapi janji ya, kalian harus mandi dan nanti kalau kakak belum pulang dari belanja kalian tetap disini, jangan kemana-mana. Kalau mau minum atau makan ada di lemari es dan meja makan kok. Ok ". Nasehat sang dokter
" Ok. Siap! ". Teriak Dey semangat.
Sang dokter hanya tertawa dan tersenyum melihat keduanya. Tingkah dan sifatnya mereka layaknya anak-anak kecil yang benar-benar penurut.
🏣 🚘 🏬
Dan akhirnya tak lama kemudian Dey dan Vin pun mandi bersama. Dan di kamar mandi Dey bercerita tentang dia menunggu sang kakak (Vin) bangun dari tidurnya selama bertahun-tahun.
Setelah bercerita panjang Vin berpikir sejenak.
" Dey ". Panggil Vin dan berhenti menggosok badan belakang Dey.
" Ya ". Dey menengok ke arah Vin.
Apa nanti saja ya? tapi aku penasaran... Apa boleh buat. Tanya Vin ke hatinya sendiri.
" Kenapa K'Vin? ". Bingung Dey.
__ADS_1
" Mmm... itu aku mau tanya sesuatu padamu, bukannya kamu dan aku tidak boleh mandi ya? kita ini toh tidak bisa kena air. Kata ayah, dulu kita akan mati ketika kena air. Air itu musuh kita kan? ". Heran Vin yang terheran-heran melihat perubahannya.
" Iya K'Vin. Itu kata ayah dulu, tapi sekarang kita ini tidak akan mati kalau kena air atau es. Bahkan ovenanku bisa buat es krim lho... Jadi badan aku ini bukan hanya menghangatkan atau memasak makanan hangat doang, tetapi bisa mendinginkan makanan dan minuman juga ". Jelas Dey.
" Wooww keren dong. Tapi kenapa badanku ini bisa gak keliatan ovenannya dan lemari simpanannya juga? gak keliatan di tubuhku ini. Tapi pas aku tekan lubang pusar aku, mereka tetap bisa ke buka kok ".
" Iya ya. Kok bisa padahal dulu badan K'Vin sama kayak Dey. Tapi kenapa bentuknya jadi kayak roti sobek gini sih Dey jadi mau... ". Menatap badan sang kakak dengan mata berbinar-binar.
" Whooa!!😲 Ini bukan makanan! ". Panik Vin langsung menutupi badannya.
" Hahaha😆😆".
---
" Vin dan Dey mereka memanglah manusia... manusia yang tidak tahu bahwa mereka bukanlah manusia biasa. Bahkan mereka mengganggap orang di dunia ini memiliki tubuh atau anggota tubuh yang sama seperti mereka. Saya membuat mereka agar menjadi anak-anak yang penurut, ramah, sopan santun, penolong agar dunia ini terjaga. Tadinya saya sempat berpikir untuk menghancurkan mereka, tapi saya malah mendapatkan halangan, yang mana agar saya berubah pikiran. Dan sekarang ini saya punya pikiran tentang mereka untuk ke depannya. Saya akan menyekolahkan mereka, agar mereka mampu beradaptasi dengan manusia lain, biarkan mereka merasakan layaknya manusia-manusia lainnya. Dan untuk hilang dari perhatian publik agar tidak dicurigakan dari pandangan manusia lain ".-Vindey Agoston, Sang Profesor.
Terimakasih atas para pembaca🙏. Semoga suka dengan cerita bergenre 'fantasy'👍😉 author kali ini ya.
Insyaallah. Author akan munculkan genre Romancenya disini ya... 😊.
Bagi readers diharapkan tetap setia dengan cerita author ini 😘.
Sekian dulu ya. Terimakasih telah membaca seluruhnya 🙏.👋 Sampai jumpa di chapter selanjutnya ya...
Continued
_______________________________________
Like 🌟
Comen 💬
Share 📤
and be a
__ADS_1
Royal Readers 👀