Robot The Humans

Robot The Humans
Apa Iya?


__ADS_3

' Kamu tahu, apa yang nanti di masa depan yang kami alami? Ya, pada masa itu aku akan menjadi remaja dan K'Vin menjadi dewasa.


Sekarang ini aku lagi berbicara di tahun 2019, zaman yang canggih. Barusan aku menonton di televisi tentang berita manusia robot perempuan di Arabia entah kenapa, dia cantik. Tak tau aku harus bicara apa, masa iya aku suka sama manusia robot seperti itu?


Aku kan manusia.


Yaps, aku akan melanjutkan ceritaku bersama sang kakak (K'Vin) '. - Dey


-_- | -_-


" K'Vinnn!!! SEKOLAHHH!!! ".


" Haaahh lima menit lagi!! lima menit!! ".


" CEPAT NANTI TERLAMBAT!!! ".


" HAH!! ".


ITU BUKAN DEY! TAPI...


" Hai, udah bangun ". Senyum Jessie.


" HOAAHH!! Pergi sana menyebalkan! ". Kesal Vin sambil melempar bantal ke arah Jessie dan mengusirnya dari kasurnya.


' BLAM '. Marah Vin langsung membanting pintunya dengan sangat keras.


" Kenapa? Aku cuman membangunkan ". Bingung Jessie.


" Lihat pintu retak! ". Spontan Jessie sambil menunjuk ke pintu kamar Vin yang benar-benar retak.


" MANA!! ". Kaget Vin langsung membuka pintunya kembali.


" Ghiaaa!!! Bagaimana ini... ". Bingung Vin setelah melihat pintunya benar-benar retak.


" Harusnya kamu bisa lebih ramah lagi dengan Jessie ". Omong Agoston dari belakang kedua manusia robotnya.


" Aku? Malah bisa!! Gak, dia bukan adikku!! ". Kesal Vin.


" Hhm kalo K'Vin gak anggap adik, jangan harap aku anggap K'Vin k... k... ". Jawab Dey tiba-tiba yang baru muncul dari kamar mandinya.


" Dey!!! ". Kaget Vin tak menyangka.


Hhm huft!!


" Ya, baiklah... aku akan mencoba bersikap ramah ". Demi Dey...


" Hah?! Yyeeyy!!! ". Senang Dey dan Jessie. Sang ayah hanya bisa tersenyum.


Jessie duduk di kursi teras sembari menunggu Vin and Dey yang masih di dalam kamar. Vin sedang mandi dan Dey sedang memakai seragam di kamarnya.


Apa iya? Aku bisa merasa menyukai dengan seseorang? Batin Dey di dalam kamar.


Apa iya? Jessie itu bukan orang yang di maksud dengan Dey dulu? Batin Vin juga di atas closed kamar mandinya.


---


" ... 1348... 1349... 1350... ".

__ADS_1


" Jessie ayo! Nanti kita terlambat ". Gegas Dey cepat.


" Hah! Iya... ". Sontak Jessie kaget.


" Kalian lama ya, waktu siap-siap kalian selama 1350 detik ". Ejeknya sambil jalan berdampingan dengan Dey dan Vin. Dey ditengah, sedangkan Jessie di sisi kiri Dey dan Vin sebaliknya.


" Tidak. Itu malah wajar 1350 detik berarti kita, selesai 22 menit 30 detik. Berarti belom ada sejam kita menyelesaikan semuanya kan ". Jawab Vin santai dengan lanjuan sepedanya yang super pelan. Sedangkan keduanya berjalan kaki.


" Ya baik baik. Aku paham, kalian hebat! Kalian juara! Kalian tidak lama! Kalian cepat! ". Yaa... buktinya sampai aku tertidur lelap. Saking cepatnya?


---


" Lihat itu Varel! ". Senang Dey ketika sudah di dalam area sekolah, dan menghampiri dengan cepat.


" Hah! DEY!! ". Kaget Vin dan Jessie bersama.


Gawat! Dey lupa kejadian kemarin!! Panik Vin.


" Kamu tau Vin? Dey lagi terluka kemarin ". Khawatir Jessie.


" Iya! Aku tau! T- tapi, ba-bagaimana caranya? ".


------


" Sudah berapa kali, aku mengotomatiskan mereka? Vin and Dey, sudah lama aku merawat mereka, tapi... entah kenapa, aku ingin mereka tidak hidup. Semakin mereka beranjak dewasa, semakin tak bisa mengendalikan diri... ". Omong Agoston sendiri sambil duduk di meja kantornya.


' Perubahan memang butuh proses.


Proses yang berhasil, proses yang pernah mengalami yang namanya kegagalan.


Kegagalan-kegagalan itulah yang membuat motivasi kita semakin bertambah.


Dari masa percintaan, bahkan masa yang rumit seperti ini, yang mana aku telah telanjur menciptakan manusia robot dengan maksud membuktikan ke dirinya bahwa aku tentu bisa menciptakannya '. -Agoston


" Aku menyesal... aku menyesal, aku gak tau apa yang harus aku perbuat. Aku menciptakan Vin dan Dey hanya untuk memperlihatkan itu ke Abella ". Lesu Agoston.


" Maaf pak. Giliran jam anda sudah masuk giliran ". Tegur Ewasti (salah satu guru di sekolah swasta itu) sambil menepuk pundak Agoston dengan perlahan.


" Hah! Ya, terimakasih. Saya permisi yaa... ". Senyum ramah Agoston.


Aduhh... entah kenapa hari ini aku terus memikirkan kedua manusia robot itu ya. Batin Agoston sambil berjalan menuju ruang kelasnya.


------


" Varel! ". Panggil Dey berlari ke arahnya.


" D-dey!! ". Panik Vin dan Jessie.


Jangan!! Pliss... Vin ikut berlari ke Dey, tapi sayangnya terlambat.


" Ya? ". Dia telah menoleh ke arah Dey.


" Dey!! Mau ngapain kamu? Masih berani masuk sekolah ". Varel berbalik badan, dan langsung menatap sinis ke Dey.


" Berani dong ". Pede Dey sambil menegakan badannya.


" Kamu kali yang sebenarnya takut padaku, takut kalo aku punya kekuatan kayak K'Vin kan? ". Ledek Dey.

__ADS_1


" APA KAMU BILANG!! ENAK AJA ". Marah Varel sambil melotot.


" Kalo enggak, kenapa kamu sampe marah gitu sama aku? ".


" Iishh!! Jadi kamu nantangin aku ya?!! HAh! Kalo gitu ayo ke belakang sekolah ". Marah Varel.


" Buat apa ke belakang sekolah? Kamu mau bawa teman-teman lain buat ngehajarku? Kamu tau, itu sama saja pembullyan ".


" Hahaha bilang aja kamu yang takut ".


" Gak, sama sekali gak. Aku disini, hanya mau memperkenalkan kembaranku sekaligus teman kelas kita nanti ". Senyum Dey.


" Maksud kamu? ".


" Jessie!! ". Panggil Dey.


Varel menatap lurus dan menyipitkan matanya agar jelas.


" WHOAAHH!!! ".


C-cantikk...


" Bagaimana? Masih ingin memusuhiku? ". Cengir Dey.


" Hah!! ". Bingung Varel.


" Hai, aku Jessie Nazalia Raina. Panggil aku Jessie, aku kembaran Dey. Jika ingin dekat denganku, jangan pernah membenci Dey ". Tatap tajam Jessie. Setajam silet.


Yaa... aku mengerti maksudmu Dey. Cengir Jessie senang.


" A-... Baiklah. Aku memang sebenarnya hanya takut, Dey seperti K'Vin... ". Tunduk Varel menyesal.


" Hhm gitu dong ". Senang Dey.


Misi berhasil... YEY!!


" Kenapa? Kamu takut denganku ". Suara lantang dari belakang Varel.


" HAH!!! K-Kak... Vin ". Melotot Varel.


" Ma-maafkan aku... maafkan aku... ". Tangis Varel tiba-tiba.


" Aku menyesal... aku menyesal... sungguh menyesal huaaa... ".


" Iya iya. Okey, aku akan maafkan kamu. Tapi... kalo itu terulang lagi dengan Dey, lihat saja nanti, kamu akan jadi korban selanjutnya ".


' Glek '. Mati aku...


**Continued


_______________________________________


Like 🌟,


Comen 💬,


Share 📤

__ADS_1


and be a


Royal Readers 👀**.


__ADS_2