Roy : The Fatboy Find True Love

Roy : The Fatboy Find True Love
Part 16 - Kerusuhan di sekolah


__ADS_3

1 Bulan sudah berlalu semenjak kejadian itu dan Roy pun sudah pulih dan sekarang Roy sedang bersiap - siap ke sekolah kembali. Di sela - sela itu masuklah sebuah pesan ke hp Roy :


Tara🄰 : Hai, sudah berangkat belum?


Tara🄰 : Nanti waktu istirahat makan siang bersama ya, aku sudah membawakan bekal untukmu.


Roy yang membaca pesan itu tersenyum hangat dan mulai membalas pesan itu.


Roy : bentar lagi berangkat, dan terima kasih bekalnya, boleh.


Tara yang menyadari ada balasan dari pesannya segera membuka dan hasilnya ya udah pada tahu kan?? Tara tersenyum senyum sendiri dan bagi Tara hal itu jadi moodbooster untuk hari ini. Akan tetapi, baik Tara maupun Roy mereka sudah mempersiapkan rencana untuk menghadapi mereka, siapalagi kalau bukan wisma and the geng.


Setelah itu Roy berangkat ke sekolah seperti biasa dengan bis karena Roy masih dalam ujian keluarga jadi Roy harus hidup seperti rakyat biasa merasakan transportasi umum tidak ada fasilitas mewah. Dan pastinya mengambil alih perlahan Handoko Corp beserta anak perusahaan lainnya.


Sesampainya Roy di sekolah dia sudah mengeluarkan aura yang berbeda kali ini atas seijin Vino dan Maria mereka memberi ijin pada Roy untuk sedikit membela diri saat dirinya ditindas lagi. Sesampainya di kelas 10 B Anak - anak yang lain pun merasakan sesuatu yang berbeda dari Roy tetapi mereka memilih mengabaikan karena mereka berpikir Roy masih sama, Roy yang lemah dan mudah ditindas. Roy pun hanya memberi senyum tipis yang tidak kelihatan oleh siapapun, tak lama setelah itu Tara mengirimkan pesan


Tara🄰 : Semangat belajarnya ya šŸ¤— sampai bertemu nanti siang, jauhi wisma dan teman - teman lainnya aku ga mau kamu terkena masalah lagi atau terluka lagi gara - gara mereka 🄺.


Roy pun yang melihat pesan itu segera membalas karena sebentar lagi sudah waktunya mulai pelajaran.


Roy : Tenang saja aku udah siapkan rencana bila mereka macam - Macam denganku hari ini.


Pelajaran pun dimulai dan sepanjang pelajaran yang berlangsung teman - teman Roy sudah merencanakan lagi untuk membully Roy, mereka seperti ketagihan karena Roy tidak berbuat apapun selama mereka bully. Mereka tidak tahu rencana Roy yang akan membuat mereka tercengang.

__ADS_1


Jam istirahat pun tiba dan Roy pun dengan tenang melangkah keluarĀ  kelas sebenarnya Roy sadar akan tatapan teman - temannya yang memandangnya dengan tatapan jijik dan berusaha mengintimidasi tapi tidak berhasil karena Roy mengetahui akal busuk mereka. Roy pun menuju kantin tapi sebelum itu dia mampir ke kelas Tara dan Tara pun langsung pergi menggandeng tangan Roy menuju kantin dan banyak dari para siswa melihat kedekatan Tara dan Roy sebagai sesuatu yang salah, menurut mereka Tara yang mempunyai pesona yang mampu membuat lelaki manapun bertekuk lutut sedangkan Roy sangat tidak pantas untuk Tara dalam penilaian mereka Roy adalah sosok yang lambat, tidak berguna, bodoh, gendut, dan tidak pantas bersanding dengan Tara.


Mereka berdua tidak memperdulikan perkataan anak - anak lain dan menuju ke kantin. Sesampainya di kantin Roy dan Tara segera duduk di pojok kantin dan makan dengan tenang, akan tetapi tanpa mereka sadari Wisma, Alex, Jonathan, Angela, nonic, Tasya memandang tajam dan merendahkan ke arah Roy, Wisma yang awalnya tidak mempedulikan lama - lama panas melihat kedekatan Tara dan juga Roy, Wisma masih menganggap bahwa Tara lebih pantas bersamanya daripada bersama Roy, Wisma pun menggebrak meja kantin dan hal itu sontak membuat semua siswa melihat ke arah Wisma, Wisma pun mengharapkan semua perhatian tertuju pada dia, karena hari ini dia akan mempermalukan Roy lagi di depan semua siswa.


Wisma pun segera menuju meja Roy dan Tara yang masih asik berbincang dan tidak sadar bahwa sebentar lagi mereka akan menjadi pusat perhatian semua orang. Wisma dengan berapi - api menggebrak meja Roy dengan keras, dan sontak hal itu membuat Roy memasang wajah dingin.


"Enak bener ya makan sama pacar gue, kenapa kamu harus masuk lagi, apa masih kurang pukulan yang kemarin? Masih mau nambah? HAHAHAHAH." Wisma tertawa sarkas.


"Haaaaaaahhhhh, memang masalahnya dimana? Dan aku ralat ya MANTAN bukan pacar lagi sekarang jadi aku rasa ga ada masalah kalau Tara makan bersama ku." Ujar Roy.


"DIAM Kau Roy!! Alex, Jo, Anton bawa Roy sekarang!!" Suruh Wisma pada ke tiga temannya itu.


Mereka pun bergegas membawa Roy dan Tara pun tidak tinggal diam.


"Sayang, kau tenang saja setelah ini kau akan memohon untuk kembali padaku, bukankah aku sudah berjanji akan menyayangimu sepenuh hati?" Ujar Wisma dengan senyuman yang menyeringai.


Wisma pun mendekat ke Tara dan dia menyentuh pipi Tara dengan lembut, namun yang tidak Wisma sadari adalah Alex, Jo, dan Anton sudah terkapar di lantai dengan mengerang kesakitan seperti anjing gila, Roy menatap tajam Wisma dan segera mencengkram tangan Wisma dengan sedikit tenaga, Wisma pun kesakitan dan dia kaget melihat ke tiga temannya sudah tidak berdaya. Dia pun memandang Roy dengan tatapan yang tidak bisa di artikan.


"Jangan pernah sekalipun kamu menyentuh wanitaku, karena kalau tidak aku pastikan tanganmu itu tidak bisa kau gunakan lagi." Tutur Roy dengan aura membunuh dan dingin.


Untuk pertama kalinya Wisma merasakan aura yang seperti ini, dia pun penasaran dengan Roy, siapa sebenarnya Roy? Kenapa dia dengan mudah mengalahkan ke tiga temannya?


"Kau... Kau siapa sebenarnya?" Tutur Wisma gugup.

__ADS_1


"Tidak ada gunanya kau mengetahui siapa aku, bukankah aku hanya siswa baru yang kalian bully terus? Itu kan anggapan kalian." Ujar Roy santai.


Angela dan teman - teman lain kaget akan perubahan Roy yang menurut mereka sangat drastis. Di saat ini suasana kantin sangat ramai karena untuk pertama kali semua siswa melihat Roy berani melawan, mereka berpikir selama ini Roy lemah, penakut, tapi hari ini semua pandangan itu tidak ada lagi, hanya ada rasa kagum mereka terhadap Roy, dan mereka yang tidak suka dengan Roy pun hanya diam melihat situasi ini.


Wisma pun memberikan Bogeman mentah kepada Roy dan Roy hanya bergeming sesaat sebelum dia mematahkan tangan Wisma yang sedang dia pegang


Krakkk!!


AAAAAAAAAAAAA!!!!! APA YANG KAU LAKUKAN BRENGSEK!!" Raung Wisma histeris kesakitan, tangannya patah dan mati rasa.


Sontak semua siswa berteriak ketakutan melihat hal tersebut, Roy benar - benar gila dan semua teman - teman kelasnya pun tidak berani mendekat kesana karena mereka tahu mereka tidak bisa berbuat apapun untuk membantu Wisma.


.


.


.


.


.


Jangan lupa vote, like nya teman - teman.

__ADS_1


Author ingin meminta maaf karena baru up sekarang, author sibuk baru selesai ujian dan baru up sekarang. Ke depan akan rajin up jadi stay tune ya. Terima kasih.


__ADS_2