Roy : The Fatboy Find True Love

Roy : The Fatboy Find True Love
Part 22 - Dunia Milik Berdua


__ADS_3

Melihat Wisma yang berlutut seperti itu, Aola pun menjadi murka dan dia membuang semua makanan yang ada di meja hidangan semua gelas jatuh pecah di lantai, Roy yang melihat hal itu sudah memprediksi akan jadi seperti ini, maka dari itu Roy hanya mendiamkannya saja sebelum melanjutkan tindakannya kepada Wisma.


"Apa kau sudah tidak waras Wisma?!! Kenapa kau berlutut di hadapan anak orang miskin ini?! "Aola meraung dengan kencangnya pada Wisma.


Wisma yang diteriaki oleh Aola seperti itu hanya diam dan tetap menunduk, detik berikutnya terdengar gumaman kecil dari mulut Wisma.


"Maafkan aku Tuan Muda.. Maafkan.. maafkan.."Ucap Wisma terus menerus.


Orang - orang di pesta itu terkejut dengan apa yang mereka lihat sekarang. Seorang Wisma dari Wibowo Group berlutut di hadapan seorang pemuda yang notabenenya jauh di bawah Wisma.


"Kenapa memanggilku Tuan Muda? siapa Tuan Muda?"Sergah Roy cepat.


"Tidak, tidak maafkan aku Roy, aku yang bersalah tidak seharusnya aku lancang seperti tadi, maafkan aku!!"Ucap Wisma buru - buru.


"Pahami posisimu sekarang Wisma, Aku sangat tidak suka apa yang menjadi milikku disentuh apalagi diklaim sebagai milik orang lain. Kau pikir dirimu ini siapa bisa - bisa nya berbuat seperti ini, aku diam karena aku tahu diri dan bisa menahan diri, tapi ketika kamu melewati batas yang sudah aku tetapkan maka siapapun tidak ada yang bisa menghentikan termasuk kedua orang tuaku sekalipun."Ucap Roy pelan namun bagi siapa saja yang mendengarnya akan merasa terintimidasi.


Vino dan Maria yang melihat kejadian ini, perlahan lahan semakin kagum dengan tindakan yang diambil oleh Roy, Roy tidak membocorkan di depan orang banyak tentang identitas sebenarnya dan cukup Wisma mengetahui.


"Aku harap apa yang baru saja aku bisikkan itu cukup menjadi rahasiamu saja jangan sampai orang lain mengetahuinya. Siapapun itu. Mengerti?"Ucap Roy tegas.


"Baik, baik aku tidak akan memberitahu siapapun tentang apa yang baru saja aku tahu."Jawab Wisma.


Vino dan Maria saling memandang dan setelah ini mereka akan meminta penjelasan pada Roy. Sedangkan Tara hanya menatap Roy dengan takjub karena dia berhasil menyelesaikan dengan baik tanpa meledak - ledak.


Wisma pun pergi dari tempat itu Aola mengikutinya dari belakang sebelum dia meneruskan jalannya, Aola menunjuk ke arah Roy.


"Akan aku ingat perbuatanmu anak muda, aku pastikan kau akan menyesal sudah mencari masalah denganku."Ucap Aola geram.


"Baiklah Aola aku akan menunggu tindakanmu, aku yakin begitu kau tahu yang sesungguhnya kau akan berlutut seperti yang dilakukan anakmu hari ini."Ucap Roy santai.


Selepas kepergian mereka, acara pun ditutup dan banyak orang sudah pulang, hanya tersisa Vino, Maria, Nathan, Audi, dan Pasangan baru kita (Cieeee!!).


"Sebenarnya apa yang terjadi Roy? bisa kamu jelaskan pada kita semua Roy apa yang kamu katakan pada Wisma?"Tanya Vino.


"Iya kak cepat beritahu kami jangan membuat kami penasaran seperti ini, anak nakal! kenapa kamu suka sekali membuat mama jantungan seperti tadi?"Cecar Maria.

__ADS_1


Roy pun memandang mereka semua dengan tatapan hangat sangat berbeda jauh dengan tadi, dan Tara daritadi melihat Roy dengan tatapan yang terpesona, siapa sangka Pria gendut memiliki banyak keahlian seperti Roy tapi Roy bisa membuat semua orang tidak tahu akan kelebihan dirinya. Tara pun bergelayutan manja di samping Roy. Dia benar - benar jatuh cinta saat ini.


"Tadi aku hanya mengatakan siapa aku, tapi tentu saja semua orang tidak ada yang mendengarnya kecuali Wisma sendiri."Jelas Roy.


"Pantas saja dia langsung berlutut, memang selama ini di sekolah tidak ada yang tahu?"Tanya Nathan pada Roy.


"Tidak om, mereka tidak mengetahui maka dari itu mereka semua membenciku dan menindas diriku di sekolah."Jelas Roy.


"Astaga jadi selama ini, mereka membully tanpa mengetahui siapa kamu sebenarnya?"Tanya Audi terkejut.


"Iya Tante, tapi sepertinya dengan kejadian hari ini, bisa dipastikan Wisma tidak akan menindasku kembali."Ucap Roy.


Setelah itu semuanya pulang ke rumah masing - masing, namun di jalan menuju mobil Tara bersikeras mau diantar oleh Roy, dia tidak rela jika harus berpisah sekarang, Tara benar - benar ingin menikmati kebersamaannya saat ini dengan Roy.


Di jalan pulang Tara sama sekali tidak melepaskan genggaman tangannya pada Roy begitu juga dengan Roy dia tidak ingin hari ini berlalu begitu cepat, sesampainya di rumah Tara, Tara pun melepas genggamannya pada Roy lalu menatap Roy dengan dalam.


"Terima kasih untuk malam ini, aku benar - benar bahagia, bisakah kita seperti ini terus?"Ucap Tara.


"Sama - sama Tara, aku senang karena akhirnya aku berhasil mendapatkan kamu. Dan ya tentu saja kita akan selalu seperti ini."Ucap Roy.


"Tentu saja aku sangat menantikan ini, dan aku sudah tidak sabar menunggu besok."Ucap Tara.


"Baiklah kalau begitu masuklah dan segera beristirahat ya, I love you."Ucap Roy pada Tara.


"So sweet, baiklah nanti sampai rumah kamu juga segera beristirahatlah juga."Ucap Tara.


"Sampaikan salam ku pada Om Nathan dan Tante Audi maaf aku tidak bisa mampir."Ucap Roy.


selepas itu Roy pun masuk ke dalam mobil tapi sebelum Roy masuk Tara menahan tangan Roy kemudian Tara maju dan mencium bibir Roy, Roy pun membalas dan malam itu berakhir dengan indah untuk keduanya. Roy pun masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya kembali ke rumahnya begitu juga dengan Tara.


Sesampainya di kamar Tara pun segera menuju kamar mandi membersihkan dirinya kemudian setelah itu dia mengambil ponselnya dan segera mengirim pesan pada Roy.


Tara : Sudah sampai di rumah?


Tak lama Roy pun membalas pesan Tara

__ADS_1


Roy : Sudah sayang, baru saja sampai.


Tara yang dipanggil demikian berbunga bunga hatinya.


Tara : Baiklah, selamat malam pangeranku, sampai jumpa besok.


Roy : Selamat malam Tuan Putri. Sampai jumpa besok.


Roy pun yang sudah sampai di rumah meletakkan kembali hpnya kemudian langsung tidur.


Keesokan harinya Roy sudah bangun pada pukul 5. Dia sangat bersemangat hari ini apalagi hari ini adalah hari pertama dia dan Tara jadian serta berangkat bersama, tentu saja Roy ingin mempersiapkan yang terbaik untuk Tara. Roy pun memasakkan bekal untuk Tara, ini pertama kalinya Roy mengeluarkan keahliannya yang ini, tak lama kemudian Maria pun menghampiri Roy kemudian terkejut karena Maria melihat Roy memasak lagi setelah sekian lama kemudian Alicia menyusul Maria menuju dapur dan terhenti, Alicia membulatkan matanya melihat Roy memasak lagi.


Roy yang sudah selesai memasak pun segera berbalik dan terkejut karena melihat Maria dan Alicia berdiri di dapur dan melihat ke arahnya dengan penuh tanda tanya.


"Kenapa Mama dan Adik melihatku seperti itu? apa ada yang salah?"Tanya Roy.


"Tidak, tidak hanya saja mama dan adik heran kenapa kamu memasak? dan untuk siapa?"Tanya Maria.


"Tentu saja untuk bekalku dan bekal Tara kemudian untuk di rumah."Jawab Roy.


"Apakah kakak dan Kak Tara sudah berpacaran sekarang?"Tanya Alicia dengan polosnya.


"Iya itu benar Adik, saat ini kakak sudah pacaran dengan calon istri kakak."Ucap Roy.


Maria dan Alicia pun ber tos ria mereka sangat gembira dengan kabar ini.


.


.


.


.


Okay, next enaknya kasih visual ga? ada yang penasaran? atau lanjut dulu ceritanya ni? atau ada pertanyaan dari para readers? jangan lupa like, vote, dan commentnya ya guys. Thank you.

__ADS_1


__ADS_2