
Setelah kejadian yang mengerikan itu Wisma pun pingsan, sedangkan teman - teman yang lain hanya diam dan masih berusaha untuk mempercayai apa yang barusan mereka lihat.
Tidak ada 1 orang pun yang percaya akan kejadian barusan, selama ini mereka mengira Roy adalah seseorang yang cupu, lugu, mudah di bully, akan tetapi hari ini mereka sedikit merubah pandangan mereka terhadap Roy. Tara pun yang melihat semua itu kaget sekaligus bertambah semangat untuk mendapatkan kembali hati Roy.
Roy pun menyadari bahwa perbuatan dia kali ini pasti akan membuatnya menghadap ke ruangan BK, dan ternyata sesuai dugaan Roy sebelumnya dia dipanggil oleh guru BK.
"Apa kamu sadar dengan perbuatan kamu barusan Roy??!!! "Ujar Guru BK dengan tegas.
"Sadar Bu, tapi yang saya lakukan hanyalah membela diri saja Bu dan saya melindungi Tara Hudson apakah itu hal yang salah?" Tanya Roy dengan muka tanpa ada rasa bersalah.
"Kamu itu baru saja mulai sekolah disini tapi sudah membuat masalah apalagi kamu sudah mematahkan tangan anak orang yang berpengaruh di sekolah ini."Ujar Guru BK
"Baik ibu, lalu ibu mau memberi hukuman apa kepada saya? Apalagi ibu tahu sendiri saya tidak pernah membuat masalah seperti ini Bu, yang saya lakukan hanyalah membela diri saya dari bully yang dilakukan teman - teman kelas saya saja."Ujar Roy santai.
"Baik kalau begitu ibu akan memanggil Orang Tua kamu untuk menghadap ke kepala sekolah, karena masalah yang kamu timbulkan hari ini cukup berpengaruh besar jadi sekarang silahkan kembali ke kelas kamu dan tunggu surat untuk orang tua kamu."Ujar Guru BK.
Roy pun kembali ke kelasnya dan sesampainya di kelas semua teman - teman kelasnya memberikan pandangan yang sulit diartikan akan tetapi tidak dengan Roy, Roy mengerti arti tatapan itu, dan Roy pun tidak peduli karena mulai hari ini dia tidak akan membiarkan siapapun merendahkan dirinya lagi, Roy sudah berencana untuk mengeluarkan sisi lain yang mana itu sisi asli dari seorang Roy yang tidak banyak diketahui orang - orang termasuk orang tua Roy.
Siang itu, setelah pelajaran terakhir selesai Roy pun mendatangi ruangan BK untuk menerima surat panggilan tersebut setelah itu Roy bergegas pulang ke rumah. Dia sudah membayangkan apa yang akan terjadi pada dirinya nanti tapi dia tidak menyesal karena dia memutuskan apa yang menurut dia benar dan dia siap menanggung resikonya.
Sesampainya di rumah, Roy pun mendapati orang tua nya sudah ada di rumah dan mereka sudah mengetahui perbuatan Roy ini. Begitulah Vino dan Maria mereka selalu mengawasi gerak Roy sang pewaris utama dari keluarga Handoko.
"Roy, hari ini apa yang sudah kamu lakukan?"Tanya Vino dengan tenang.
Roy pun gugup karena untuk ke sekian kalinya dirinya membuat masalah baru di sekolahnya yang baru.
"Pa, hari ini aku membela diriku dan Tara supaya aku tidak di injak - injak oleh mereka lagi, aku tidak mau di injak - injak lagi pa." Ujar Roy.
"Papa tidak akan menyalahkan kamu, karena kamu untuk sekarang dan mulai dari sekarang jangan pernah ragu - ragu, sebagai pewaris dari Handoko Corp kamu harus menjalankan ujian ini, dan ini sudah 2 bulan semenjak dimulainya ujian tahap pertama sejauh ini kamu sudah bagus dalam menahan diri akan tetapi papa tidak mau kamu berbuat seperti hari ini cukup berikan peringatan yang tidak akan bisa di abaikan, apa kamu mengerti?" Ujar Vino dengan tegas.
"Iya pa, Roy mengerti". Jawab Roy.
__ADS_1
"Untuk masalah besok akan papa urus kamu tinggal terima beres, jangan takut saat ini kamu dalam tahap ujian keluarga, bila sukses dalam ujian ini kamu akan papa jadikan pengganti papa di perusahaan, jadi papa harap kamu tidak mengecewakan papa dalam ujian kali ini, dan jaga baik - baik Tara." Ujar Vino lagi.
Maria yang kali ini hanya menjadi pendengar, dia mulai mendekati Roy dan memberikan ketenangan pada anak laki satu - satunya, tidak ada yang bisa memberikan ketenangan seperti seorang ibu kepada anaknya. Tak lama setelah itu, Alicia datang dan langsung memeluk kakaknya itu, Alicia tahu kakaknya akan menghadapi hal - hal yang sulit ke depannya untuk itu Alicia ingin mendukung kakaknya dengan cara dia sendiri. Roy pun bersyukur memiliki keluarga yang sangat mendukung dirinya bukan masalah harta atau kekayaan akan tetapi kehangatan sebuah keluarga, hal ini yang Roy rasakan dan tidak dapat ditukar oleh apapun.
Esok harinya, Roy pun sudah siap untuk berangkat sekolah, dia pun menghampiri orang tua dan adiknya untuk sarapan bersama.
"Hari ini papa dan mama akan datang memenuhi panggilan kepala sekolah, papa dan mama harap kamu tetap fokus pada sekolah dan ujian keluarga ini, kamu mengerti?" Tutur Vino.
"Baik papa, Roy mengerti." Jawab Roy.
"Kak, bila nanti kakak sudah menjadi pimpinan teratas Aku akan mendampingi kakak jadi wakil kakak." Ujar Alicia.
"Kakak akan tunggu hal itu sayang😉." Ujar Roy.
Kemudian Roy pun berangkat ke sekolah seperti sebelum - sebelumnya yaitu naik bus, Roy pun terbiasa dengan kesederhanaan ini, dia sangat menikmati dengan peran yang dia jalani sekarang. 20 menit kemudian, Roy pun sudah tiba di sekolah dan langsung menuju ke kelasnya tapi sebelum itu dia memberi kabar pada Tara.
Roy : Apa kamu sudah sampai di sekolah?
Roy : Tidak ada apa - apa aku hanya ingin bertanya, apa kamu baik - baik saja? maafkan aku kemarin membuat kamu kaget ya?
Tara : Dengan kejadian kemarin aku semakin semangat untuk mengejar kamu, mendapatkan hati kamu lagi 🥰.
Roy : Baiklah, lakukan saja yang mau kamu lakukan semoga berhasil.
Sesudah itu Roy pun langsung menuju kelasnya dan dia bertekad tidak akan semudah itu menyerahkan hatinya kepada Tara Hudson, karena bagi Roy, Tara Hudson harus melalui beberapa Tes yang akan Roy berikan untuk melihat kesungguhan Tara untuk mendapatkan hatinya. Setelah itu saat Roy sudah berada dalam kelas para teman - teman Wisma pun mendatangi Roy dan langsung menggebrak meja Roy dengan keras.
"BRAKKKKK!!!!, KAMU BENAR - BENAR TIDAK PUNYA HATI NURANI!! BISA - BISANYA KAMU MELUKAI TEMAN SEKELASMU SENDIRI!" Teriak Alex pada Roy.
"Benar - benar memalukan!!"Ujar Hizkia geram.
Dan masih banyak lagi ucapan - ucapan yang merendahkan, mereka semua berusaha membangkitkan rasa bersalah Roy atas apa yang Roy perbuat pada Wisma, akan tetapi semua itu tidak ada pengaruh untuk Roy dan Roy pun mulai mengeluarkan auranya lagi.
__ADS_1
"Apa kalian sudah selesai ngomongnya? kalian semua hanya buang - buang tenaga saja. Itu guru sudah datang dilanjutkan nanti saja bila kalian masih ingin protes." Ujar Roy dengan tatapan tajamnya.
mereka semua terdiam melihat hal tersebut dan kembali ke tempat duduknya masing - masing. Tak lama setelah itu, Vino dan Maria datang di sekolah Roy dan langsung menuju kantor Kepala Sekolah. Sontak hal tersebut sudah diketahui oleh semua siswa di sekolah tersebut termasuk teman - teman kelas 10 B. Dan mereka semua berharap Roy dikeluarkan.
sementara itu, di ruangan Kepala Sekolah
"Selamat siang, pak Vino dan Bu Maria hari ini saya mengundang anda untuk membahas masalah anak Anda Roy." Ujar Kepala Sekolah membuka pembicaraan.
"Saya disini hanya ingin anda tahu, kalian pasti pernah mendengar Handoko Corps kan?" Tanya Vino tanpa Basa basi.
"Iya saya sudah mendengarnya, yang saya dengar pemiliknya adalah salah satu keluarga misterius yang tidak mau di ungkap oleh media manapun.
"Dan anda sedang berhadapan dengan pemiliknya langsung, perkenalkan nama saya Vino Handoko dan ini istri saya Maria Handoko." Tutur Vino.
"B... Ba... Baik... suatu kehormatan bisa bertemu dengan anda."Ucap Kepala Sekolah dengan gugup.
"Saya hanya mengingatkan perlakukan anak saya sama adil dengan murid lainnya tidak perlu perlakuan khusus, akan tetapi saya dengar donatur terbesar di sekolah ini keluarga Wisma ya? kalau begitu geser mereka dan saya akan memberikan donasi 3x lipat dari mereka, bagaimana?" Ujar Vino kembali.
"Anda hanya perlu melapor pada saya bila terjadi apa - apa, dan Roy pun nantinya akan meneruskan apa yang saya lakukan sekarang, tetapi sebelum itu dia sudah menjalani ujian keluarga saya harap anda tutup mulut soal ini, dan jangan sampai bocor kemana - mana, apa anda mengerti?" Ujar Vino.
"Baik baik, saya mengerti pak akan saya laksanakan sesuai permintaan Pak Vino."Ujar Kepala Sekolah.
.
.
.
.
Maaf ya readers Up nya lama, karena sibuk kerja dan kuliah tapi dari sekarang akan aku jadwalkan untuk rajin up jadi aku harap comment yang jujur ya, like nya jangan lupa dan juga votenya. Terima kasih.
__ADS_1