
Roy pun berangkat ke sekolah masih dengan kendaraan umum yaitu bus. Dengan tenang Roy mendengarkan lagu di hpnya menggunakan headset, hari ini begitu menyenangkan untuknya.
25 menit kemudian Roy pun tiba di sekolah dan Roy mampir ke kelas Tara sebentar untuk memberikan kotak bekal akan tetapi Tara belum terlihat di kelasnya, kemudian Roy mengambil inisiatif untuk menghubungi Tara terlebih dahulu untuk menanyakan keberadaan kekasih hatinya itu.
Roy : kamu dimana? kok belum sampai di sekolah?
Tara : Iya, ini aku bentar lagi sampai sekolah ada apa sayang?
Roy : Aku ingin memberikan sesuatu, aku tunggu di kelasku ya, kabari aku setelah kamu sampai di kelasmu aku akan kesana.
Tara : baiklah sayang muachh.
Tak lama kemudian Tara pun tiba di sekolah dan langsung menuju kelasnya. Sepanjang perjalanan Tara menjadi bahan bicara anak - anak lainnya dan Tara yang mendengar itu hanya diam saja, dan ternyata secara tidak sengaja ada anak yang menyebut nama Roy dan itu terdengar ke telinga Tara. Tara pun segera menghampiri siswa tersebut.
"Apa yang kamu bilang tadi? coba ulangi sekali lagi!"Ucap Tara pada siswa tersebut.
"Aku hanya berkata yang sebenarnya, Kamu yang primadona sekolah terkenal bisa - bisanya kamu tertarik pada pria gendut tidak berguna seperti Roy, padahal masih ada Wisma yang jauh lebih sempurna dari Roy, pasti dia menggunakan pelet untuk membuatmu tertarik."Ujar siswa itu dengan tampang yang meremehkan.
Tara pun tidak tinggal diam, dia hanya menajamkan matanya memandang siswa tersebut dengan tatapan yang cukup membuat siapapun akan takut dan merasa tertekan.
"Kalau kamu tidak tahu bagaimana Wisma dan bagaimana Roy sebaiknya kamu diam saja, kamu hanya melihat luarnya saja, kamu hanya melihat apa yang bisa kamu lihat dengan mata kamu itu tapi sayangnya kamu tidak bisa melihat yang sebenarnya karena kamu memilih untuk tidak."Tutur Tara panjang lebar.
Siswa tersebut hanya terdiam begitu juga dengan yang lainnya. Lalu Tara pun kembali menuju kelasnya setelah itu menghubungi Roy.
Tara : Sayangku, aku sudah di kelas, bisakah kamu pergi ke kelasku? aku rindu 😝😚
__ADS_1
Roy : Iyaa sayang aku segera kesana, tunggu ya! 🤗😚
Tak lama kemudian Roy pun tiba dan segera memberikan Tara kotak bekal yang berisi masakan yang dibuat oleh Roy sendiri.
"Ini bekal untukmu hari ini, semoga kamu suka ya sayang."Ucap Roy tulus pada Tara.
"WAH, sayang apa kau membuatnya sendiri?"Tanya Tara.
"Iya, itu masakanku sendiri semoga kamu menyukainya, kalau begitu aku akan kembali ke kelas nanti kita bisa makan bersama pada saat istirahat."Ajak Roy pada Tara.
Setelah itu Roy kembali ke kelasnya dan tak lama setelah itu bel pun berbunyi dan pelajaran pun dimulai. Minggu ini merupakan Minggu pembelajaran terakhir sebelum ujian kenaikan kelas, Baik Roy maupun Tara sudah mempersiapkan diri dengan baik.
Tak terasa jam istirahat pun berbunyi. Anak - anak kelas 10B pun berhamburan keluar menuju ke kantin. Oh ya, sebelumnya Wisma beserta ganknya sudah tidak begitu mengganggu Roy karena apa yang dikatakan Roy pada Wisma membuat Wisma berpikir dan memutuskan untuk tidak mengganggu Roy, akan tetapi Mereka semua tidak diam begitu saja, mereka berencana untuk menghasut Rainer untuk merebut Tara dengan begitu mereka bisa membuat Roy lebih tersiksa kembali.
Alex, Jonathan, Anton mereka pun pergi ke kelas Rainer untuk mengatakan rencana mereka dan mengajak Rainer bekerja sama.
"Ada apa memangnya? kenapa kalian mencari aku?"Tanya Rainer.
"Begini, kami ingin mengajakmu bekerja sama apa kamu tertarik?"Ucap Jonathan.
"Apa yang kalian rencanakan? coba kalian beritahu aku dengan lengkap apa rencana kalian?"Ucap Rainer dengan dingin.
Setelah itu mereka Anton pun mulai menceritakan rencana mereka, dan Rainer yang mendengarkan rencana mereka sangat terkejut , Rainer sama sekali tidak menyangka bahwa apa yang mereka rencanakan itu sesuai dengan apa yang dipikirkannya beberapa waktu yang lalu tepatnya pada saat Roy dan Tara mulai menjalin hubungan, sempat terbesit di pikiran Rainer untuk merebut Tara, setidaknya Rainer akan merasa menang setelah dia merebut 1 hal yang sangat berharga untuk Roy.
Kemudian Rainer pun mulai berpikir untuk mengambil keputusan. Dan tak lama kemudian mereka bertiga pun pergi meninggalkan kelas Rainer, mereka memutuskan untuk memberi Rainer waktu untuk memikirkannya karena posisinya benar - benar tidak mudah untuk Rainer. Rainer pun mulai menyusun rencananya sendiri sebelum memberitahu teman - teman kelas Roy untuk membantunya.
__ADS_1
Sementara itu, Roy dan Tara bergandengan tangan menuju kantin, tak lama setelah sampai di kantin mereka menemukan tempat duduk dan mulai memakan bekal yang dibawakan oleh Roy tadi pagi.
"Bagaimana rasa masakan yang aku buat sayang?"Tanya Roy.
"Rasanya sangat lezat sekali, aku baru tahu kalau kamu ternyata sangat pandai memasak, apalagi yang bisa kamu lakukan, pangeranku? "Ujar Tara dengan sedikit manja.
"Masih banyak sebenarnya tapi aku memutuskan untuk menunjukkan semuanya kepadamu secara perlahan jadi kamu tidak akan kaget."Ucap Roy pada Tara.
Ditengah -tengah saat mereka makan Wisma pun datang menghampiri meja mereka.
"Roy, aku kemari ingin meminta maaf atas kejadian kemarin, maafkan aku ya."Ucap Wisma pelan.
Roy pun yang mendapati Wisma berbicara seperti itu langsung melihat ke arahnya dengan dingin dan setelah itu Roy pun hanya melihat Wisma, Roy berusaha mencari celah bohong di mata Wisma namun sepertinya apa yang dicari oleh Roy tidak ada, yang berarti Wisma sungguh - sungguh dengan apa yang diucapkannya. Roy pun berusaha mengerti itu.
"Baiklah, kamu ku maafkan, dan aku minta jangan menggangguku lagi dengan Tara. Aku yakin kamu pasti bertemu wanita yang jauh lebih baik daripada Tara. Aku harap kamu bisa dan mau menerima kenyataan ini."Ucap Roy tulus.
"Baiklah kalau begitu, terima kasih sudah memaafkanku kalau begitu aku tinggal dulu ya."Ucap Tara pada Roy.
Setelah itu pun Bel berbunyi dan pelajaran pun dimulai kembali. Roy dan Tara begitu fokus mengikuti setiap pelajaran yang ada sehingga seminggu pun sudah berlalu. Kini saatnya anak - anak semua di sekolah mengerjakan ujian kenaikan, Roy pun mengerjakan ujiannya dengan teliti begitu juga dengan Tara. Setiap hari selama seminggu penuh mereka selalu meluangkan waktu belajar bersama, mengoreksi bersama setelah selesai ujian hingga tak terasa ujian pun berakhir.
Sekarang Roy dan Tara berharap - harap cemas akan hasil ujian mereka, mereka pun pergi ke sekolah bersama setiap hari seperti itu sampai menjelang terima rapot.
Hari ini adalah hari terakhir masuk karena besok adalah pembagian rapor siswa kelas 10 semester 1. Tara dan Roy sudah tiba di sekolah dan bergegas masuk, tak sengaja Tara menabrak Rainer dan Tara pun terjatuh, Rainer pun mengulurkan tangannya dan Tara menerimanya dengan sedikit menggerutu. Roy yang melihat hal itu pada saat itu tidak ada firasat apapun. Tara pun sempat melihat Rainer dan sedikit tertegun begitu juga dengan Rainer, dia sudah memutuskan untuk mengambil Tara dari Roy. Dan sebentar lagi rencana itu akan berjalan.
Rainer pun sadar sebenarnya sangat salah dirinya ketika melakukan hal ini akan tetapi dia tidak akan mundur karena dia sudah bertekad akan menjadi saingan Roy untuk mendapatkan Tara.
__ADS_1
Wahh kira - kira cara apa yang bakal digunain Rainer untuk merebut Tara dari Roy? Jangan lupa vote, comment, likenya. maafkan author ya selama beberapa hari kemarin ga up sama sekali karena author kecapekan. Terima kasih.