Roy : The Fatboy Find True Love

Roy : The Fatboy Find True Love
Part 27 - Kecurigaan Roy


__ADS_3

1 bulan setelah malam itu.


Keluarga Roy dan Tara sedang sibuk mempersiapkan acara tunangan anak mereka, Vino dan Maria sibuk mempersiapkan tempat acara, sedangkan untuk urusan undangan dan juga makanan diurus oleh Nathan dan Audi. Mereka ber 4 yang memutuskan bahwa merekalah yang akan mengurus semuanya.


Sementara itu, di sekolah.


sudah beberapa lama ini Roy merasakan ada yang berbeda dengan Tara. Dimulai dari 1 Minggu setelah malam itu, Tara agak sedikit berbeda akhir - akhir ini, Roy menyadari hal ini, bisa saja dia mulai menanyakan pada Tara namun Roy memilih untuk tidak karena dia sangat menyayangi Tara dan memilih untuk berpikir positif. Setidaknya, menurut Roy itu membantu dia agar tetap fokus pada sekolah. Dia berpikir sebentar lagi lulus dan lanjut kuliah sambil bekerja mempersiapkan diri mengambil alih Handoko Corps.


Sepulang sekolah seperti biasa Roy akan menunggu Tara untuk pulang bersama seperti biasanya, tapi ini sudah 1 jam lebih Roy menunggu Tara akan tetapi Tara belum muncul juga. Roy pun berinisiatif untuk menghubungi Tara.


Roy : Sayang, kamu dimana?


Cukup lama Roy menunggu balasan dari Tara hingga akhirnya Tara pun keluar bersama teman²nya akan tetapi kali ini Tara berjalan bersama seorang cowok dan teman² lainnya. Roy melihat itu sebenarnya dia mulai merasakan cemburu akan tetapi Roy memilih untuk menyimpannya dan berpikir positif. Tak lama kemudian Tara melihat Roy dia pun terkejut tak lama setelah itu dia merubah ekspresinya kembali lalu segera menghampiri Roy.


"Sayang, maaf nunggu lama ya, aku habis kerja kelompok sama teman² kelasku." Ujar Tara.


"Oh, iya sayang tidak apa - apa, apa sudah selesai tugasnya?" Tanya Roy.


"Emm.. Sudah sayang hehe" Ujar Tara canggung.


Roy dan Tara pun masuk ke mobil dan Roy segera melajukan mobilnya untuk mengantar Tara pulang. Sementara itu ada seorang cowok yang melihat kepergian Tara dan Roy. Cowok tersebut hanya tersenyum.


"Lihat saja Roy, wanitamu akan menjadi milikku dan aku pastikan kamu akan hancur. hahahahahahah!!" Ujar Cowo tersebut.


Di dalam mobil, Roy dan Tara saling diam tidak ada pembicaraan apapun. Masing - masing dengan pikirannya sendiri. Tara melamun dia baru saja bertemu cowok yang lebih tampan, athletis, intinya idaman untuk Para cewek². Sedangkan Roy memikirkan tadi dimana Tara berjalan bersama seorang cowok dan juga teman² lainnya. Akan tetapi yang Roy tidak habis pikir kenapa Tara memilih untuk berjalan berdampingan dengan cowok tersebut.


Tak lama setelah itu Tara pun memutuskan untuk memulai pembicaraan agar situasi canggung ini cepat berlalu.


"Sayang, lagi mikirin apa? daritadi aku lihat kamu melamun seperti memikirkan sesuatu." Tanya Tara.


"Nggak, aku lagi nggak mikirin apa - apa hanya masalah kuliah dan pekerjaan saja sayang."Ujar Roy.


"Bagaimana persiapan pertunangan kita?" Ujar Tara.


"Sejauh ini sudah mencapai 50% dan tidak ada masalah sama sekali karena orang tua kita yang mengawasi langsung." Ujar Roy.

__ADS_1


"Baguslah sayang aku tidak sabar menunggu hari dimana kita akan bersatu, hehe." Ucap Tara.


Roy merasa percakapannya kali ini cukup lancar dengan Tara apalagi sudah beberapa Minggu terakhir sikap Tara agak beda, dengan hari ini Roy merasa Tara yang dulu kembali. Tak lama kemudian mereka pun sampai di rumah Tara. Tara pun turun dan mengajak Roy untuk mampir ke rumah akan tetapi Roy tidak bisa karena dia masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Roy pun berpamitan dan tidak lupa sebelum Roy pergi dia mencium kening Tara seperti biasanya setelah itu Roy pun pergi menuju kantor.


Sesampainya di kantor Roy pun segera memanggil asistennya.


"Aku minta tolong selidiki kegiatan Tara untuk beberapa Minggu ke depan ya." Ujar Roy pada asistennya.


"Baik pak, segera saya laksanakan." Ucap asisten.


"Tolong kamu taruh 2 orang saja untuk mengawasi Tara dari jauh, pastikan Tara tidak tahu mengenai ini, dan jangan sampai ketahuan. Selesai itu mereka harus melaporkan ke kamu kemudian kamu melaporkannya ke saya." Ucap Roy.


Kemudian asisten tersebut keluar dan Roy kembali tenggelam dalam pekerjaan untuk mengalihkan pikirannya yang terganggu karena Tara.


Tak terasa hari sudah sore, Roy yang sedang menggeluti pekerjaannya sampai tidak sadar daritadi hp nya berdering dan banyak sekali pesan dari Tara. Roy pun berhenti sejenak sebelum melanjutkan kembali pekerjaannya. Roy pun membuka ponselnya dan mulai membaca pesan dari Tara.


Tara : Sayang maafkan aku baru melihat hp, ternyata kamu daritadi chat aku.


Tara : Sayang, apa kamu marah sama aku? maafkan aku sungguh maafkan aku.


Roy yang sudah selesai membaca pesan tersebut segera menelpon Tara agar Roy menyusul Tara.


Roy : Halo sayang kamu dimana?


Tara : Halo, Iya sayang aku lagi di mall ini bersama teman² kelas yang.


Roy : sebentar lagi aku akan menyusul kamu, bisakah kamu share lokasi?


Tara : ehhhh ehhh emmmm... ga usah sayang sebentar lagi aku mau pulang mmmmmm.....


Roy : Sayang, kamu lagi apa? kenapa suara kamu aneh sekali?


Tara : Aku lagi di kamar mandi, lagi di toilet sayang. Udah dulu ya sayang. Aaaaahhhh.... aduhhhh....


Tara pun menutup telpon. Roy pun bingung, dia tidak mau berpikir negatif tapi barusan seperti suara orang yang sedang berhubungan. Pikiran² negatif pun masuk mulai menguasai Roy. Akan tetapi sekali lagi Roy memaksa dirinya agar tidak dikuasai oleh pikiran negatif sehingga dia pun memutuskan segera menyelesaikan pekerjaannya.

__ADS_1


Di tengah - tengah Roy mengerjakan pekerjaannya pintu ruangannya diketuk, Roy pun mempersilahkan masuk, dan asisten Roy masuk dengan ekspresi yang tidak biasa antara takut menyampaikan tapi bila tidak disampaikan dia merasa bersalah pada bos nya ini.


"Ada apa? kenapa mukamu terlihat begitu gusar? apakah terjadi sesuatu?" Tanya Roy.


"Tuan muda, saya kemari ingin melaporkan kepada anda, tapi saya minta anda tetap tenang ya." Ujar Asisten tersebut.


"Baiklah, katakan ada apa? jangan bertele - tele katakan saja saya tidak akan marah." Ujar Roy.


"Orang saya memergoki Nona muda masuk ke hotel bersama seorang laki - laki, nona muda dalam keadaan yang tidak baik Tuan. Saya mohon maaf Tuan muda." Ujar Asisten tersebut.


"Maksudmu? seperti orang yang terkena pengaruh obat?" Tanya Roy.


"Tepat sekali tuan, dilihat dari ciri²nya Nona muda seperti itu, dan laki - laki tersebut memapah nona muda." Ujar Asisten tersebut.


"Baiklah berikan alamat hotelnya dan kamu ikut saya sekarang." Ujar Roy


"Apakah papa dan mama mengetahui hal ini?" Tanya Roy lagi.


"Tidak tuan muda, apa Tuan muda ingin saya memberitahu mereka?" Tanya Asisten.


"Jangan dulu, nanti saya yang akan bilang setelah saya memastikan apa yang kamu katakan itu tadi." Ujar Roy.


Tanpa menunggu lama Roy dan asisten itu pun bergegas menuju lokasi hotel yang sebelumnya sudah dishare oleh orang kepercayaan asisten itu.


.


.


.


.


.


Kira - kira apa yang akan Roy temukan ya? mohon maaf Hiatus agak lama karena sibuk kerja dan kuliah banyak deadline yang harus diselesaikan sehingga updatenya terlambat. jangan lupa support, like, Dan commentnya ya

__ADS_1


__ADS_2