
#VOTEEEE... LIKEEE... COMMENT.. RATEEE... SHAREEE...
Untuk eps ini Author pake sudut pandang orang ketiga... yang ga setuju bilang aja nanti Author ganti.
Author pov
Masih di kerajaan Redmoon
Kamar Vier
Xander dan Vier masih berada di dalam kubah, wajah mereka tampak begitu serius.
"Apa kau tau, jika kekuatan mu benar-benar dilepaskan maka... sudah dipastikan kau vampir terkuat di seluruh bangsa vampir melebihi vampir senior," ujar Xander membuat Vier termenung.
"Apa maksudmu, Xander?," tanya Vier.
"Huh... kau tidak tau jika kekuatan mu tersegel?," tanya Xander balik membuat Vier terkejut.
"Hah? segel!?," jawab Vier penuh keterkejutan membuat Xander memasang senyum kecut.
Tiba-tiba Vier melesat ke arah Xander, menyerang Xander dengan tangan kosong.
Pak
"Apa tujuanmu...!!?," ujar Vier begitu dingin membuat Xander tanpa sadar mengeluarkan keringat dingin di punggungnya.
Bugh
Kaki Vier hampir saja mengenai wajah sebelah kanan Xander.
"Hanya memberitahumu," jawab Xander serius, Vier berdecih.
Saat ini diluar kubah sudah terdapat banyak sekali prajurit vampir tingkat tinggi, mereka bersiap menodongkan senjata ke arah kubah. Mereka tau Vier ada disana, kemungkinan besar bahaya. Raja pun sampai datang.
Kubah perlahan terbuka, menampilkan Vier yang menyerang Xander dengan tangan kosong.
"Jendral muda!?."
Semuanya terkejut.
Bugh
1 serangan dari Vier membuat Xander terpental hingga dia menempel di dinding atas pintu, hanya kakinya yang menempel.
"Yang mulia raja, saya minta ijin untuk membawa putri Vier ke sebuah tempat," ujar Xander dari atas membuat para prajurit geram.
Tapi mereka tau vampir setengah iblis jauh lebih kuat dari vampir biasa, mereka juga tau jika Xander memasang muka seperti itu maka dia serius dengan perkataannya. Di kerajaan dia dikenal sebagai vampir setengah iblis yang periang, cerewet dan lain-lain namun mereka juga mengenal Xander sebagai sosok yang tegas, kejam, ganas dan mengerikan.
"Baik, tapi kau harus menjamin keselamatan putriku itu," balas ayahnya Vier.
"Ayah!!," seru Vier tak terima.
"Hm.. saya menjamin keselamatannya," ujar Xander.
Wushh
Xander menendang tembok hingga retak, dia meluncur ke arah Vier dengan kecepatan tinggi. Pertarungan antara Xander dan Vier terjadi begitu cepat dan singkat. Diakhiri dengan Xander mengancam akan menggorok leher Vier.
__ADS_1
"Vampir hanya memiliki ⅓ darah manusia karena itulah Vampir memerlukan nutrisi tambahan dari darah, vampir bisa bertahan 1-3 bulan selama darah itu dicerna. Berbeda dengan bangsa iblis yang memiliki pasokan darah lebih, mereka seperti ghoul yang juga bisa makan daging manusia tapi aku bingung kenapa bangsa vampir bisa mengalahkan bangsa iblis?," ujar Xander membuat para prajurit semakin waspada.
Vier terdiam, suasana menjadi hening namun mencekam. Sebuah sihir teleportasi muncul di bawah kaki Vier dan Xander.
"Jawabannya adalah sihir, sihir yang dikuasai para senior. Sihir yang membuat bangsa vampir memenangkan pertempuran dengan bangsa iblis."
Selesai mengatakan itu tubuh Xander dan Vier menghilang sepenuhnya, tepatnya masuk ke dalam aray. Vier tak tau mau di bawa kemana yang jelas Vier tak merasakan hawa buruk dari Xander.
~oOo~
Mari kita terbang ke kerajaan Bluemoon. Setelah kembali ke kerajaan, Lyra langsung menghampiri ayahnya dengan raut wajah kesal. Bagaimana tidak? baju khusus nya di simpan oleh sang ayah tanpa pemberitahuan hingga membuat Lyra harus menahan rasa malunya pada Raeky.
Brak!
Pintu ruang kerja ayahnya Lyra di dobrak oleh Lyra, sang ayah hanya bisa tersenyum kecut, dia sudah menyiapkan sihir teleportasi di kakinya karena sudah menduga kedatangan Lyra.
Lyra datang dan memarahi ayahnya dalam waktu 5 menit, setelah itu ayahnya tiba-tiba saja menghilang. Lyra langsung melesat mencari sang ayah dengan kecepatan tinggi, disisi lain ayahnya baru saja menghela napas lega di ruang rahasianya tapi dia lupa jika Lyra juga mengetahui ruangan itu.
"AYAAAAHHHHH!!!!!!!."
Gleg
Mendengar seruan sang anak, ayahnya Lyra meneguk salivanya paksa, dia bahkan agak kesulitan bernapas akibat aura membunuh Lyra.
"A ampun...."
Disaksikan seluruh penghuni istana, ayahnya Lyra di seret dan digantung secara terbalik. Tubuh nya diikat rantai kuat, mahkotanya dilucuti. Sekilas tampak seperti pemberontakan atau penyiksaan tapi saat melihat pelakunya mereka langsung paham.
"Kau tau kau membuatku harus menanggung malu!! kau..! kau...! akan kulaporkan pada ibu jika sudah kembali! kau mau dihukum 5 bulan puasa hah!!?," kekesalan Lyra diluapkan disana.
Sang ayah hanya dapat menyesali perbuatannya, dia takut pada beberapa orang termasuk istri dan anaknya. Apalagi saat mendengar ancaman Lyra.
Ayahnya Lyra tak peduli lagi dengan reputasinya sebagai seorang raja kerajaan Bluemoon, dia bisa saja melawan tapi jika melawan pun Lyra akan makin kesal dan mengadu pada istrinya. Dia ga mau puasa lagi, masa iya puasa 5 bulan!? bercanda! nalurinya sebagai laki-laki dipertaruhkan disini.
"Huh.. sayang nya ibu dah liat semuanya tuh👉."
Lyra menunjuk seorang wanita paruh baya yang tampak cantik namun mukanya kesal.
"Kau.... beraninya melakukan itu pada anakku!!!."
"S sa sayang... i itu.. itu.. itu cuma main-main kok."
Dengan tergagap ayahnya Lyra menjelaskan pada istrinya.
"Hehehe😈, silahkan puasa lagi 5 bulan kedepan," ujar ibunya Lyra membuat sang suami mengeluh dan lesu.
"Kerja bagus bu!."
Lyra highfive dengan ibunya, bersekongkol dengan ibu sendiri membuat pertunjukan menyenangkan. Lyra pergi menghabiskan waktu dengan ibunya meninggalkan ayahnya yang di bantu prajurit masuk ke dalam kastil.
"Memangnya Raeky itu melakukan sesuatu padamu?," tanya ibunya Lyra, Fina Avaratty.
Blush
Lyra menunduk, dia menceritakan semua yang dia alami dan perlakuan lembut Raeky padanya. Melihat reaksi Lyra membuat Fina tersenyum lembut.
Puk
__ADS_1
"Kau menyukainya bukan? kalau begitu kejar dia, ibu tau kau selalu bersikap dingin di sekolah tapi cobalah sebelum dia didapatkan orang lain."
Kata-kata bijak Fina disertai elusan lembut di kepala Lyra membuat Lyra merasa nyaman. Fina memang bukan ibu kandungnya tapi Lyra bisa merasakan ketulusan Fina padanya.
"Hem...."
Tak lama Raeky datang dengan beberapa maid di belakangnya.
"Selamat datang yang mulia ratu, maaf saya tidak menyambut anda di pintu gerbang," ujar Raeky merasa bersalah.
"Tidak apa-apa kok, aku tau kau sibuk apalagi kau adalah jendral muda dan... bodyguard baru Lyra," balas Fina, dia melirik Lyra yang mengerutkan dahinya.
"Bodyguardku?."
Fina dan Raeky tersenyum penuh arti.
"Lyra, ibu membawa gaun baru untuk mu, pergi dan cobalah. 2 diantara kalian, bawa Lyra ke tempat gaun itu," ujar Fina.
"Baik yang mulia ratu, mari putri," ajak 2 maid.
Lyra dan maid pun pergi, 2 maid sisanya tetap berdiri dengan patuh.
"Jadi kau yang bernama Raeky," seusai mengatakan itu Fina menilai Raeky darj ujung kepala hingga ujung kaki.
"Bagus, aku puas denganmu. Kau juga yang dipilih suamiku bukan...? jaga dia, aku sudah menganggapnya seperti anakku sendiri dan kau tau itu."
"Haha.. apa ini artinya ratu Fina merestuiku?," tanya Raeky, sifat aslinya keluar.
"Bisa dibilang begitu, jagalah dengan baik," jawab Fina sambil tersenyum lalu berlalu pergi.
Setelah Fina dan yang lain pergi, Raeky tidak bisa menahan rasa senangnya dia bahkan setengah berteriak saking senangnya.
"Yes! yes! yes!! akh.. damage perkataannya membuatku sangat senang!! yessss!!."
Raeky melompat lompat saking senangnya membuat para maid dan rekan seperjuangannya keheranan.
"Hei, kau baik-baik saja?," tanya Leri, rekan baik Raeky.
"Huh.. aku baik-baik saja, aku hanya... merasa sangaaaaaatt senang," jawab Raeky seakan salah satu beban beratnya terangkat.
"Yah.. aku turut senang mendengarnya, memangnya apa yang terjadi? kulihat kau bicara dengan ratu tadi," balas Leri dengan senyuman.
"Oh.. ini masalah hatiku, kau tau sendiri lah.."
Leri terbelalak hebat mendengarnya, dia tau rekan nya yang satu ini menyukai putri kerajaan tempat dia bekerja, apa maksud perkataan Raeky pun dia masih mencoba mencernanya.
"Bukankah itu artinya kau direstui sang ratu?," tanya Leri memastikan.
"Tentu saja! kau tau sendiri bukan bagaimana diriku?!," jawab Raeky sombong.
"Yah.. sombong, serah deh. Intinya selamat," balas Leri dengan senyum lebar.
Bersambung...
~oOo~
Kalau kalian tanya sebenernya tokoh utama cerita ini siapa sih? jawabannya adalah...
__ADS_1
3 tokoh utama yaitu Nala, Vier dan Lyra.