
"aii, ayo turun, kita terbangkan layangan ini di bukit" ucap seorang gadis berwajah manis dengan rambut terkepang dua, yang mengajak sahabat kecilnya ari, gadis itu bernama maya, maya dan ari memang sudah lama bersahabat, mereka selalu bersama, bermain dan belajar.
mereka selalu akur, maya sangat menyayangi ari, begitupun sebaliknya, ari sangat menyayangi maya, tak ada rahasia di antara mereka, ari baru kelas 4 SD, sedangkan maya baru kelas 2 SD, mereka tak pernah merasa bosan untuk bermain bersama, seperti hari itu ari dan maya baru selesai membuat layangan di rumah pohon yang mereka bangun di dekat sawah yg berada di bawah bukit.
ari dan maya turun dari rumah pohon kemudian mereka berlari kebukit sambil menerbangkan layangan yang baru saja selesai mereka buat, layangan itu berwarna kuning biru, sesuai warna favorit mereka, maya juga membawa kertas yg dia sobek dari bukunya dan juga polpen, sampai di bukit maya mengeluarkan kertas dan polpen yang di bawanya tadi
"aii, ayo kita tulis surat untuk tuhan, aku ingin cerita pada tuhan tentang cita citaku" ucap maya pada ari
"ia may, aku juga mau cerita pada tuhan tentang ibu nunu" sahut ari, ari mengambil kertas dan polpen itu dari tangan maya, karna maya masih belum terlalu pandai menulis jadi ari menuliskan semua yang ingin maya sampaikan pada tuhan
"may, ari tuliskan ya, maya tinggal ngomong aja" ucap ari pada maya
"ya aii" sahut maya, maya mulai mengeluarkan keluh kesahnya, ari lalu menuliskan semua yang maya katakan di kertas putih yang di pegangnya
...surat maya~...
......"tuhan… maya mau jadi kayak bu najwa kalok udah gede nanti, maya mau jadi dokter, biar kalok kakek sakit maya bisa ngobatin kakek.… oh ya, tuhan… terima kasih karna tuhan udah baik sama maya dan juga aii, maya sayang sama aii, maya nggak mau aii sedih, maya mau selalu sama aii, terimakasih tuhan, karna aii juga sayang sama maya…"......
ari yang menulis surat itu marasa senang karna maya memberi tau tuhan kalau maya sangat menyayanginya
"may, ari seneng punya maya, ari janji akan jadi sahabat maya selamanya"ucap ari pada maya, maya yang mendengar ari berkata seperti itupun tersenyum bahagia dan mengangguk ceria
"sekarang giliran aii, ayo aii, kau harus menulis di kertas itu, nanti tuhan bisa membaca cerita kita" ucap maya pada ari, ari mengangguk dan kemudian mulai menulis
...surat ari~...
..."tuhan… ari mau cerita tentang ibu nunu, ari sangat takut pada ibu nunu, ibu nunu sangat galak, ari sering di pukuli dan dihukum sama ibu nunu, tapi maya bilang ibu nunu galak sama ari karna ibu nunu sangat sayang sama ari, ohya,, tuhan… terima kasih sudah mengirimkan maya buat ari, maya sangat baik pada ari, ari sangat sayang sama maya, ari mau sahabatan sama maya selamanya, jangan pisahin maya sama ari ya, ari tau tuhan baik, jadi ari percaya kalok tuhan gak akan pisahin ari sama maya, terima kasih tuhan karna maya selalu sayang sama ari"...
__ADS_1
begitulah isi dari surat yang ari tuliskan untuk tuhan, ari kemudian menggulung kertas itu dan mengikatnya di benang layangan yang akan mereka terbangkan
"aii, anginnya sanagat kencang, ayo cepat kita terbangkan layangannya sekarang, ayo aii, cepat nanti anginnya pergi" ucap maya dengan semangat sambil mengguncangkan lengan sahabatnya itu
"ia, may, nanti dulu, berhentilah mengguncangkan tanganku, aku tidak bisa mengikatnya jika kau terus-terusan menggangguku seperti itu" kata ari pada maya, maya hanya cengengesan sambil melepaskan lengan ari yang dia goncang-goncangkan sedari tadi, setelah selesai ari dan maya mulai menerbangkan layangan mereka, setelah layangan itu mulai terangkat tinggi oleh angin, ari dan maya melepaskan benang di tangan nya, dan membiarkan layangan mereka terbawa angin, mereka berharap tuhan akan menerima surat mereka.
setelah layangan itu terbang tinggi dan semkin menjauh, ari dan maya melambaikan tangan dengan senyum yang di sematkan si bibir mereka. setelah layangan mereka tak terlihat lagi mereka berniat untuk kembali kerumah pohon untuk mengambil buku-buku mereka dan pulang, saat mereka berbalik untuk kembali, ari dengan sengaja menarik rambut kepang maya agar mengejarnya, berhasil membuat maya kesal, ari berlari menjauh, sontak maya pun mengejar ari
"aii, tunggu…! kalok tidak maya akan mencubitmu…" teriak maya sambil mengejar ari, ari semakin bersemangat, ari berlari sambil mengejek maya
"may ayo kejar aku, jika kau tak bisa mengejarku aku akan memanggilmu siput yang lamban…!" teriak ari sambil berlari menjauh dari maya, maya semakin kesal dan semangat untuk mengejar ari, namun beberapa saat kemudian, maya terjatuh
bruuk!!
"aaww… aii, maya jatoh, tolongin…!" teriak maya yang terjatuh karna tersandung batu, ari yang mendengar maya berteriak menghentikan langkahnya dan berbalik, ari melihat maya yang terjatuh di tanah sambil memegang lututnya, ari langsung berlari ke arah maya dengan panik
"may!, kau tidak apa-apakan?" tanya ari dengan polosnya,
"eh hehehe… maaf may, ayo biar ari gendong, lutut maya kan sakit" ucap ari sambil jongkok membelakangi maya, maya kemudian naik di punggung ari, ari menggendong maya menuju rumah pohon, ari sesekali berlari dan berputar membuat maya begitu senang, meskipun ari sedang menggendong maya, tapi ari tidak merasa lelah ataupun berat sedikitpun, mereka bahkan selingi dengan tawa sampai ke rumah pohon. dirumah pohon ari mengobati luka maya menggunakan obat merah ari dan maya memang punya kotak p3k yang mereka simpan di rumah pohon mereka. setelah selesai mengobati luka maya, ari kemudian membereskan buku-bukunya dan juga buku maya, kemudian mereka pulang kerumah.
di tengah jalan mereka selingi dengan canda dan tawa, ari bersyukur karna bisa bersahabat dengan maya, mayapun mersakan hal yang sama
"may, sebentar lagi kita akan ulangan kenaikan kelas, kita harus giat belajar, aku mau belajar yang rajin, supaya tidak di marahi ibu nunu lagi" ucap ari, maya teersenyum mendengarkan kata-kata ari
"may, kenapa kau tertawa, apa yang lucu" tanya ari, maya hanya menggelengkan kepalanya llu berkata
"aii, aku akan kasih tau ibu nunu, kalok aii belajar karna takut sama ibu nunu, bukan karena aii pengen pintar" kata maya sambil terkekeh kecil, ari menghentikan langkahnya lalu berkata
__ADS_1
"jangan, nanti kalok ari di pukul lagi gimana"kata ari, maya terkekeh geli
"maya cuma bercanda kok, mayakan sayang aii, maya gak akan kasih tau ibu nunu"ucap maya ra tersenyum, ari kemudian tersenyum dan melanjutkan perjalanan mereka.
selesai isya' maya dan ari pulang dari masjid, rumah mereka satu arah, jadi mereka pulang bersama. sampai di rumahnya ratih membuka bukunya dan belajar, begitupun dengan aris, setelah sampai dirumahnya, aris menyalami ayah dan ibunya yang duduk di ruang keluarga, kemudian dia masuk dan mulai membuka bukunya dan belajar. ari membuka buku berwarna putih bertuliskan "my scret" lalu mulai menulis disana.
ke esokan harinya…
ari dan maya baru sampai di sekolah, ari dan maya berpisah di kelas maya, ari menuju kelasnya. bell mulai berbunyi menandakan jam istirahat sudah tiba, semua murid keluar dari kelas mereka masing-masing, ada yang pergi kekantin, ada juga yang bermain dilapangan, ari pergi menuju kelas maya, ari mengajak maya keluar dan pergi ke taman belakang sekolah, setelah sampai di taman belakang sekolah, ari mengeluarkan bekal yang tadi di bawanya
"may, aku bawa bekal, ayo makan bareng" ucap ari sambil membuka tutup makanan yang di bawanya
"ia, aii maya mau ambil minum dulu ya, maya bawa air di tas" kata maya yang di angguki oleh ari, maya kemudian mengambil botol air minum itu kedalam kelasnya
maya kembali dengan botol air minum di tangannya, maya dan ari mulai makan, sambil makan mereka selingi dengan tawa-tawa kecil, setelah selesai makan ari lalu mengajak maya kerumah pohon setelah pulang sekolah
"may, pulang sekolah kita kerumah pohon lagi ya" ajak ari pada maya
"ya aii, nanti maya yang bawa bekalnya, aii bawa air minumnya" kata maya yang di angguki oleh ari.
"ya, nanti ari juga mau kirim surat untuk tuhan lagi ari mau cerita kalok ari udah bisa ngaji" kata ari sambil tersenyum, maya menganguk ria, menanggapi ari. bell berbunyi dua kali menandakan jam istirahat telah usai. maya dan ari kembali kekelas mereka masing-masing dan melanjutkan aktifitas belajar mengajar.
Hari Andrean (ari/aii)
__ADS_1
Mayanda Claudia (maya)
semoga kalian suka ya sama visual ari dan maya☺☺☺