SAHABAT KECIL (Ari & Maya)

SAHABAT KECIL (Ari & Maya)
kemarin lo di anterin delon??


__ADS_3

kegiatan itu berlangsung sampai jam 12:00, setelah kegiatan itu usai semua siswa pulang. maya pulang bersama teman barunya syerli, karna syerli mengatakan kalau mereka satu arah.


sampai di gerbang tiga orang siswi menghalangi mereka yang ingin keluar


"eh lo murid baru, gue mau ngomong sama lo" kata salah seorang dari mereka


"ada apa ya kak" tanya syerli pada mereka


"dih, gue gak ngomong sama lo, gue ngomong sama dia" katanya dengan nada sombong


"sombong babget si ni orang, pengen banget gue pites" batin syerli


"Khmm… ada apa ya kak" tanya maya pada mereka


"lo itu nurid baru, tapi udah berani ganggu pacar gue ya, masih minta buat di anterin lagi, lo punya harga diri gak si. eh, dia itu pacar gue, jangan coba-coba deketin dia oke!" ucapnya sambil menunjuk-nunjuk maya


"dia? dia siapa?, perasaan gue cuman pulang bareng syerli, ini aja belum keluar, maksutnya siap…" maya menggantung kalimatnya sambil menatap kerah syerli yang merasa kebingungan dengan tatapannya itu


"syer…lo…lo lesby? lo pacaran sama dia?" tanya maya pada syerli, tentu saja syerli shok dengan apa yang di pikirkan maya, bisa-bisanya teman barunya itu berpikir kalau dirinya itu lesby


"may, lo gak salah dengan pertanyaan lo?, lo gak salah makan kan? lo gak salah minum obatkan tadi pagi?" kata syerli yang shok


"pufft…ga lo dikirain lesby sama tu anak" bisik dea pada vega yang menatap maya dengan wajah kesal yang sudah memerah


"heh! enak aja lo mikir gue pacaran sama cewek gak jelas deket lo itu, lagian yang ngomongin soal hari ini siapa, gue ngomongin soal kemarin" bentak vega pada maya


"soal kemarin? ohh… maksutnya delon ya? sorry ya kak, gue gak pernah minta di anterin sama delon, gue juga gk mau kali pulang bareng dia, dianya aja yang narik-narik tangan gue masuk ke mobilnya" jawab maya, syerli melongo dengan pengakuan maya


"maya kemarin di anterin sama kak delon pulang? berarti yang tadi waktu jam istirahat kak delon nyamperin gue sama maya bukan karna kebetulan atau karna keramahan kak delon dong, ada hubungan apa maya sama kak delon?" batin syerli


vega tidak menyangka dengan pengakuan maya, berani sekali cewe di depannya itu mengatakan kalau delon yang menarik tangannya masuk ke mobil


"heh, lo pikir gue bodoh apa, delon gak mungkin narik tangan lo, dia juga gak mungkin kali mau deket-deket sama lo, gue bahkan lebih cantik dari lo, lo nggak usah ngada-ada deh, Delon itu milik gue dan stop buat deketin dia oke!!" bentak vega pada maya.


maya hanya diam beberapa detik maya menghela nafasnya, kemudian menarik tangan syerli dan mengajak nya pulang.


"eh berhenti!! berani banget lo ya, yang nyuruh lo pergi siapa?" teriak vega, maya menghentikan langkahnya yang di ikuti syerli


"emangnya harus butuh persetujuan dari lo dulu baru gue boleh pergi?" ucap maya yang kemudian kembali berlalu meninggalkan vega dengan dua orang temannya


"maya keren hihihi" batin syerli


"ihh…ga, tu cewek songong banget si, sebelumnya gak pernah ada orang yang berani ngelawan lo dan sekarang cewek baru itu…" ucap seorang teman vega yang bernama amel


"iya ga, tu cewek kayaknya belum tau siapa lo deh, makanya songongnya tu minta ampun" lanjut dea lagi


vega menahan wajah malu dan kesalnya, dia benar-benar membenci maya, bukan hanya karna maya berani mendekati delon tapi juga karna maya berani melawannya.


vega adalah anak orang kaya raya dari keluarga albert. Maya Albert, itulah nama panjangnya, tidak pernah ada yang berani menyinggungnya karna takut akan menyinggung keluarga albert, vega begitu sombong dan dengan statusnya itu dia sering membully siswa-siswa miskin di sekolah. vega memiliki dua orang sahabat Dea Aprillia dan Miranda Amelia yang sering di panggil Dea dan Amel.

__ADS_1


di tengah perjalanan syerli mengajak maya ngobrol, sudah dari tadi syerli menahan rasa keponya mengenai delon yang mengantarnya pulang kemarin


"mmm… may, beneran ya…lo kemarin di anter kak delon pulang??" tanya syerli yang sudah tak dapat menahan rasa keponya


"itu… kita gak usah bahas soal itu ya, mm… ohya, btw rumah lo dimana, kapan-kapan gue mau mampir dong buat main kerumah lo" jawab maya yang mengalihkan pembicaraan


"beneran lo mau mampir main kerumah, rumah gue di jalan xxx no. 17, awas ya kalok lo bohong, gue pites lo" sambut syerli, maya tersenyum dan mengangguk


"ya, kapan-kapan tapi" ucap maya


"yang penting lo udah janji" sahut syerli lagi.


hari berikutnya…


pagi ini maya di antar ayahnya kesekolah, namun di perjalanan, maya nelihat syerli berjalan sendiri, maya memutuskan untuk turun dan menemani syerli jalan sampai sekolah.


sampai di sekolah maya dan syerli terdiam melihat tiga orang yang menunggunya di depan gerbang, maya hanya diam tanpa mengubah ekspresinya


"ck, mau apa lagi sih mereka" batin syerli namun dia juga pura-pura tak melihat mereka bertiga, siapa lagi kalau bukan vega dan dua temannya amel dan dea


"eh berhenti!! lo gak liat kita ada disini apa? main nyelonong masuk aja lo" celetuk dea yang melihat maya dan syerli yang hanya berjalan melewati mereka, vega benar-benar geram dengan maya, vega sangat ingin menjambak maya saat itu juga


"terus kenapa kalok kalian berdiri di situ?" tanya syerli pada mereka


"oh kalian, gue kira tembok" jawab maya yang melanjutkan langkahnya masuk kedalam tanpa peduli dengan wajah mereka yang sudah seperti kepiting rebus manahan marah dan kesal


"omg…!! tuh cewek emang bener-bener ya, ga, ini gak bisa di biarin tu anak harus di kasi pelajaran baru paham" ucap dea dengan sangat kesal.


"apasih yang di cari delon dari tu cewek, jelas-jelas cantikan gue, kaya udah pasti gue, gue gak percaya delon suka sama tu cewek" kata vega yang juga menahan emosinya


"ga, mending lo ajak delon balikan deh, ya…dari pada si delon di embat sama tu cewek songong kan sayang" kata amel lagi.


sepasang mata memperhatikan maya dan vega yang berdebat pagi itu, orang itu melihat takjub pada maya juga syerli, seseorang telah berani menantang sang vega albert yang notabenya anak seorang pengusaha terkaya nomor 3 di kota besar ini?? benar-benar menggemparkan, dia benar-benar ingin tau siapa nama siswa yang sangat berani itu. kemudian dia berlari masuk karna kegiatan MOS akan segera di mulai.


jam 10:15 waktu istirahat pun tiba, Maya dan syerli duduk di tempat kemarin mereka berkenalan. saat tengah mengobrol seseorang menhampiri mereka.


"hai" sapanya pada maya dan syerli


"hmm, ya ada apa" tanya syerli padanya


"boleh ikutan duduk gak" tanya nya balik


"ya boleh, duduk aja" sambut maya ramah. saat sudah duduk syerli mulai mengenali orang yang baru saja duduk dekat mereka itu.


"eh, kalo gak salah lo yang kemarin maju ngegombalin ketua osis, yang namanya kak hari itu kan?" tanya syerli padanya, maya mengalihkan pandangannya pada syerli dan orang itu, memang benar dia adalah cwek yang kemarin


"eh, iya, kenalin gue aurel" kata aurel sambil menjulurkan tangan nya, syerli menjabat tangan aurel dan memperkenalkan diri


"gue syerli, ini temen gue maya" jawab syerli

__ADS_1


aurel tersenyum akhirnya dia tau siapa nama orang yang berani melawan vega itu "syerli dan maya…" gumamnya.


"mmm…boleh gabung gak" tanya aurel pada mereka


"lah, lo kan dah gabung sama kita" jawab syerli


"ng…nggk maksut gue jadi temen kalian gitu" kata aurel


"boleh kok" jawab maya dan syerli serempak, aurel tersenyum


"maksih, kalian kompak" ucap aurel, Maya dan syerli trsenyum. mereka mengobrol disana, satu lagi maya mendapatkan teman baru. saat sedang asik-asiknya mengobrol, Hari sang ketua osis lewat di depan mereka, tentu saja aurel dan syerli tak dapat menahan diri untuk menyapa si ketua osis yang tampan itu


"syer syer, itu kak Hari" kata aurel kegirangan, maya melihat kearah ari yang berjalan dengan coolnya,


"sok cool" gumam maya dalam hati


"samperin yuk" kata syerli pada aurel, mereka kemudian mendekati hari yang sudah berada tepat di depan mereka


"hai kak" sapa aurel


"mm ya ada apa" tanya hari dengan wajah datarnya


"hai kak, kenalin gue syerli" kata syerli yang buru-buru memperkenalkan diri


"mmm ya" jawab hari yang kemudian melanjutkan jalannya


"iihh, kok kak hari cuek si" gerutu syerli yang masih bisa di dengar maya dan hari meski hari tak menggubris


"ck, ya namanya juga orang ganteng, ya pasti sombong lah, sok cool, lagian kalian ngarep banget si" sahut maya yang membuat hari menghentikan langkah kakinya, hari membalik kan badannya dan mendekati maya


"emang gue ganteng, terus kenapa? masalah?" sahut hari yang kemudian membalik badan dan pergi


"dih, gue cabut kata-kata gue tadi, biar gak kena kutukan" sahut maya, untuk kedua kalinya hari menghentikan langkahnya dan berbalik


"heh, bocah" katanya yang kemudian pergi lagi.


"bocah~ bocah~ muka lo tu yang bocah" ucap maya sambil mencibirkan bibirnya. syerli dan aurel mendekati maya


"lo ada masalah apa may sama kak hari, kok lo kayaknya benci banget sama kak hari" tanya aurel


"gak kok, gue gak benci sama dia, cuman masih kesel aja , waktu gue di hukum dua kali lipat, padahal kan gue telatnya sebentar gak lama banget, udah jongkok dari gerbang, eh malah di suruh lari tujuh putaran lagi kan kesel" cerita maya dengan wajah cemberutnya


"ooohh, jadi lo ya may, yang di hukum kemarin" kata aurel dengan nada terkejutnya.


🌹🌹🌹🌹


tinggalkan like dan komen ya😊🤗🤗🙏🙏?????????


semoga menghibur, salam hangat dari author😊😊😊🤗🌹🌹🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2