SAHABAT KECIL (Ari & Maya)

SAHABAT KECIL (Ari & Maya)
MOS queen


__ADS_3

"ia yah ada apa" tanya maya pada ayahnya


"bagai mana dengan mereka" tanya pak tedi pada maya mengenai kedua temannya itu


"yah, mereka anak-anak yang baik kok, mereka teman baru maya, mereka gak aneh-aneh kok yah, ayah tenang aja, meski mereka anak orang kaya tapi mereka gak sombong dan mereka juga baik banget, apa lagi sama maya" cerita maya pak tedi menghela nafasnya, dia terdiam sejenak


"baiklah, kalausudah punya teman yang baik jangan di sia-sia kan, kamu juga harus jaga diri baik-baik, jangan sampai salah bergaul" kata pak tedi yang menasehati maya


"ia yah, maya selalu inget kok sama pesan ayah" ucap maya pada ayahnya.


****


di mobil aurel dan syerli mengobrol


"orang tua maya ramah banget ya, dan mereka juga baik, maya pasti seneng banget, apalagi punya papa kayak om tedi, yang selalu perhatian sama maya, mengontrol semua kegiatan maya, gue yakin pasti maya jarang keluar rumah karna larangan pak tedi, gue mau banget punya papa kayak om tedi, tapi papa gue selalu sibuk, gue masih punya mama sih, tapi tetep aja rasanya kurang" kata aurel sambil fokus mengemudikan mobilnya


"ia lo bener, gue juga sama kayak lo, papa gue jarang di rumah, mama meskipun sering di rumah tapi jarang banget perhatiin gue," kata syerli juga


"gue jadi suka deh main kerumah maya, biar kapan-kapan gue juga di nasehatin sama om tedi" kata aurel


"bener, gue setuju" sambut ayerli


lama mereka ngobrol akhirnya mereka sampai di rumah syerli. syerli kemudian turun dan masuk kerumahnya setelah mengucapkan terima kasih pada aurel. aurel melajukan mobilnya pulang kerumah


****


keesokan harinya, maya dan syerli berangkat bersama aurel, karena Aurel sengaja menjemput kedua temannya itu. Sampai di sekolah, aurel memarkirkan mobilnya. mereka kemudian masuk kedalam.


hari ini adalah hari terakhir MOS, dan besok sudah bisa masuk sebagai siswa. semua murid berkumpul di aula. kepala sekolah mereka mengumumkan kalau kelas mereka sudah di bagi, dan sudah di tempel di mading siswa. selain itu kepala sekolah juga memberikan pidato-pidato nasihat, juga membacakan peraturan-peraturan yang ada, meski sebelumnya pernah di sampaikan sang ketua osis saat kegiatan mos.


selesai memberi pidatonya kepala sekolah kemudian mempersilah kan sang ketua osis untuk mengumumkan siapa yang menjadi raja dan ratu mos.


"baiklah saya akan mengumumkan siapa yang menduduki posisi raja dan ratu MOS tahun ini, sesuai dengan perilaku dan sikapnya selama Masa Orientasi Siswa berlanjut kemarin" kata sang ketua osis Hari.


"yang menduduki posisi raja MOS tahun ini adalah…" kata Hari mengggantung suaranya, para siswa berdebar-debar menantikan nama siapa yang akan di panggil maju kedepan oleh sang ketua osis


"aduh…yang jadi raja MOS nya tahun ini siapa ya?"


"gak tau, yang pasti si gak bakal setampan delon dan hari"


"ia lo bener, gak akan seganteng pangeran Hari gue dan juga arjuna Delon gue"


obrolan para siswa yang ada di luar aula sampai terdengar di telinga para siswa baru, ada yang risih dengan obrolan mereka karna mengganggu ada juga yang biasa saja.


"pangeren Hari dan arjuna Delon??? puffftt…gak salah dengerkan gue" bisik maya pada aurel dan syerli


"yeee, Delon emang ganteng" kata syerli


"setuju, apalagi Hari si ketua osis, ya ampun…bikin kelepek-kelepek" sambut aurel lagi


"ck, masa si" celetuk maya


"yeee sirik aja lo may" sahut syerli pada maya


mereka kembali diam, dan kemudian Hari melanjut kan pengumumannya


"yang menduduki raja MOS tahun ini adalah…" kata Hari lagi menggantung suaranya

__ADS_1


"ck, lama banget si" gerutu maya dalam hati


"Pranata Aditiya, silahkan yang saya sebut namanya untuk maju kedepan" ucap Hari


seorang siswa maju kedepan dengan wajah yang sedikit tertunduk. saat telah sampai di depan Paranata Aditiya kemudian mengangkat wajah nya, para siswi yang berada di luar aula histeris, selain karna wajahnya yang sangat tampan, tapi juga karna dia terlihat keren. selesai mengumumkan raja MOS kini giliran mengumumkan siapa yang menjadi ratu MOS.


para siswa baru menantikan siapa yang akan menjadi ratu MOS mereka. Hari mulai mengangkat suaranya dan mengumumkan


"yang akan menjadi ratu MOS tahun ini adalah…" Hari kembali menggantung suaranya, kini dia mulai melirik satu persatu sisiwi di aula itu, mungkin takut orang yang akan di sebut namanya tidak hadir atau alasan yang lainnya.


"ck, bisa gak sih langsung aja di sebut namanya" gerutu maya yang sempat di dengar aurel


"ya kalok langsung disebut namanya gak seru dong, kita juga gk ikut deg deg an" bisik aurel pada maya


"Mayanda Claudia" sebut Hari, maya diam tak mengenali namanya yang di sebut Hari, Aurel menyenggol-nyenggol tangan maya


"apa sih" kata maya


"nama lo tuh di sebut, sana maju" kata aurel


"hah, gu…gue?" tanya maya pada aurel


"ia may elo" bisik syerli


"khm… yang merasa memiliki nama Mayanda Claudia silakan maju" kata hari yang kurang sabar menunggu maya karna maya hanya diam dari tadi


"e eh, beneran gue" kata maya yang langsung berdiri dan maju.


"kok dia sih yang jadi MOS queen nya, dari v


banyaknya siswi baru, kenapa harus dia coba" gerutu vega dari kejauhan


"kalian bener gue setuju" sambut amel yang ikut-ikutan


sampai di depan maya berdiri di samping kanan Pranata atau biasa di panggil Nata dan di samping kiri Hari, sang ketua OSIS. para siswa bertepuk tangan, maya menjadi queen juga bukan karna tanpa alasan, maya sangat tertib dalam mematuhi peraturan dan aktif saat mengikuti kegiatan, meski di hari pertama dia sempat terlambat. Hari mendekati telinga maya dan berbisik padanya


"eh, lo budeg apa gimana, sengaja lo bikin gue nyebut nama lo dua kali" bisik Hari pada maya


maya menahan dirinya agar tidak berdebat karna saatnya sangat tidak tepat sekarang.


"sengaja muka lo, gue juga kaget kali" gumam maya namun tidak terdengar oleh Hari


setelah itu, para anggota osis kemudian memberi penghargaan alias hadiah untuk mereka, selesai menerima hadiah dan berterima kasih mereka kemudian kembali duduk, sebelum mereka benar-benar kembali Pranata atau Nata berbisik pada maya


"lo manis" bisiknya pada maya


blusshhh… wajah maya seketika memerah, secara tiba-tiba dia mendapat pujian dari orang uang belum di kenalnya, dan terlebih lagi dengan cara di bisik, Maya segera menepis rasa canggung dan malunya, dia langsung kembali. tak seorang pun menyadari kalau Nata membisik kan sesuatu pada maya, karna gayanya yang membisik maya cukup santai sambil berjalan melalui Maya.


"cieee ada yang wajahnya merah guys" goda aurel pada maya, Aurel mengira wajah Maya merah karna terlalu senang, namun nyatanya bukan maya hanya diam mendengar teman-temannya menggodanya.


selesai mengumumkan raja dan ratu MOS para anggota OSIS mengadakan kuis untuk sekedar memeriahkan kegiatan hari itu. maya hanya memperhatikan Syerli dan Aurel yang sangat bersemangat menjawab kuis-kuis itu.


mata Maya tak sengaja mengarah kearah Delon yang melambaikan tangannya padanya. Delon tersenyum pada Maya dan mengedipkan sebalah matanya. Maya mengalihkan pandangannya tapi malah melihat Hari yang menatapnya dengan wajah datar.


"tu anak kenapa, kesambet kali ya" batin maya yang melihat Hari masih dengan wajah Datarnya


"eh may, lo kok diem doang si dari tadi" kata aurel pada maya

__ADS_1


"jangan-jangan lo kesambet jin pojokan lagi, lo gak papa kan may" sahut syerli dengan nada paniknya


"apaan sih lo kali kesambet jin jantan, orang gue gak papa juga" kata maya


"yeee…lagian lo diem doang dari tadi, ya jelas gue panik lah" kata syerli lagi.


setelah kegiatan itu selesai mereka di bubarkan tapi belum diberi pulang, Aurel mengajak Maya dan Syerli kekantin, untuk sekedar jajan dan menunggu waktu pulang, sebelum kekantin mereka menyempatkan diri untuk melihat meading siswa dan nelihat di mana kelas mereka.


"wah kebetulan banget, kita bertiga satu kelas" kata Syerli kegirangan


"ia, bisa kebetulan gitu ya, bagus deh" sahut Aurel


"jadi kita gak harus keluar kelas kalok mau ketemu" kata maya juga


"ia, ya udah yuk kekantin" ajak Aurel pada mereka.


sampai di kantin, mereka langsung duduk, disana ada vega dan teman-temannya, tapi mereka tidak peduli meski vega terlihat mencibir mereka saat baru masuk kantin


"lo mau pesen apa" tanya Aurel pada kedua temannya


"apa aja deh, gue ikut kalian aja" kata Maya


"mmm, gue mau jus alfukat aja" sahut Syerli. Aurel Kemudian memesan tiga jus alfukat dengan beberapa snack.


saat tengah menikmati makanan mereka sambil mengobrol tiba-tiba Delon datang menghampiiri mereka. semua siswa yang ada di kantin itu mengalihkan perhatian mereka pada maya dan teman-temannya yang di hampiri Delon


"hai gaaiiss, boleh gabung" kata Delon pada mereka


"boleh kok kak" kata aurel


"panggil Delon aja napa si, jangan pakek kakak-kakak an, gue bukan abang kalian" kata Delon pada mereka


"ups…sorry kak, eh maksutnya Delon" kata aurel lagi


"gitu dong"


maya hanya diam mendengarkan mereka mengobrol sampai Delon menegurnya


"eh may, lo napa si, dari tadi lo diem doang, ntar kerasukan baru tau rasa lo" katanya


"paan si" kata maya


"eh lit deh Delon kok bisa deket banget sama mereka" siswa 1


"ia, itu bukannya MOS queen yang tadi ya" siswa 2


"ia deh kayaknya, baru jadi ratu mos aja udah belagu gitu ngerayu delon sampae di samperin segala lagi" siswa 3


suara bisikan mereka sampai di telinga Maya dan yang lain, tapi mereka hanya diam menaggapi semua pendapat siwa-siswa di sekitarnya.


"may, gue anterin lo pulang ya" kata Delon


"gak perlu, gue pulang bareng Syerli aja"


"ck, gue gak nerima penolakan, Syerli juga ikut gue, gue anterin kalian pulang" kata delon lagi, Syerli tersenyum senang karna akan di antarkan pulang oleh delon


🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


**jangan lupa unfuk like dan komen ya🤗😊😊🙏🙏


SALAM BAHAGIA DARI AUTHOR BUAT SAHABAT-SAHABAT SEMUA🤗🤗😊😊😊🙏🙏🌹🌹🌹😘**


__ADS_2